NovelToon NovelToon
Aku Bukan Pelakor

Aku Bukan Pelakor

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis
Popularitas:17.1M
Nilai: 4.9
Nama Author: Ding-dong

Kisah seorang Angel yang tidur dengan seorang pria di dalam kamar hotel. Pria itu adalah Devan seorang pengusaha sukses namun sudah memiliki istri dan sangat mencintai istrinya.

Ayah Devan menyuruh untuk Devan agar mempertanggung jawabkan perbuatannya, dia harus menikahi Angel karena sudah tidur bersama Angel.

Karena berita itu Angel di cap sebagai wanita pelakor dan penggoda suami orang padahal dia tidak ada sedikitpun niat untuk menjadi wanita pelakor dan wanita penggoda.

Bagaimana kisah mereka?

Mengapa Angel bisa tidur dengan Devan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ding-dong, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Hanya menjawab saja

Angel sedikit terkejut entah apa yang ingin di tanyakan Devan, Angel juga takut jangan-jangan Devan mendengar semuanya tadi dan Devan marah walaupun Angel juga bingung kalau sampai Devan marah, karena pembicaraannya tadi tidak ada yang menyinggung Devan.

Angel pun mengikuti ucapan Devan dan segera duduk di sebelah Devan yang sedang meminum teh buatannya.

"Kenapa kamu duduk sangat jauh begitu, kesini," perintah Devan..

Angel pun menggeser badannya sedikit, namun Devan malah langsung menariknya sehingga Angel duduk sangat dekat dengannya membuat Angel menelan salivanya karena benar-benar takut.

"Kenapa kamu berekspresi seperti itu?" tanya Devan kesal karena melihat Angel sangat takut padanya seperti berdekatan dengan hantu.

"Tidak kenapa-kenapa kok kak, aku hanya tidak terbiasa duduk di samping cowok selain sama ayahku, Miko saudaraku dan juga Diki kekasihku," ucap Angel sambil menggeser sedikit demi sedikit badannya agar agak menjauh dari Devan.

Namun Devan malah menariknya kembali.

"Bisa tidak kamu tidak membahas orang yang sudah meninggal," bisik Devan di telinga Angel.

Angel hanya angguk-angguk sambil berharap ingin segera pergi dari dekat Devan.

"Oke," ucap Devan lalu meminum tehnya lagi.

Angel pun mulai bergeser lagi supaya agak menjauh dari Devan, karena dia juga merasa tidak enak pada Clara. Namun lagi-lagi Devan menariknya bahkan merangkul pinggang Angel membuat Angel terlonjak kaget.

Mereka itu kenapa batin mama Devan yang melihat kejadian itu sambil menggelengkan kepalanya.

Angel langsung ingin memindahkan tangan Devan, namun Devan tetap merangkul pinggangnya. Angel benar-benar sudah keringat dingin mendapat perlakuan seperti itu dari Devan.

"Kak Devan mau tanya apa?" tanya Angel sambil tertunduk.

"Apa aku kakakmu?" tanya Devan.

Haa kak Devan mau menanyakan ini, tapi kenapa juga dia menanyakan ini sudah jelas-jelas dia bukan kakakku batin Angel.

"Emmm bukan, tapi aku sudah menganggap kak Devan seperti kakak aku sendiri," jawab Angel.

"Ganti panggilan itu," ucap Devan.

Apa panggilanku itu kurang sopan yah pada kak Devan batin Angel.

"Ayo ganti," ucap Devan lagi.

"Paman Devan," ucap Angel sambil mencoba tersenyum, walaupun dia sangat takut karena melihat perubahan ekspresi wajah Devan yang semakin menakutkan.

"Panggil aku kak Devan saja," ucap Devan.

"Iya kak," ucap Angel sambil berusaha menjauh lagi dari Devan walaupun Devan masih merangkul pinggangnya.

Devan malah mempererat rangkulan pinggangnya sambil satu tangannya mengambil kue kesukaannya.

"Apa ini kamu yang buat?" tanya Devan sambil memakan kue itu.

"Emm itu mama kak Devan yang membuatnya, aku hanya memperhatikan dan membantunya sedikit," jawab Angel.

"Tadi mama aku nyuruh kamu manggil dia dengan panggilan apa?" tanya Devan.

"Emm ma..ma," jawab Angel terbata.

"Terus kalau dia dengar kamu ngomong seperti tadi, kira-kira gimana perasaan dia, kamu sengaja yah," ucap Devan.

"Nggak kak, aku hanya nggak enak ajah makanya aku gitu," ucap Angel cepat.

"Jadi kamu mau membuat mama aku kecewa dia sudah menganggapmu seperti Clara tapi kamu...," ucap Devan menggantung.

"Tidak kak aku tidak mau membuat mama kecewa," ucap Angel lagi.

"Heem pijat aku," perintah Devan sambil menunjuk bahunya.

Angel segera melakukan perintah Devan. Dan Devan melanjutkan makan dan meminum tehnya.

#####

"Kemana sih mas Devan, kok belum kembali-kembali juga, katanya cuma mau nunjukin kamar buat Angel tapi sekarang belum balik-balik juga," ucap Clara di dalam kamarnya sambil mondar-mandir menunggu Devan.

"Apa aku keluar buat nyusul dia ajah, tapi aku lagi malas banget buat jalan," ucap Clara lagi.

Kak Devan ini katanya banyak yang dia mau tanyakan padaku tapi sampai sekarang dia belum menanyakan apapun batin Angel yang masih memijat Devan dan Devan dengan santainya duduk.

"Angel kamu sudah tahu kamarmu?" tanya Devan.

"Belum kak," jawab Angel.

"Kamu mau kamar dimana, di atas atau di bawah sini?" tanya Devan.

Angel pun tampak berpikir.

Kak Devan tumben kasih aku pilihan gini, hemm pasti di atas kamar orang-orang penting di rumah ini, jadi lebih baik aku di bawah saja batin Angel.

"Angel kamu mau di kamar mana?" tanya Devan lagi.

"Di bawah kak," jawab Angel cepat.

"Oke," ucap Devan sambil menelepon seseorang.

"Hallo, bawah semua barang-barang Angel kesini sekarang," perintah Devan.

"Baik tuan," ucap orang itu dari balik telfon.

Devan segera menutup panggilan telfonnya.

Angel masih terus mengerjakan perintah Devan, sambil menaruh perasaan bingung pada Devan.

Tak lama orang yang di telfon Devan tadi datang menemui Devan.

"Ini semua barang-barangnya?" tanya Devan sambil melihat yang di bawa orang itu.

"Iya tuan," jawab bawahan Devan.

"Ya sudah bawa ke kamar di atas di sebelah kamarku," perintah Devan yang membuat Angel terkejut.

"Emm kak Devan, tadi aku bilang lain, aku di kamar bawah saja kak," ucap Angel yang mengira Devan mungkin salah dengar.

Bawahan Devan pun berhenti setelah mendengar ucapan Angel lalu melihat ke Devan.

"Lanjut bawa ke atas barang-barangnya," ucap Devan dan bawahannya pun segera membawa barang-barang Angel ke kamar atas.

Angel benar-benar bingung namun dia tak mau berbicara lagi, takut nanti dia salah bicara dan membuat Devan marah.

Devan masih terus saja duduk sambil melanjutkan makan kuenya dan minum tehnya dengan Angel yang masih setia memijatnya dengan sabar dan juga kebingungan.

Apa kak Devan tidak mendengar tadi yang aku bilang, tapi dia dengar kok aku yakin dia dengar batin Angel.

"Mas Devan ini kemana sih," ucap Clara kesal di dalam kamar.

Clara pun memutuskan untuk keluar mencari Devan.

Baru keluar kamar dia di buat bingung dengan bawahan Devan yang sedang membawa barang-barang menuju kamar di sebelah mereka.

Clara pun segera mengikuti bawahan Devan itu.

"Barang siapa itu?" tanya Clara.

"Barangnya Nona Angel, Nyonya." ucap bawahan Devan.

Clara benar-benar terkejut setelah mendengar ucapan bawahan Devan itu.

Bisa-bisanya Devan menyuruh Angel tidur di samping kamar kita, apa maksudnya coba batin Clara kesal.

"Dimana suamiku?" tanya Clara.

"Dia sedang duduk di sofa Nyonya," jawab bawahan Devan.

Dari tadi aku menunggunya dan dia malah duduk di sofa batin Clara semakin kesal.

"Dia ngapain di sofa, baca buku?" tanya Clara karena mengetahui hobby suaminya itu.

"Tidak Nyonya, emm ini tuan Devan sedang duduk sambil di pijat oleh Nona Angel dan dia juga sedang makan kue serta minum teh," ucap bawahan Devan takut-takut karena paham betul dengan Clara.

"Apa!!!!!! ucap Clara lebih terkejut.

"Bawa barang-barang itu kembali ke bawah," perintah Clara lalu segera berjalan cepat menapaki anak tangga satu persatu dengan perasaan marahnya.

Aduhh gimana nih, aku nggak salahkan aku hanya menjawab saja sesuai dengan yang aku lihat batin bawahan Devan.

1
m.ria
Luar biasa
Adi Nugroho
Diki ternyata masih hidup trus yg d kubur siapa🤔🤔
Adi Nugroho
kapan terbongkarnya kebusukan nya clara thor
Enung Samsiah
ko angel lemah bngettt di tmpat teruuusss, diam lgi aah payaaah
Enung Samsiah
hadesehhh,,, main tampar terus,, kasiannnn
Enung Samsiah
iiih,,, clara sm ayh devan mmjijikan
Enung Samsiah
yg mnjebk tu clara, Clarisa, knp sm ayah devan
Tri Utari Agustina
Lanjut thor seru banget ceritanya semangat thor semoga novel tambah sukses selalu
Tri Utari Agustina
Ceritanya sangat bagus sekali thor semangat
Siti Khodijah Irawati
sangat bagus
Tri Utari Agustina
Fitnah lebih kejam dari pembunuhan semoga clarisa ketahuan selingkuh dengan bapak mertua
gisca arindra
😢😢😢nnt klu Devan udah bucin am angel...tinggallin Aza.... klu lk 2 sdh kasar gk Ada ampun😠😠
Hasrie Bakrie
Ayo donk keluarga Angel dukung Devan, ingat Angel soy sadar diri
Hasrie Bakrie
Angel koq kek gitu, udah jdi istri msh ingat cwok lain
Hasrie Bakrie
Biarin aja Angel keguguran, terlalu keras kepala sich
Hasrie Bakrie
Angel biar keguguran ato mati sj alx terlalu keras kepala sich,bikin emosi deh ma Angel
Hasrie Bakrie
Devan junior kyak siap OTW ne
Hasrie Bakrie
Heran aq ma Angel bisa"nya masih menyimpan kenangan masa lalu tentang Diki, padahal masa depannya ada bersama Devan
Hasrie Bakrie
Angel goblok banget,heran katanya rajin ibadah tpi koq gk ngerti tentang larangan yg berlaku.BiKes deh thor
Hasrie Bakrie
Angel koq gitu sich ngk menghargai suami,biarpun bilang ada cinta terhadap Devan setidaknya hargailah perasaan laki loe Angel
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!