Zaira Zafanya Askara tak menyangka akan menikah dengan ketua osisnya yang dingin dan menyebalkan saat dia masih SMA.
Bagaimanakah kelanjutan cerita Zaira Zafanya Askara akankah dia bahagia ??
Tetap Lanjutttt
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon gadissusanti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Makan Malam 1
Suara langkah kaki terdengar menuju ke sebuah ruangan, dibukanya pintu itu.
Ceklekkk
Terlihatlah pemanandangan yang sangat menyejukkan dimatanya, melangkahkan kakinya memasuki ruangan itu. Melihat istrinya tertidur dengan lahap Rangga langsung pergi ke kamar mandi untuk membersihkan diri terlebih dahulu.
20 menit kemudian.
" Raa Ira bangun." Ucap Rangga sambil menggoyang goyangkan pundak Ira.
" Hemmmmm" Ira hanya menggeliat.
" Ra bangun woyy, udahh sore. Lo nggak mandi?? ihh bau banget. " Ucap Rangga, Rangga mulai kesal karna tak ada respon dari Ira.
Digendongnya tubuh Ira menuju kedalam kamar mandi ditaruhnya tubuh Ira didalam bathup, Rangga membuka keran airnya saat sudah mendapatkan air setengah bathup Rangga memulai aksinya.
" Tolongg!!"
" Tolongg!!""
" Banjirrr!!"
" Tolongg!!"
" Banjirr!!" teriak Rangga, Ira yang mendengar teriakan banjir banjir pun terbangun.
" Aaaa mamaii banjirr"
" Rangga pulangg!!"
" Mamii banjirrr"
"Papii"
"Bangg Budd"
Rangga yang disana tertawa berdahak dahak melihat tingkah istri kecilnya itu. Ira mendengar tertawanya Rangga langsung tersadar apa yang telah ia lakukan.
" Rangggaaaaaaaaa!!" ucapnya berteriak.
" Apaa?? " ucapnya santai.
" Loo ngerjain gue yaaa?? " tanyanya bersungut sungut.
" Iya kenapa?? " Rangga malah bertanya balik.
" Loo tuuuu. Akhhh kesal gue, " ucap Ira.
" Loo tau nggak Ra?? " tanya Rangga.
" Apaan?? "
" Loo tadi lucu buangettt, seperti apa yaa??" ucapnya sambil berpikir pikir
" Apaaa?? " tanya Ira ketuss.
" Santai aja mbk. Klo gue vidio tadi lebih bagus deh kayaknya, ya kan Raa?" ucap Rangga.
" Akhhh serahh loo, udah sana pergi guee mau mandi, " usirnya.
" Klo gue nggak mau gimana?? " tanyanya.
" Guee telfon mami and mama, wekkk. " Ucapnya sambil menjulurkan lidahnya.
" Cihhhh, anak mamii. " Ucap Rangga sambil berlalu pergi dari kamar mandi.
"Emang gue anak mami!" teriak Ira dari dalam kamar mandi.
30 menit.
" Nggaa? " panggilnya setelah duduk disofa samping Rangga.
" Apaan?? " tanya Rangga.
"Hemmm makan malamm yukk?" ucap Ira.
" Kemana?? " tanya Rangga.
" Entahh lahh" jawab Ira.
" Dihhh." Ucapnya.
" Ayo lah Ngga."
" Hemmm."
"Beneran?? "
"Hemmm."
"Benerankan?? "
"Hemmm."
"Ye ye ye yee" surak Ira gembiraa memainkan tangannya.
'Astajimm, punya istri kek gini beneran yaa?? kenapa mama bisa bisanya njodohohin gue sama ni cewekk?? kenapa jugaa guwe bisa suka sama dia??? akhhhh tauk lahh penting gue bahagia!! ' batin Rangga sambil senyam senyum sendiri.
" Ehhh Ngga kenapa lo senyam senyum sendiri?? " tanya Ira.
" Siapa yang senyum?? " tanya Rangga menghentikan senyumnya.
" Eloo." Ucap Ira.
" Iya kahh?" tanya Rangga.
" Hemmm" hanya deheman.
" Laperr gue," ucap Ira.
" Makanlahh" jawab Rangga.
"Nggak jadi ya?? " tanya Ira.
" Jadi apa?? " tanya Rangga.
" Jadi jadian" ucap Ira asal.
" Jadi jadian jadi apa?? " tanya Rangga.
" Jadi Istri kamu!! " ucap Ira yang mulai kesal.
" Emang udah jadi bini gue," ucap Rangga.
" Alahhh serah loo lahh, gue males." Ucap Ira beranjak pergi.
" Eittt mau kemana?? " ucapnya sambil menarik tangan Ira jatuh dipangkuannya dilingkarkannya tangan Rangga diperut Ira.
Dagg
Digg
Dugg
Suara detak jantung Ira berdetak begitu cepat hampir mau copot.
" Ngga apa apaan sii?? " tanya Ira gugup.
" Nggak apa apa" jawab Rangga.
" Lepas nggak?? " ucap Ira.
" Nggak." Ucap Rangga.
" Ayolahh Ngga jangan macam macam kek gini." Ucap Ira yang mulai kesal.
"Nggak macam macam cuma satu macam Ira sayang," jelas Rangga.
" Matamuu." Ucap Ira sambil menjambak rambut Rangga
" Auuu auuu Ra. Sakitt! woyy, sakitt lepasin!! " Ucap Rangga kesakitan.
" Mangkannya masih kecil jangam macam macam! " ucap Ira sambil melepas jambakannya.
" Gue kan udah bilang!! nggak macam macam tapi cuma satu macammmm." Ucap Rangga kesal.
" Ehhhh tadi lo bilang apa?? matamu?? " tanya Rangga.
" Hahah maff maaff, tadi gue reflek nyebut itu, wkwkwkwk. " Ucapnya menyingir kuda.
" Jangan diulangin lagi ya Ira, bininya Rangga. Nggak baik, dosaaa!" ucapnya sinis.
"Iya yaa, kan gue udah bilang maaf. " Ucap Ira.
" Ya ya ya ya. " Ucap Rangga.
" Ikan hiu makan tomat rasanyya anj*ng bangat, " ucap Ira.
" Tomat enak Ra! " ucap Rangga.
" Apaan sihh Ngga?? gue lagi nyanyi kalikkk, " ucap Ira.
" Halahh serahh lo, punya istri susah diatur. " Ucap Rangga
" Hahhahaha Ngga, b**odoamattt**." Ucap Ira menekan kata bodoamat.
"Serah loo. " Ucap Rangga.
"Wekkkk" ucap Ira menjulurkan lidahnya.
.
.
.
. Istri susah diaturr.
kasihann yak Ngga?? 😂😂
., 😁
bkin cerita itu susah loh😏
hargain dong