NovelToon NovelToon
Aku & Kamu

Aku & Kamu

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu
Popularitas:100
Nilai: 5
Nama Author: Runi Baene

Awal bulan mei, bulan yang penuh dengan keindahan yang pernah ku rasakan, karena bertemu dengan seseorang. Dia tinggi, hitam manis, orangnya cuek, dan bukan tipe banyak bicara. kami saling berkenalan, itu karena berada di tempat yang sama, tapi siapa sangka ternyata dia adalah kakak tingkat ku..

sosok yang ku cerita ialah Anton Mark, bukankah itu nama yang indah...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Runi Baene, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

14. mengungkapkan

Rani yang mulai kepo dengan kehidupan Morgan. Yah setelah menyakinkan dirinya, akhirnya Rani berani mengungkap kekaguman dengan Morgan. Rai tau harapannya itu sangat kecil kemungkinan Morgan membalas perasaan nya..

Rani

malam, sibuk gak?

Rani menunggu beberapa menit balas dari Morgan

^^^Morgan^^^

^^^malm juga. Gak sibuk kok, kenapa memangnya ^^^

Rani

boleh nanya sesuatu gak, tapi terserah kamu aja sih mau kasih tau atau gak

^^^Morgan ^^^

^^^mau nanya apa^^^

Rani

jujur aku masih takut chat sama mu

^^^Morgan^^^

^^^takut karena apa?^^^

Rani

takut kalau tiba² cewek kau chat aku, karena udah berani chatan sama pacarnya

Rani mulai gelisah, takut tiba-tiba seorang perempuan ngechat dia hanya karena chatan dengan Morgan.

Bukan hanya itu, Rani juga takut. Morgan tidak nyaman dan tidak suka saat Rani menanyakan pria tentang dia, hubungan nya ...

^^^Morgan^^^

^^^tenang aja, aku gak punya pacar kok^^^

Rani

serius gak punya?

^^^Morgan^^^

^^^gak punya Rani, orang aku masih sendiri^^^

Rani

tapi punya mantan dong, gak mungkin gak punya

^^^Morgan^^^

^^^gak ada Rani. aku gak punya pacar dan mantan ^^^

Rani

syukur deh kalau gitu

^^^Morgan ^^^

^^^mmm. Trus tadi mau bilang apa?^^^

Morgan kembali menanyakan apa yang ingin Rani bilang kepadanya..

Rani

gak jadi. lupain aja

^^^Morgan^^^

^^^gak apa² bilang aja^^^

Rani

sebenarnya aku suka sama kamu, gak tau kapan. intinya aku kagum gitu sama kamu

^^^Morgan^^^

^^^kalau boleh tahu, kamu kagum sama ku dari sis mananya?^^^

Rani

gak tau, intinya aku kagum aja

^^^Morgan ^^^

^^^sejak kapan?^^^

Rani

saat pkkmb hari ketiga

^^^Morgan^^^

^^^mmm, kita teman aja yah, lagian kita belum begitu dekat. Kan gak lucu pacaran tanpa mengenal satu sama lain^^^

^^^Morgan ^^^

^^^kalau cocok nanti kita bahas lagi^^^

Rani hanya terdiam melihat respon dari Morgan. Rani tidak bisa menyalahkan Morgan, kan yang suka dulu aku bukan dia..

Rani

ohh, tenang aja. Lagian aku hanya mengungkapkan aja kok, gak ada niat ajak pacaran

pesan demi pesan terus terkirim. Rani juga tidak ada niat untuk pacaran. Toh dia juga hanya ingin mengungkap perasaan nya, tanpa menjalin hubungan atau berharap apa-apa. Intinya Rani sudah tenang setelah memberikan taukan perasaan..

Percakapan antara mereka telah berakhir dan Rani sibuk menonton dari berbagai aplikasi yang gunakan untuk menonton..

Rani membuka Instagram dan mencari nama Morgan. Yah mereka memang suda follow-follow di Instagram, tepi pria itu sangat jarang aktif.

Rani melihat berbagai postingan, tentang kehidupan nya dan perjalanannya bersama teman-temannya yang hobi menjelajah tempat-tempat wisata..

Rani melihat satu persatu dan melihat juga postingan ulang pria itu..

Dari situ lah Rani mengetahui satu fakta, bahwa pria itu ternyata sudah memiliki mantan..

"ternyata sudah punya mantan" gumam Rani

"tapi kenapa gak jujur" ucap Rani lagi

Pantas dia gak mau pacaran, orang dia Mash gamon..

Rani tidak mau ambil pusing dan tidak peduli dengan tentang dia. Yang terpenting Rani sudah mengungkapkan perasaannya..

Rani memilih tidur, karena besok dia ada kelas pagi..

Pagi sudah menyapa bumi, sinarnya terpancar. Rani terbangun karena silau matahari di balik sela-sela jendela

Rani membersihkan tubuhnya dan bersiap-siap untuk berangkat ke kampus..

setibanya di kampus dan sialnya jadwal pagi ini di tunda..

Siapa juga yang gak kesal, udah datang cepat-cepat eh dosennya malah menunda kelas pagi ini..

Alhasil Rani memilih ke kantin dan mengajak kedua temannya itu dan menceritakan apa yang dia lakukan dan ketahui

"aku mau cerita" ucap Rani

"cerita apa?" tanya vio

"cepat cerita udah kepo ini" Lia sudah semangat untuk mendengar cerita Rani

"jadi gini, kan semalam aku chatan sama kak Morgan, trus nanya ke dia udah punya pacar atau belum" Rani memberitahu apa yang semalam terjadi

"trus kak morgan nya bilang apa" potong Lia, padahal Rani tadi

"makanya jangan di potong pembicaraan orang" vio kesal karena Lia

"terus dia jawab, dia bilang gini aku gak punya pacar kok" Rani kembali melanjutkan cerita nya

"terus aku nanya lagi, mantan pasti ada, eh dia nya bilang gak ada. Padahal semalam aku buka Instagram, dan postingan ulang dia gamon anjir" Rani memberitahu info yang yang di dapatkan nya

"lah, jadi yang benar mana?" Lia bingung dengan cerita Rani barusan

"intinya dia berbohong, padahal tinggal jujur kan, lagian aku gak peduli mau dia blas perasaan ku atau gak. yang terpenting aku udah ungkapin nya" ucap Rani lagi

Pembicaraan terus berlanjut dan seperti biasa di mana mereka singgah di situ lah urat malunya putus..

Sejak saat itu, Rani benar-benar menghilang perasaan nya, gak chat-chatan lagi, tidak peduli tentang dia lagi dan bahkan Rani tidak peduli saat ia dan Morgan berada dalam satu ruang..

Walaupun ada sedikit rasa malu, karena dia lebih dulu mengungkapkan perasaannya..

Perkuliahan hari ini tidak lah banyak, tapi Rani malas pulang cepat, akhirnya Rani memutuskan untuk berlama-lama di kampus.

Rani sudah berada di perpustakaan kampus, Rani bukan anak yang rajin, tapi karena bosan dan gak tau mau ngapain alhasil Rani memilih mengunjugi perpustakaan saja..

Rani sibuk mencari buku yang akan di baca. Di perpustakaan itu cukup mini novel, lebih banyak buku materi yang sering di gunakan dosen saat memaparkan materi..

Setelah bosan berada di perpustakaan, Rani keluar dan menuju parkiran bukan pulang ke rumah, tapi dia kan berkeliling terlebih dahulu sebelum kembali ke rumah.

Rani singgah di lapangan dan menikmati gorengan seribuan..

angin sore itu cukup sejuk, membuat Rani betah berlama-lama berada di luar, tapi apa daya Rani harus kerumah..

Hanya Dianggap Teman

"Aku memberanikan diri mengungkapkan rasa,

yang selama ini kusimpan dalam diam.

Kukira kejujuran akan membawa kita lebih dekat,

nyatanya, aku justru harus belajar menerima kenyataan.

Aku tidak meminta kau membalas rasa,

tidak pula memaksamu untuk mencinta.

Aku hanya ingin kau tahu,

bahwa di balik sapaku, ada hati yang mengharapkanmu.

Namun, jawabanmu begitu sederhana,

kau ingin kita tetap menjadi teman saja.

Sementara hatiku yang telanjur berharap,

harus belajar menata rasa yang tak berbalas.

Lucu, bukan?

Aku datang membawa perasaan,

tetapi pulang dengan sebutan teman.

Aku berharap menjadi seseorang yang istimewa,

ternyata bagimu, aku hanya sebatas biasa.

Kini aku mengerti,

tidak semua rasa harus memiliki.

Ada hati yang harus rela mengalah,

meski bukan itu yang sebenarnya ia inginkan.

Tak apa, aku akan tetap tersenyum,

meski ada kecewa yang tak mampu kuungkapkan.

Sebab mencintaimu bukan berarti memaksamu,

dan menyukaimu bukan berarti kau harus memilihku.

Biarlah rasa ini menjadi rahasia yang pernah terungkap,

dan biarlah aku belajar menerima,

bahwa aku boleh mencintaimu sedalam ini,

meski pada akhirnya, aku hanya menjadi teman di hatimu."

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!