Saat ingin mengunjungi rumah peninggalan orang tua nya, lulu menemukan sebuah pintu rahasia, yang dimana membawa nya ke sebuah kerajaan Arce. disana dia begitu kaget melihat penampilan kuno orang orang tersebut.
"apa ini, kenapa pintu kamar papa dan mama bisa ada seperti ini?"
Bagaimana jadinya dia bisa membuka portal terhubung dua dunia tersebut. apa yang akan dia lakukan disana.... simak yuk selengkapnya...
karya ini asli dari karangan autor ya beb, karya ini adalah karya fiktif belaka.... enjoy your reading all
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon putrinw, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab.31
Saat malam tiba, Lulu, Tia dan mbok jum yang masih berada di jaman kuno pun sedang menyiapkan makan malam bersama dengan paman Roger dan istrinya.
Hari ini menu nya adalah ayam goreng Kalasan beserta sambel yang diulek membuat sera, bibi Dista, dan paman Roger menatap berbinar ke arah makanan tersebut. Entah hidangan apa yang disajikan oleh nona muda itu, dia pun tak tau. Tapi yang pasti aroma nya begitu menggugah selera.
Bumbu nya tentu saja dibawa dari jaman modern, sebab disini itu masih tak memakai bumbu seperti micin. Hanya memakai garam saja sehingga rasanya juga tak terlalu enak.
"Wow... Harum sekali bau nya ibu." ucap Lesta putri nya paman Roger yang berbinar.
"Bener sekali nona, ini harum sekali." ucap Sera yang juga tak kalah antusias.
Baru kali ini dia menikmati harum makanan dengan bebas, sehingga membuat nya bersyukur telah dibeli oleh orang baik seperti nona Lulu itu.
"Apa yang nona masak ini?" tanya bibi Dista yang ikut penasaran.
"Ini namanya ayam Kalasan bibi, dan ini sambel terasi. rasanya sedikit pedas. Cobalah."
dengan penuh minat, bibi Dista mencuil ayam nya sedikit, dan dioleskan sambel nya sedikit.
Hap....
Mata bibi dista berbinar, sungguh ini begitu lezat. Aroma nya bener bener enak. Apalagi pedas di lidah nya terasa.
"Sangat enak." pekik nya dengan wajah berbinar.
Sintia yang melihat orang orang itu antusias hanya terkekeh geli saja. Dia tau pasti di jaman ini makanan masih sangat sedikit.
"Buka warung gue rasa laku kali ya." bisik nya ke telinga Lulu.
"Ibu aku ingin mencoba nya juga, apakah boleh kakak Lulu?" tanya gadis kecil itu dengan penuh harap.
"Tentu saja boleh lesta, tapi kamu tak boleh makan sambel nya ya. Sebab ini begitu pedas. Sera juga nanti sakit perut." ucap Lulu dengan nada lembut nya.
"Tapi Sera ingin mencoba juga nona, boleh kan."
"Baiklah, tapi sedikit saja ya. sebab ini begitu pedas. Aku takut kalian sakit perut."
"Yey.... Makasih nona." ucap gadis itu dengan nada berbinar.
Lesta juga merasakan sedikit sambel terasi itu karena memang sangat pedas dibuat oleh mbok Jum tadi.
"ayok kita makan." ucap Lulu dengan tersenyum tipis.
Susana begitu ramai, sebab mereka begitu antusias memakan masakan di depan nya. Tak menyangka rasanya begitu enak dan bumbu dari ayam nya begitu gurih. Sungguh ini pertama kali nya mereka merasakan Makanan seenak ini.
Lulu juga senang bisa makan bersama sama seperti ini, sejak kematian orang tua nya, dia tak pernah merasakan kehangatan keluarga. Hanya ada mbok Jum saja. Dan sahabat nya itu.
"Ternyata seru juga ya makan ramai ramai seperti ini." ucap Lulu dengan pelan dan didengar oleh Sintia.
"Iya, gue juga ngerasain sederhana tapi berkesan. Sungguh gue beruntung bisa ada disini lu, nikmati setiap momen di meja makan ini."
Mereka berbincang bincang bersama, saling tertawa lepas sampai tak sadar makanan nya habis tak bersisa.
"Nona... terima kasih, makanan nya begitu lezat."
"Sama sama, lagi pula kalian harus berterima kasih dengan mbok jum. Karena Dia itu chef kita." ucap Lulu sambil bercanda dan tertawa kecil.
"Chef itu apa nona?" tanya paman Roger yang heran.
"Eh... Chef itu koki, atau juru masak." ucap Lulu tersenyum canggung.
Dia lupa jaman ini kan belum tau bahasa inggris.
"Oh... Koki, hebat sekali mbok Jum ini." puji bibi Dista dengan tersenyum lebar nya.
Berbanding balik dengan di meja makan di istana. terjadi ketegangan dan perselisihan antara putri amber dan juga lady Diana.
"Ini tempat duduk ku." ucap putri amber dengan tatapan tajamnya. Karena memang itu tempat duduk nya, tapi lady Diana bertindak merasa tersakiti.
"aku dulu yang datang putri, dan ini tempat ku." ucap lady Diana yang merasa dia benar.
"Cih... Dasar tak punya etika, apa begini ibu mu mengajarkan mu untuk merebut tempat orang lain?" desis putri amber yang udah terlanjur emosi.
"Jangan menghina ibu ku!" bentak lady Diana yang tak terima akan hal tersebut.
Perselisihan menang sering terjadi diantara keduanya. mereka berdua tak pernah akur sama sekali.
Please deh Thor.. Jangan bikin tambah Ilfil 🙏🙏🙏 kalau Ratu, maafkan Kakanda.. Masih enak di dengar nya 😃.. Hadeeeuuuhhhh Thorrrrr.. Thorrrrr.. Emosi baca nya.. 😤 It's OK.. Skip aja deh 🙏🙏
Ini gimana cerita nya sihhhh?? 😃🤣🤣🤣🤣
Thor.. Kalau bisa kerja nya yg Focus, kalau capek, mendingan istirahat dulu, jangan paksa buat cerita yg akhirnya tidak jelas alur nya 😃🙏🙏
Sedangkan pangeran Darren saja pakai baju tentara + pakai cadar untuk menyamar agar tidak ada yg tahu dia Pangeran 🤔🙄.. Tolong Thor, walaupun banyak kata-kata yg Typo, saya masih bisa Skip. Tapi kalau alur cerita nya seperti ini.. Saya baca nya Skip juga, dan maaf, saya tidak bisa kasih Like 👍 / subscribe 🙏🙏🙏 maaf ya Thor, tetap semangat berkarya 🙏🙏🙏
Latar belakang kisah ini kan Jaman Kuno, sistem kerajaan dan bukan di Indonesia karna nama-nama warga nya memakai nama Asing, bukan nama Indonesia kuno. Soal bahasa, pasti nya juga bukan bahasa Indonesia, karna kalau jaman kuno, bahasa Indonesia belum banyak yg pakai 🙏🙏 masih bahasa daerah.. 🙏🙏 sedangkan Lulu, Mbok Jum dan temannya Lulu memakai bahasa Indonesia dan mengerti bahasa Inggris, krn Mbok Jum bisa masakan Western, otomatis harus mengerti bahasa Inggris. Jadi menurut saya wajar kalau masyarakat kuno memakai bahasa Inggris bukan bahasa Indonesia.. 🙏🙏 tapi Author bilang, mereka tidak mengerti bahasa Inggris, jadi bahasa apa yg digunakan?? Bahasa Indonesia baku atau bahasa daerah?? Sedangkan Nama-Nama masyarakat nya bukan nama Indonesia 🙏🙏 jujur saya bingung 🙏🙏 memang sih terserah Author.. Tapi aneh aja, apalagi Lulu, mbok Jum dan Sintia sepertinya agamanya Islam, apakah cerita ini akan memaksakan Pangeran Darren + pengawal Josh Masuk Islam juga agar bisa menikah dengan Lulu?? 😃🤣 dan nanti nya Ratu + Raja + Putri juga masuk islam juga?? 🙄🤔
Seperti nya cerita ini agak di paksa kan 🙏🙄 tapi kembali lagi.. Ya terserah Author, toh saya cuman pembaca.. Kalau tidak suka.. Skip aja.. Benar tidak Thor?? 😃🤣🤣🤣🤣
Harus nya Kokoh = kuat / berdiri tegak dan kuat, tidak mudah hancur.. Bukan Koko = nama panggilan china ke saudara laki-laki / salah satu jenis baju laki-laki 😃🤣🤣🤣 beda jauh pengertian nya 🙏🙏😃🤣🤣🤣🤣
Coba tolong diganti, lebih enak kalau Pak / Bu saja.. Jadi ga aneh 🙄
Memang sih terserah Author mau bikin panggilan apa, tapi mau panggil Pak e / Bapak e / panggilan ndeso lain nya juga ga masalah, tapi tolong di kondisi kan dengan latar belakang tempat nya 🙏🙏. Jangan nanti giliran di tempat asal Lulu, panggilan ke orang tua : Mami Papi / Daddy Mom.. Tapi ke tempat kuno nya malah Mas 😃🤣🤣🤣 apa ga terbalik?? Trus panggilan Paman Roger ke istrinya apa?? Mbak?? 😃🤣🤣🤣