NovelToon NovelToon
Simpanan Nona Muda

Simpanan Nona Muda

Status: tamat
Genre:Selingkuh / Cinta Terlarang / Masalah Pertumbuhan / Persahabatan / Tamat
Popularitas:767.9k
Nilai: 4.9
Nama Author: Desau

Tumbuh menjadi anak pembantu semenjak kecil, tidak membuat Rifan malu. Dia justru merasa beruntung, selain dibiayai sekolah oleh majikan, Rifan bahkan diperbolehkan bersahabat dengan Alisha, nona mudanya.

Namun satu insiden karena candaan merubah segalanya. Ketika rasa penasaran berubah jadi petaka berkelanjutan. Rifan dan Alisha ketagihan tidur bersama, padahal mereka sudah sama-sama punya kekasih. Sampai suatu hari, ibunya Rifan berhasil memergoki kelakuan putranya dengan sang nona muda, saat itulah Rifan dipaksa pergi dari rumah. Tapi apakah itu akan jadi akhir hubungan Rifan dan Alisha? Tentu saja tidak.

"Kembalilah padaku dan jadilah simpananku." Alisha.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Desau, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

chapter ³¹ - la bise

Alisha mendadak memecahkan tawa. Dia berucap, "Bercanda, Fan. Kau memang nggak pernah berubah. Wajah datar itu selalu menghiburku."

"Nggak lucu, anjir!" timpal Rifan.

Alisha masih cekikikan sambil memegangi kamera. Dia lalu memotret Rifan tanpa permisi. Reflek Rifan menutupi wajahnya dengan tangan. Namun sayangnya Alisha terlanjur sempat memotret dirinya.

"Hei! Izin dulu kali!" protes Rifan.

"Anggap ini imbalan karena sudah menyentuh rambutku. Aku sekarang cewek mahal, Fan! Aku nggak akan membiarkanmu semudah itu menyentuhku," pungkas Alisha sembari menyapu rambutnya yang sudah kena sentuh Rifan.

"Bagus deh kalau gitu." Rifan memutar bola mata sambil tersenyum. Dia yang sedikit kesal mengacak-acak puncak kepala Alisha. Cewek itu hanya tertawa kecil. Ia masih terus berusaha memotret Rifan.

"Kau mau roti?" tawar Alisha.

"Enggak." Rifan menggeleng.

"Udah kalau mau jujur aja kali. Aku yang belikan. Aku tahu betul kau itu sangat irit," kata Alisha.

"Ya udah deh kalau dipaksa." Rifan segera memasuki toko roti.

Alisha geleng-geleng kepala dan menyusul Rifan. Ia membeli beberapa roti juga di sana. Tak lupa Alisha memberikan rekomendasi pada Rifan mengenai roti yang enak dan populer. Mereka duduk sebentar di toko roti karena kebetulan hujan belum reda.

"Apa kau punya pacar?" celetuk Alisha sambil mengunyah rotinya.

"Menurutmu? Coba tebak!" sahut Rifan.

"Enggak! Aku yakin 100%. Orang yang cuek dan diam kayak kamu tuh, ketebak banget," balas Alisha.

"Emang begitu? Kalau aku punya pacar gimana?" kata Rifan seraya melipat tangan di depan.

"Ya nggak apa-apa. Mau nikah juga nggak masalah. Aku nggak berhak ngatur kamu kan? Aku udah bukan majikan kau lagi." Alisha menjawab dengan santai sambil berkutat dengan ponselnya.

"Terus kau? Punya pacar?" kini giliran Rifan yang bertanya.

"Menurutmu? coba tebak!" balas Alisha sambil cengengesan.

"Kayaknya enggak. Logikanya, karena nggak mungkin kau akan menemani Amelie kalau sudah punya pacar."

"Betul! Tapi aku punya banyak cowok yang sekarang mendekatiku."

"Dari dulu juga begitu kan? Bahkan aku juga termasuk."

"Kau?!" Alisha terkekeh. "Cih! Kau nggak termasuk. Karena aku duluan yang merayumu," tukasnya.

"Begitu kah?" Rifan tidak tahu harus bagaimana menanggapinya. Entah kenapa dia malah mengingat momen panasnya bersama Alisha. Membuatnya telan ludah dan sedikit membuat hasratnya bergejolak. Namun Rifan berusaha keras menahannya dan tetap stay cool.

"Kau itu pasif banget, Fan! Saranku, berubahlah. Kalau kau terus begitu, kau nggak akan punya pacar! Dekatin Citra aja dulu aku yang bantu kan?" tukas Alisha.

"Nggak masalah. Aku pengen fokus belajar juga sekarang," ungkap Rifan.

"Pret!" Alisha mencibir.

"Sialan kau!" Rifan yang jengkel, segera melempari Alisha remahan roti.

Bertepatan dengan itu, hujan reda. Alisha dan Rifan lantas beranjak dari toko roti. Keduanya berjalan berdampingan sambil terus mengobrol.

Rasa canggung telah pudar dalam sekejap. Karena Alisha memang masih jadi sosok yang seru seperti dulu, dan jujur saja, itulah salah satu alasan Rifan merindukannya.

"Alisha!"

Tiba-tiba terdengar panggilan dari seorang lelaki. Alisha dan Rifan lantas menoleh. Terlihatlah seorang lelaki berperawakan jangkung dan berambut cokelat tersenyum pada Alisha. Lelaki itu menghampiri Alisha.

"Louis!" seru Alisha, balas tersenyum.

Mata Rifan membulat saat bibir Louis mendarat ke pipi kiri dan kanan Alisha. Parahnya Alisha melakukan hal sama pada Louis. Terdengar suara kecupan dari setiap ciuman mereka.

"Katanya sekarang kau nggak akan membiarkan orang dengan mudah menyentuhmu," kritik Rifan sinis.

"Fan! Ini salam ala Perancis? Nama istilahnya la bise. Ini hal biasa di sini," jelas Alisha.

"Hal biasa kau bilang?" Rifan terperangah. Namun sesungguhnya, dia merasa sangat risih melihat Alisha disentuh cowok lain. Hatinya terasa diremas.

1
Sri Wahyuni
👍👍👍
Yuyu
/CoolGuy/
ciwizay
dipakai bersama dalam sehari kaya lonthe alysha
Yosi Indah
authornya keren
Yosi Indah
keren ceritanya kaka..
tata bahasanya juga bagus 😍
nor hidayah
berdebar2...aduhhhh thor ..
Ninik Srikatmini
makanya bu fatma jgn menghalangi kebahagiaan anak
Ninik Srikatmini
waah bu fatma bkl tau kelakuan rifan & lysa
Ninik Srikatmini
😉😉
Ninik Srikatmini
smoga berhasil rencana mereka biar alisya cpt bebas dr roy
Ninik Srikatmini
para orang tua yg egois..
Ninik Srikatmini
akhirnya bang faris tau jg..
Ninik Srikatmini
cerita aja ke refan sa mgkn hatimu bisa plong..
Ninik Srikatmini
wooow amelie jujur amat ya
Ninik Srikatmini
hhmmmm bertemu lg deh..
Ninik Srikatmini
duuh alysa..
Ninik Srikatmini
waduuh bisa2 kebablasen mereka ber2
Ninik Srikatmini
😇😇
Yuyu
/CoolGuy/
Mang An
asyoiii
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!