novel ini menceritakan siswa malang yang harus hidup sendiri Karena sejak kecil sudah di tinggal oleh kedua orang tuanya,
akankah dia bisa merubah takdir nya dan bisa bangkit membalas apa yang di deritanya,
silahkan baca kisahnya di sini........
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fatiih Romana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Balapan 2
Balapan masih berlanjut anatara Rein dan raja yang kini nampak Rein masih memimpin jalannya balapan tersebut Tapi ...
Whussss....kini mobil Raja kembali melewati mobilnya ,
Dan Rein hanya tersenyum melihat ini, Karena dia tau sebentar lagi akan ada tikungan yang lumayan tajam, maka dia memilih untuk memperlambat mobilnya, bukan Karena takut, tapi dia tidak ingin Rina mengalami trauma dengan kejadian ini jika Rein melakukan manufer ekstrem disini
Segera Rein mengambil posisi dalam di tikungan tersebut yang memaksa raja harus membiarkan Rein lewat , jika tidak, mobilnya akan menabrak
Dan vroooommm....
Mobil Rein sukses meninggalkan mobil raja di tikungan tersebut,
Kini raja mengejar dari belakang dengan emsoi , dia menginjak gas dengan sangat dalam memaksa mobilnya untuk mengejar mobil milik Rein
Yang saat ini sudah bisa dia susul dan posisi mobil mereka sekarang tengah sejajar di track lurus, yang merupakan jalan panjang yang akan menentukan siapa pemenang dari balapan ini,
Tentunya kalian bisa menebak siapa pemenang nya kan, dengan mobil sport nya ditambah kemampuan mengemudi super nya , mustahil bagi Rein kalah di track lurus ini
Kini Raja bertekat akan mencegah Rein memenangkan balapan ini bagaimana pun caranya,
Kini mobil raja perlahan mendekat untuk menyenggol mobil Rein agar mobil Rein tergelincir dari jalur,.
Tapi apakah Rein akan membiarkan itu terjadi, tentu saja tidak,
Rein Yang melihat gerak gerik aneh dari mobil raja , langsung menancap gas mobilnya dan langsung meninggalkan mobil tersebut dengan mudah,
"Sayang ayo pulang, sudah sangat malam "ucap Rein sambil memacu mobilnya dengan kencang ke arah garis finis
Tapi tidak ada jawaban dari Rina , yang masih bengong dengan kejadian ini,
"Sayang" ucap Rein sekali lagi
"Ah maaf sayang ,tadi aku hanya takut melihat kecepatan mobil ini"ucap Tuan dengan sedikit pucat di wajahnya
"Baiklah kita sampai sayang"ucap Rein yang kini tengah di sambut dengan sorak Sorai oleh beberapa penggemar wanita disana menyambut mobil sport Rein
Tak lama setelah itu muncul mobil milik raja di belakang mobil Rein
Kemudian Rein keluar dari mobilnya untuk meminta mobil mobil mereka,
Tak lama raja juga keluar dari mobilnya dengan marah, kesal , sedih semua bercampur menjadi satu saat ini
"Bagiamana, apakah aku bisa membawa mobil kalian semua"tanya Rein membuka percakapan
Sementara raja hanya mengertaakkan giginya , karena baru kali ini dia mengalami penghina an seperti ini, tapi dia harus menepati janjinya, jika Tidka dia tidak akan memiliki wajah pada wanita wanita yang ada di sana
Dengan berat hati raja di ikuti teman temannya meletakkan kunci dan surat surat mobil tersebut di kap mobil milik raja,
teman raja yang merupakan pemilik mobil mobil tersebut sangat marah dengan kekalahan ini mereka tangah mempersiapkan rencana untuk membalas penghinaan ini pada Rein , karena sebagai gang elit seperti mereka yang tidak pernah kalah saat balapan , hari ini harga diri mereka telah jatuh akibat kekalahan memalukan ini, ditambah dengan fakta mereka semua harus rela kehilangan mobil sport nya
Tak jauh jauh dari sana kini muncul rombongan mobil BMW, yang merupakan pasukan bayangan yang di pimpin oleh langit , dia datang atas permintaan Rina tadi
kemudian dari mobil itu muncul 20 orang , dimana setiap mobil berisikan 2 orang, yang akan nantinya 10 orang tersebut yang akan membawa mobil yang di menangkan oleh Rein
"Tuan muda, apakah ad tugas untuk kami?"tanya Langit di ikuti 10 orang orang di belakang nya yang merupakan pasukan bayangan
'Tuan muda, kata ini menjadi Sambaran petir bagi mereka semua yang ad disana, apalagi untuk raja dan temannya yang berniat untuk membalas dendam atas kejadian ini, tapi setelah melihat banyaknya orang yang datang ketempat ini dan lebih menkutkan nya lagi mereka memanggil Rein dengan sebutan Tuan muda, dimana ini membuat mental mereka ciut , ditambah. Dengan penampilan pasukan bayangan yang dingin dan menkutkan
"Kalian bawa 10 mobil sport tersebut, dan tempatkan di markas terlebih dahulu, karena aku akan pulang ke villa Bersama Rina"ucap Rein pada langit
"Siap tuan muda"
Setelah itu mereka mulai membawa mobil itu satu persatu meninggalkan tempat itu,
Stelah itu tatapan Rein beralih ke raja dan gank nya, dan mengarahkan sedikit aura intimidasi pada mereka
"Kalian jangan melakukan balapan lagi di tempat ini, jika aku masih melihat kalian melakukan hal yang sama, aku akan membunuh kalian di tempat"ucap Rein dengan aura intimidasi yang merembes dari tubuhnya
Lalu masuk ke mobilnya meninggal kan mereka yang masih gemetar ketakutan akibat aura intimidasi yang menerpa mereka barusan
"Apa apa an itu tadi, kanapa tubuhku menjadi gemetar hanya dengan tatapan matanya saja"ucap raja bertanya pada temannya
"Tubuh kita juga sama, kita bagaikan menatap sosok malaikat maut saat melihat sosok pemuda tersebut"ucap mereka yang masih bergidik
"Bagiamana ini, apakah kita akan bals dendam.?"ucap salah satu dari mereka
"Bodoh, apakah kalian ingin mati, jika ia silahkan balas , aku Tidak mau ikut campur,"ucap raja yang masih Taruma dengan kejadian tadi
Sementara di dalam mobil yang di kendarai Rein dengan Rina,
"Bagiamana kamu bisa mengendalikan mobil ini dengan baik.?"ucap Rina yang kini sudah mulai tenang
"Bukankah aku sudah bilang , jika suamimu ini bukan manusia biasa"ucap Rein sambil mencubit pipi Rina
"Jangan cubit pipiku sakit, dan siapa j juga yang kau sebut istrimu"ucap Rina ambil mengerucutkan bibirnya yang malah terlihat sangat imut di mata Rein
"Oh jadi kamu tidak mau jadi istriku, malang sekali nasibku , sudahlah mungkin memang aku harus jomblo seumur hidup"ucap Rein pura pura sedih
'cup'
Kini bibir mungil itu tengah menempel di pipi kiri Rein,
"Aku bercanda ok, aku akan selalu bersama mu"ucap rina sambil tersenyum malu malu
"Hahahaha baikah , aku hanya bercanda kok, tapi terimakasih ciumannya"ucap Rein
"Huh, aku Tidak mau bicara dengan mu lagi"ucap Rina memalingkan wajahnya dengan cemberut, Karena tadi di kerjai sama Rein
Rein yang melihat Rina ngambek, langsung menepikan mobilnya di pinggir jalan
Dan memalingkan wajah cantik yang tengah manyun itu kemudian,
Cup...
Rein mengecup kening Rina, dan mengusap kepala nya dengan lembut,
"Maafin aku oke"ucap Rein
Yang tidak di jawab oleh Rina , tapi hanya menunduk karena malu ,
Lalu Rein kembali mengemudikan mobilnya untuk pulang ke villanya,
[Ding ]
Misi selesai
Memenangkan balapan dan buat mereka kapok untuk balapan liar
[Hadiah
Gedung Garuda yang berada di tengah tengah ibukota yang miliki 111 lantai]
[Surat Surat kepemilikan sudah ada di inventory]