Dunia yang dihuni setiap manusia memiliki makna yang berbeda
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon @120, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Melepas rindu
Keesokan paginya leon kembali pergi bersama david,kali ini dia akan terapi dirumah sakit,mengingat hari sebelumnya dokter tidak bisa datang karena hal mendadak,
"apa terjadi hal buruk ??kenapa kau murung leon ???"
"ah...tidak..,,bagaimana pekerjaanmu ??"
"em....sejak aku terlibat dalam insiden itu,ayahmu menjadi sedikit tertarik denganku dan mau membuatku bekerja diperusahaannya,,jika saat itu kau tidak menghubungiku,aku tidak tau situasi seperti apa yang akan kau hadapi..,,,mungkin saja kau akan kehilangan nyawa jika ambulance datang terlambat."jelas david.
"maka dari itu aku katakan padamu agar cepat mengangkat telefonku saat ponselmu berdering kan ?? terimakasih david...!!!"
David merasa tersipu saat mendengar ucapan dari leon yang terdengar sangat tulus itu,meskipun david tau bagaimana sifat leon yang sangat bajingan itu, namun melihatnya yang seperti ini sekarang sedikit membuatnya tenang akan kegilaanya itu,namun david mengurungkan niatnya untuk menanyakan hal sensitif kepadanya.
"mungkin leon sudah dengar tentang natali dari ayahnya, tapi jika leon berbuat gila lagi apa yang akan terjadi ?? Tidak tidak...,,dia hampir bunuh diri hanya karena merasa frustasi,atau dia merindukan sabu ?? Sejak 5 tahun terakhir dia tidak menghisapnya atau dia sudah benar-benar lupa ??"gumam david.
"david awas....!!!!!"
"criiitt....!!!"
David mengerem mobil secara mendadak dan membuat kepala leon terbentur.
"maafkan aku leon..!!!"
"hei....kalau menyebrang lihat situasi dong..!!!"
David turun dari mobil dan menghampiri seseorang yang hampir tertabrak mobilnya.
Seorang wanita terjatuh didepan mobil itu dan merasa sangat ketakutan,leon berusaha memeriksa keadaan diluar dengan memakai tongkatnya.
"sudahlah david..,,jangan membentaknya..,,bantu dia bangun..." ucap leon dengan lembut.
david membantu wanita tersebut bangkit,wanita tersebut meminta maaf karena menyebrang sembarangan,saat wanita tersebut melihat kearah leon,dia sangat terkejut dan hampir terjatuh kembali.
"apa yang kau kakukan !!!"
David menangkap wanita tersebut dengan kedua tangannya.
"k...kau....!!!seharusnya kau mati saja !!!"
Wanita itu terlihat sangat ketakutan saat melihat leon,david membaca situasi tersebut dengan berpikir bahwa wanita itu adalah salah satu mainan leon dimasa lalu.
"kau...,,bukankah kau pelayan hotel ??"
"diam kau..!!! Kau masih memiliki hutang padaku !! Beraninya kau bicara padaku setelah menghinaku dengan sangat menjijikan !!"
Wanita itu terlihat sangat marah dan kesal melihat leon,dengan penuh penyesalan leon menundukan kepalanya dan meminta maaf pada wanita tersebut.
"aku mohon maafkan aku atas perlakuan tidak sopanku dahulu..,,aku sudah membayar atas perbuatanku itu,jadi bisakah kau memaafkanku ??"
Melihat kondisi kaki lein yang ditopang oleh tongkat sedikit membuat wanita tersebut merasa puas,dia juga mendengar kabar tentang jatuhnya leon tapi tidak disangka dia akn bertemu dengannya dijalan.
"padahal aku berharap dia mati saat itu..!! Ada apa dengan sikapnya itu ? Apa dia tidak sadar kalau keningnya berdarah ??" gumam wanita tersebut.
"sudah leon, kau tidak perlu minta maaf pada orang yang tidak tahu diri sepertinya,untuk apa membuang ketulusan hanya untuk mempermalukan diri seperti ini, ayo kita pergi...,lagi pula kau harus mengurus dahimu dulu ya ampun maafkan aku...,,apa kau merasa pusing ??"
"tidak...."
David mendorong leon masuk kedalam mobil setelah meminta maaf pada wanita tersebut,wanita itu tidak bergeming sama sekali dan hanya melihat leon pergi dengan mobilnya.
"jika dia bisa bersikap lembut seperti itu kenapa dia menjadi sangat gila waktu itu ?? Apa semua karena pengaruh sabu itu ??
"gila...!! Gara-gara benda haram itu aku hampir saja tertangkap polisi,untung saja ada kasus jatuhnya leon dan membuatku bisa kabur dari pekerjaan hina itu !! Dasar orang kaya !!! Semua bisa selesai dengan uang...,,ah...irinya...,,"gumam wanita tersebut.
"hei....!!! Sialan kau terlambat Emma...!!!"teriak seorang manager.
Emma bergegas berlari dari sebrang jalan untuk sampai ke kedai kopi didepannya.
"maafkan aku manager,aku terlibat insiden tadi..."ucap emma sedikit gugup.
"aku tidak mau tau itu, cepat bereskan meja..!! Sebentar lagi kedai akan segera buka..!!"
"baik....manager."
Emma segera membereskan tempat dengan sangat cepat dan bersih,kemudian dia menyalakan mesin kopi dan membuatkan kopi untuk managernya.
"setelah keluar dari perhotelan,aku bekerja kesana kemari namun hasil yang aku dapatkan belum cukup untuk membayar hutang yang semakin bertambah bunganya,kenapa dunia ini sangat tidak adil !!!aku sangat kesal dengan orang-orang yang datang kesini hanya memamerkan pencapaian hidupnya, apakah mereka sedang mengejeku .??mereka sangat membuatku marah !!!"
Emma mengerjakan semua tugas yang diberikan oleh managernya dengan cepat sampai dia tidak memiliki waktu istirahat dan wajahnya terlihat sangat lesu.
"Hei...!! Apa kau hanya malas-malasan saja emma ??? Kenapa kau tidak bersihkan meja di pojok !!!"
"baik manager...,,
"yang benar saja,dia tidak pernah melihat saat aku bekerja dan baru saja ingin istirahat dia langsung menyuruhku terus-terusan."gumam emma.
"kau mau pesan apa ??biar aku yang memesan kau duduk saja..."
"baiklah.....,,capuccino hangat."
Leon mencari tempat duduk yang terlihat bersih dan nyaman untuknya dan melihat di sudut,leon menghampiri meja yang sedang dibersihkan tersebut.
"silahkan...."
"terimakasih..."
Pegawai tersebut melihat langkah kaki yang mendekat dan menarik kursi untuk duduk tamu tersebut.
"kau bekerja disini..??"
Emma melihat kearah wajah suara tersebut dan melangkah mundur dengan ketakutan.
"i...iya...,,saya permisi...."
Emma terburu-buru meninggalkan leon yang mampir di kedai tempatnya bekerja secara kebetulan.
"ada apa leon ? Apa kau melihat sesuatu ??"
David datang setelah memesan dan melihat leon yang tampak kebingungan.
"tidak...,,"
"benar....semua orang di dunia ini sangat ketakutan saat melihatku, lain cerita dengan chloe yang tidak pernah takut untuk menatapku..." gumam leon.
"aku sudah memesan,tunggu sebentar ya aku akan menelfon ayahmu dulu..."
David beranjak dari tempat duduk dan pergi keluar untuk menelfon ayah leon tentang perkembangan putranya tersebut.
"permisi....
Emma mengantar pesanan dengan hati-hati dengan wajah kelelahan dan sedikit membuat leon penasaran.

"apa kau belum makan ???"
Emma melirik pada leon yang sedari tadi melihatnya terus dengan tatapan dingin itu.
"bukan urusanmu...!!!"jawab emma
"kau masih marah padaku ? Meskipun aku sudah meminta maaf?tindakanmu terlalu kekanak-kanakan..!!!"
"apa kau terganggu dengan itu ?? lebih baik kau tidak kesini lagi...!!!aku akan sangat senang jika itu terjadi."
Emma meninggalkan leon yang memasang wajah kebingungan melihat tingkah wanita yang baru saja dia temui kembali.
"kenapa dengan wanita itu..???"gumam leon.
"emma...!!! Cepat...!!!"teriak manager.
"baik pak...."jawab emma.
Leon melihat emma yang sedari tadi berlarian kesana kemari untuk membersihkan meja dan mengantar pesanan.
"jadi namanya emma...."
Setelah sejenak menikmati kopi,leon dan david kembali melanjutkan perjalanan untuk pulang ke villa.
hari sudah semakin larut,jalan menjadi sangat gelap dan terasa menyeramkan,
"heh....kenapa kau tinggal ditempat seperti ini ,,kau yakin tidak ada hantu disekitar sini leon ??"
"entahlah..,,aku tidak pernah melihat hantu sebelumnya."
"ah...kau membuatku merinding saja,aku akan menurunkanmu didepan pintu saja,aku harus bergegas sebelum gelap ini menutup mataku..."
"dasar penakut" ucap leon lirih.
"ah...benar juga...,,aku pernah hidup di hutan seorang diri,chloe meninggalkanku untuk alasan pekerjaan,aku sendirian di kegelapan malam,aku bahkan ketakutan saat belum terbiasa."gumam leon.
David benar menurunkan leon didepan pintu dan langsung pergi setelah leon memastikan langkah kakinya sudah terasa stabil meskipun masih berjalan menggunakan tongkat.
Leon melangkah dengan hati-hati dan sedikit berpegangan pada dinding saat mengunci pintu depan.
"kau sudah makan tuan ??"
"sudah...,,"
Saat leon membalikan badan leon tidak mendapati luci,leon sedikit merinding dengan mendengar suaranya tapi tidak ada wujudnya.
"siapa tadi ??" ucap leon lirih.
Luci dengan cepat bangkit dari meja dapur dan membuat leon menjadi ketakutan.
"huaaa......
"ada apa tuan ??"teriak luci.
"apa yang kau lakukan !!!"
"aku hanya mengambil kancing baju tuan,,tadi sore aku merusak bajuku dan kancingnya terlepas,kenapa kau terkejut...???
"dasar penakut..." ucap luci lirih.
Leon merasa kesal dan berjalan kedalam kamarnya dengan bersikap cuek pada luci.
"dia mulai lagi..!! Terserah lah..!!"
Luci memastikan pintu depan dan belakang terkunci dan masuk kedalam kamarnya untuk tidur,
"aneh sekali rumah ini,semua kamar tidak memiliki kunci,hanya pintu depan dan belakang,apa memang didesain seperti ini ??"
"aku ingin memperbaiki kemejaku,tapi mataku rasanya seperti di lem,besok saja lah..."
Luci berbaring diatas kasur dan langsung tertidur.
"bagaimana aku tidak terkejut,dia memakai pakaian putih dan tiba-tiba muncul begitu saja dengan rambut yang terurai seperti itu,apa yang dia pikirkan ??"gumam leon.
leon merebahkan tubuhnya dan mengistirahatkannya,namun ada sedikit kerinduan kepada chloe saat dia merasa kesepian setelah ditinggal chloe ke klinik,semalaman dan menunggu kedatangannya yang tidak pasti membuatnya frustasi.
Leon berjalan keluar kamar dan berjalan perlahan kearah kamar luci,leon membuka pintu perlahan dan melihatnya sudah tidur nyenyak.
Leon sedikit mendekat dan melihat wajah yang sama dengan chloe,dengan diam seperti itu,sama persis dengan chloe dan membuat leon semakin berdebar-debar.
"apa benar mereka bukan orang yang sama ??"
leon duduk ditepi kasur sambil memandangi wajah luci dan beranggapan kalau dia adalah chloe, leon menjadi sedikit emosional dengan mengungkapkan perasaannya.
"kau tau chloe...,,saat kau akan menghilang,aku mengatakan dalam hati kalau aku tidak mau kau pergi dariku,aku meminta tuhan untuk mempertemukan kita,sekalipun di akhirat seperti katamu, namun Dia tidak mengabulkannya,namun sebagai gantinya,wanita ini memiliki wajah yang sama denganmu,tapi tidak dengan sifatnya.
"kenapa kau melakukan semua ini padaku ? Apa kau sangat membenciku chloe ??
"jika suatu saat nanti aku bisa kembali kepadamu,aku berjanji akan membuatmu menjadi wanita yang paling bahagia chloe...,,kau bertanya padaku apa artinya jatuh cinta kan ?? Sekarang aku sedang merasakannya...,,aku jatuh cinta kepadamu chloe...,,tapi kau sangat tega kepadaku...,,aku mendengarkan semua perkataanmu...,,aku ingin merubah hidupku untukmu...,,
"jadi katakanlah kalau sebenarnya kau adalah chloe....bukan lucifer....!!!"
Leon berdiri dari tepi kasur dan berjalan kearah wajah luci, leon membungkukan punggungnya dan menyilakan rambut luci yang menutup wajahnya,kemudian leon berjalan meninggalkan kamar luci.
"apa yang dia lakukan !! Kenapa dia masuk ke dalam kamarku dan menyentuh wajahku.."gumam luci.
Luci merasakan belaian leon yang sangat lembut dan sedikit membuka matanya saat leon sudah beranjak pergi darinya.
Luci merasa ketakutan dan masuk kedalam selimut sambil meringkuk dan memikirkan apa yang dilakukan leon padanya.