NovelToon NovelToon
PERFECT HONEYMOON

PERFECT HONEYMOON

Status: tamat
Genre:CEO / Pengantin Pengganti / Cinta Seiring Waktu / Romansa / Penyesalan Suami / Gadis Amnesia / Tamat
Popularitas:7.6M
Nilai: 4.9
Nama Author: lena linol

FOLLOW IG @thalindalena

Dia hanya sebagai istri pengganti, tapi dia berharap merasakan bulan madu impian seperti pasangan suami istri pada umumnya. Tapi, bagaimana jika ekspetasi tidak sesuai dengan realita. Justru ia merasakan neraka pernikahan yang diciptakan oleh suaminya sendiri, hingga membuatnya depresi dan hilang ingatan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon lena linol, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 33

Keributan di ruang utama itu mereda ketika Tuan rumah sudah berdiri di tengah-tengah mereka.

"Kenapa kalian membuat keributan di pagi hari?!" suara Lio sangat dingin, tatapan matanya begitu tajam seolah ingin menguliti setiap orang yang sedang di tatapnya.

Kepala pelayan, dan para pelayan menundukkan kepala. Tidak ada yang berani bersuara kecuali Leo yang masih berada di sana.

"Mereka sedang mencari keberadaan Lara." Leo berkata sambil menatap temannya itu penuh selidik, curiga kepada pria itu.

"Lara?" Bibir Lio mengulas senyum. "Kenapa kalian mencari Lara?" tanya Lio, suaranya berubah tenang.

Kepala pelayan mengangkat kepalanya yang tertunduk, memberanikan diri menatap tuannya, "karena dia harus memasak untuk Anda, Tuan."

Lio menghela nafas panjang ketika mendengarkan jawaban kepala pelayan, "mulai hari ini dan detik ini Lara tidak boleh memasuki dapur, atau pun mengerjakan pekerjaan rumah!" tegas Lio.

"Kenapa, Tuan? Apakah Lara di pecat?!" Dengan bodohnya, kepala pelayan melontarkan pertanyaan seperti itu kepada tuannya.

"Lara adalah istriku! Apakah kau lupa dengan statusnya!" bentak Lio sangat keras, menatap tajam kepala pelayan, rasanya ingin menelan bulat-bulat wanita paruh baya itu yang selama ini telah memberikan banyak kesulitan untuk Lara selama tinggal di rumah itu.

"Maaf, Tuan." Kepala pelayan merinding ketakutan.

"Ini berlaku untuk kalian semua! Jika ada yang masih berani menyakiti istriku atau memerintah istriku, maka kalian akan tahu akibatnya!" Lio berkata penuh penekanan dan penuh ancaman.

"Baik, Tuan." Semua pelayan menjawab kompak. Kemudian mereka semua membubarkan diri saat melihat kibasan tangan Lio.

Kini di ruang utama itu hanya tersisa Lio dan Leo. Kedua pria itu saling menatap tajam penuh permusuhan. Aura di sana begitu dingin dan kian mencekam. Kedua pria itu seperti dua singa jantan yang akan bertarung memperebutkan singa betina.

"Dan ini juga berlaku untukmu, Tuan Launder! Kau tidak boleh mendekati Lara, karena Lara adalah istriku dan sudah menjadi milikku SEUTUHNYA!" ucap Lio menatap tajam Leo, tidak lupa menekan setiap katanya.

Leo mengepalkan kedua tangannya, tentu dia tahu arti kata 'SEUTUHNYA' yang di tekankan oleh Lio.

"Kau pasti sudah memaksanya!!!" sentak Leo, sangat marah.

Lio mengangkat sudut bibirnya, seraya maju satu langkah mendekati Leo, salah satu tangannya terangkat, mengusap pundak pria itu seolah sedang membersihkan debu yang menempel.  "Memaksanya atau tidak, itu bukan urusanmu! Paham!" ucap Lio penuh penekanan.

"Seharusnya kau sadar diri, dan segera pergi dari sini!" lanjutnya mengusir Leo.

Lio tersenyum lagi, seraya memundurkan langkah. Menoleh ke sisi kiri, di mana Danna melintas di ruangan tersebut menuju dapur.

"Danna, siapkan sandwich dan dua gelas susu, antarkan ke kamarku!" titah Lio, kembali memusatkan pandangannya pada Leo yang juga tengah menatapnya tajam.

"Baik, Tuan." Danna langsung berlari menuju dapur untuk membuatkan sandwich dan dua gelas susu.

Tunggu dulu? Dua gelas susu? Yang satu gelas susu lagi untuk siapa? pikiran Danna baru tersadar.

Apakah untuk Lara?

Kembali pada dua pria yang sedang beradu menatap tajam.

"Aku sarankan, lebih baik kau segera pergi dari sini! Apakah kau tidak malu jika nanti di cap sebagai perusak rumah tangga orang?!" ucap Lio mengusir Leo, sekaligus mengolok temannya itu.

"Aku akan pergi setelah mendengar jawaban dari Lara! Tapi jangan harap aku akan menjauhi Lara!" Leo mengibarkan bendera perang pada Lio. Dia tidak akan pernah menyerah mendapatkan Lara.

BUGH!!!

Satu pukulan mendarat sempurna di wajah tampan Leo.

"Shitt!!!"

1
Siti Aminah
baru lanjut dr cerita Kim dan Tyler thor...
Siti Aminah
trm ksh thor atas karya nya ...aku puas membaca nya cerita nya bagus . sehat2 sllu thor ku tunggu karya2 berikutnya ...
Siti Aminah
kayanya Tyler mau blng tp ...wdh free sex 🤣🤣...
Siti Aminah
Lara dan Lio salah faham terhadap pelayan itu. di kiranya pelacur betulan padahal dia disitu krn ulah paman nya
Siti Aminah
aah...itu akal2an Tyler aj marah..padahal dia wdh lapar lg mau memakan Kim....
Siti Aminah
Tyler baru ngerasain yg nama nya perawan....
Siti Aminah
gooool....akhirnya gawang kim jebol jg..tyler emang hebat
Siti Aminah
huh...hareudang eiy...gerah ada ac gk ....
Siti Aminah
bisa2 kisah lara berulang ke logan....
Siti Aminah
jadi gk yah tyler belah duren.....
Siti Aminah
akhirnya...tyler sebentar lg bs belah duren 🤣
Siti Aminah
🤣🤣🤣... gimana yah klo lio tau kelakuan anak nya di luar rumah...
Siti Aminah
kasian tyler...wdh semangat2 eeh jd lemes lagi 😄
Syalari sholeh
ya iyalah wong Lio bilng jmput Kim "nanti sore" nah ini mash jam 10 pagi
Syalari sholeh
sudah kek gini baru dtang,terlambat dah
Syalari sholeh
Lio tdk sanggup mengusir Leo? seolah² ksh ksempatan utk Leo ngejar Lara
Syalari sholeh
iya sierra,dia meg bodoh amat dah
Syalari sholeh
ada buktinya Nyonya Arra kalau LAra yg salah?
Syalari sholeh
lio gk mikir masa pelayan ngancam bosnya?
aneh
Siti Aminah
gk nyangka tuan Lio jiwa matrealistis jg yah
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!