NovelToon NovelToon
VRMMO: Unlimited Upgrade

VRMMO: Unlimited Upgrade

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Action / Fantasi / TimeTravel / Game
Popularitas:372.5k
Nilai: 4.9
Nama Author: Tunery

Setelah game bergabung dengan dunia nyata puluhan tahun kemudian, Randika terlahir kembali setelah dibunuh oleh seorang dewa karena bakatnya yang mengerikan.

Setelah terlahir Kembali sehari sebelum Game “Other World” diluncurkan, Randika yang memiliki ingatan tentang game tersebut mulai memanfaatkannya semaksimal mungkin.

Tapi kemudian tiba-tiba mucullah Jari Emas Randika yang disebut Unlimited Upgrade, karena hal itu Randika memulai petualangannya yang melebihi para pemain dan memimpin ke puncak dunia.

[Ding, System Unlimited Upgrade sedang mengikat…]

[1%]

[20%]



[100%]

[Ding, Selamat kepada host telah mengikat System Unlimited Upgrade]

[Ding, Selamat telah meningkatkan bakat Host ketingkat Tidak Diketahui]

[Ding, Selamat Host telah meningkatkan Fire Ball menjadi Fire Ball+10]

[Ding, Selamat Host telah meningkatkan Pekerjaan Tersembunyi ketingkat Mitos]

Dengan hal tersebut Randika menjadi pemimpin umat Manusia dalam melawan para Dewa

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tunery, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Beres-Beres Rumah

31. Beres-Beres Rumah

Randika yang mendengar perkataan Naura tadi juga teringat bahwa masih ada barang-barang yang belum di ambil di Rumah sebelumnya, jadi hanya menyetujuinya saja.

Dengan begitu mereka ber empat segera memasuki garasi dan terlihat 2 Mobil yang diberikan Bersama Villa ini saat di beli.

Randika yang melihat mobil tersebut, segera mengambil Mobil SUV nya, karena tempat untuk duduk lebih luas daripada Mobil Sport Bugatinya yang hanya memiliki 2 kursi saja.

Segera Randika membuka pintu Mobil SUV tersebut dan mengajak Naura dan Sahabatnya Naura untuk segera masuk mobil, sebelumnya Randika juga sudah mempunyai SIM Mobil, jadi Randika tidak perlu takut kena tilang oleh polisi.

Setelah mereka semua masuk kedalam mobil, Randika segera mulai menjalankan mobil tersebut keluar dari gerbang Villa.

Saat keluar dari gerbang Villa, para penjaga yang berada di depan gerbang melihat Mobil SUV berwarna hitam keluar dari gerbang, kemudian penjaga tersebut tahu bahwa mobil ini merupakan pemilik Villa ini, jadi mereka segera memberikan jalan kepada Randika.

Randika dan Naura yang berada di kursi depan melihat penjaga tersebut yang memberikan jalan tapi mereka segera mengabaikannya dan terus menuju lokasi apartemen Vania dan Anin terlebih dahulu sebelum menuju rumahnya sendiri.

Apartemen Vania dan Anin sendiri lumayan dekat dari lokasi Villa ini, jadi dalam waktu 10 Menit perjalanan, mereka sampai di depan Apartemen Vania dan Anin.

Kemudian Vania dan Anin yang sudah sampai di tujuan segera keluar dari mobil.

“Terimakasih telah mengantarkan kami Randika” kata Anin

“Tidak perlu berterimakasih kepada kakakku, dia pasti tidak keberatan” kata Naura sambil tersenyum, tapi Randika yang melihat senyum Naura tahu bahwa itu adalah senyum ancaman, jadi Randika hanya mengangguk saja menuruti keinginan adikknya.

“Kalau begitu nanti kami akan menjemputmu lagi disini” kata Randika

“Ya, kalau begitu maaf merepotkanmu” kata Anin

Dengan begitu Randika dan Naura segera menjalankan mobilnya kembali menuju Rumahnya yang dulu, dan setelah 20 Menit perjalanan, akhirnya Randika dan Naura sampai di dalam rumah.

“Ahh… aku sangat merindukan rumah ini” kata Naura memikirkan kenangan selama di rumah ini Bersama kakaknya

“Kalau begitu mari kita kesini kapan-kapan jika kamu mau, dan kakak akan menyuruh seorang pembersih untuk membersihkan rumah ini setiap beberapa kali” kata Randika sambil tersenyum dan mengelus kepala Naura

“Ya, lebih baik seperti itu saja, aku juga tidak ingin rumah ini dijual kepada orang lain” kata Naura sambil memeluk Randika

“Ya ya, aku tidak akan menjualnya kok, tenang saja, kalau begitu mari kita ambil barang-barang yang ada di dalam Rumah dan simpan dalam Ransel” balas Randika tersenyum bahagia dengan tingkak Naura.

“Ehh… aku baru ingat bahwa ada Ransel yang bisa digunakan, jadi tidak perlu repot lagi dah hehe, sangat nyaman memiliki Fungsi Ransel untuk menyimpan barang-barang” kata Naura kemudian langsung menuju kamarnya segera.

“Ya, tidak perlu terburu-buru, kita masih punya banyak waktu” kata Randika sambil menggelengkan kepalanya

“Yaaa!!!” Teriak Naura dari kamar

Kemudian Randika juga segera mengambil barang-barang yang ada dalam kamar tidur, kamar mandi dan daput kemudian semuanya dimasukkan kedalam Ranselnya.

Proses beres-beres rumah tersebut memakan waktu 20 Menit, yang bahkan mereka membersihkan seluruh Rumah sambil bersantai sebentar.

Setelah selesai beres-beres, Randika dan Naura segera kembali ke ruang keluarga dan melihat seluruh rumah yang tadinya banyak barang di seluruh sudut Rumah tetapi sekarang terasa sangat kosong.

Melihat hal tersebut, Randika juga merasa sedikit enggan saat pergi dari rumah ini, karena Rumah ini sendiri tempatnya kenangan bahagia Bersama Naura, jadi Randika sedikit enggan saat meninggalkan Rumah ini.

Tapi Randika segera membuang pemikiran tersebut, karena sekarang dia juga bisa membuat kenangan baru di Villa barunya Bersama Naura.

Randika yang memikirkan hal tersebut segera tersenyum senang, sedangkan Naura yang melihat kakaknya tersenyum sendiri merasa sangat aneh jadi Naura segera berbicara kepada kakaknya.

“Ada apa kak, senyum-senyum sendiri seperti itu?” kata Naura dengan heran

“Hanya memikirkan kenangan yang ada dirumah ini bersamamu, tapi sekarang kita harus pergi dari rumah ini dan tinggal di rumah baru” kata Randika sambil mengelus kepala Naura

“Yah, aku juga sangat senang tinggal Bersama kakak, karena hal tersebut sangat membuat ku sangat bahagia” kata Naura sambil tersenyum lebar

“Kalau begitu mari kita kembali ke Villa lagi” kata Randika sambil tersenyum balik melihat wajah Naura yang tersenyum lebar

“Yaa” balas Naura

Dengan begitu Randika dan Naura segera keluar dari rumah tersebut dan menuju mobil SUV nya lalu mulai menuju apartemen Vania dan Anin.

Sesampainya mereka di depan Apartemen, Randika dan Naura melihat Vania dan Anin sedang menunggu dengan barang-barang yang lumayan sedikit.

“Apakah kami membuatmu menunggu lama?” kata Naura kepada Vania dan Anin

“Tidak apa-apa, kami juga bisa beristirahat sebentar tadi karena sangat melelahkan untuk memindahkan semua barangku ini” kata Vania dengan wajah yang terlihat kecapean

“Kalau begitu biarkan aku dan kakakku membantu mu untuk mengangkat barang-barangmu ke bagian belakang mobil” kata Naura

“Tidak usah repot-repot, kami masih bisa menaruhnya sendiri Naura” kata Vania sambil berpura-pura menunjukkan otot tangannya padahal tidak ada bentuk otot sedikitpun di bagian lengannya.

“Santai saja, aku dan kakakku sangat kuat kok, lagian ini juga bisa mempersingkat waktu” kata Naura

“Yah, apa yang dikatakan Naura benar, dengan begini kita bisa segera kembali ke Villa” kata Randika dan kemudian menuju ke barang-barang Vania dan Anin, kemudian membawanya ke belakang mobil.

Setelah memasukkan semua barang kebelakang mobil, Randika segera memasuki mobil Bersama Naura, Vania dan Anin.

Kemudian mereka segera kembali menuju Villa, dan dalam perjalanan, Vania dan Anin segera berterimakasih kepada Randika dan Naura.

“Terimakasih telah membantu kami” ucap Vania dan Anin secara bersamaan

Naura yang mendengarkan perkataan sahabatnya segera membalas.

“Tenang saja, tapi sepertinya kamu terlihat sangat kaku saat ada aku dan kakakku” kata Naura sambil menggoda sahabatnya

“Ti-ti-tidak, hanya saja kami tidak tahu harus bersikap bagaimana, karena kamu mendadak sangat kaya” kata Vania segera saat mendengar perkataan Naura sambil mengalihkan percakapan.

“Oh itu karena aku dan kakakku berhasil dalam bisnis kami, oleh karena itu aku dan kakakku bisa membeli villa ini” kata Naura setengah berbohong kepada sahabatnya

“Eh? Kalau begitu bisnis apa yang kamu lakukan?” kata Vania kemudian bertanya dengan heran kepada Naura

“Itu adalah rahasia aku dan kakakku, hehe” balas Naura sambil bersikap misterius

“Hm, baiklah aku tidak akan memaksamu untuk menjawabnya” kata Vania agak kecewa tapi juga ikut senang karena sahabatnya akhirnya sukses.

Dengan begitu mereka berempat akhirnya sampai di depan gerbang Villa dan kemudian masuk kedalam menuju garasi Villa yang ada di bawah tanah.

 

 

 

 

1
Reza Aditiya
ini knpa jadi banyak cerita yg gini dehh ngabisin bab aja,padahal di awal bab seru ko jadi gini jadi kecewa gw
Reza Aditiya
kaya nya seru nih gw baca di awal udah seru gini, apalagi gw suka sama MC yg over power lanjut Thor sampe tamat
its.nia
thor baru baca tapi sumpah kayaknya seru
Night
n
Khairil Riansah
👣
El Akhdan
lanjut thor
Khairil Aril
👣
𝓐. 𝓗.𝓸
Lanjut
@lex
bagus
Rasaky Boma
sama aja ngecheat
Muhammad Mk
thor gw mau kasi saran nih bisa gk kalo kepribadian mc didepan org lain dingin bet tapi didepan adiknya agak luluh soalnya powernya+++ kalo sifatnya gitu pasti😋🗿
Muhammad Mk
nice
Muhammad Mk
semangat thor gw harap kawan nya si naura gk dpt sistem kek adik si mc😒
Night: setuju
total 2 replies
Muhammad Mk
pasti typo🗿
Muhammad Mk
thor kalo si maple dpt connect sistem kek si adik mc gw malas support fakkk
Muhammad Mk
gw liat mc kongsi fitur sistem jadi kecewa tapi gw harap adiknya gk dimanfaatin atau menghianati si mc
Raikun Filian
peganguran dengan gaya
Rizky Winner
lanjut🤩🤩🤩🤩
Ari Suyt
oke
narto
kenapa gak pernah update lagi thor 😇
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!