NovelToon NovelToon
Pesugihan Tuyul

Pesugihan Tuyul

Status: sedang berlangsung
Genre:Iblis / Horor / Misteri
Popularitas:47.6k
Nilai: 5
Nama Author: novita jungkook

Rania menatap tubuh Rina yang terlihat begitu kurus kering seolah tidak memiliki daging, padahal bisa dibilang bahwa Rina memiliki porsi makan yang begitu banyak ketika sedang mengisi perut, namun entah ke mana semua makanan yang sudah masuk sehingga dia terlihat begitu kurus dan pucat.

"Kok Mbak punya air susu?" Rania bertanya dengan nada heran.

Namun pertanyaan itu tidak pernah Rina jawab, tentu saja membuat Rania semakin bingung sehingga dia memutuskan untuk mencari tahu Dan setelah sedikit demi sedikit mengetahui maka Rania yang menjadi sangat syok, terlebih lagi dia juga menyadari bahwa Rina sama sekali tidak memiliki bayi namun dia terus memiliki air susu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon novita jungkook, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 04. Ada gosip

"Rina sekarang aku lihat kok tambah kurus aja ya.'' Mbak Arin berkata kepada Ayu.

"Ya Baguslah biar dia tidak terlalu gemuk, yang gemuk saja malah memilih untuk diet.'' Ayo tetap berusaha berkata baik.

''Tapi kurusnya Rina itu sudah tidak biasa lagi karena seperti hanya tinggal tulang saja.'' Mbak Arin berkata dengan serius.

''Mbak udah deh, Kalau mengikuti kata orang maka tidak akan ada habisnya!'' Ayu terlihat tidak suka.

''Aku bukan mau julid soal Rina tapi aku merasa kasihan ketika melihat dia yang terlalu kurus seperti itu.'' Arin Berusaha menjelaskan apa yang ada di dalam pikiran dia.

''Udah enggak apa apa itu, Rina sekarang juga beruang sehingga dia bisa membeli apa saja untuk dimakan.'' Ayu terlihat tidak peduli dan tidak ingin bergosip.

Namun berbeda dengan Arin yang masih saja terus memikirkan tentang masalah itu, sebab menurut dia kurusnya Rina saat ini sangat tidak biasa sehingga orang yang menatap akan merasa iba dan juga kebingungan dengan keadaan Rina sekarang.

Padahal kalau melihat dari segi kecukupan maka itu sudah pasti namun Entah kenapa Rina tetap saja kurus seperti itu, tidak ada wajah ceria atau bahkan terkadang Rina ternyata termenung di belakang rumah seolah ada sesuatu yang sangat berat dia pikirkan dalam hidup ini.

Arin sudah sering melihat tentang hal itu namun baru sekarang dia berani berkata kepada sang adik tentang keadaan Rina, dan ternyata Ayu juga tidak ingin menanggapi karena Ayu berpikir selama ini banyak sekali orang yang terus memperbincangkan masalah Rina, mulai dari kemiskinan dan sekarang malah mengurus tentang badan Rina yang begitu kurus sekali.

Kadang memang mulut para tetangga begitu sulit untuk ditebak ketika mereka sudah mengeluarkan apa yang ada di dalam pikiran, seolah menjadi Rina itu serba salah sekali, mau senang mau kurus semuanya selalu saja menjadi perbintangan oleh semua orang yang ada di desa mereka sekarang, Ayu saja sampai muak jadi apalagi Rina yang menjadi bahan gosip tersebut.

Karena Ayu yang tidak mau diajak bergosip maka Arin segera pergi dari rumah itu untuk mencari teman yang lain, Sebenarnya dia bukan ingin bergosip tapi hanya ingin membahas Kenapa Rina bisa sekurus itu dengan kehidupan yang sudah mapan dan bisa membeli apa saja yang dia mau.

''Itu bukan kurus langsing lagi tapi sudah tinggal tulang belulang saja.'' Arin berkata sendirian.

''Atau bisa jadi dia sedang sakit ya?'' gumam Arin.

''Heh! lagi jalan malah bicara sendirian seperti itu, nanti kesambet setan loh kau.'' Fitri menghampiri Arin yang sedang berjalan sendirian.

''Ya setan nya ini baru saja datang.'' Arin tertawa karena melihat wajah Fitri yang berubah cemberut.

''Mana ada setan cantik dan juga gemoy seperti aku.'' Fitri tertawa kecil.

''Eh kau merasa tidak kalau lewat rumah kosong ini rasanya seperti ada sesuatu yang sedang mengawasi.'' Arin Berkata sambil berjalan agak cepat.

''Aiih semua orang juga merasa begitu kalau lewat rumah ini.'' Fitri melihat sekilas saja pada rumah tersebut.

Warga Desa sudah tahu tentang rumah kosong yang dulu dihuni oleh seorang wanita dengan kekayaan begitu besar, namun dia meninggal dunia dalam keadaan payudara meledak dan selama ini dia juga hidup sendirian sehingga saat meninggal dunia seluruh harta yang dia miliki terlantar begitu saja tanpa ada yang mengurus, termasuk rumah ini.

''Konon katanya kalau lewat malam di situ ada orang yang sedang duduk dan menangis.'' Fitri menambahkan omongan kepada Arin.

''Apa sudah pernah yang melihat?'' tanya Arin.

''Itu Basuki pernah bilang kalau dia pulang malam dan melihat sesuatu yang tidak biasa di teras rumah.'' Fitri juga mendengar cerita tentang itu.

''Iya ya, Basuki kan sering pulang malam dari kerjaan.'' Arin mengangguk paham.

''Dulu katanya wanita itu memelihara tuyul sehingga pas meninggal payudara dia bolong.'' bisik Fitri kembali karena dia memang begitu banyak memiliki gosip.

''Apa kalau orang punya tuyul maka payudaranya akan meledak?'' Arin bertanya dengan wajah kaget.

''Bisa jadi, kan tuyul itu mencari uang lalu dia meminta upah menyusu kepada sang pemilik.'' jelas Fitri kembali.

Arin yang Mendengar hal itu tentu saja menjadi merinding dan memegang kedua payudara dia sendiri, membayangkan hal itu terjadi kepada tubuh manusia saat sedang menyusui iblis maka pasti akan ada rasa nyeri di dalam hati mereka saat itu.

Namun terkadang manusia menahan rasa sakit dan juga ngeri karena ingin mendapatkan uang begitu banyak dalam hidup ini, tekanan hidup yang begitu keras dan juga rumit sehingga membuat siapa saja merasa tidak ada guna hidup di dunia saat tidak memiliki uang.

''Awal mula tumbuh pelaku akan kurus kering seolah tidak memiliki gigi di dalam diri, karena apa yang dia makan telah dihisab oleh tuyul itu.'' Fitri menjelaskan panjang lebar.

''Kurus?!''

''Iya, itu menurut Mbah Kakung sih karena dia juga pasti paham tentang pesugihan tuyul di masa lalu.'' Fitri mengangguk sekilas saja.

''Tapi tidak mungkin juga Rina memiliki pesugihan seperti itu karena dia adalah orang yang rajin sembahyang.'' batin Arin di dalam hati.

''Untuk pesugihan tuyul ini sebenarnya paling gampang karena dia tidak membutuhkan tumbal, Mbah Kakung bilang hanya perlu menyusui saja dan kita akan mendapat banyak harta dari sana.'' Fitri Berkata sambil menatap Arin.

Arin semakin berdegup kencang karena Entah mengapa perasaan ini sangat curiga kepada Rina yang terlihat begitu kurus seolah memiliki penyakit, namun dia tidak berani mengatakan kecurigaan itu kepada Fitri, sebab dia tahu sendiri bahwa mulut teman dia ini sangat tidak bisa dijaga dan nanti justru akan mengatakan kepada semua orang.

Mana mereka juga belum tahu secara pasti tentang keadaan yang telah terjadi pada keluarga Rina, jadi Arin berusaha menepi semua prasangka yang ada di dalam hati ini dan berpikir positif bahwa kemungkinan tubuh Rina itu memang tulang kecil sehingga dia tidak memiliki daging di dalam tubuhnya.

''Aku duluan ya.'' Fitri mampir di warung sembako karena dia memang ingin mencari gula.

''Iya, Aku mau ke toko sayur dulu karena tadi ada yang kurang saat masak.'' Arin tersenyum kaku.

''Dia Kenapa sih kok seperti sedang banyak pikiran begitu?'' Fitri bingung juga dengan sikap Arin.

Hanya karena memikirkan Rina yang sudah sangat kurus maka membuat Arin seolah seperti banyak pikiran, Sebenarnya dia bukan murni mau menjulid tapi karena kasihan juga bila ternyata nanti Rina memang memiliki pesugihan tuyul itu, terlebih sudah ada bukti bahwa orang yang memelihara tuyul akan meninggal dalam keadaan yang sangat mengerikan.

Selamat pagi, jangan lupa like dan komentar kalian semua buat cerita autor Novita Jungkook ya.

1
☠ᵏᵋᶜᶟ Қiᷠnꙷaͣŋͥ⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔✰͜͡v᭄
ya ampun Pur ..bocil kau ajak bicara tentang birahi segala 🤣...semoga aja ya Rania selamat bisa di bantu purnama sampai tuntas
Eli Rahma
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Eli Rahma
hai..itu ketuamu loh..😆😆
neni nuraeni
brrti disini Zidan juga sudah metong ya kak,, dan purnama sudah kmbli pulih sperti sedia kala makanya dia trjun lagi,,,
Raffaza Direzky87
biarkan aja gak usah di bantu
Ass Yfa
setidaknya Rania..nggk dikejar tuyul itu lagi kalo Delisa mau nikah sama Ilham
Ayuk Witanto
ah moga saja purnama mau membantu...
Ayuk Witanto
biarlah si Delisa jadi ibu susunya si tuyul
Ayuk Witanto
lanjut
Ayuk Witanto
Linda itu apa yang tinggal di rumah kosong
Ayuk Witanto
apa itu rina
Ayuk Witanto
Alhamdulillah
Ela Jutek
emang perlu di tabok si Pur sekali kali
Iis Dawina
kan yg di judul sebelumnya Zidan meninggal makan jamur beracun
vania larasati
lanjut kak
ismi
ini gimana rina kok main setuju saja adiknya disusu tuyul,,
Yeyet Rohaeti
siang thor, di sini Zidan udah meninggal ya thor?
Tri Lestari
yang di untungkan si Ilham ini
putri wahyu
siang jg Bess..
Ani_Sudrajat
Kok gak punya lawan thor emang Zidan kemana??
MiilaaManurung: Racun yang tertinggal
total 4 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!