NovelToon NovelToon
Derita Ayu Ratapan Anak Tiri

Derita Ayu Ratapan Anak Tiri

Status: sedang berlangsung
Genre:Duda / Keluarga
Popularitas:78k
Nilai: 5
Nama Author: RN

Kebahagiaan Ayu dan Queen terenggut saat nyawa sang mama meregang nyawa di meja operasi karena melahirkan adik mereka.

Derita Ayu dan Queen di mulai saat ayah mereka Aditya menikah dengan Lisa dan tak lama dijebloskan ke penjara karena fitnah yang dilakukan oleh Rudi mantan pacar Lisa Ibu sambung mereka.

Sikap Lisa yang manis sebagai ibu sambung berubah menjadi iblis yang menakutkan buat Ayu dan Queen karena hasutan Rudi hingga membuat nyawa Queen melayang karena kekejamannya.

Kematian Queen dan siksaan yang dilakukan Lisa dan Rudi merubah sifat Ayu 180 derajat menjadi seorang pendendam, dan introver kepercayaannya terhadap orang lain luntur. Tidak ada lagi kasih sayang dalam kamus Ayu. Puncak dari semua ke kebiadaban Lisa dan Rudi adalah saat Ayu hampir di perkosa Rudi dan kepergok Lisa.

Rudi berdalih dia rayu oleh Ayu, seketika hal ini membuat Lisa kalap dan hampir membunuh Ayu.

Ayu berusaha kabur dan bertemu seseorang yang akan merubahnya untuk balas dendam

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon RN, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Nekat Bertemu

Bergulirnya siang dan malam seperti roda kehidupan yang tak bisa berhenti terus berputar, seperti halnya garis nasib anak manusia dalam menjalani kehidupan yang tak pernah di duga.

Hampir sebulan sejak pertemuan Diandra dengan Andra lewat skenario nasib buruk hidup Ayu membuat dua insan berlawan jenis dengan garis nasib yang berbeda makin dekat.

Diandra Saraswati gadis 23 tahun yang berprofesi sebagai waiters salah satu kafe terkenal di kota metropolitan lahir dari keluarga broken home dan memiliki masa lalu yang sangat kelam. Sejak orang tuanya berpisah tanpa surat cerai hidup Diandra terombang-ambing tidak jelas.

Sewaktu TK Diandra tinggal bersama neneknya yang sangat papa membuat Diandra kecil menjadi gadis dengan pertumbuhan gizi buruk, hidupnya kian memprihatinkan sejak sang nenek meninggal dan dia terpaksa ikut dengan ibu kandungnya yang berprofesi sebagai seorang penjaja ****.

Memiliki ayah tiri seorang pemabuk dan penjudi membuat hidup Diandra benar-benar berada dalam neraka di mana hampir setiap hari sang ayah tiri selalu menyiksa tanpa henti karena pengaruh alkohol hingga puncaknya saat Diandra di perkosa oleh Ayah tirinya.

Tidak sampai disitu saja, Diandra yang beranjak remaja sewaktu kelas 2 SMP dijual oleh ayah tirinya lewat prostitusi online. Dalam penderitaan itu sang Ibu hanya bisa bersikap diam karena berada dalam tekanan. Sampai suatu hari dengan bekal perhiasan sang ibu yang dicurinya Diandra kabur pergi ke kota metropolitan untuk mengadu nasibnya dan lepas dari kebiadaban Ayah tirinya.

Berbeda dengan Syaiendra atau Andra yang lahir dari keluarga berkecukupan dan memiliki status ekonomi kalangan kelas atas membuat dirinya tidak pernah merasa kekurangan dalam hal materi.

Pria dewasa yang tampan dan mapan berprofesi seorang dokter spesialis bedah di sebuah rumah sakit terkenal di mana 30% saham adalah milik keluarga Mangkubumi yang tak lain adalah ayah kandungnya.

Lahir dari keluarga keturunan ningrat membuat Andra menjadi sosok yang sangat sulit mencari pendamping karena setiap kali dekat dengan wanita selalu dibenturkan dengan keningratan nya. Bukan cinta yang sulit didapat dari beberapa wanita yang sesuai keinginannya tapi restu keluarga lah yang sulit diraih.

***

"Kenapa nggak diangkat? Apa dia sibuk?" gumam Andra sambil mengernyitkan dahi saat nomor yang dia hubungin tak ada jawaban.

"Coba gue telepon lagi." gumamnya dengan rasa penasaran.

Andra kembali menekan nomor kontak Diandra dengan kening berkerut tampak sekali kecemasan di wajah itu.

"Hoaaamm, ngapain sih pagi-pagi udah ganggu gue sama telepon."

Suara Diandra terdengar malas bercampur kesal karena tidur paginya terusik oleh telepon Andra.

Andra mengulum senyum, seketika wajahnya berubah menjadi lega karena mendengar suara Diandra yang membalas teleponnya.

"Putri tidur..., ayam sudah berkokok dari 6 jam yang lalu kamu bilang ini masih pagi?" ucap Andra di seberang telepon meledek Diandra.

"Bomat! Nggak peduli Gue. Pokoknya jangan ganggu Gue! Aw-"

"Aku ketemu Ayu," potong Andra.

Bagai di siram air satu ember rasa kantuk yang dirasakan Diandra langsung hilang begitu mendengar nama Ayu disebut oleh Andra. Diandra menyibakkan selimutnya lalu mengambil posisi duduk serius sambil menyisir rambutnya dengan tangan.

"Di mana lu ketemu dia cepat kasih tahu Gue!" tanya Diandra dengan intonasi menekan.

"Di sekitar rumahnya. Tapi dia langsung lari menghindar setelah menggigit lenganku," jawab Andra.

"Cepat katakan daerah mana kalian bertemu?" tanya Diandra tak sabar.

Diandra langsung beranjak dari ranjangnya dan bergegas berjalan menuju kamar mandi sambil menelepon Andra.

"Jalan Margonda daerah Simpang 7," jawab Andra memberi informasi.

"Serlok dan kirim sekarang di mana lu bertemu sama Ayu. 10 menit lagi Gue sampai." ucap Diandra langsung menutup teleponnya dan melemparkan benda pipih itu di atas kasurnya.

Dengan bermodal Sherlock dari Andra tak sampai setengah jam Diandra sudah sampai di tempat di mana Andra dan Ayu bertemu. Selesai membayar ongkos ojol Diandra berjalan dengan tergesa memasuki sebuah minimarket yang menyediakan cafe mini untuk para pengunjungnya.

"Dee!" panggil Andra sambil melambaikan tangan ke arah Diandra.

Diandra langsung bergegas menghampiri Andra.

"Di mana rumahnya?" tanya Diandra terlihat tegang dan tak sabar.

"Duduklah dulu, kamu mau pesan apa?" ajak Andra sambil menarik kursi yang ada di depannya untuk mempersilahkan Diandra.

"Gue ke sini bukan untuk makan atau minum. Gue pengen ketemu anak itu." Jawab Diandra tanpa basa-basi.

Melihat gelagat Diandra, Andra langsung menggamit lengan Diandra dan mengajaknya keluar dari cafe mini market meninggalkan segelas kopi yang masih mengepul dan belum sempat di seruputnya.

Mereka berdua mengendarai mobil Andra menuju tempat di mana terakhir kali Andra melihat Ayu berlari belok memasuki jalan menuju kompleks.

"Ayu masuk gang itu sebelum menghilang saat aku mengejarnya tadi," ucap Andra sambil menunjuk gang dengan jalan yang lumayan rame.

"Gur turun di sini saja. Gue akan coba cari Ayu, gue rasa di sini dia tinggal." ucap Diandra sambil membuka pintu mobil.

Andra mencekal lengan Diandra menahannya.

"Jangan sendirian lebih baik sama aku." cegah Andra.

"Jangan! Lu seorang dokter. Kalau Lu ikut campur urusan pasien, izin Lu bakal dicabut, so lebih baik Gue tangani ini semua sendiri karena ini urusan gue." tolak Diandra sambil mengingatkan risiko yang akan dihadapi Andra.

Andra melepaskan tangannya dari lengan Diandra, dengan berat hati dia membiarkan gadis yang mulai mengisi pikirannya akhir-akhir ini pergi berlalu menjauh dari mobilnya sementara Dia hanya bisa menunggu di ujung gang.

Dengan bermodalkan foto Ayu di hp-nya Diandra mulai mencari keberadaan rumah Ayu dengan bertanya kepada beberapa warga di sekitar lingkungan itu. Tidak sulit buat Diandra untuk menemukan rumah Ayu.

"Akhirnya ketemu juga, tapi kok jantung gue deg-degan ya." gumam Diandra senang bercampur cemas.

Diandra menarik nafas panjang setelah menghembuskannya dia memencet bel pintu pagar rumah Aditya.

Ting tong Ting tong.

Satu menit menunggu setelah bel berbunyi tidak ada tanda-tanda orang berjalan menuju pintu pagar dari balik pintu pagar yang tertutup rapat dengan fiber warna hitam.

Ting tong Ting tong

"Iya sebentar!" Sayup-sayup dari balik pagar Diandra mendengar suara yang begitu familiar di telinganya yaitu suara Ayu.

Jantung Diandra makin berdetak kencang, kegugupan mulai melanda dirinya, ini jelas terlihat dari bulir keringat yang muncul di anak rambut kening dan pelipisnya.

SRETTT

Begitu pintu terbuka sedikit dua pasang mata saling bertatapan dengan sorot keterkejutan bercampur haru.

"A-Ayu," suara Diandra lirih terdengar serak.

Ayu hanya dia menatap dengan sorot mata senang bercampur takut lalu tangannya buru-buru kembali menarik pintu gerbang pagar untuk menutupnya.

"Ayu! Jangan di tutup Kaka kangen Ayu!" seru Diandra sambil tangannya memegang pagar teralis untuk menahannya agar tidak tertutup.

Dengan kekuatannya yang tak seberapa Ayu kita berusaha untuk menarik pintu pagar itu, dan kini keduanya saling menarik juga menahan.

"Siapa yang datang Yu!" teriak Lisa dari pintu rumah sambil berjalan mendekat ke arah pagar.

Ayu menoleh ke belakang dan langsung melepaskan tangannya dari pintu pagar dan berlari menjauh berdiri di belakang Lisa sambil menunduk dalam penuh ketakutan.

"Mau apa kamu? Minta kompensasi karena sudah menolong putri saya?" tanya Lisa dengan sinis nya sambil menatap tajam ke arah Diandra.

Dianda menyibakkan rambutnya yang panjang tergerai, wajahnya yang cantik dengan penampilan casual terkesan tomboy menatap tenang dan menantang balik ke arah Lisa.

"Saya tidak semiskin itu untuk datang ke sini demi uang karena saya datang ke sini ingin memastikan kondisi Ayu, apakah dia sudah baik-baik saja atau malah dia lebih buruk." saut Diandra tak kalah sinis nya.

"Dia ada di rumahnya tak mungkin dia tidak baik-baik saja, jadi lebih baik anda cepat pergi dari rumah saya!" usir Lisa sambil mengulurkan telunjuknya ke arah Diandra.

Diandra cuek saja, dia berjalan mendekati Ayu, tapi Ayu berusaha untuk menghindarnya. Diandra menggamit lengan Ayu lengan anda menahannya agar berada dekat dengan dia.

"Ayu, Kaka kangen. Boleh Kaka peluk Ayu," pinta Diandra dengan mata berkaca-kaca dan bibir bergetar.

Ayu diam seribu basa dan terus menunduk sambil tangannya berusaha melepaskan tangan Diandra.

Plok plok plok plok

Suara tepuk tangan Lisa terdengar seperti ejekan melihat pemandangan di depannya.

"Aku rasa dramanya cukup. Sekarang silakan kamu pergi karena sudah jelas, Ayu tidak ingin kamu sentuh. Jadi silakan pergi sebelum aku panggil security komplek ini untuk menyeret mu keluar dari rumahku!" Kembali Lisa dengan congkaknya mengusir Diandra keluar dari rumahnya.

"Ayu bilang kakak kalau kamu baik-baik saja." suara serak Diandra memohon.

Ayu tetap diam dan semakin berusaha kuat untuk melepaskan cekalan tangan Diandra. lalu Lisa dengan kasar menarik lengan Diandra dari lengan Ayu hingga terlepas.

"Ayu! Masuk ke dalam!" Perintah Lisa sambil mendelik ke arah Ayu.

"Dan kamu pergi sekarang dari rumahku sebelum aku menelepon polisi dan menjebloskan mu ke dalam penjara!" ancam Lisa melotot tajam ke arah Diandra.

1
Umroh Tuljanah
lanjut donkk
kumbang jantan
kira-kira apa yang akan dilakukan oleh ayu??
☬ 𝐙𝐈𝐄 ☬: apa hayooooh 🤪
total 1 replies
Wiwit
malah sibuk balas dendam bukannya cari ayahnya
kumbang jantan
semoga yang pergi tenang dialam sana dan kita yang ditinggalkan di bumi bisa bertahan
kumbang jantan
penari Pendet?
Marswita Yelti Syahnur
Jd kapan kelanjutannya bs dibaca, sdg serunya cerita 🙏🙏
RN: udah mulai up kaka semoga sampai tamat
total 2 replies
Mυɳҽҽყ
mudah mudahan Ayu cuma pingsan biasanya
duh ngeriiiii, pembully an, kekerasan, obrolan serampangan
Mυɳҽҽყ
siapa black rose..
masih ada typo
Mυɳҽҽყ
gadis cupu itu ayu kah??
duhh anak sekarang ngerii pintar tapi gak ada norma dan atittude jadi nya gitu bisanya mbully omongan nya ngabsen Kebon binatang
Mυɳҽҽყ
semoga Adit segera bertemu Ayu
dan Lisa... tunggu karmanya
kumbang jantan
semoga ayu baik baik saja
¢ᖱ'D⃤ ̐𝖆𝖓𝖎𝖊ՇɧeeՐՏ🍻
harusnya diselidiki dulu
¢ᖱ'D⃤ ̐𝖆𝖓𝖎𝖊ՇɧeeՐՏ🍻
semoga baik terus kedepannya gak cuma diawal aja
RN: hooh ka
total 1 replies
¢ᖱ'D⃤ ̐𝖆𝖓𝖎𝖊ՇɧeeՐՏ🍻
nikah janda duda ya ceritanya
🏡s⃝ᴿ 🇩ᵉʷᶦbunga🌀🖌
paling takut novel seperti ini🙄, gak enak jadi anak tiri, tersisihkan
༄༅⃟𝐐Nadhifa 💕👋🔰π¹¹™❣️
masih abu abu thor siapa mereka berdua kalo dr andra bukan nya dr yg rawat ayu ya
🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦 𝕸𝖔𝖒𝖘Ꭿ⒋ⷨ͢⚤
semangat UP nya bungsu sayang,,, sukses dan jangan lupa jaga kesehatan sayang..
🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦 𝕸𝖔𝖒𝖘Ꭿ⒋ⷨ͢⚤
aku penasaran dgn sosok black rose dan Raini siapa mereka???apakah black rose adalah sosok ayu🤔
🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦 𝕸𝖔𝖒𝖘Ꭿ⒋ⷨ͢⚤
betul banget... orang berduit bisa membeli hukum,, yang benar jadi salah dan yang salah jadi benar.
kumbang jantan
"uang bisa membeli segalanya"
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!