NovelToon NovelToon
Ruang Kekayaan Milik Saga

Ruang Kekayaan Milik Saga

Status: tamat
Genre:System / Fantasi Urban-Mendadak kaya / Sistem / Tamat
Popularitas:1.2M
Nilai: 4.8
Nama Author: [ Fx ] Ryz

Sinopsis:

Saga Indraguna, seorang anak yang dibuang oleh salah satu orangtua nya di panti asuhan. Maka dari itu, Saga hidup dan besar di panti asuhan. Diumurkan yang ke 19 tahun, Saga memutuskan untuk hidup sendiri dan pergi merantau ke kota metropolitan.

Setibanya di kota itu, Saga ditempatkan di rumah yang terkenal angker menurut para tetangga. Hingga suatu malam, Saga mendengar suara aneh dan saat mencari sumber suara itu ternyata berasal dari sebuah ruangan rahasia yang bernama Chamber.

Di ruangan itu, suara wanita di ruangan mengatakan bahwa Saga seorang pewaris dari ruangan itu dan diharuskan bekerja dengan pembayaran honorer satu poin seharga satu gram emas.

Saga pun mendapatkan informasi tentang kedua orangtuanya yang ternyata seorang yang kaya raya lalu, Saga mewarisi segala harta dari kedua orangtua kandung nya tersebut.

Sejak saat itulah, Saga menjalani kehidupan yang penuh dengan petualang dan melalui penghasilan itu juga Saga dapat banyak membantu sesama yang mengalami kesulitan ekonomi. Selain itu, Saga mencari kebenaran tentang kedua orang tuanya.

Ini adalah kisah Saga Indraguna bersama dengan ruang kekayaannya.


# This is ...

Multiple Gendre.
Multiple Stories.
Multiple Love.
Multiple Characters.
... In one Novel.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon [ Fx ] Ryz, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 31. Pemilik Apartement sengketa

Chapter 31. Pemilik Apartement sengketa.

Saat ini Saga dan Rizal pergi ke suatu tempat namun, Rizal ditelepon oleh seseorang dan dia pun menerimanya dengan mengunakan earphone bluetooth nya.

"Halo, ada apa?" sapa Rizal.

Sesaat kemudian, Rizal terkejut. "Apa? Oke, Saya akan kesana."

Saga pun penasaran dengan informasi di telepon itu.

"Riz, ada apa?" tanya Saga.

"Maaf, Ga. Sepertinya kita harus ke rumah pemilik apartemen. Dia didatangi oleh utusan dari Mirage Group," ucap Rizal.

"Apa? Ayo! kita bergegas!" seru Saga.

Rizal pun mempercepat laju mobilnya menuju rumah pemilik apartemen.

Beberapa menit kemudian, Rizal dan Saga pun tiba yang dimana rumah pemilik apartemen sudah diparkiri oleh mobil Van hitam juga beberapa orang yang berwajah sangar. Mereka adalah para preman dari Mirage Group.

Melihat itu, Rizal memakirkan mobil nya sedikit jauh.

"Aga, sepertinya kita tidak bisa masuk," ucap Rizal.

Saga tersenyum dan melihat Rizal, "Entahlah, kita belum mencobanya," jawab Saga.

Saga dan Rizal pun saling bertukar senyum lalu, mereka saling mengadukan kepalan tangan sebagai tanda persahabatan mereka.

Tidak selang lama, Saga dan Rizal pun keluar dari mobil dan melakukan peregangan tangan.

"Let's Party!" seru Rizal.

Saga pun tersenyum lebar.

Sedangkan, kepala preman bersama dengan beberapa anak buahnya sedang menyandra Gunawan yang duduk berlutut ditanah dalam kondisi memar dan berdarah.

Gunawan sendiri merupakan pemilik apartemen yang sedang Rizal perebutkan. Dia bersih kukuh untuk tetap tidak menjualnya kepada siapapun.

Istri dan putrinya pun berada disamping sedang berlutut paksa oleh anak buah preman.

"Oi, Nyet!" kepala preman menjambak Gunawan dan memaksanya untuk melihat nya, "Cepat, tanda tangan atau gua habisin istri dan anak Lu, Ngerti Loe!" ancam kepala preman.

Gunawan tidak bisa berkata apapun, dia hanya melihat anak dan istrinya yang sedang di sandera. Maka dia mau tidak mau mengambil pulpen dan menandatangani dokumen.

Sesaat kemudian, Gunawan dan kepala preman mendengar suara gemuruh perkelahian di luar rumah.

Hal itu membuat jengkel kepala preman dan melihat ke luar, "Siapa bjingan yang membuat kerusuhan?" ucap kesal kepala preman.

Lalu, Kepala preman pun menyuruh beberapa anak buahnya yang didalam untuk keluar dan memeriksa keadaan. Namun, sebelum sampai keluar. Para preman sudah langsung dilumpuhkan tepat didepan mata kepala preman dan dia pun melihat Saga dan Rizal yang melumpuhkan anak buahnya.

Kepala preman pun beranjak dari sofa dan menunjukkan jari kearah kearah Saga dan Rizal.

"Siapa kalian bedebah?" umpat kesal kepala preman.

Mendengar itu, Rizal memasukan kedua tangannya disaku dan menjawab dengan tatapan remeh, "Aku Rizal Candrawinata, Salam kenal," ucap Rizal.

"Ohh, jadi lu ya bjigan Tal yang mengganggu bos! ucap kesal kepala preman.

"Tidak tahu, aku hanya ingin apartemen milik pak Gunawan tidak, itu milik ayah ku, Cahya Candrawinata," ucap pamer Rizal.

Saga yang mendengar itu, dia hanya tersenyum lebar.

"Banyak Bcot, Lu! Mati, Lu!" kepala preman memberikan isyarat untuk menyerang Saga dan Rizal.

Para preman yang didalam pun tidak ragu untuk menurutinya dan perkelahian didalam rumah terjadi dan mereka pun saling jual beli pukulan serta tendangan.

Namun, Rizal dan Saga berhasil menumbangkan para preman satu demi satu.

Ada satu preman yang terlihat kuat, dia selalu memutarkan pisau dengan senyuman lebar seperti orang gila.

Disaat semua preman yang didalam tumbang. Pria pemegang pisau datang dan Saga maju selangkah untuk melawan pria pisau tersebut.

"Gue cincang, Lu. Njing!" umpat pria pisau.

Saga tersenyum kecil, "Coba saja!"

Setelah mendengar jawaban dari Saga, pria itu melesat serangan pisaunya. Pergerakan pisau dari pria itu sangat cepat, dia terlihat profesional meski begitu, Saga mampu mengimbanginya.

Saga terus menghindar dan mencari kesempatan hingga Saga melihat celah pertahanan yang terbuka. Saga pun langsung menangkap tangan yang memegang pisau lalu, Saga dengan sikunya mematangkan persendian lengan pria berpisau hingga dia pun kesakitan dan melepaskan pisau yang dipegangnya dan tanpa membuang waktu Saga melesatkan pukulan keras tepat di jantungnya hingga pria itu terjatuh dan muntah darah.

Kepala preman yang melihat pertarungan Saga menjadi ketakutan. Bagaimana tidak? pria pisau itu merupakan preman terkuat di kelompoknya.

Sedangkan, Rizal tersenyum senang melihat kemampuan perkelahi yang dimiliki oleh Saga.

"Siapa kalian sebenarnya?" ucap kepala preman yang terbata-bata.

"Katakan kepada, Tuan mu. Saya Rizal Candrawinata pasti memedangkan hak milik gedung. Camkan itu!" ancam Rizal.

"Dan, sekarang pergi dari sini!" ucap Saga.

Kepala Preman yang ketakutan, dia pun memerintahkan anak buahnya untuk mundur sedangkan untuk anak buahnya yang pingsan. Rekan premannya pun membopong nya.

Dan, para preman itu pun pergi meninggalkan rumah Gunawan. Melihat preman sudah pergi, Rizal membebaskan ikatan tangan Gunawan, istri dan putrinya. Lalu, mereka pun saling berpelukan.

Saga dan Rizal pun saling bertukar senyum melihat momen mengharukan tersebut. Tidak selang lama, mereka melepaskan pelukannya dan Gunawan melihat Saga dan Rizal.

"Terimakasih pengacara Rizal, anda tepat waktu dan," Gunawan melihat kearah Saga, " Kenapa Masnya."

"Sama-sama, apa kalian baik-baik saja?" ucap Saga.

"Iya," jawab Gunawan.

Putri dan istri Gunawan pun menganggukan kepalanya.

Beberapa saat kemudian, Gunawan mengambil nafas panjang dan membuat keputusan. Lalu, dia berdiri dari berlutut nya dan menghadap Saga dan Rizal.

"Pengacara Rizal, aku telah memutuskan untuk menjual apartemen itu kepada Anda!" ucap Gunawan seraya memberikan tangan kepada Rizal.

"Terima kasih, Pak Gunawan. Itu keputusan yang tepat dan secara kebetulan pembeli dari apartemen itu bukanlah Saya melainkan," Rizal melihat ke Saga. "Tuan Saga, dia Boss dan Sahabatku," ucap Rizal.

Gunawan yang keluarganya sedikit terkejut. Dia pun membuka matanya melihat Saga dan tangannya pun dialihkan kepada Saga.

"Tuan Saga, maafkan saya tidak mengetahui identitas anda dan terimakasih atas semuanya," ucap Gunawan sambil memberikan tangan kearah Saga.

Saga pun menyambutnya dengan senyuman dan menerima tangan tersebut.

"Tidak ada yang salah, aku memang menyembunyikan identitas ku juga terimakasih dan maaf juga karena membuat keluargamu terlibat dalam permasalahan ini," ucap Saga.

Saga dan Gunawan pun saling bertukar senyum.

Pada hari itu juga, Saga dan Gunawan melakukan transaksi dengan harga yang di sepakati yaitu 2,5 Trilliun Rupiah disertai kuasa hukum Rizal Candrawinata.

Proses jual beli pun selesai dan Saga berhasil memiliki apartemen yang sedang diperebutkan oleh Rizal dan Mirage Group.

Selain itu Saga juga mendapatkan cashback 1,25 Trilliun Rupiah yang langsung di transfer kan ke Rekening World Bank nya.

1
Agung Tri
Biasa
koen
5000 usd cuma 30jt ?
artinya kurs dolar cuma 6000 dong thor..
nih cerita jaman sebelum ORBA kah
hehehee
Safira Zaki
masih nyimak
Jeme Sham
Luar biasa
Nf@. Conan 😎
👍👍✌
Nf@. Conan 😎
Angela nie nma si nenek thor apa pndatang bru
Nf@. Conan 😎
laaah kok saya
🤨🤨🤨
Nf@. Conan 😎
lepas landas thor bkannya lepas lantas
Nf@. Conan 😎
kebajuga apaan thor 🙄🙄🤔🤔🤔
Nf@. Conan 😎
kok ibu nya Tanya sih thor
Nf@. Conan 😎
prbedaan nya jauh betul
Nf@. Conan 😎
g pikir Cahaya nih ibu nya ehh nggak thu nya ayahnya
Nf@. Conan 😎
Ehh.....
kok Rizal
Nf@. Conan 😎
oleh thor bkannya boleh
Nf@. Conan 😎
🤔🤔🤔
Nf@. Conan 😎
mnyimak, msih bnyak typo thor
Nf@. Conan 😎
mmpir thor, smoga crita nya bgus sdikit typo nggak d gntung crita nya trus smpai tmat😁😁😁
☯️꧁༒⫷Loͥngͣ ͫTian ⫸༒꧂☯️
sudah saya duga 😄😄😄
AXYs
Napa punya banyak uang lalu berubah jadi sesat gini. Tolongin aja Senja tanpa embel2 ati minta upah agar Senja mw *ngejual* diri gutu juga😡
AXYs
Itu Rizal napa jafi seperti itu siy.. mentang2 dah punya banyak uang 😡
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!