NovelToon NovelToon
GABRIELA MAHAPUTRI LEANDRA (PEMBALASAN DENDAM)

GABRIELA MAHAPUTRI LEANDRA (PEMBALASAN DENDAM)

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Mafia / Action
Popularitas:386
Nilai: 5
Nama Author: PrinsesAna

gadis bernama Gabriela atau biasa di panggil El, berusaha membalas dendam nya kepada orang yang menyakitinya dan juga orang yang telah membunuh mama nya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon PrinsesAna, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 13

"Bagaimana keadaan kamu. " tanya seorang pria, namun yang ditanyain hanya diam dan tidak menjawab.

"Tenang saja, orang yang sudah membuat kamu seperti ini akan papa balas berkali kali lipat. " ucap pria menatap anak nya yang terbaring di ranjang pasien.

Sudah satu tahun lebih lama nya anak nya koma dan hingga saat ini belum ada tanda tanda akan sadar anak nya itu.

"Papa pergi dulu, kamu tenang ya nak karena dendam kamu akan papa balaskan. " ucap pria itu segera pergi dari tempat itu.

...

Di sisi lain El baru saja sampai di apartemen nya, dia segera mengolesi obat pada tangan nya.

Tin ton, tin ton

"Siapa sih? perasaan gue ga ada pesen makanan atau paket. " gumam El berdiri dari duduk nya dan berjalan menuju pintu.

"Al." gumam El lirih melihat Alexander ada di depan mata nya.

"Ngapain lagi lo kesini.? " tanya El menatap datar Al yang ada di hadapan nya.

Al terdiam, tapi mata nya meneliti setiap inci wajah El yang penuh lebam dan luka, Al bukan bodoh, dan luka ini adalah luka baru yang di dapat kan oleh El, bukan luka lama, tapi kenapa bisa bukankah saat bertemu tadi dengan nya wajah El baik baik saja.

"Lo ngapain.? " tanya El sekali lagi pada Al.

"Wajah lo kenapa.? " tanya Al menatap tajam El.

El mengumpat dalam hati nya, sial dia lupa jika wajah nya sudah dia cuci bersih dan sudah dapat di pastikan jika saat ini Al melihat lebam dan luka di wajah nya.

"Ga usah kepo, dan lo kenapa kesini lagi.? " tanya El yang tidak mau menjawab pertanyaan Al.

"Gue cuma mau nganterin ini. " ucap Al memberikan El paper bag di tangan nya.

"Ini apa.? " tanya El menatap paper bag itu.

"Makanan." jawab Al.

"Gue ga pernah minta lo beliin makanan. " ucap El yang memang tak pernah meminta pada Al.

"Gue yang mau ngasih. " jawab Al yang tidak lagi mempertanyakan mengenai wajah El.

"Ya udah makasih. " ucap El menerima paper bag itu, Al sendiri segera pergi karena dia tidak mau menganggu El saat ini.

Al sampai di dekat motor nya, dan Al mengeluarkan ponsel nya untuk menghubungi seseorang.

"Ya tuan muda. " ucap seseorang yang Al hubungi.

"Cari tau siapa yang udah bikin wajah El luka, dan apa saja yang dia alami selama ini. " perintah Al dan segera mematikan sambungan panggilan.

"Apa lagi yang lo sembunyikan El, semakin lo diam semakin gue penasaran dan semakin gue nyoba nyari tau kehidupan lo. " batin Al yang segera pergi dari apartemen El.

...

Saat ini El sedang menikmati makanan yang di berikan oleh Al, lumayan membantu juga karena dia tak perlu bolak balik keluar untuk beli makanan, apa lagi tangan nya yang masih belum bisa di ajak untuk membawa motor.

El mengeluarkan laptop nya dan mulai mencari tau tentang Daniel Handaru, karena dia ingin segera tau apa yang terjadi.

"Hah" ucap El kaget saat melihat apa yang dia temukan.

"Jadi target nya emang anak Venom dan terutama Al. " kaget El membaca dan melihat informasi yang dia dapatkan.

"Cih cukup licik juga dia, dengan memalsukan kematian anak nya demi bisa balas dendam pada anak Venom, dan Deon malah jadi mainan buat nyerang Venom. " ucap El geleng kepala.

"Jadi di antara mereka siapa yang paling bodoh. " senyum miring El karena sudah berhasil menemukan apa yang dia cari.

"Gue harus mastiin anak si Handaru ini, karena dia licik sudah pasti semua nya harus gue lihat lebih dulu. " gumam El yang akan menyusun rencana sendiri nanti nya.

"Dan di rumah gue juga harus masang cctv buat mantau Hana dan Alena. " gumam El yang akan mencari waktu untuk memasang cctv di rumah ayah nya.

El tersenyum miring karena seperti nya takdir sedang berpihak pada nya, walaupun tangan nya sakit tapi setidaknya dia menemukan rahasia besar Daniel Handaru.

...

Di sisi lain Al baru saja sampai di mension besar tempat dia tinggal, hari ini papa dan mama nya sudah pulang dari luar negeri mengunjungi kakek dan nenek nya.

"Al mama kangen banget sama kamu. " ucap mama Al memeluk putra nya itu.mama Al bernama Daisy.

"Al juga kangen mama, gimana kabar mama dan papa.? " tanya Al membalas pelukan mama nya itu.

"Mama dan papa baik, nenek sama kakek kamu udah kangen banget juga sama kamu. " ucap mama Daisy mengelus kepala putra nya yang jauh lebih tinggi dari nya.

"Pah." ucap Al menyambut pelukan dari papa nya, pria yang sangat dia hormati dan juga dia segani.

"Al kali ini papa dan mama pulang karena ada tugas buat kamu dan anak Venom. " ucap papa yang bernama Arthur Smith.

"Tugas apa pah.? " tanya Al menatap serius kepada papa nya.

"Papa mau kamu mencari anak dari sahabat mama kamu. " ucap tuan Smith pada putra nya.

"Siapa nama anak nya dan juga sahabat mama itu.? " tanya Al.

"Nama sahabat mama itu Danita, dia meninggal tujuh belas tahun yang lalu, dia meninggal karena telat mendapatkan pertolongan setelah melahirkan. " ucap mama Daisy yang merasa sesak saat mengingat kembali mengenai sahabat nya itu.

"Terus kenapa harus di cari anak nya ma? kan bagus jika bersama papa nya. " ucap Al bingung.

"Justru tidak bagus Al, karena sahabat mama cerita sebelum dia meninggal, kalau suami nya tidak menginginkan anak itu dan berniat membunuh nya tapi sahabat mama selalu mempertahankan anak itu hingga anak itu lahir. " ucap mama Daisy merasakn sesak di dada nya.

"Tapi di detik terakhir sebelum kematian nya, suami nya datang dan membawa anak itu, dan. bersumpah akan membuat anak itu menderita karena sudah lahir ke dunia ini. " ucap mama Dsisy menatap Al dan Al sendiri mengelus tangan mama nya.

"Jadi maksud mama, sahabat mama itu meninggal karena suami nya yang memang tidak berniat menolong saat dia kritis.? " tanya Al.

"Iya Al, jika saat itu mama dan papa datang tepat waktu sudah pasti Danita masih bisa di selamatkan dan putri nya juga tidak harus di bawa suami nya itu. " jelas mama Daisy.

"Baiklah Al akan bantu mama, tapi apa ada petunjuk mengenai anak sahabat mama itu, apa yakin dia masih hidup.? " tanya Al karena melihat bagaiamana kejam pria itu yang tega membiarkan istri nya kehilangan nyawa, bukan tak mungkin dia juga berani membunuh anak nya.

"Anak itu masih hidup Al, mama tau dari mantan asisten rumah tangga sahabat mama itu, dan setelah nya tidak ada kabar lagi, tapi mama yakin dia masih hidup. " ucap mama Daisy meyakinkan putra nya.

"Oke Al bantu, tapi ada petunjuk kan mengenai anak itu.? " tanya Al.

"Kalau petunjuk yang pasti mama tidak ada Al, karena mama bertemu Danita sudah di detik terakhir, dan dia hanya bilang jika putri nya memiliki tanda lahir berbentuk bunga di bagian lengan nya, hanya itu petunjuk yang mama punya. " ucap mama Daisy yang merasa frustasi.

"Ya sudah, Al bakalan bantu mama buat nyari anak tante Danita. " ucap Al yang tak mau mama nya merasa sedih.

Al begitu menyayangi mama nya dan dia tidak akan membiarkan mama nya bersedih atau pun tersakiti.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!