NovelToon NovelToon
Milik Sang Mafia Seutuhnya

Milik Sang Mafia Seutuhnya

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Action / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:3.8k
Nilai: 5
Nama Author: riri-can

Akibat tuntutan menikah dari kedua orangtuanya, Yorinka memilih jalan pintas dengan cara menghabiskan malam panas dengan seorang pria misterius.

Yorinka berpikir dengan dirinya hamil, maka kedua orangtuanya tidak akan menyinggung soal pernikahan lagi. Tetapi yang ada Yorinka malah di usir karena hamil tanpa adanya seorang kekasih atau calon suami, pada akhirnya Yorinka memilih untuk hidup berdua dengan bayi yang dikandungnya.

Tetapi pria yang menghabiskan malam panas dengannya tiba-tiba datang ke apartemennya dan menuduhnya telah membawa milik pria itu, lebih parah lagi pria itu adalah seorang Mafia dari klan Cyrillus.

Cyrillus, adalah salah satu klan mafia terbesar saat ini dan tentunya semua tunduk padanya, apa jadinya Yorinka mengandung dari anak dari seorang mafia kejam.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon riri-can, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Penyiksaan Barbara

Lampu gantung kristal di langit-langit ruang kerja Zeus memantulkan cahaya temaram, menciptakan bayangan panjang yang menegaskan kesan dingin di ruangan itu. Di balik meja kayu ek besar, Zeus duduk dengan postur dominan. Matanya yang sewarna mata elang menatap lurus ke arah tiga pria yang berdiri dengan sikap hormat di hadapannya.

Atmosfer di dalam mansion mewah yang terletak di pinggiran kota Paris itu terasa mencekam. Di luar, angin musim semi berembus pelan, menggesek dedaunan tanpa ada tanda-tanda salju. Di sinilah Zeus membangun kekuasaannya, terpisah dari mansion utama Vetalan, sang kakek, yang mengira segalanya masih berada di bawah kendali lelaki tua itu.

"Bagaimana situasi di luar?" suara Zeus memecah keheningan, berat dan sarat akan intimidasi

Josh, sang tangan kanan yang selalu setia di sisi Zeus, melangkah maju satu langkah.

"Barbara saat ini berada di wilayah pinggiran Lyon, tuan. Dia mengira pergerakannya tidak terdeteksi. Sesuai perintah anda, kami tidak melakukan pergerakan mencolok agar tidak memancing kecurigaan tuan besar Vetalan" jelas Josh

Zeus menyunggingkan senyum tipis yang tampak mengerikan. Licik dan tanpa belas kasihan.

"Bagus. Wanita tua itu mengira dia bisa terus bermain gila di belakangku. Menyekap Jonathan, selama bertahun-tahun demi eksperimen menjijikkan agar bisa melahirkan penerus klan Cyrillus... ambisinya benar-benar telah melampaui batas" desis Zeus

"Tuan Jonathan kini telah tenang, tuan" sela Rick

Rick pria yang memegang kendali penuh atas wilayah barat klan Cyrillus. Senyum psikopatnya terkembang, memperlihatkan ketidaksabaran untuk menumpahkan darah.

Zeus mengepalkan tangannya di atas meja. Mengingat penderitaan mendiang ayahnya yang dijadikan kelinci percobaan oleh Barbara yang merupakan saudara kandung ayahnya sendiri membuat darahnya mendidih.

"Barbara ingin kekuasaan mutlak atas Cyrillus. Dia pikir dengan melahirkan anak dari darah murni Jonathan, dia bisa menyingkirkan ku dan menguasai takhta klan. Hari ini, ambisi itu akan menjadi kuburannya" ucapnya tidak berperasaan

Joseph, sang tangan kiri yang menguasai sektor timur, berbicara dengan nada dingin tanpa perasaan.

"Pasukan saya telah mengepung mansion peristirahatan Barbara di Lyon. Kami bisa mengeksekusinya sekarang tanpa menimbulkan kegaduhan di media maupun di telinga tuan Vetalan" jelas Joseph

"Jangan bunuh dia terlalu cepat, Joseph" potong Zeus, nadanya mendadak melunak namun justru terdengar jauh lebih mengerikan

"Itu terlalu mudah untuknya. Aku ingin dia merasakan neraka sebelum napas terakhirnya merenggut nyawanya" lanjutnya

"Lalu, apa rencana anda, tuan?" tanya Josh, siap mencatat setiap detail perintah

Zeus berdiri dari kursinya, berjalan menuju jendela besar yang menghadap ke halaman luas.

"Tangkap dia malam ini juga. Bawa dia ke ruang bawah tanah rahasia di bawah mansion ini. Rick, bagaimana dengan 'fasilitas' yang aku minta kau siapkan?" tanya Zeus

Rick terkekeh rendah, sebuah suara yang mampu membuat orang awam merinding.

"Sudah siap, tuan Zeus. Sebuah sel khusus yang kedap suara. Di dalamnya, saya sudah mengumpulkan lima pria dengan kecenderungan menyimpang mereka yang memiliki obsesi luar biasa pada wanita paruh baya. Mereka sudah tidak 'diberi makan' selama satu minggu. Mereka akan menyambut Barbara dengan sangat hangat" jawab Rick dengan semangat luar biasa

"Sempurna" desis Zeus

"Kurung dia di sana. Biarkan mentalnya hancur terlebih dahulu. Aku ingin dia memohon kematian, namun kematian itu baru akan datang setelah dia memuntahkan seluruh harga dirinya" ucap Zeus tidak berbelas kasih

Malam semakin larut ketika sebuah van hitam tanpa pelat nomor meluncur mulus masuk ke dalam gerbang belakang mansion Zeus. Pintu van terbuka, dan dua anak buah Joseph menyeret sesosok tubuh yang kepalanya ditutupi kain hitam.

Tubuh itu meronta-ronta, mencoba melepaskan diri dari ikatan rantai yang membelit kedua tangannya. Mereka membawa tubuh itu turun melewati tangga batu yang dingin menuju ruang bawah tanah terdalam. Di sana, Zeus, Josh, Rick, dan Joseph sudah menunggu. Atmosfer ruangan itu pengap, hanya diterangi oleh lampu bohlam kuning yang berkedip-kedip. Di ujung lorong, terdengar suara tawa pelan dan napas berat dari beberapa pria yang terkurung di dalam sel jeruji besi. Joseph maju dan merenggut kain hitam yang menutupi kepala tawanan mereka.

Barbara tersentak, mengerjapkan matanya yang silau oleh cahaya lampu. Begitu pandangannya jelas, matanya langsung tertuju pada Zeus yang berdiri dengan angkuh di depannya.

"Zeus! Berani-beraninya kau melakukan ini padaku?!" teriak Barbara, suaranya melengking tinggi penuh amarah, mencoba mempertahankan wibawanya sebagai salah satu petinggi klan Cyrillus

"Aku adalah bibimu! Jika ayahku tahu apa yang kau lakukan, dia akan mencopot posisimu dan membuang mu ke jalanan!" pekik Barbara

Zeus melangkah mendekat. Sepatu kulitnya berketuk pelan di atas lantai beton, menciptakan gema yang mengintimidasi. Dia berlutut di hadapan Barbara, mencengkeram rahang wanita paruh baya itu dengan sangat kuat hingga Barbara meringis kesakitan.

"Vetalan tidak akan pernah tahu, Barbara" bisik Zeus, matanya menatap tajam langsung ke dalam manik mata Barbara

"Baginya, kau saat ini sedang melakukan perjalanan bisnis jangka panjang ke luar negeri. Dan mengenai posisiku? Akulah klan Cyrillus yang sesungguhnya. Kau hanyalah parasit ambisius yang menjijikkan" desis Zeus tajam

"Kau bajingan cilik!" ludah Barbara meskipun matanya mulai menyiratkan ketakutan saat melihat tatapan kosong tanpa emosi dari tiga orang di belakang Zeus

"Di mana Jonathan? Di mana kakakku?! Aku tahu kau telah membawanya pergi dari laboratoriumku!" teriak Barbara

"Ayahku sudah berada di tempat yang jauh lebih baik, tempat yang tidak akan pernah bisa kau sentuh dengan tangan kotor mu" jawab Zeus dingin

Dia melepaskan cengkeramannya dengan sentakan kasar, lalu berdiri dan menyeka tangannya dengan saputangan sutra, seolah-olah baru saja menyentuh sesuatu yang beracun.

"Kau menyekapnya selama bertahun-tahun, menjadikannya alat pemuas ambisimu untuk melahirkan anak sedarah demi takhta. Apakah kau benar-benar mengira perbuatan gila itu akan berjalan mulus?" tanya Zeus

"Aku melakukannya demi kejayaan Cyrillus! Darah murni kita harus dipertahankan! Kau tidak mengerti apa-apa, Zeus!" jawab Barbara dengan wajah memucat

"Aku mengerti satu hal" sela Zeus berbalik memunggungi Barbara

"Kau menyukai eksperimen. Jadi, aku memutuskan untuk membuat eksperimen kecil untukmu sendiri" ucap Zeus

Zeus memberi isyarat dengan tangannya. Josh dan Rick segera menyeret Barbara menuju sel besi di ujung lorong. Ketika Barbara melihat siapa yang berada di dalam sel tersebut, ada lima pria berbadan besar dengan tatapan mata lapar dan senyum menjijikkan yang tertuju padanya, wajahnya kehilangan seluruh warna darahnya.

"Tidak... Tidak! Zeus, jangan lakukan ini! Lepaskan aku!" jerit Barbara

Seluruh keangkuhan Barbara runtuh seketika. Dia mencakar lantai, mencoba bertahan, namun kekuatan Rick dan Josh terlalu besar untuknya.

"Mereka adalah penggemarmu, Barbara" ujar Zeus dengan nada mengejek yang kejam saat mendorong Barbara masuk ke dalam sel

"Mereka sangat menyukai wanita seusiamu. Nikmati waktu bermain mu" ucapannya santai

BRAAK!

Pintu besi sel ditutup rapat dan dikunci oleh Josh. Di dalam sel, kelima pria itu mulai bergerak mendekati Barbara yang terduduk di sudut ruangan dengan tubuh gemetar hebat. Tangisan dan teriakan minta tolong Barbara mulai menggema, memenuhi ruang bawah tanah yang dingin itu.

Zeus berdiri di luar sel, menyaksikan pemandangan itu dengan tatapan puas. Tidak ada sedikit pun rasa bersalah di wajahnya. Ini adalah balasan yang setimpal atas setiap detik penderitaan yang dialami ayahnya, Jonathan.

"Biarkan dia di sana selama tiga hari" perintah Zeus kepada Joseph

"Pastikan dia tetap hidup, beri dia makan dan minum seminimal mungkin hanya agar dia tidak mati terlalu cepat karena syok. Aku ingin mentalnya benar-benar hancur"

"Dimengerti, tuan" jawab Joseph tanpa perasaan

"Setelah tiga hari, apa yang harus kami lakukan?" tanya Rick cemberut

Zeus membalikkan badannya, berjalan kembali menuju tangga untuk meninggalkan ruang bawah tanah.

"Setelah tiga hari, bawa dia ke ruang eksekusi. Kamu sendiri yang akan memotong nadinya dan memastikan tubuhnya hancur hingga tidak menyisakan sebutir debu pun. Silsilah Cyrillus tidak membutuhkan sampah seperti dia" tegas Zeus

"Baik, tuan" ucap Rick semangat karena dia memang suka menyiksa seseorang setelah mendapatkan penyiksaan hebat

Saat Zeus melangkah naik ke atas, suara jeritan histeris Barbara perlahan memudar, tertutup oleh beton tebal rahasia mansion. Di atas sana, dunia luar tetap berjalan normal, musim semi tetap tenang, dan tidak akan pernah ada yang tahu bahwa di dalam kegelapan bawah tanah, sebuah pembalasan dendam yang paling sadis sedang dituntaskan dengan sempurna.

🔪🔪🔪

Semoga kalian suka ya, siapa yang kangen Yorinka? Cung angkat tangannn!

1
223
suka
Jessica Xie
Tolong thu istrinya disembuhkan dari masa traumanya biar ngak terus kepikiran ucapan si tunangan palsunya mas Zeus
Jessica Xie
jujur sama yorinka baru ada gunanya
gak perlu jujur sama yang lain
menguras waktumu az Zeus
Jessica Xie
si Dom ini suruh Zeus jangan bersikap lembut malah dia yang bersikap lembut ke Yorinka🙄
Jessica Xie
si Dom keqnya menyamar jadi sekutu ngak sih
padahal sebanarnya dia lah musuh yang sebenarnya
Jessica Xie
yang kubaca koq nampaknya si Dom keq manipulatif banget sih
Potatoes 🥔
Licik banget mas mafia 🤣 ada2 aja 🤣
Potatoes 🥔
Takut diculik sama kamu Domi🤭
Potatoes 🥔
Kejam banget hukumannya
Sumawita
yorinka di lawan👍👍👍
Sumawita
suka bangett dengan peran wanita nya
Sumawita: pasti suka kak
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!