NovelToon NovelToon
Transmigrasi Istri Pemburu 2

Transmigrasi Istri Pemburu 2

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Misteri / Reinkarnasi / Time Travel / Fantasi Wanita
Popularitas:44.8k
Nilai: 5
Nama Author: Mellisa Gottardo

[Di sarankan membaca Transmigrasi Istri Pemburu Season 1 terlebih dahulu]

↓↓

Sesama Reinkarnasi yang mencari misteri kisah kehidupan masa lalu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mellisa Gottardo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

telur phoenix

Yue dan Yuwen akhirnya membuka mata di dunia nyata. Rumas, Ze dan Naga emas hitam masih menjaga mereka di tempat yang sama. Yue langsung bersandar pada pohon beringin karena merasa sangat lemas, dia merasa sedikit lega karena sudah bertemu dengan roh Yi'er.

"Sudah berapa lama waktu berlalu?." Tanya Yuwen.

"Bicara apa sih? paling juga baru semalam." Heran Yue.

"Sudah dua bulan berlalu, nona." Ujar Rumas.

"Apa?!!!." Kaget Yue.

"Kau pelupa sekali ya, dunia pertapaan dan dunia nyata itu sangat berbeda. Tapi siapa sangka baru dua bulan berlalu, aku pikir sudah beberapa tahun terlewat karena kita cukup lama di dunia pertapaan." Ujar Yuwen.

"Itu karena hutan kematian memiliki energi magis kultivitasi, Tuan." Ujar Naga emas hitam.

"Lalu apa yang akan kita lakukan sekarang?." Bingung Yue.

"Apa? bukankah kalian sudah bertemu dengan pemandu?." Heran Rumas.

"Kami bertemu dengan roh Yi'er, kita bernostalgia sebentar lalu tiba-tiba saja mengantuk dan terbangun disini." Jujur Yue.

"Tidak ada petunjuk apapun lagi?." Heran Ze.

"Apa ini bisa dikatakan sebuah petunjuk?." Yuwen memperlihatkan telapak tangannya.

Yue menoleh, melihat ada semacam coretan tinta di telapak tangan Yuwen. Tulisannya kecil tapi rapih (tiga langkah, selatan, batu, beringin). Beberapa kata yang seperti petunjuk singkat.

Yuwen berdiri bergeser tiga langkah ke arah selatan, di depannya ada sebuah batu tepat di kaki pohon beringin. Yuwen berjongkok dan mengais tanah untuk membaca tulisan yang terukir di permukaan batu.

"Zhao"

"Ini.... ini batu yang di pasang Yuwen kan?." Yue terperangah.

"Sepertinya benar, apa kita harus menggali tanah di sini?." Yuwen bertanya pada Rumas.

"Sepertinya begitu." Rumas mengangguk.

Yuwen dan Yue mengais tanah dengan tangan kosong, tidak menggunakan kekuatan karena takut membuat telur phoenix pecah atau rusak. Rumas membantu mengais dengan cakar besarnya, tapi setelah di gali cukup dalam mereka masih belum melihat ada telur.

"Apa salah tempat?." Yue heran.

"Ini hanya dugaanku, entah kenapa aku merasa telur itu sebenarnya tidak di dalam tanah." Celetuk Ze.

"Lalu di dimana? di dalam kepalamu?." Sinis Naga emas hitam.

"Tapi cukup masuk akal, coba kita ulangi dari awal dan pahami isi dari petunjuk." Rumas menimang-nimang.

Yuwen kembali ke posisi semula, membaca petunjuk dengan seksama. Yuwen mulai mengganti posisi berdiri dengan menghadap ke arah pohon beringin, tiga langkah ke selatan dari posisi itu tentu saja justru menjauh dari pohon.

dugh

Bruk

Yuwen tersandung sesuatu dan jatuh terduduk, dia melihat ada sebuah batu kecil berwarna hitam disana. Terlalu aneh jika sampai membuat Yuwen terjatuh, mereka semua mulai mengamati dengan seksama.

"Mundur, sepertinya aku memahami sesuatu." Ujar Naga emas hitam.

Tanpa membuang waktu mereka semua mundur, Naga emas hitam menyemburkan kekuatan api hitam miliknya ke arah batu kecil tadi. Memang aneh karena kekuatan Naga emas seakan terhadang di sana, padahal tidak terlihat ada apapun yang menghalanginya.

Krakkk

BOOMMM

Suara ledakan terdengar hingga debu tanah bertebaran dimana-mana. Yue dan Yuwen menutup mata dengan lengan hanfu mereka, mereka bahkan sampai terbatuk-batuk. Setelah debu hilang, terlihatlah ada telur emas besar yang sangat indah dan menawan di sana.

"Wooowww, apa ini telur?." Yue terpana.

"Benar, ini lah telur phoenix api." Ucap Rumas.

"Lalu bagaimana setelahnya?." Yue masih bingung cara menetaskan telur.

"Tidak sembarangan menegaskan telur karena roh Yi'er belum dipastikan ada di dalam." Ujar Rumas.

"Tuan, apa anda sempat memeluk Yi'er sebelumnya?." Tanya naga emas hitam.

"Ya, kenapa?." Bingung Yuwen.

"Jika begitu, mungkin besar kemungkinannya Yi'er memberikan jejaknya di Hanfu yang Tuan kenakan. Kita harus segera melakukan upacara penyatuan penetasan telur, tapi tidak bisa melalukannya disini." Ujar Naga emas hitam.

"Kenapa tidak bisa?." Heran Yuwen.

"Karena hutan kematian berbeda dengan tempat lainnya, kita harus membawa telur ini ke tempat aman dan tersembunyi." Ujar Ze.

"Dimana?." Bingung Yue.

"Dimana saja asalkan dekat dengan dunia manusia, hutan atau gunung biasa. Kita juga memerlukan persembahan untuk ritual ini." Ujar Rumas.

"Apa maksudmu tumbal? kita tidak akan membunuh manusia kan?." Yue merasa ngeri.

"Tidak, ini bisa digantikan dengan hewan roh. Tapi Tuan harus bisa menangkap hewan roh hidup-hidup." Ujar Naga emas hitam.

"Aku akan melakukannya." Yuwen berucap tegas.

Setelah berunding, akhrinya Yue dan Yuwen setuju untuk pindah. Yue menyembunyukan telur Phoenix ke dalam ruang dimensi miliknya. Yuwen melepas Hanfu miliknya yang memiliki jejak Yi'er, lalu berganti menggunakan Hanfu pemberian Ze yang baru. Setelah itu mereka bergegas keluar dari hutan kematian.

Setelah berhasil keluar dari hutan kematian, langit sudah senja dan nyaris gelap. Ze sudah berubah menjadi tusuk rambut, sedangakan Rumas sudah kembali dalam wujud kalung inti roh yang saat ini di pakai oleh Yuwen.

Hanya naga emas hitam yang masih menggunakan wujud hewan roh. Dia akan mengantar Yue dan Yuwen pergi ke tempat yang cukup aman dan dekat dengan peradaban manusia.

"Kita tidak akan melewati lembah keputusasaan." Ujar Naga emas hitam.

"Lalu lewat mana? memangnya kau tau jalan?." Heran Yue.

"Ada jalan memutar di sisi barat, tapi kita akan melewati lautan yang sangat luas." Ucap naga emas hitam.

"Kau tau dimana kami tinggal sebelumnya kan? jangan bawa terlalu jauh." Yue merasa sedikit khawatir.

"Tenang saja nona, saya sudah menemukan lokasi yang cukup dekat dengan tempat tinggal Tuan." Ucap naga emas hitam.

"Baiklah, ayo berangkat." Ujar Yuwen.

Yuwen dan Yue naik ke atas tubuh naga dan terbang tinggi. Yue merasa merinding karena entah kenapa kali ini naga terbang lebih tinggi, Yuwen mendekap Yue dari belakang karena tau Yue merasa takut.

"Apa semuanya akan baik-baik saja Yuwen?." Tanya Yue.

"Ya, pengorbanan kita semua tidak akan sia-sia." Ucap Yuwen optimis.

"Apa menurutmu Yi'er akan langsung bisa mengenali kita? atau dia akan kembali dalam wujud bayi?." Yue cukup penasaran.

"Aku sendiri tidak tahu, tapi sepertinya dia akan lahir dengan watak yang sama persis." Ucap Yuwen.

"Aku jadi tidak sabar, entah kenapa pelukan kita saat di dunia pertapaan terasa begitu hangat. Meskipun tubuh Yi'er sangat dingin." Yue berucap sedih.

"Kita pasti akan kembali berkumpul, seiring berjalannya waktu pasti kita akan kembali seperti dulu. Mewujudkan mimpi yang belum sempat kita raih di kehidupan sebelumnya." Ucap Yuwen, memeluk Yue lebih erat.

"Terimakasih Yuwen." Yue tersenyum hangat.

"Aku yang seharusnya berterimakasih, jika kau tidak memiliki kesabaran yang luas. Pasti aku sudah menyesal saat ini." Yuwen sadar diri akan sifatnya kemarin.

"Yahhh aku memang cukup kesulitan sih, syukurlah semuanya berakhir dengan cukup baik." Yue terkekeh lemas.

Yuwen tersenyum hangat, setelah bertemu dengan Yi'er dia telah menyadari arti sebuah cinta. Perasaan hangat yang penuh bunga dan kekhawatiran, rasa cinta yang mulai meluap dalam dirinya untuk Yue dan Yi'er.

1
vivi oh vivi
ah ternyata itu hadiah yg dimaksud🤭
Fahreziy
nexk
Mellisa Gottardo: siapp🥰
total 1 replies
Erna Masliana
oh 5 th
Mellisa Gottardo: /Sneer//Sneer/
total 1 replies
Mama molen
semangat thor🔥
Mellisa Gottardo: siap/Facepalm//Determined/
total 1 replies
Mama molen
jangan lupa ngising hari ini🔥
Mellisa Gottardo: /Sweat/
total 1 replies
Mama molen
lanjut thorr🔥
Mellisa Gottardo: gasken
total 1 replies
zhuyan 🙊🙊
woahh akhirnya segel ingetan yuwen terbuka juag 👍👍👍
Mellisa Gottardo: apa ya kira-kira ingatan yang ke banned itu🤣
total 1 replies
Babyme
Semangat dan jaga kesehatan thor🔥
Mellisa Gottardo: makasih🥰
total 1 replies
zhuyan 🙊🙊
akhirnya ketemu juga sama yuwen persi dewasa
kira² apa ya yg mau disampaikan yuwen dewasa 🤔🤔
Mellisa Gottardo: Wahh apa ya kira-kira 🥰
total 1 replies
Babyme
aaaaaa jadi jemuran digantung😭
Mellisa Gottardo: maaf yaww🥰
total 1 replies
ᵉᶠ ↷✦; 𝓔 𝓵 𝓵 𝓮 ❞
lah kan di gantung kata katanya, pinisirin ini sama perkataan mereka /Cry/
Mellisa Gottardo: apa ya kira-kira wkwkwk
total 1 replies
ᵉᶠ ↷✦; 𝓔 𝓵 𝓵 𝓮 ❞
itu sih akal akal-akalan Yue dan Yi'er aja itu pasti /Facepalm/
Mellisa Gottardo: hahaha jelas🥰
total 1 replies
Mama molen
lanjut thor🔥
Mellisa Gottardo: siaapp
total 1 replies
Jas Merah
🤣🤣🤣🤣semangat thor
Mellisa Gottardo: siaapp
total 1 replies
zhuyan 🙊🙊
hahahah yuwen selamat dahhh menikmati waktu sama yi'er
pinter juga yue jadi bisa me time terus 🤣🤣🤣😁😁😁😆😆
Mellisa Gottardo: demi kewarasan 🥰
total 1 replies
Erna Masliana
🤣🤣🤣🤣🤣 padahal emaknya yang gak mau diganggu
Mellisa Gottardo: hahah akal-akalan Yue 🤣
total 1 replies
Fahreziy
nexk
Mellisa Gottardo: /Smirk//Smirk/
total 1 replies
zhuyan 🙊🙊
hidupnya terlalu banyak misteri tapi kayanya emang mungkin ortunya masih hidup tapi ga tau juga 😁😁😁🤣🤣
Mellisa Gottardo: ayoo tebak 🥰🤣
total 1 replies
ᵉᶠ ↷✦; 𝓔 𝓵 𝓵 𝓮 ❞
hidup mereka yang sekarang masih dipenuhi dengan misteri yang kuat
Mellisa Gottardo: /Gosh//Gosh/
total 1 replies
ᵉᶠ ↷✦; 𝓔 𝓵 𝓵 𝓮 ❞
bisa jadi orang tua Yuwen masih hidup
Mellisa Gottardo: bener tuch
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!