NovelToon NovelToon
SUAMI KITA BERSAMA

SUAMI KITA BERSAMA

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Contest / Cintapertama / Cintamanis / Patahhati
Popularitas:173.5k
Nilai: 5
Nama Author: Wanda Handayani

Chevani Agra
Seorang janda beranak satu yang diceraikan oleh suaminya tanpa sebab.
Menjadi janda bukan lah satu hal yang menyenangkan apalagi dia harus mengurus seorang anak dan nenek reot yang mulutnya pedas bak cabe rawit.
Saban harinya ia bekerja sebagai babu dan tukang cuci dengan gaji tak seberapa, hingga suatu saat ia dipertemukan kembali dengan mantan suaminya melalui sebuah cara yang sakitnya melebihi perceraiannya kala itu.

Bagaimana kisahnya?
Yuk mampir 😉

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wanda Handayani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

RATNA HILANG

“Ibu apa kabar?” Kataku seraya mencium punggung tangan bu Nurma, mamanya Ratna.

“Sehat. Ibu kaget sekali kamu yang datang, ibu kira kau sudah tidak mau lagi menginjakkan kaki ke sini.”

“Ah maafkan aku bu, pekerjaan membuat aku jarang mampir ke tempat ini.”

Aku jadi tidak enak. Dulu suwaktu SMA saban hari aku selalu bermain bahkan kadang sampai menginap di rumah ini. Tapi semenjak aku sudah menikah aku sangat jarang menemui bu Nurma, bukannya sombong, aku hanya tidak memiliki banyak waktu karena mengurus keluarga kecilku kala itu.

Tapi hebat juga wanita satu ini. Perasaan wajahku sudah berubah tapi dengan mudahnya ia masih bisa mengenaliku yang kini sudah menjelma menjadi wanita dewasa.

“Ohya mari masuk.” Tawar bu Nurma kepada kami.

Aku, Elin dan Neni beserta putra kecilnya pun menyembulkan diri ke dalam ruangan. Tempat ini sudah banyak perubahan, sangat jauh seperti yang pernah kutemui beberapa tahun silam.

“Jadi kau sangat dekat dengan Ratna ya Che?” Elin membuka percakapan sembari menebarkan pandangan menatap foto-foto dinding. Bu Nurma beranjak ke dapur, mungkin ia sedang membuatkan minum untuk tamunya ini.

“Ya begitulah. Ratna sahabatku sejak SMA, kalau kata orang sih kami itu kaya pulut dan intinya, ga bisa dipisahin.”

“Ah serius kalian sahabatan? Tapi bukannya waktu itu Ratna pernah nyerita-“

Plak!

“Aduuuh.”

“Hei kenapa? Apa tadi?” Sontak rasa penasaranku mencuat ke ambang batas. Ingin bicara apa si Neni tadi? Dan kenapa Elin mengeplak punggung tangannya?

“Eum eng- engga Che, mungkin Neni kaget kalau ternyata kamu udah temenan lama sama Ratna.” Kali ini Elin yang menyela, matanya melirik sinis ke arah Neni yang saat ini sedang mengelus-elus tangannya sakit.

“Ayo diminum dulu, maaf ya cuman ada ini. Tamunya sih ga bilang-bilang kalau mau dateng eheheh.” Tiba-tiba saja suara seorang wanita terdengar dari sumber lain. Itu Bu Nurma, ia membawa beberapa gelas berisikan jus jeruk dan juga kentang goreng sebagai camilannya.

“Mama atu mau itu.” Ou ou ternyata ada yang tak tahan akan godaan. Kinan melayangkan jari telunjuk ke arah minuman tersebut seraya menampikkan wajah memelas. Heum dasar bocah!

Neni meraih sebuah gelas untuk Kinan, ibu beranak tiga itu dengan telaten membantu putranya untuk mendaratkan bibir gelas pada mulut Kinan.

“Ah iya tidak apa-apa bu. Ngomong-ngomong kemana bapak?” Aku mencari sosok pria gagah yang dulunya sering mengantar aku dan Ratna pergi sekolah.

“Ada di dalam kamar sedang tidur.”

“Aduh! Berarti kami sudah mengganggu ya bu? Maaf, kami tidak tahu kalau pemilik rumah ini sudah berlalu ke alam mimpi.”

“Jangan sungkan. Yang tidurkan bapak bukan ibu. Oh iya ini teman-temanmu ya?”

“Iya bu, kenalin ini Elin dan ini Neni.” Aku menunjuk satu persatu dari kedua emak-emak itu.

“Wah cantik-cantik sekali. Apa kalian ini juga temannya Ratna?”

“Iya bu, kami berteman semenjak menjadi tukang cuci di bar.”

“Apa? Tukang cuci?”

“Iya.”

Suasana yang tadinya hangat mendadak berubah bak hutan yang terbakar api. Wajah bu Nurma merah padam, alisnya saling tertaut tanda tak percaya.

“Sejak kapan Ratna menjadi seorang tukang cuci? Mengapa bisa?”

“Ma- maksud ibu apa ya?”

Kami yang mendengarpun seketika tarbodoh di tempat. Apa maksud Bu Nurma? Kenapa dia seakan tak yakin bahwa anaknya adalah seorang tukang cuci selimut di sebuah bar.

“Anak saya orang kaya, mustahil jika ia menjadi tukang cuci.”

APA?

Orang kaya?

“Ta- tapi selama ini Ratna bekerja bersama kami bu. Sumpah demi apapun.”

Astaga! Apa aku sedang bermimpi? Tidak! Ini nyata! Bahkan teramat nyata. Sekarang aku paham mengapa Ratna sangat dermawan padaku, mulai dari pertolongan-pertolongan kecil hingga uang lima ratus ribu yang ia berikan kepadaku bahkan gold card yang tak sengaja kulihat dari dompetnya adalah suatu kebenaran. Ratna orang berada! Tapi mengapa dia sampai melakukan hal ini dan menyembunyikannya dari kami semua?

“Ratna juga sering bercerita bahwa kehidupannya dengan sang suami sangatlah sederhana.” Elin menyela, wajahnya pucat pasi. Aku yakin 100 % kalau wanita itu sangat terkejut.

“Tidak! Ratna hidup bahagia bersama suaminya, bahkan tak jarang mereka memberi uang banyak secara cuma-cuma pada ibu nak.” Mata wanita setengah abad ini mulai berkaca-kaca, aku dapat dengan jelas menilik guratan kecewa yang bersemayam pada wajahnya.

Sungguh ini seperti sebuah tipuan! Untuk apa Ratna mati-matian banting tulang jika kebutuhannyapun sudah terpenuhi? Apa dia ingin merasakan menjadi seorang babu sungguhan? Huh mustahil!

Aaaaaa kepalaku ingin pecah memikirkan ini semua. Apa yang sebenarnya disembunyikan oleh sahabatku itu?

“Ya sudah dari pada bingung-bingung kita tanya saja langsung ke orangnya. Ratna sedang berada di sini kan bu? Dimana dia? Sedari tadi batang hidungnya tidak kelihatan.” Ucap Neni sembari melayangkan netra ke seantero ruangan.

“Ratna berada di sini? Tidak, tidak ada siapapun di sini kecuali bapak dan ibu.”

Oh my god! Apa-apaan ini?

“Loh! Tapi tujuan kami ke rumah ini untuk mengetahui keberadaan Ratna bu.”

“Maksud kalian apa? Bukannya kata kalian setiap hari kalian bersama Ratna unutk bekerja?”

“Kami memang bersama Ratna saban hari. Namun sedari kemarin Ratna resign dari kerjaan bahkan sekarang wanita itu hilang kontak. Kami mengira bahwa ia sedang berada di rumah orangtuanya.”

Gedebuk!

Suara runtuhan tubuh terdengar nyaring dari arah depan. Aku, Neni dan juga Elin mendadak panik takkala Bu Nurma tersungkur dari bangkunya dan pingsan secara tiba-tiba.

Bagaimana ini? Ya Tuhan! Kenapa semuanya jadi berantakan.

“Ya ampun kepalaku sakiiiiit! Sudah bangunkan saja suami ibu ini. Masuklah ke kamarnya, tak apa karena ini darurat.”

Mendengar perkataan yang keluar dari mulut Neni aku segera bangkit dan menuju kamar depan yang kutaksir ada suami Bu Nurma di dalamnya. Aku menarik kenopnya dari luar dan benar saja ada seorang pria yang sedang berlayar ke alam mimpi di atas ranjang. Tanpa berpikir panjang aku segera mengguncang tubuh Pak Rao dan mengabarkan bahwa istrinya pingsan di depan.

“Kau siapa? Di mana istriku?” Lelaki setengah abad yang berada di hadapanku ini mengkucek-kucek matanya kasar. Ia celingukan seperti orang bodoh, mungkin nyawanya belum terkumpul sempurna.

“Aku Chevani teman Ratna yang sering bapak antar pagi-pagi ke sekolah.”

“Astaga! Nak Chevani? Kenapa bisa berada di sini? Selama ini kemana saja? Istri bapak kenapa bisa sampai pingsan begitu? Di mana dia?"

Oh No!

Mengapa orang tua satu ini malah menyodoriku banyak pertanyaan. Apa dia tidak ingin langsung melihat keadaan istrinya di luar sana?

“Sudahlah pak nanti saya kita bahas. Sekarang ayolah, istri bapak sedang tak sadarkan diri di ruang tengah.”

Aku beringsut keluar dan Pak Rao mengikut dari belakang. Pria itu tampak kaget bukan main, namun kesadarannya yang belum terkumpul sempurna membuat pria tua itu seperti orang dungu yang tengah mencari kewarasannya.

“Che cepatlah! Aku sudah sangat bingung.” Suara seorang wanita terdengar menginterupsi takkala aku dan Pak Rao berhasil menampilkan diri.

...***...

Bersambung

Like & comment guys

Kira-kira Ratna kemana ya?

1
it's me oca -off
yuhu kok bisa ya
Sri Mulya
Lanjut Thor semangat
Novie Louretta
tertarik karena judulnya "aneh"...tapi ini sudah tahun 2022 lho, kok belum ada kelanjutan ceritanya 🙂🙃🙃
Novie Louretta
namanya...Chevany, artinya apa thor..?
Sitty Aisyah
kaka ayo up lagi kaa... selalu menunggumu
itin
bacaan diatas umur rata rata karna banyak diwarnai kekerasan 🤭
Wichan606
semnagat up
Fauzan Abdillah
waaaaaa.....abis thor !!!!!
masukin pavorit ah...biar tak lupa...
Fauzan Abdillah
bagi aku, bagus...
Fauzan Abdillah
sama demian....hidup tdk bnyk rintangan....
Fauzan Abdillah
😁😁😁😁😁😁😁astaga !!!! malu donk !!!!
Fauzan Abdillah
kurasa itu Hero....
Fauzan Abdillah
😁😁😁😁😁😁
Fauzan Abdillah
😁😁😁😁😁....
Fauzan Abdillah
dapat rezeki nih..cuci mata 😁😁😁
Fauzan Abdillah
iaa...dia sapa y..?
namax yg hero kok dibenci amat ?
Liliani Luky
kita menunggu kelanjutan nya kakkkk
Sumi Ati
lanjut thor
Liliani Luky
next thorrr...
TK
next Thor 👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!