Khalisa Aiza az-zahra anak dari pasangan abah mustofa dan uma Maryam, berumur 24tahun.
.
Damian dzaky alvarendra duda tampan yang berumur 35, Damian ialah ceo dari perusahaan d'a group . perusahaan yang ia bangun dengan usahanya sendiri.
.
"apa! mommy ingin jodohin aku dengan anak sahabat mommy. ayolah mom, damian sudah dewasa! damian bisa mencari istri sendiri buat damian mom " kata damian
"kalau bisa kenapa kamu dapat mantan istri model dedemit " sewot mommy
"mommy gak mau tau, kamu harus ikut ke rumah sahabat mommy. " lanjut tegas mommy
bagaimana kelanjutan nya? apakah damian akan menerima perjodohan tersebut?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon isy_yuli, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bab 31
keesokan hari nya seperti biasa ning Khalisa membantu sang uma di dapur menyiapkan sarapan pagi, sebelum nya uma maryam sudah melarang agar Khalisa beristirahat namun ning Khalisa menolak karena ia bosan duduk di kamar nya. Sedangkan para lelaki masih belum pulang dari masjid selepas subuh.
"uma, semua nya sudah beres kalau begitu Khalisa ke kamar dulu ya mau mandi bau acem" kekeh ning Khalisa
"iya nduk" jawab uma maryam.
***
Sedangkan di pelataran masjid kyai mustofa, gus Ali, damian dan beserta para ustadz bercengkrama membahas ujian yang sebentar lagi.
"oiya gus damian saya mewakilkan yang lain mengucapkan selamat untuk kehamilan ning Khalisa" ucap salah satu ustadz
Gus damian tersenyum lebar sambil melirik ke arah ustadz ilham.
"Terima kasih ustadz" ucap damian dengan wajah berseri
"selamat gus damian, semoga anak nya menjadi sholehah dan sholeh dan jaga ning Khalisa dengan baik gus" ucap lirih ustadz ilham
"pasti ustadz Khalisa adalah istri saya, saya akan selalu jaga dan membahagiakan istri saya. " kata damian
ustadz ilham menganggukkan kepala nya pelan, ia sadar bahwa ia tidak akan bisa mendapatkan pujaan hati nya karena dia sudah memiliki keluarga kecil. ustadz ilham akan berusaha membuang rasa suka itu.
***
damian dan ning Khalisa sekarang berada di gazebo tepat nya di halaman belakang ndalem.
"sayang, minggu depan mas akan ke kota ada kerjaan yang harus di selesaikan oleh mas" ucap damian. menatap sang istri yang sedang asik memakan cemilan yang berada di pangkuan nya.
"mas mau ke kota? " tanya ning Khalisa menoleh ke arah suami nya. damian menganggukkan kepala nya sambil mengelus kepala Khalisa yang di tutup oleh hijab panjang.
"Khalisa ikut ya mas" rengek ning Khalisa dengan mata yang berkedip kedip
"bener , kamu mau ikut hmm? " tanya damian
"bener mas, gak boleh yaa kalau Khalisa ingin ikut" rengek ning Khalisa
"boleh kok sayang, boleh banget.. kenapa istri mas ini jadi manja dan kayak gak mau mas tinggal hmm" goda damian
"mana ada Khalisa kayak gitu, mungkin ini kemauan baby nya mas" bantah ning khalisa
"baby apa mama nya ini" goda damian dengan menaik turunkan alis nya
"ishh apaansih mas, yaudah kalau gak percaya. pokok nya Khalisa akan ikut mas ke kota" kata ning Khalisa
"hahahaha huft gengsi mama mu nak untuk mengaku, iya sayang nanti mas bawa ke kota" ketawa damian
***
di ruang tamu gus Ali sedang di goda oleh orang tua nya. gus Ali yang di goda hanya menghela nafas.
"apa kamu gak mau kayak adik mu lee, bentar lagi udah punya buntut" tanya uma maryam
"nanti pasti ada waktu nya uma " jawab santai gus Ali, hal itu membuat uma nya kesal dengan jawaban anak sulung nya yang terlalu santai
"kamu toh Lee terlalu santai, umur mu lohh udah tua. uma kan pengen ngeliat kamu nikah" tutur uma maryam
"uma, Ali masih muda loh gak tua tua banget kayak nya. " bantah ali
"muda dari China, umur mu udah mau hampir kepala tiga" celetuk uma maryam
kyai mustofa hanya menggelengkan kepala nya melihat kelakuan anak dan istri nya.
"mau abah carikan lee, insya allah abah akan memilih calon istri yang sholehah untuk mu" celetuk aba mustofa.
bersambung...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Assalamu'alaikum para readers mohon dukungannya ya🙏.. semoga kalian suka baca novel yang aku buat.. jangan lupa di like ya kawan biar aku semangat up nya🙏☺😙😘