NovelToon NovelToon
Anaknya Disusui, Daddy-nya Yang Terpikat

Anaknya Disusui, Daddy-nya Yang Terpikat

Status: sedang berlangsung
Genre:Duda / CEO / Janda / Cinta Seiring Waktu / Pengasuh / Ibu susu
Popularitas:9.1k
Nilai: 5
Nama Author: Ita Yulfiana

Firdha diusir dengan kejam oleh Ibu mertuanya 2 hari setelah dia melahirkan bayinya. Dirasa tidak berguna lagi, Firdha diperlakukan seperti sampah.

Di sisi lain, ada Arman yang pusing mencari Ibu Susu untuk bayinya, tak disangka takdir malah mempertemukannya dengan Firdha.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ita Yulfiana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 26 :

Sejak tadi Arman dan Pras terus memperhatikan layar. Mereka lega karena Firda ternyata bisa mengatasi masalahnya sendiri dengan Risma. Ini sungguh jauh dari prediksi mereka. Rupanya Firda bisa membuat Risma kena mental. Namun, kejadian tak terduga di depan pintu masuk restoran kembali membuat keduanya terfokus pada layar, apalagi saat Tiara berinteraksi dengan seorang pria tampan yang mana Firda dan orang itu saling mengenal.

"Cari tahu tentang laki-laki bernama Juna itu, Pras. Aku tidak suka caranya memandang Firda," kata Arman. Kedua alisnya mengkerut kala melihat keluar jendela mobil, Arjuna terus mengikuti Firda dengan tatapannya.

"Sama, Bos, aku juga tidak suka," jawab Pras. Namun, Sejurus kemudian kedua pria itu saling bersitatap, sadar akan sesuatu janggal.

Mata Pras langsung terpicing. "Anda bilang apa barusan, Bos? Apa Saya tidak salah dengar?" tanyanya menatap Arman penuh selidik.

Arman langsung gelagapan menjelaskan. "Eh, maksudku ... bukan begitu maksudku, Pras. A-aku ... aku mau kamu cari tahu soal laki-laki itu. Siapa tahu dia kenal dekat dengan Firda. Begitu maksudku." Penjelasan disertai ekspresi canggung Arman tersebut membuat Pras menaruh kecurigaan. Tapi, dia tidak bisa langsung menginterogasi Arman karena Firda sudah masuk ke dalam mobil, jadi otomatis percakapan mereka langsung terhenti.

"Tuan Arman, coba hubungi Bi Mina. Apakah Akira sudah bangun?" tanya Firda begitu sudah duduk di samping pria itu.

"Iya, tunggu sebentar," jawab Arman, lalu memencet ponselnya. "Jalan Pras," titahnya kemudian.

"Kata bi Mina Akira masih tidur," ucap Arman setelah sebuah notifikasi pesan masuk di ponselnya.

Firda langsung bernafas lega mendengarnya. "Syukurlah, aku pikir dia sudah bangun."

Tiba-tiba Arman salah fokus dengan baju bagian depan Firda yang basah, membentuk noda basah yang besar. Tanpa diminta, dia langsung melepas jasnya dan menyelimutkannya kepada Firda, karena rasanya tidak nyaman melihat bra wanita itu sedikit transparan di balik baju berwarna pink muda yang dikenakannya. "ASI-mu merembes. Tutupi dengan ini."

"Hah?" Netra Firda dan Arman saling terkunci selama beberapa saat. Seolah detik terasa memanjang. Kedua sudut bibir Arman sedikit terangkat.

Namun, adegan yang berlangsung selama lebih dari 5 detik itu terpaksa terhenti ketika Pras yang duduk di balik kemudi berdehem lalu bertanya, "Setelah mengantar Dek Firda pulang, apa kita harus kembali ke kantor, Bos?"

Arman kembali ke posisi duduknya semula. Melonggarkan sedikit dasinya karena udara di sekitar membuatnya merasa gerah, padahal AC mobil sedang menyala.

"Memang apa jadwalku hari ini?" tanya Arman.

"Hari ini tidak ada meeting dan tidak ada janji temu dengan siapa pun, Bos."

"Ya sudah, kalau begitu kamu saja yang kembali ke kantor. Aku di rumah saja dulu ingin menghabiskan waktu bersama Akira."

Tatapan Arman lalu beralih pada Firda. "Firda, by the way tadi aku dan Pras tidak menyangka kamu akan mengatakan semua itu kepada nyonya Risma."

Firda tersenyum. "Saya juga tidak menyangka, Tuan. Entah mengapa semua kalimat itu keluar begitu saja. Mungkin karena saya kelewat emosi padanya, serta banyak hal yang saya pendam padanya selama ini. Dan ketika melihat kelakuannya yang membuat saya semakin muak, saya akhirnya tanpa sadar mengatakan itu semua."

Pras yang duduk di depan hanya memasang telinga. Sesekali melirik spion tengah untuk melihat interaksi keduanya. Sebenarnya, dia masih enggan bicara banyak terhadap Firda setelah merasa dirinya ditolak. Meski rasa sukanya pada wanita itu tetap sama, belum berubah sedikit pun.

"Setelah ini apa yang ingin kamu lakukan?" Arman kembali bertanya kepada Firda.

"Saya akan menghubungi pengacara Mark kembali. Saya ingin memintanya untuk mengajukan permohonan blokir rekening dan aset Risma, termasuk kartu kredit dan akses keuangan lainnya, sampai semua masalah ini diselesaikan."

Arman menganggukkan kepala. "Ya, bagusnya seperti itu."

...****************...

"Bos, saya sudah menemukan informasi tentang orang yang Anda minta kemarin." Pras meletakkan sebuah amplop berwarna coklat muda berukuran besar di atas meja Arman. Wajahnya muram dan kusut, seperti kemeja linen yang belum disetrika.

"Maksudmu laki-laki yang bernama Juna kemarin?" Arman ingin memastikan.

"Ya, Bos. Siapa lagi."

"Ada apa denganmu? Kenapa wajahmu kusut sekali?" tanya Arman heran.

Pras menghela napas berat, lalu menjawab dengan lirih, "Aku sedang insecure, Bos."

"Insecure kenapa?" Kening Arman berkerut menatapnya heran.

"Bos, pantas saja Firda seperti tidak suka padaku, karena ternyata mantan-mantannya keren-keren."

"Maksudmu?" Kening Arman berkerut tak mengerti.

"Laki-laki yang kemarin itu ternyata mantan pacar sekaligus cinta pertamanya dek Firda."

Mata Arman seketika membulat. "Yang benar?"

_________________________________

Sorry pendek🤧 Aku lagi buru-buru ke acara soalnya. Gak janji, tapi insya Allah kalau sempat akan double up nanti malam🙏🏼🙏🏼

1
Cindy
lanjut
Lisa
Good morning Kak Ita..makasih y utk updatenya..
Lisa: Sama² Kak Ita..Amin..terimakasih juga y Kak..🙏💪
total 2 replies
Cindy
lanjutt
Cindy
lanjut
Indry Saleh
bagus karya..
Ita Yulfiana: ulala Kak Indry... thanks sudah jadi orang pertama yang kasih penilaian😍🫰🥰
total 1 replies
Indry Saleh
dek firza ohhhhhh di firza🤣🤣🤣🤣
Cindy
lanjut
💕Rose🌷Tine_N@💋
lanjut dong.. aku dah kasih vote ku yg satu satu nya nih😂
Ita Yulfiana: makasih banyak loh Kak sudah jadi orang pertama yang ngasih vote🫰😘🤭
total 1 replies
💕Rose🌷Tine_N@💋
apakah org tua Firda penghianat di perusahaan Arman ya?
tp kan Firda gk tau....jd gk bisa jg melampiaskan amarah ke dia nya dong..
💕Rose🌷Tine_N@💋
jd penasaran...ada informasi apa ttg Firda ya?
💕Rose🌷Tine_N@💋
aku mampir😍
Ita Yulfiana: makasih banyak Kak Rose🙏🏼🥰 semoga suka yah😊😊
total 1 replies
Indry Saleh
sippppp ceritanya, masih dipantau bab selanjutnya
Ita Yulfiana: makasih banyak Kak Indry🙏🏼🥰 semoga suka yah😊😊
total 1 replies
ollyooliver🍌🥒🍆
emng lu tau firda masuk jajaran penghianat?😏
Lisa
Padahal Arman suka sama Firda 😊🤭
Cindy
lanjut
Lisa
Nah mulai terungkap tuh kejahatannya Ibu Risma..ayo Arman bereskan masalah itu..lindungi Firda..
Sastri Dalila
😂😂😂
Lisa
😊😊😊 ya tuh 2 pria mulai memperebutkan 1 wanita 🤭
Lisa
Wah Pras mulai berani menggoda Firda y 😊🤭
Sastri Dalila
😅😅😅😅😅kocak 2 org ne
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!