Serenity Martinez adalah seorang gadis cantik yatim piatu yang menjalani kerasnya kehidupan sejak kecil. Berasal dari keluarga miskin, berantakan dan berakhir tragis. Sempurna sekali kan. Mendiang ayahnya meninggal tertabrak truk ketika mencoba merampok truk tersebut. Sedangkan ibunya bunuh diri karena lelah dengan kehidupannya yang miskin dan menderita.
Ada sesuatu yang unik dari Seren yaitu dia memiliki mata heterochromia. Itu artinya dia memiliki 2 warna mata yang berbeda, tetapi dia memilih menutup kelebihannya itu dengan menggunakan softlens agar tidak mencolok.
Regan Riley Robert, seorang pria tampan dengan kehidupan yang sempurna tanpa cela. Dilahirkan di keluarga kaya raya dan bahagia. Menjalankan bisnis warisan sang ayah dan merupakan putra tunggal. Dan dikelilingi oleh wanita wanita cantik yang ingin menjadi pendampingnya.
Mereka dipertemukan oleh takdir dan dipisahkan pula oleh takdir..bagaimana kisah mereka? yuk Ikuti kisah mereka ya...
Semua novel otor minim konflik seperti biasanya...jangan suruh otor untuk bikin konflik berat ya..semua tergantung otor mau dibuat apa cerita dan endingnya..skip aja kalau ga suka ya gaees...
ig author @zarin.violetta
(sedang proses revisi puebi dll)
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon zarin.violetta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
#31
Seren tak henti hentinya menangis. Dia tidak akan bisa tenang sebelum dia tahu keadaan Agatha.
Dokter belum keluar dari ruang operasi. Agatha secepatnya di operasi karena ukuran pisau yang panjang membuat beberapa organnya rusak terkena pisau.
Regan tiba di rumah sakit dan melihat Robert merangkul Seren.
"Seren..kau tidak apa apa kan?", Regan memeluk Seren.
Tangis Seren semakin menjadi ketika Regan memeluknya.
"Ini semua salahku Regan..salahku...bagaimana jika terjadi sesuatu pada mommy?aku tidak akan bisa memaafkan diriku sendiri", Seren terisak tak henti hentinya.
"Tidak ada yang akan terjadi pada mommy..mommy akan baik baik saja oke?!", Regan mengusap punggung Seren lembut.
Regan diberi info bahwa yang menyerang sang mommy adalah Dorothy. Regan memastikan Dorothy tidak akan bisa lepas darinya.
Dokter akhirnya keluar dari ruang operasi.
"Kami sudah melakukan yang terbaik..kita berdoa saja agar nyonya Agatha bisa sadar..saat ini dia dalam keadaan koma", kata dokter.
Seren tampak lunglai dengan apa yang dikatakan dokter. Regan menyangganya dan menguatkannya.
Robert tampak lebih kuat menerima ini. Belahan jiwanya tergolek lemah dengan semua alat yang ada ditubuhnya.
Mereka bertiga menunggu di luar ruang icu dimana Agatha dirawat.
Tak ada pembicaraan sama sekali. Seren terdiam membisu. Begitu juga dengan Regan.
"Nak..kau pulanglah dulu, Seren pastis sangat lelah..biar Daddy yang berjaga disini", kata Robert.
"Tidak Daddy..aku akan disini menunggu mommy", jawab Seren.
"Sayang..yang dikatakan daddy itu benar..lihatlah kau sangat pucat..jika kau sakit, kau tidak akan bisa menjaga mommy", kata Regan lembut.
Seren pun mengangguk dan Regan membawa Seren pulang ke penthouse.
Seren tertidur di ranjang tanpa mengganti bajunya yang penuh bekas darah Agatha. Dia terlalu lelah. Lelah batin dan fisik.
Regan melihat Seren yang terpuruk dan kemudian membuka baju Seren dengan perlahan karena tidak ingin mengganggu tidur Seren.
Lalu Regan menghubungi anak buahnya. Dia ingin Dorothy dibebaskan dari penjara. Dia ingin membuat perhitungan sendiri pada Dorothy.
Regan tak bisa tidur karena pikirannya penuh dengan sang mommy yang kini sedang koma.
Keesokan paginya Seren terbangun dengan rasa pusing dikepalanya. Dia memaksakan dirinya bangun lalu mandi karena ingin pergi ke rumah sakit melihat Agatha.
Seren tak melihat Regan dimanapun. Dan Seren pun pergi ke rumah sakit sendiri menggunakan taxi.
Setibanya di rumah sakit, dia melihat banyak orang berkumpul didepan ruangan Agatha di rawat dengan menggunakan pakaian hitam.
Seren mulai berlari dan melihat apa yang sebenarnya terjadi.
Dia melihat tubuh Agatha telah tertutup kain putih diseluruh tubuhnya termasuk wajahnya.
'Tidak...tidak mungkin...jangan mempermainkan aku Tuhan..nooo...aku baru saja menikmati kebahagiaanku', batin Seren terpukul.
Regan tampak berada di samping Agatha bersama Robert. Regan meninggalkan Seren di rumah sendiri tanpa mengajaknya kemari dan membuat Seren semakin sedih.
Regan melihat kedatangan Seren dan menghampirinya.
Dia memeluk Seren dan mengusap usap punggungnya. Tanpa berkata apapun.
Seren seolah mati rasa. Dia tidak bisa menangis karena benar shock dan semakin menyalahkan dirinya.
Regan merangkulnya dan membawanya duduk bersamanya disamping Agatha yang sudah tidak bernyawa.
Seren terdiam membisu. Hatinya sangat sakit. Agatha adalah orang yang mengenalkannya pada kasih sayang seorang ibu yang tidak pernah dia dapatkan sebelumnya.
Akhirnya proses pemakaman pun selesai.
sumpah ceritanya bagus banget, smua judul udah aku baca berulang2.
& ini paling penting GK ada PelakorNya.
suka karena part-nya juga GX terlalu bnyak GX bertelele 🤗👍👍👍