NovelToon NovelToon
Benih Lain Di Rahim Istriku

Benih Lain Di Rahim Istriku

Status: sedang berlangsung
Genre:Angst / Nikahmuda / CEO / Penyesalan Suami / Cintapertama / Kaya Raya
Popularitas:174.9k
Nilai: 4.8
Nama Author: indahnya halu

Demi memperbaiki ekonomi keluarga kecilnya, Novia pergi ke luar negri. Setelah enam tahun berlalu Novia kembali dengan kejutan besar.

Kevin suaminya yang sudah menantinya dengan kesetiaan harus menelan pahitnya kenyataan saat Novia hamil benih pria lain.

Betapa mahal kesetiaan yang Kevin lakukan nyatanya tak berarti apa-apa. Ekonomi mereka memang sudah sangat baik namun tidak dengan hubungan mereka.

Beribu kali Novia menuntut cerai dari Kevin nyatanya Pria itu enggan menjatuhkan talaknya. Kevin seakan berjalan dia antara hamparan pecahan kaca, yang dimana Kevin sama sama terluka jika berhenti maupun melanjutkan kisahnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon indahnya halu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Curiga

 Kevin menatap wajah Novia yang masih terlelap di ranjang miliknya, Ari asistennya mengatakan jika Novia tadi sempat terbangun dan menanyakan keberadaannya.

"Novia, maafkan aku yang sempat meragukan dirimu." Kevin mengusap surai rambut Novia menyingkirkan beberapa anak rambut yang menghalangi jarak pandangnya.

Tak bisa Kevin bayangkan seandainya kala itu ia menuruti egonya dan menjatuhkan Novia talak, akan ia pastikan jika hidupnya berada dalam kehancuran. Rupanya Tuhan masih berbaik hati terhadapnya dengan cara menegurnya melalui upaya bunuh diri Novia, beruntung hal itu tak sempat menghilangkan nyawa wanita hamil itu.

Kevin membawa telapak tangan istrinya ke wajah serta rahang tegasnya ia usapkan secara perlahasn telapak tangan yang berjasa dalam ekonomi keluarganya, kerahang tegas miliknya.

"Aku mencintaimu Novia." bisiknya berulang ulang.

Kevin harus bisa menyembunyikan Novia dari Kendrick, jangan sampai adik kembarnya mengetahui jika Novia tengah mengandung benihnya, sungguh Kevin tak siap jika seandainya takdir memisahkannya dengan Novia, satu satunya alasan yang akan Kevin terima dari perpisahan mereka adalah kematian.

"Kau sudah pulang?" Novia bertanya dengan mata menyipit, suaranya terdengar serak khas bangun tidur, matanya melirik sebentar kearah jam dinding, rupanya sore.

"Aku lapar, belum makan." Adu Novia, wanita itu meresak kearah pelukan suaminya, membuat Kevin gemis dan mengecup keningnya.

"Tuhan tolong biarkan dirinya untuk tetap menjadi milikku." lirih Kevin dalam hatinya.

 "Kau bahagia saat bersamaku?"

Apa apaan pria ini? Bertanya hal demikian padanya, jika ia tak bahagia tak mungkin ia bertahan sampai sejauh ini dengan Kevin.

"Vin, andai aku bisa berpaling darimu sudah sedari dulu aku melakukannya. Kau terlalu serakah Vin, kau membelenggu seluruhnya hingga aku tak bisa sedikitpun melerik kearah pria lain selain dirimu. Bahkan di saat kau menyakitiku aku lebih memilih untuk mati dari pada berpikir untuk mencari penggantimu. Aku mencintaimu."

Novia meraba wajah Kevin dengan hati hati, jemari lentik itu menyentuh Kevin dengan segenap rasa.

Kevin memejamkan kedua kelopak matanya, nenikmati sensasi yang menenangkan jiwanya.

"Terima kasih, sudah bersedia menerimaku dan bertahan denganku sampai sejauh ini. Terima kasih karna tidak mencari yang lain dariku." Kevin membingkai wajah cantik istrinya, menciumnya dengan penuh damba.

"Aku akan menganggap anak ini sebagai anakku juga. Tapi aku tetap ingin egois, setelah kelahiran anak ini kau tetap harus memberikan aku seorang bayi." Kevin tak ingin mengalah untuk yang satu ini.

"Ya Kevin, kau tak perlu mengalah, wajar kau menginginkan seorang bayi. Jangan mengalah dan jangan memaafkan kau berhak untuk marah, dan jika kau beruntung sebelum kematian kau akan menyaksikan aku dan pria itu terhukum oleh semesta."

Novia tak lagi memohon agar Kevin, memaafkannya justru Novia menyuruh Kevin agar tetap marah.

Kevin tercenung, bagai mana bisa ia mengharapkan semesta menghukum keluarganya sendiri? kedua pelaku merupakan bagian dari keluarganya.

"Tidak Novia, aku tak menginginkan karma apapun untukmu dan pria itu. Aku tak apa semua ini terjadi kepadaku, aku menerimanya" mungkin ini juga dari bagian karma dari ibuku, rintih Kevin.

"Terima kasih, kau tak membalas dendam." Novia membenamkan wajahnya di dada bidang Kevin, ia hirup aroma suaminya yang terasa menenangkan.

"Aku lapar, ingin makan ice cream." Novia mendongak dengan bibir mengerucut, seperti minta di cium.

Cup ...

Satu kecupan hangat berlabuh di bibir istrinya, "Boleh tapi kita makan nasi dulu ya. Sekalian kita memeriksakan bayimu kerumah sakit."

Nivia mengangguk, sebelum meninggalkan ruangan Kevin menyisir rambut Novia, "Jangan terlalu banyak pikirkan! rambutmu rontok, mulailah menerima takdhir." Kevin mengelabang rambut Novia dengan rapih, Kevin pastikan hanya Novia saja mendapatkan keistimewaan darinya.

Novia melihat beberapa helai ranbutnya di sisir yang di genggam Kevin,

"Itu tak seberapa Vin, rambutku lebih banyak rontok saat aku masih di negri orang." ujar Novia.

"Pasti karna kau merindukan aku kan." Jevin mengecup pipi Novia yang berisi.

"Hemm,"

"Nov, kau tau ayah Hasan, ternyata bukan ayah kandungku. Ia merupakan ayah sambung dariku." Kevin mengatakan kebenaran tetang ayah Hasan, tapi tentang kebenaran Kendrik ia tetap akan menutupnya dengan rapat setidaknya, sampai Levin memastikan jika cinta Novia masih ia menangkan sampai anaknya lahir nanti.

"Realy?"

Novia membalik tubuhnya menjadi menghadap Kevin, ia nyaris tak percaya, mengingat ayah Hasan terlihat sangat tulus menyayangi suaminya.

"Hmm, ibuku menikah dengan ayah Hasan saat usiaku hampir tiga tahun, meski begitu ayah Hasan menjadi ayah yang baik untukku. Aku juga ingin menjadi ayah yang baik untuk anakmu, apa lagi anak itu akan lahir dalam pernihakan kita yang dudah berjalan lebih dari tujuh tahun, aku betsedia anak itu memanggilku ayah." Kevin tersenyum tapi wajahnya masih berpaling, Novia sangat mengerti jika Kevin tak mudah menerima semua hal yang di paksa semesta terhadapnya.

Kevin juga tak menceritakan masa lalu ibunya, sebagai anak ia harus bisa menutupi aib orang tuanya, sekalipun dari menantu ibunya sendiri.

Kevin membawa Novia kepusat perbelanjaan, Novia benar benar membeli segala sesuatu yang ia inginkan tapi dalam bentuk makanan, ya satu satunya godaan terbesar untuk Novia adalah makanan enak, Novia bisa mengabaikan tas juga sepatu brended tapi tidak jika menyangkut makanan.

.

Rifan pulang dengan membawa kekasih barunya kerumah, ia keheranan saat mendapati Kevin dengan penampilan kakaknya.

Rifan tak tau jika yang tenga duduk menyoroti kearahnya adalah Kendrick, adik kembar dari kakaknya.

Begitu juga dengan gadis itu, gadis yang di bawa Rifan pucat pasi, saat melihat Kendrik kerada di sana gadis bernama Lily itu mengenal Kendrick, pria yang kerap kali mendatangi klub malam tempatnya berjualan, tentu saja mengobral harga diri dengan sejumlah uang. Lily bahkan pernah semalam tidur dengan pria bertato itu.

"Kak, Kevin mengapa menatap kekasihku seperti itu?" Rifan tak terima jika kakaknya menatap Lily drngan pandangan yang sulit di artikan.

"Aku adukan pada Kak Novia tau rasa kau!"

"Novia?" ulang Kendrick.

"Novia Maharani." gunamnya lirih.

"Tentu saja Novia Maharani, memangnya kau memiliki berapa banyak Novia di hidupmu." dengkus Rifan.

"Jauhi adikku! Jika tak ingin aibmu kusebarkan pada setiap orang wahai jaa laang!" Kendrick berujar sebelum berlalu.

Seburuk buruknya ia, Kendrick tetap tak ingin adiknya mendapatkan wanita yang salah, meskipun Rifan adalah adik seibunya, tapi tetap saja pada darahnya dan darah Rifan mengalir darah yang sama.

"Apa makdud kakak?" Rifan tak terima saat kakaknya mengancam sang kekasih yang baru beberapa minggu lalu menerima cintanya.

"Tanyakan langsung pada kekasihmu!"

Kendrick tau jika Rifan menganggapnya sebagai Kevin, tapi ia tak memiliki waktu lebih untuk menjelaskan, Kendrik semakin curiga, jika foto wanita di ponsel Kevin adalah Novia Maharani, wanita yang Kevin cari keberadaannya hingga hari ini, karna mendadak profil wanita itu tak bisa terditeksi orang orangnya.

"Aku harus bertanya kepada ibu, tentang siapa istri Kevin sebenarnya." tekadnya dalam hati.

1
kalea rizuky
kok gak lanjut sih
Mari Anah
ky y kevin sama mr.ken kembar nih🤔
Yunita Sri wahyuni
mengandung bawang terus....air mata kapan kau jd pelangi 🌈😭
Herman Nursetiadi
kpn ini lanjutanx....jgn menggantung lama nunggux
Eva Karmita
otor mana kelanjutannya up dong udah lama ini 🙏😩
Sarifah azzamalfatih
Thor lanjut donk ceritanya bagus jd penasaran nc...
Pingkan Tumbuan
Up Up Doong 🙏
💜🌷halunya jimin n suga🌷💜
otor yg cantik baik hati n tidak sombong... up ya jangan menambah daftar karyamu bnyk yg lom kelar.... emak doain biar sehat.... semangat otor
💜🌷halunya jimin n suga🌷💜
ini blm lanjut lagi apa
💜🌷halunya jimin n suga🌷💜
thor kowe team sopo sih kevin atau kendrik....
💜🌷halunya jimin n suga🌷💜
thor boleh ngak emak pingin masuk.... pingin emak ketok maryati pake palu.. ngk ada sadar sadarya.... dah bikin ulah.. karma blm dateng ye... cepet kasih strook kek apa gereget emak
💜🌷halunya jimin n suga🌷💜
adeh mak saat maling teriak maling pingin gw ketok palalo mak mak.....
💜🌷halunya jimin n suga🌷💜
walah karma turun tak salah alamat toh mbokkkk....
Sarifah azzamalfatih
lanjut Thor jgn lama²
💜🌷halunya jimin n suga🌷💜
tuh benet jngn jngn kevin ada kembarany
Irma Windiarti
Luar biasa
OXICKLUG
ayok Thor happy ending dongg
💜🌷halunya jimin n suga🌷💜
ngomng aja blum dah berasumsi seperti itu.......
💜🌷halunya jimin n suga🌷💜
yg belum kelar
#tanda merah dijasad putriku
#salah imam
#gelora wanita perusak akad
#perangkap cinta pertama
#hidden brondong
hayu thor selesaikan satu persatu aku setia menunggu mu
💜💜💜💜💜💜
💜🌷halunya jimin n suga🌷💜
hadir thor... satu persatu dah kelar semua karyamu tak baca...... tolong thor yg blm selesai d rampungi dulu ya..... sayang nitizen dah pada nungguin tuh
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!