Ini kisah tentang dua insan yang awalnya saling membenci. Sebut namanya Rangga(26th) dan Mawar(20th). Rangga yang mengalami kecelakaan lima bulan lalu, mengakibatkan kakinya lumpuh. Keadaannya yang cacat membuat kekasihnya(Rena) meninggalkannya satu bulan pasca kecelakaan. Sehingga membuat Rangga semakin depresi dan putus asa. Yang membuatnya menjadi sosok yang pemarah dan emosional.
Dan hadirlah Mawar, seorang gadis desa yang sedang terlilit hutang pada seorang juragan teh, bekas biaya operasi ayahnya, membuat Mawar terpaksa harus bekerja sebagai Art di rumah Rangga, yang bertugas khusus merawat dan melayani Rangga. Dan dengan sikap Rangga yang emosional, mampukah Mawar bertahan...
Yuk ikuti keseruan kisahnya...
Selamat membaca...🙏🙏
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ida Kitty, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
PART 31
Tidak terasa, sampai sore kedua kakak beradik itu ngobrol di dalam kamar. Seperti orang yang sudah lama tidak bertemu, banyak hal yang mereka bahas. Sampai-sampai Rangga lupa kalau ini sudah waktunya dia mandi. Mawar pun menghampiri mereka, untuk mengajak Rangga mandi. Fery menertawakan kakaknya yang seperti anak kecil, yang harus disuruh mandi oleh baby suster.
"Mas Rangga mandi dulu, udah sore nih. Ngobrolnya besok lagi ya," ucap Mawar dari balik pintu kamar Fery.
"Kak Mawar masuk aja, gak dikunci kok pintunya," sahut Fery.
Mawar pun masuk ke dalam kamar Fery. Fery pun langsung mengejek kakaknya.
"Kak Mawar, kalau anaknya susah diatur jewer aja kupingnya,"
"Iya Fery, kamu tenang aja. Pasti aku jewer kok kupingnya.
"Ehm, beraninya keroyokan,"
"Kalau untuk mas Rangga, justru wajib keroyokan tuh, ya kan Fery?"
"Bener banget tuh kak Mawar,"
Rangga hanya bisa pasrah dengan ejekan Mawar dan Fery. Mawar pun membawa Rangga keluar dari kamar Fery, sementara Fery pun juga pergi mandi. Sambil mendorong kursi roda Rangga, Mawar memperhatikan raut wajah Rangga yang terlihat sangat bahagia. Semua itu pasti karena hubungannya dengan adiknya kembali membaik. Mawar pun ikut bahagia melihat Rangga bahagia.
Sesampainya di kamar Rangga, Mawar langsung membawa Rangga ke kamar mandi. Sementara Rangga mandi, seperti biasa, Mawar menyiapkan pakaian Rangga. Setelah menunggu beberapa menit, akhirnya Rangga pun selesai mandi, Mawar langsung membantunya keluar dari kamar mandi dan karena tinggal ganti pakaian saja, Mawar pun izin keluar. Namun Rangga belum mengizinkan Mawar keluar, dia menarik tangan Mawar, sehingga lagi-lagi mawar berada tepat dihadapannya. Dengan keadaan Rangga yang belum memakai baju yang hanya melilit tubuhnya dengan handuk, Mawar berpikir kalau dia juga akan disuruh memakaikan pakaian untuk Rangga yang jelas membuatnya menggerutu tak henti-henti.
"Ini maksudnya apa mas, mas Rangga jangan sembarangan ya. Mentang-mentang aku berhutang Budi sama mas Rangga, terus mas Rangga mau seenaknya sama Mawar. Mawar sudah mencoba merawat mas Rangga dengan baik ya, semua aturan Bu Wiryo juga sudah saya laksanakan tanpa ada satu pun yang terlewat, tapi sekarang mas juga menyuruhku mengganti pakaiannya mas Rangga, jangan sembarangan ya mas, itu namanya pelecehan seksual, dan aku bisa menuntut mu lho mas. Kalau mas Rangga macam-macam mendingan saya berhenti ker...," belum selesai Mawar bicara, Rangga mencium bibir Mawar, sehingga Mawar tidak bisa berkata-kata lagi. Rangga bisa merasakan bibir Mawar yang pasif, karena mungkin baru ini Mawar merasakan dicium oleh seorang laki-laki.
Namun meskipun bibirnya pasif, namun Mawar tidak menolaknya Dia memejamkan matanya dan merasakan kelembutan sentuhan bibir Rangga yang perlahan namun pasti, membuatnya terlena dan hampir saja dia merintih. Namun seketika dia tersadar, lalu kembali membuka matanya.
"Sudah cukup mas," ucap Mawar lirih.
"Maafkan aku,"jawab Rangga yang juga dengan suara lirih.
Terlihat raut wajah keduanya yang memerah, karena sama-sama menahan rasa malu.
Rangga pun mulai angkat bicara, untuk menghilangkan suasana tegang diantara mereka.
"Aku hanya tidak tahan mendengar ocehan mu itu, aku tidak ada cara lain lagi untuk membuatmu berhenti mengomel. Siapa juga yang akan menyuruhmu mengganti pakaianku, aku hanya ingin mengucapkan terimakasih padamu, karena kamu yang telah menciptakan keharmonisan dalam keluargaku. Karena kamu sudah mengajariku bagaimana menjadi seorang kakak yang baik, yang bisa membahagiakan seorang adik. Ternyata dengan keadaanku yang seperti ini, aku masih bisa membahagiakan orang-orang yang aku sayang. Terimakasih, ini semua berkat dukungan darimu,"
"Iya, sama-sama mas,"
"Maafkan aku sudah mencium mu,"
"Iya, tapi lain kali jangan diulangi ya, aku tidak akan memaafkan mu lagi," jawab Mawar sambil cemberut.
"Iya, lain kali aku akan izin dulu kalau akan mencium mu," goda Rangga.
"Kalau kamu izin, sudahlah pasti aku tidak akan mengizinkanmu mas, yang kamu lakukan barusan tuh, namanya curang,"
"Tapi kamu suka kan aku cium?" goda Rangga.
"ish...males banget," jawab Mawar sambil mengusap-usap bibirnya dengan tangannya, yang membuat Rangga tersenyum sambil geleng-geleng kepala.
Mawar yang merasa malu pun, langsung keluar dari kamar Rangga, sambil menahan nafasnya yang tak beraturan dan jantungnya pun yang berdetak kencang, semua itu karena memang ini yang pertama kali dalam hidupnya.
wah si Rena ini bener-baner minta di cekik Kaya nya 😡😡😡😡
untung ada yang liat mawar di bawa ke gudang dan kasih tau Marsel , kalo kaga aduh lagatau dah nasib mawar gye mna 😭😭😭😭😭😭😭
bener tuh feryy kata mawar , manja nya lebih baik sama cewe kamu ajah Fery 😁😁😁😁
Marcel kamu sama aku ajah , aku siapa gantiin mawar di hati kamu 😂😂😂😂😂😂😂🤭
hoalah Rena.. nasi pecel aja masih enak lohh kokya mau bundir benar2 sempit pikiran kamu Rena. untungnya ada Marsel.. selain jadi penyelamat juga jadi belahan jiwamu sekarang.
selamat juga buat Rangga Mawar.. 👏👏👏👏
SEMANGAT Thor 🤗
SEMANGAT Thor 🤗
SEMANGAT Thor 🤗
SEMANGAT Thor 🤗
boleh takut tapi jngan berlebihan Rangga tidak bagus juga , percaya lah Kalo mawar tidak seperti mantan mu itu 😁😁😁😁😁😁
SEMANGAT Thor 🤗