"Kalian tidak membiarkanku mati tapi juga tidak memberikanku ruang untuk hidup. Maka dari itu aku akan menunjukan kepada kalian apa artinya menjadi sombong _!" Li Xuan menarik pedang dari sarungnya dan membuat langit berubah warna bak lautan darah
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Anggara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Pemuda tampan berpakaian mewah
"Xuan'er ?"
Li Yueru memanggil dengan lembut sambil mengelus kepala putranya itu
Li Xuan yang terjebak dalam pikirannya terbangun setelah merasakan sentuhan lembut dan teguran sang ibu
Ia kemudian mengalihkan perhatiannya dan memasang ekspresi bertanya
"Kamu banyak melamun, apakah ada sesuatu yang menganggumu ?" Li Yueru bertanya prihatin setelah melihat reaksi putranya
Mendengar pertanyaan tersebut, Li Xuan tersenyum dan menggelengkan kepalanya
"Aku baik-baik saja bu"
Setelah mengatakan itu, Li Xuan kembali terdiam
Beberapa saat kemudian, ia kembali menatap ibunya dan berkata
"Bu. jika aku pergi selama beberapa hari, apakah ibu baik-baik saja? "
"Apakah terjadi sesuatu ?" Li Yueru bertanya dengan lembut dan ekspresi khawatir di wajahnya
Melihat hal tersebut, Li Xuan buru-buru menggelengkan kepalanya dan menjawab
"Hanya saja aku diminta Tuan Zhou untuk melakukan sebuah perjalanan yang akan memakan waktu beberapa hari "
"Sebuah perjalanan ? Apakah berbahaya ?"
Li Yueru kembali bertanya dengan kekhawatiran yang belum menghilang dari wajahnya
Li Xuan kembali menggelengkan kepalanya dan menjawab dengan santai "Tidak berbahaya sama sekali, aku hanya diminta untuk mengambil tanaman ajaib dan kembali"
"Benarkah ?"
Li Yueru memastikan lagi, meskipun kekhawatiran di wajahnya terlihat surut
Li Xuan menganggukkan kepalanya dengan sungguh-sungguh dan membalas
"Lagi pula ini adalah tugas yang diberikan Tuan Zhou, beliau tidak mungkin menyakitiku"
"Dari pada khawatir akan bahaya, aku lebih khawatir tentangmu bu, perjalanan ini akan memakan waktu yang cukup lama, apakah ibu baik-baik saja jika aku tidak menemanimu di sini ?"
Mendengar penjelasan Li Xuan, Li Yueru pertama-tama menganggukkan kepalanya tanda setuju saat Li Xuan mengatakan bahwa Zhou Yu tidak akan menyakitinya
Berbeda dengan Li Xuan yang tumbuh dalam lingkungan berbahaya sehingga membuat hatinya sangat waspada dan sulit menerima kebaikan seseorang tanpa alasan yang kuat
Li Yueru hidup dan tumbuh dalam lingkungan yang normal pada awalnya
Meskipun kemudian ia tersandung dengan Keluarga Li dan melihat kekejaman dunia setelahnya
Namun hal itu justru membuat Li Yueru seolah membuka pintu baru tentang hidup
Tidak hanya membuat dirinya seorang wanita lemah dan berlatar belakang biasa menjadi lebih kuat
Tapi pengalaman tersebut juga membuatnya dapat merasakan ketulusan, bahkan kemunafikan seseorang secara sekilas
Karenanya, ia sangat menghormati dan berterima kasih kepada Zhou Yu, sebab Li Yueru bisa merasakan ketulusan dalam tindakan pria bertopeng tersebut
Oleh karena itu ketika Li Xuan mengatakan bahwa Zhou Yu tidak akan menyakitinya, Li Yueru mengangguk setuju
Setelah Li Yueru mendengar kalimat kedua dari putranya, wanita tersebut menggelengkan kepalanya dan berkata
"Jangan khawatirkan ibu, ibu akan baik-baik saja, banyak orang yang merawat ibu di sini, bahkan Tuan Zhou juga masih sesekali berkunjung"
"Jadi jika ini adalah untuk melaksanakan tugas dari Tuan Zhou, lakukanlah dengan ketenangan pikiran dan semaksimal mungkin, apa kamu mengerti?"
Li Yueru kembali mengelus kepala putranya itu dengan lembut
Disisi lain, Li Xuan mengangguk tegas dan menjawab
"Aku mengerti bu"
***
Keesokan harinya, di taman bunga
Li Xuan datang dengan langkah tenang
Melihat kemunculan Li Xuan begitu awal, Zhou Yu tidak terlihat terganggu
Pria bertopeng tersebut bahkan tidak menyapa dan terus menikmati teh di tangannya dengan tenang
Li Xuan juga tidak menganggu aktivitas pria bertopeng tersebut
Setelah tiba di depannya, Li Xuan berdiri tanpa suara
Suasana tenang menyelimuti keduanya sampai Zhou Yu tiba-tiba menurunkan cangkir teh di tangannya dan berkata
"Kau akhirnya di sini "
Alih-alih menjawab, Li Xuan mengerutkan kening karena kalimat tersebut tidak di arahkan kepadanya, melainkan ke arah belakang, tepatnya pintu masuk taman bunga
Pemuda tersebut kemudian mengalihkan perhatian menuju ke arah pintu masuk, tempat yang di lirik pria bertopeng di depannya itu
Saat matanya menyentuh pintu masuk, Li Xuan melihat seorang pemuda tampan berpakaian mewah berjalan memasuki taman bunga dengan langkah tegas
Wajah Li Xuan tidak bereaksi, namun matanya menunjukan rasa penasaran
Disisi lain, pemuda tampan berpakaian mewah juga menatap Li Xuan selama beberapa saat sebelum mengangguk sopan
Melihat hal tersebut, Li Xuan buru-buru membalas anggukkan itu dengan tingkat kesopanan yang sama
Pemuda tampan tersebut kemudian mengalihkan perhatiannya ke arah Zhou Yu
Berbeda dengan saat menatap Li Xuan yang terlihat tenang namun sopan
Tatapan yang di arahkan kepada Zhou Yu terlihat di penuhi rasa hormat dan kekaguman
Pemuda tersebut bahkan sedikit menundukkan kepalanya saat hendak menyapa
"Aku di sini saudara Yu"