NovelToon NovelToon
The Badass Empress: Lembut? Sorry, Gak Kenal!

The Badass Empress: Lembut? Sorry, Gak Kenal!

Status: sedang berlangsung
Genre:Transmigrasi / Cinta Istana/Kuno / Fantasi
Popularitas:36k
Nilai: 5
Nama Author: heldahell

Bagaimana jadinya jika jiwa seorang remaja cewek tomboi modern yang hobi tawuran, bermulut tajam, dan ceplas-ceplos terlempar ke masa lalu? Sialnya lagi, dia bangun di dalam tubuh permaisuri Xia Ruo, wanita paling rapuh dan tertindas di Kekaisaran Han yang baru saja mencoba bunuh diri karena tidak tahan diabaikan oleh kaisar yang penguasa berdarah dingin yang terkenal kejam.

Kini, tidak ada lagi Permaisuri Xia Ruo yang hobi menangis terisak. Yang ada hanyalah permaisuri baru yang berani duduk bersila di atas ranjang sutra sambil memanggil sang Kaisar kejam dengan sebutan "Mas Bro". Didampingi oleh Yuan er, pelayan setianya yang selalu menangis histeris dan berusaha keras mendidik sang permaisuri agar bisa berbicara lembut, Xia Ruo harus memutar otak untuk bertahan hidup. Mulai dari melabrak dapur istana demi makanan enak, melatih fisiknya yang selemah triplek basah, hingga menghadapi Kaisar kejam yang anehnya... justru mulai terobsesi dengan perubahan barbar dirinya!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon heldahell, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 31 : momen intim pertama di dalam goa

Suasana di dalam goa mendadak jadi canggung tingkat dewa. Sentuhan jari Kaisar Yan di pipi Ara rasanya kayak setruman listrik tegangan tinggi. Ditambah lagi, tatapan mata elang cowok itu dalem banget, bikin Ara yang jiwanya preman tulen mendadak mati kutu dan salting brutal.

"Ngapain lu pegang-pegang? Kesempatan dalam kesempitan ya, Mas Bro?" semprot Ara ketus sambil menepis tangan Kaisar Yan dengan kasar. Dia langsung berdiri, pura-pura sibuk memeriksa sisa kain bajunya yang robek padahal aslinya cuma mau menyembunyikan mukanya yang mendadak panas.

Kaisar Yan cuma bisa menghela napas pasrah, menahan senyum tipis yang hampir lolos dari bibir pucatnya. "Aku hanya membersihkan jelaga di wajahmu, Permaisuri barbar. Lagipula, tenagaku saja belum pulih, bagaimana bisa berbuat macam-macam?"

"Halah, alasan! Cowok kalau lagi lemes juga tetep aja otaknya bisa traveling," gerutu Ara asal ceplos.

Dia kemudian berbalik dan berlutut lagi di depan Kaisar Yan. Sepasang mata bulatnya menyipit tajam, memperhatikan zirah hitam bagian dada sang Kaisar yang ternyata juga robek dan merembeskan darah segar. Sialan, ternyata bukan cuma pahanya yang kena hantam, tapi dadanya juga kena sabetan pedang pas tawuran di aula tadi!

"Eh, bentar. Dada lu juga bocor nih!" Ara tanpa babibu langsung merenggut paksa pelindung dada logam Kaisar Yan hingga terlepas dengan bunyi klang yang nyaring, lalu merobek kain dalamannya sampai dada bidang cowok itu terekspos jelas.

"Ruo'er! Kau ini wanita atau bukan, hah?! Sopan sedikit!" protes Kaisar Yan dengan wajah yang mendadak memerah akibat tindakan super agresif permaisurinya.

"Sopan-sopan bacot ah! Udah mau mati juga masih mikirin gengsi!" omel Ara. Dia menoleh ke arah mulut goa. "Vitamin! Sini lu! Bawa kantong obat yang tadi kita jarah dari ruang tabib!"

Yuan-er yang dipanggil 'Vitamin' langsung berlari mendekat sambil gemetaran, menyerahkan sebuah kantong kain kecil. "I-ini, Permaisuri!"

Ara membuka kantong itu, mengendus isinya sebentar, lalu menemukan bubuk herbal penutup luka. Tanpa peringatan atau aba-aba manis, Ara langsung menuangkan bubuk itu dalam jumlah banyak tepat di atas luka robek di dada Kaisar Yan, lalu menekan luka itu kuat-kuat pakai telapak tangannya supaya darahnya mampet.

"AAAKHHH....!" Kaisar Yan spontan mengerang keras, tubuhnya menegang hebat sampai urat-urat di leher dan lengannya menonjol keluar. Rasanya perih setengah mati, kayak lukanya sengaja disiram air cuka dicampur garam. "Xia Ruo! Kau mau mengobatiku atau mau membunuhku?!"

"Diem! Tahan dikit napa, jadi cowok menye-menye amat!" bentak Ara, tapi tangannya tetap menekan luka itu dengan konstan.

Meskipun omongannya sekasar amplas bangunan, gerakan tangan Ara sebenarnya sangat hati-hati. Dia memastikan bubuk obatnya merata dan ikatan kain darurat di dada Kaisar Yan terpasang pas, nggak kelonggaran tapi juga nggak bikin sesak napas. Fokusnya bener-bener totalitas tanpa batas demi menyelamatkan nyawa suaminya ini.

Kaisar Yan yang awalnya mau mengamuk mendadak terdiam. Dari jarak sedekat ini, dia bisa melihat bulu mata lentik Ara yang bergetar karena fokus, napas hangat wanita itu yang menerpa lehernya, dan ekspresi wajah Ara yang meskipun galak, terpancar ketulusan yang luar biasa. Nggak ada kepalsuan, nggak ada udang di balik batu kayak selir-selir istana lainnya yang biasanya cari muka.

Dug-dug! Dug-dug!

Jantung Kaisar Yan mendadak berpacu liar gak karuan. Bunyinya keras banget di dalam goa yang sepi itu, sampai-sampai dia takut Ara bisa mendengarnya. Rasa sakit di dadanya mendadak menguap, digantikan oleh debaran aneh yang bikin dia sadar satu hal: dia bener-bener udah jatuh hati sama makhluk barbar yang ada di depannya ini.

Ara yang selesai mengikat simpul kain langsung mendongak. Jarak hidung mereka cuma tersisa beberapa senti. Ara mengernyit saat mendengar suara detak jantung yang berisik.

"Mas Bro, lu gapapa? Jantung lu kok jedag-jedugnya kenceng amat kayak sound system hajatan? Lu serangan jantung ya?" tanya Ara polos dengan muka lempeng tanpa dosanya.

Kaisar Yan langsung memalingkan wajahnya yang mendadak terasa terbakar, memaki dalam hati karena permaisurinya ini bener-bener perusak suasana nomor satu di dunia.

1
Lo Lifuna
mereka cuti 2 Minggu dari istana kan?
apa ini ceritanya uda melewati 2 Minggu?
perasaan baru 1 hari deh. kok besok sudah balik ke istana?
Yadi
🤣🤣🤣
Lo Lifuna
ini gimana ya alurnya. menteri Wang itu sebenarnya paman atau ayahnya selir agung?

terus bukannya selir agung dihukum di istana dingin?

terus ayahnya ketahuan kudeta kenapa selir agung masih di istana?
Rima Yuliatin
nah akhirnya Nemu cerita yg mantap..ini baru seru alurnya berbobot tp dikemas santai dan ringan..lope lope dahhhh..😍
heldahell: makasih kak,udah suka sama ceritanya😙
total 1 replies
Arix Zhufa
bar bar sekali 😅
Arix Zhufa
jihaha....ara bahasa gaul mu jangan di bawa kesini
Arix Zhufa
lucu banget...ok mgkn masih bahasa gaul gpp karena belum mengenal lingkungan aslinya
Cintya Tya
mantep thor.... ceritae top markotop... lain dari yg lain.. 👍👍🤣🤣
Dbz Mar
😭😭😭😭😭😭😭 mengelap air kencingnya tuh
Yadi
Yeeeeey.... 💃🕺💃🕺
Akhirnya takluk juga singa betina 🕺💃🕺💃
Yadi
🤣🤣🤣🤣🤣🤣

Andaikan dijadikan film, bisa sangat seru dah
Yadi
ya iyalah paksu Kaisar Yan pada bucin pada singa betina si Ara, lah wong Ibu Negara dgn strateginya dan juga bela diri jurus tawurannya bisa menyelesaikan masalah tanpa masalah, apalagi sifat petakilannya yg bar bar ceplas ceplos mulutnya.. itu menandakan bhw sang permaisuri bersifat jujur dan wajar, tdk diolah olah..alias natural alami 😁😁😁
Jendra
bagus banget ceritanya, si ara yg kocak dan pemberani bikin sangat terhibur😊
Jendra
Wah asik nih lucu🤣
Yadi
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣

Ambyar dah krn dikalahkan bunyi perut cewe badas sang Permaisuri 🤣🤣🤣
Yadi
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣

knp jurus tawuran bisa mengalahkan tehnik bertarung si Jendral....??

hayo jawab 🤣🤣
Yadi
🤣🤣🤣🤣🤣 Ingat ya, gelar tertinggi Ara adalah "Anak Tongkrongan"
Yadi
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣

Polisi dijaman modern saja memakai bubuk cabai untuk membubarkan aksi tawuran antar remaja 🤣🤣🤣
Lah ini dipakai untuk membabat habis para pemberontak, mana tahan pasukan pemberontak melawan bubuk cabai? 🤣🤣🤣
Yadi
Mana tahan gaya bertarung anggun kerajaan "kuno" dgn gaya bertarung jurus "tawuran"....?? 🤭🤭🤭🤭
Pa Muhsid
kurang tor tanggung 😂😂
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!