NovelToon NovelToon
Penguasa Kultivasi Kota ( Kembalinya Sang Tuan Muda Naga )

Penguasa Kultivasi Kota ( Kembalinya Sang Tuan Muda Naga )

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Penyelamat / Balas Dendam
Popularitas:1.3k
Nilai: 5
Nama Author: Deddy kris

Tiga tahun lalu, Reno Wijaya dijebak dan difitnah oleh keluarga angkatnya sendiri demi menyelamatkan putra kandung mereka. Dipaksa melarikan diri dalam keadaan terluka, Reno terpaksa menyembunyikan identitas aslinya dan menjadi menantu numpang yang dihina di keluarga Pramudya. Di mata ibu mertua dan orang-orang kota, ia hanyalah pria miskin tak berguna yang hanya bisa mencuci piring dan menerima makian.

Namun, tidak ada satu orang pun yang tahu bahwa penyamaran miskin itu adalah cara Reno menguji hatinya sekaligus memulihkan teknik kultivasi kuno "Sutra Naga Kuno" demi menyelesaikan ujian kesembilan dari organisasinya.

Puncaknya terjadi ketika keluarga mertuanya yang matrealistis memaksa Alya untuk menceraikan Reno demi menikahkan wanita itu dengan seorang tuan muda kaya yang sombong, Brandon Pratama. Di hari yang sama ketika surat cerai dilemparkan ke wajahnya, masa pengasingan Reno resmi berakhir! Kelompok elit terkaya dan terkuat di dunia—Grup Naga Hitam—berlutut menyambut kembali

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Deddy kris, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 10: SATU JARI MENGHANCURKAN GUNUNG

"Praktisi kultivasi sejati?" tanya Reno sambil mengumbar tersenyum tipis.

Zhao Tian melipat kedua tangannya di dada, membusungkan badan dengan raut muka makin arogan.

"Master Feng! Tunjukkan sama si udrok ini bedanya kecoa sama naga!" teriak Zhao Tian memberi komando.

Seorang pria paruh baya bertubuh kurus dengan pakaian jubah abu-abu melangkah maju dari belakang Zhao Tian.

Pria itu adalah Master Feng, pengawal tingkat Master Kultivasi yang disewa khusus oleh Klan Zhao.

Aura dingin berselimutkan energi Qi yang mematikan mendadak berembus keras dari tubuhnya.

Gelas-gelas kristal di meja prasmanan retak seketika.

Para tamu elit provinsi melangkah mundur ketakutan, wajah mereka pucat pasi.

"Waduh! Itu kan Master Feng! Ahli pedang tingkat master yang susah ditandingi!" bisik seorang pengusaha kaya gemetaran.

"Habis sudah si pemuda itu... cari gara-gara sama Klan Zhao!" sambung pengusaha lainnya cemas.

Master Feng menarik sebilah pedang tipis dari balik jubahnya.

*Sret...*

Bilah baja itu memancarkan kilatan cahaya kebiruan yang sangat tajam di bawah sorotan lampu aula.

"Anak muda, lu terlalu sombong. Tekuk lutut lu sekarang kalau nggak mau mati konyol!" ancam Master Feng dengan suara serak menakutkan.

Alya mencengkeram lengan baju Reno makin erat, dadanya berdebar kencang.

"Reno... kita mundur aja ya?" bisik Alya penuh ketakutan.

"Tenang aja, Alya. Orang ini cuma lalat di mata gue," sahut Reno sangat santai.

"Bangsat! Lu benar-benar minta mati!" jerit Master Feng murka.

Brakkk!

Lantai marmer di bawah kaki Master Feng hancur berkeping-keping saat dia melompat menerjang.

Tubuhnya melesat maju bagaikan kilat, mengayunkan pedangnya tepat ke arah leher Reno.

Tebasan pedang itu membawa aura pembunuh yang amat pekat, membelah udara dengan suara ciutan nyaring.

*Wusss!*

'Sialan, mending gue tutup mata!' batin Zhao Tian menyeringai puas, membayangkan kepala Reno bakal menggelinding.

Reno tidak bergeser satu milimeter pun dari posisinya.

Dia bahkan tidak berniat mengangkat kedua tangannya untuk memasang posisi bertahan.

Saat ujung pedang tajam itu tinggal satu sentimeter menyentuh kulit lehernya...

Reno hanya mengangkat tangan kanannya dengan santai, mengacungkan satu jari telunjuknya ke depan.

Ting!

Suara dentingan nyaring bergema di seluruh ruangan perjamuan yang mendadak hening.

Ujung pedang bermuatan Qi milik Master Feng berhenti mendadak di udara.

Tepat menempel di ujung jari telunjuk Reno!

Deggg...!

Mata Master Feng terbelalak lebar, urat di dahinya menonjol keluar karena terkejut setengah mati.

"A-Apa?! Cuma... cuma pakai satu jari?!" jerit Master Feng histeris di dalam hatinya.

Dia memegang gagang pedang dengan kedua tangannya, mengerahkan seluruh tenaga dalam Qi tingkat master untuk menekan ke depan.

Tapi pedang itu seperti menabrak dinding baja yang tak terkalahkan.

Tidak bergeser sedikit pun!

"Cuma segini kekuatan tingkat master dari Klan Zhao?" sindir Reno dengan nada sangat mengejek.

Reno menjentikkan jari telunjuknya secara perlahan ke arah bilah pedang tersebut.

*Crakkk!*

Aliran energi Qi spiritual emas murni memancar keluar dari ujung jari Reno seperti tumpahan lahar panas.

Tekanan Qi raksasa menghantam bilah baja itu seketika.

*Pranggg! Pranggg! Pranggg!*

Pedang pusaka milik Master Feng hancur berkeping-keping menjadi puluhan potongan kecil yang jatuh berhamburan ke lantai.

"Arghhh!" Master Feng menjerit keras saat gelombang kejut energi menghantam dadanya.

Brakkk!

Tubuh Master Feng terpental sejauh sepuluh meter, menabrak tiang beton aula hingga retak.

Dia muntah darah segar secara mendadak, terduduk lemas di lantai tanpa daya.

Zhao Tian berdiri membeku di tempatnya, matanya hampir melompat keluar dari kelopaknya.

"M-Master Feng kalah?! Cuma pakai satu jari?!" teriak Zhao Tian panik setengah mati.

Keringat dingin bercucuran deras membasahi seluruh jas mahal merah milik Zhao Tian.

Seluruh tamu undangan perjamuan VIP langsung terdiam seribu bahasa, suasana menjadi sangat mencekam.

Master Feng mengangkat kepalanya yang bersimbah darah, menatap Reno dengan tubuh gemetar hebat.

Dia menyadari hantaman Qi emas tadi bukan sekadar energi dalam biasa.

Itu adalah manifestasi kekuatan tingkat dewa yang hanya ada dalam legenda kuno!

Bruk!

Master Feng merangkak dengan sisa tenaganya, lalu berlutut membenturkan dahinya ke lantai di hadapan Reno.

"I-Ini... Ini adalah Ranah Master Spiritual Agung!" teriak Master Feng dengan suara melengking ketakutan.

"Siapa... Siapa sebenarnya Anda, Tuan?!" ratap Master Feng sampai berdarah-darah di dahi.

Zhao Tian yang mendengar istilah *Master Spiritual Agung* langsung lemas seketika, dadanya terasa sesak seolah dihantam batu raksasa.

Reno menyapu pandangan dinginnya ke arah seluruh hadirin elit provinsi di dalam aula lelang.

Aura penguasa puncak memancar kuat dari tubuhnya, membuat tak satu pun orang berani menatap matanya secara langsung.

"Klan Zhao dari Provinsi?" tanya Reno dengan suara datar bergema bagaikan petir di malam hari.

"Suruh seluruh Tetua Klan Zhao berlutut di depan markas Naga Hitam besok pagi. Kalau tidak..."

Reno menggantung kalimatnya, memberikan senyum dingin yang sangat mengintimidasi.

"Saya bakal ratakan seluruh sekte kultivasi kalian dari muka bumi ini."

1
💫Penjelajah Novel💫
gak nyambung ceritanya dengan bab 3. skip dulu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!