NovelToon NovelToon
Menggantikan Majikanku Dalam Perjodohan

Menggantikan Majikanku Dalam Perjodohan

Status: sedang berlangsung
Genre:Diam-Diam Cinta
Popularitas:10.2k
Nilai: 5
Nama Author: Nita.P

Rosa Evalina, hanya seorang anak pelayan yang menggantikan Ibunya menjadi pelayan di rumah keluarga Hartanto. Lalu, tiba-tiba anak dari majikannya meminta dia untuk menggantikannya dalam sebuah perjodohan. Tidak bisa menolak, akhirnya dia terjebak dalam permainan sandiwàra ini.

"Seharusnya aku tidak pernah jatuh cinta padamu, karena nyatanya kamu tetap tidak akan di takdirkan untukku"

Sementara Albyan Danuel, seorang pria tampan yang sudah matang. Memiliki pribadi yang hangat, lembut dan sopan. Dia yang tidak pernah mengenal cinta, akhirnya menemukan perempuan yang membuatnya nyaman. Namun, apa yang akan terjadi ketika dia tahu jika perempuan itu hanyalah seseorang yang bersandiwara?

Bisakah mereka bersama dalam kisah yang berliku, tentang cinta yang dimulai dari sandiwara?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nita.P, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Meminta Berpisah

Dunia tidak pernah sama, sejak seseorang mengatakan cinta padanya. Seseorang yang memberikan kenyamanan untuknya, menjadi pelindungnya, dan seseorang yang paling peduli padanya. Namun, semuanya hanya takut akan menjadi hal yang akan segera berakhir.

Setiap pagi ketika bangun tidur, selalu ada pesan yang memberikan semangat padanya. Eva merasa harinya mulai berubah sejak Byan menjadi kekasihnya. Tapi sebuah hubungan yang di awali dengan kebohongan, semuanya tidak akan pernah berakhir bahagia.

Setiap pergi bekerja, yang paling Eva takutkan ketika dia mungkin saja bisa bertemu dengan Byan tanpa sengaja. Tapi jika harus berhenti dari tempat kerja ini, Eva juga tidak tahu harus kemana. Mencari pekerjaan tidaklah mudah.

Satu bulan sejak pernyataan cinta itu, keduanya saling menyemangati, lebih sering bertemu. Bahkan Byan lebih menunjukan sikap manja pada Eva ketika bersama. Hal yang sebenarnya Eva takutkan akan berakhir dengan cepat.

Apartemen ini selalu menjadi tempat bertemu mereka, menghabiskan waktu hanya sekadar makan bersama dan menonton.

"Sepertinya bulan depan keluargaku akan menemui keluargamu. Proyek Perusahaan selesai lebih awal"

Eva yang sedang mengunyah makanannya, langsung terdiam. Dia menatap Byan dengan melipat bibirnya ke dalam. "Em, i-iya Mas"

Seharusnya Eva menolak, tapi sekarang apa yang bisa dia ucapkan ketika hati tidak rela mengakhiri, namun situasi semakin dekat dengan sebuah perpisahan.

"Kamu sudah siap untuk menikah denganku? Kalau misalkan kamu belum siap, kita bisa menunggu beberapa saat lagi"

Berbedanya Byan dengan pria lain, ketika dia begitu mengerti seorang perempuan. Apalagi perempuan yang dicintainya. Semakin sulit untuk Eva tidak semakin jatuh cinta padanya.

"Mas, kalau misalkan aku berbohong sesuatu yang besar padamu, apa kau akan membenciku?"

"Tergantung apa yang membuatmu sampai berbohong padaku"

Eva menunduk diam, kedua tangannya saling meremas di bawah meja makan ini. Sepertinya tidak mungkin dia terus melanjutkan hubungan yang di dasari kebohongan.

"Mas, aku ingin kita akhiri semuanya"

Deg... Detak jantungnya bahkan seperti berhenti berdetak, ketika dia sendiri yang mengatakan perpisahan ini. Kata 'akhiri' yang dia ucapkan seperti sebuah panah yang menusuk tepat di hatinya, menjadikan dadanya sesak.

Byan terkekeh pelan, dia mengusap lembut kepala Eva. "Bercandanya gak lucu Sayang, jangan gampang bicara pisah, tidak baik untuk sebuah hubungan"

Air mata menetes begitu saja di pipinya, Eva mendongak dan menatap Byan dengan lekat. "Aku tidak sedang bercanda Mas, aku merasa hubungan ini tidak bisa di lanjutkan lagi"

Byan terdiam, ketika melihat ekspresi wajah kekasihnya itu, dia baru menyadari jika perkataan Eva memang bukan sebuah candaan. "Apa maksudnya? Kita tidak ada masalah apapun, bahkan selama ini kita tidak pernah sekalipun bertengkar. Jadi, apa yang membuatmu merasa hubungan ini tidak bisa di lanjutkan?"

Eva mengusap kasar air matanya yang tidak bisa di tahan. Terus mengalir begitu saja. "Aku sudah banyak membohongimu, Mas. Dan kita tidak bisa melanjutkan semua ini"

Eva berdiri dan mengambil tasnya, dia tidak bisa terus disini karena dirinya akan lemah ketika melihat Byan. Eva harus segera pergi. "Jangan kejar aku Mas, kita cukup sampai disini saja. Sebaiknya kamu pikirkan saja kenapa aku harus mengakhiri semuanya, kamu pasti akan sangat kecewa padaku"

Byan sudah ingin mengejar Eva, tapi pintu yang di tutup kasar oleh gadis itu membuatnya membeku di tempat. Seperti mendapatkan benda jatuh yang menimpanya, sesak sekali rasanya ketika melihat Eva pergi begitu dan mengakhiri semuanya tanpa sebab yang jelas.

"Sebenarnya apa yang salah denganku?"

Byan menghembuskan napas kasar, mulai tidak tahu apa yang harus dia lakukan sekarang. Byan menjatuhkan tubuhnya di sofa, mengambil ponselnya. Menghubungi Bara.

"Hallo, datang ke Apartemenku. Aku butuh teman sekarang"

"Ya"

Seperti sudah tahu apa yang sedang terjadi pada sepupunya, Bara tidak banyak bicara atau bertanya apapun.

Beberapa saat kemudian, Bara datang. Dia duduk bersama Byan, beberapa minuman sepertinya sudah di minum sepupunya itu. Bara melihat Byan yang cukup kacau.

"Jadi dia meninggalkanmu?"

Byan tersenyum miris, dia menggeleng pelan. "Tidak, dia hanya bingung dengan hubungan ini. Mungkin masih butuh waktu. Aku yang terlalu buru-buru"

Bara menghela napas pelan, dia tahu jika seorang seperti Byan jatuh cinta, maka dia akan semakin membuatnya merendahkan diri. Bahkan Byan terlihat sangat mencintai kekasihnya sampai dia tidak akan pernah menyalahkannya.

"Bi, ada sesuatu yang sudah lama ingin aku katakan tentang Laila itu"

"Apa?"

"Dia bukan Laila, maksudnya dia bukan Laila yang dijodohkan denganmu"

Byan menoleh, menatap Bara dengan bingung. Masih sulit untuk mencerna tentang ucapan Eva yang tiba-tiba ingin berpisah, sekarang malah harus ada sebuah perkataan ini dari Bara.

"Apa maksudnya?"

Bara memberikan sebuah berkas pada Byan yang sengaja dia bawa, karena tahu ini akan menjadi saatnya untuk memberitahu Byan tentang ini.

"Namanya Rosa Evalina, dia bahkan bekerja di Perusahaanku hampir 3 bulan ini. Dan aku baru tahu saat kau berhasil menyatakan cinta padanya. Jadi aku tidak berani mengatakannya saat itu juga"

Tangan Byan meremas erat kertas di tangannya. Sampai gemetar dengan rahang mengeras dan wajah yang menahan amarah.

"Jadi ini kebohongan yang tadi dia bicarakan?"

"Kau mau kemana?" Bara menahan tangan Byan yang sudah bersiap pergi.

"Menemui keluarga Hartanto!"

Bara ikut berdiri dan segera berlari mengikuti Byan, dia tidak mungkin membiarkan Byan pergi sendiri dalam keadaan marah seperti itu.

*

Tuan Hartanto dan Ibu Lisma yang sedang duduk tenang di ruang tengah, cukup terkejut melihat kedatangan Byan dan Bara yang tiba-tiba.

"Eh, ada apa Nak Byan tiba-tiba datang? Laila sedang di kamarnya, sebentar biar Tante panggilkan" ucap Ibu Lisma.

"Ya, panggilkan dia kesini"

Ibu Lisma segera pergi ke lantai atas, dan Byan duduk di sofa. Tuan Hartanto bahkan terdiam, merasakan aura yang tidak tenang dari pria itu. Bahkan Tuan Hartanto duduk dengan kikuk di depan Byan.

Laila yang menuruni anak tangga juga terdiam, bahkan wajahnya tertegun melihat Byan disana. Tangannya langsung gemetar, aura Byan yang menakutkan, membuatnya hanya bisa menunduk saat berdiri di depannya.

Srakk... Sebuah berkas dilempar ke atas meja. Byan tersenyum sinis saat dia masih mengingat jelas jika perempuan yang berdiri di depannya ini adalah wanita yang berada di rumah sakit saat Eva masuk rumah sakit saat itu.

"Saya datang hanya untuk memberitahukan Om dan Tante, jika yang bertemu dengan saya dalam perjodohan itu, bukanlah dia. Tapi wanita yang bernama Rosa Evalina"

"Hah? Kenapa bisa?"

Bersambung

1
sunaryati jarum
Semoga karyawan yang dipecat ke.depannya tidak membuat masalah
sunaryati jarum
Akhirnya terurai juga masalah mereka,Laila sungguh hatinya baik dan bertanggung jawab apa yang dilakukannya.Semoga orang tua Byan menerima Eva.
sunaryati jarum
Jujur saja tentang perasaan kamu Eva
sunaryati jarum
Baru mampir
Les Tary
semoga org tua Abyan menerima Eva
Sastri Dalila
👍👍👍
Lianty Itha Olivia
enk dan bagus punya kayak abyan
Lianty Itha Olivia
ra ISO ngomong
Les Tary
Bagus Abyan klu ada karyawan yg semena mena pecat aja💪
Milla
Serius thorrr aku g nabung bab loh benaran tiap up aku baca thor malahan aku nunggu2 update tan lo karena penasaran ama kisah nyaa byan dan eva soalnya juga tinggal byan kan yang belum punya pasangan 🥰
Milla
Thor aku g nabung bab kok cius deh suwer begitu ada update tan aku langsung gass poollllll 🤗 🥰 semangat up thorrrr 💪
Mita Paramita
gak Thor sekali update langsung baca . ceritanya seru gini kok🔥🔥🔥
Mita Paramita
lanjut eva😍😍😍
Sastri Dalila
👍👍🤣
Les Tary
Nah klu jujur jadi lega tinggal jalani dengan baik💪💪
Oma Gavin
siapa disini yg suka nabung bab tolong author nya yg sudah bikin cerita gratis bantu baca
vania larasati
lanjut
Pujiastuti
semoga eva dan byan tetap bisa bersama karena mereka saling mencintai
Pujiastuti
hayooooo lu laila byan marah tu, ayo kasih penjelasan kasihan kalau eva jadi dimarahin sama byan
Les Tary
Semoga Byan mau memaafkan Eva
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!