NovelToon NovelToon
Langit Tak Selamanya Mendung, Seraphina

Langit Tak Selamanya Mendung, Seraphina

Status: tamat
Genre:Balas Dendam / Cinta Seiring Waktu / Penyesalan Suami / Tamat
Popularitas:3M
Nilai: 4.9
Nama Author: Itha Sulfiana

Saat Arsenio Malik memilih untuk menikahi kakak kandung Seraphina Allena yang bernama Kalani Gianna, hati Seraphina saat itu benar-benar patah. Dia diberi pengkhianatan ganda dari dua orang yang tak pernah ia sangka akan tega menusuknya dari belakang. Kalani ternyata sudah hamil. Dan, kedua orangtua mereka malah berdiri di sisi Kalani untuk membela kesalahan anak pertama mereka.

Saat Seraphina merasa ditinggal sendirian di dunia ini, datanglah Kaivan Lyonel Marvin yang menjadi obat bagi luka hati Seraphina. Karena kelembutan dan perhatian Kaivan, Seraphina akhirnya memutuskan untuk menerima lamaran dari pria itu.

Namun, empat tahun setelah pernikahan mereka, Seraphina baru tahu jika ternyata Kaivan menikahinya hanya supaya Seraphina tidak mengusik pernikahan Kalani dan Arsenio.

Pria yang sudah menjadi suaminya itu ternyata juga mencintai Kalani. Dia bahkan rela berkorban dengan menikahi Seraphina hanya demi memastikan agar Sera tidak balas dendam kepada Kalani.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Itha Sulfiana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 19

"Sera, kemari!"

Baru sampai di rumah, Seraphina sudah disambut oleh sang Ayah. Wajah pria paruh baya itu terlihat cerah hari ini. Tidak seperti sebelum-sebelumnya yang selalu mendung, seolah akan ada badai jika bersitatap dengan putri bungsunya itu.

"Arsen sudah mengirimkan beberapa foto baju pengantin.Cepat lihat dan pilih salah satu!" titah Romi.

"Sudah ku bilang, aku tidak mau menikah dengannya."

Wajah Romi langsung mengeras. "Jangan macam-macam, Seraphina! Kamu tahu konsekuensinya jika berani menentang Ayah, kan?"

Tangan Seraphina mengepal erat di kedua sisi tubuhnya. Lagi-lagi, sang Ayah mengancam.

Dia pun terpaksa mendekat lalu melihat satu persatu foto yang dikirimkan oleh Arsen. Dia berdecak lalu tersenyum sinis.

"Modelnya tidak ada yang bagus. Kuno semua," komentarnya.

"Apa maksudmu dengan tidak bagus? Semua ini sangat cantik, Sera," timpal sang Ayah.

"Kalau begitu, Ayah saja yang pakai. Aku tidak mau."

Mata Romi reflek membulat. Dia menunjuk wajah Seraphina penuh emosi.

"Ka-kau..."

"Jangan harap aku akan memakai gaun murahan seperti itu! Cih, tidak sudi."

Sampai di kamarnya, Seraphina membaringkan tubuhnya diatas tempat tidur. Tatapannya tertuju pada langit-langit kamar yang berwarna putih. Ia menghela napas berat sambil menggigit bibir bawahnya.

"Haruskah aku menerima tawaran si penipu itu?" gumam Seraphina bimbang.

Jika harus memberontak, mungkin si penipu itu memang bisa menjadi partner yang cocok.

"Bagaimana kalau aku membayarnya saja?" gumam Seraphina.

Dia membuka aplikasi M-banking di ponselnya. Perempuan itu tersenyum kecil saat melihat saldo di rekeningnya.

"Lumayan. Setelah dipotong dengan bayaran si penipu itu, setidaknya masih cukup untuk bertahan hidup selama beberapa tahun ke depan."

*****

"Semua ini gara-gara kau!"

Noah memukul tengkuk Marco dengan kesal begitu mereka memasuki lift.

"Kau yang salah. Bukan aku," timpal Marco membela diri.

"Kau lihat judul berita yang terbit hari ini? Pewaris SB Group, berkencan dan bermesraan secara terang-terangan dengan pacar sesama jenis di sebuah kafe." Noah mendengkus kasar.

"Apa menurutmu, judul berita itu masuk akal? Dari sudut mananya mereka menilai bahwa kita sedang berkencan dan bermesraan, hah?" lanjutnya menggerutu.

"Kali ini, aku tidak bisa tinggal diam. Segera bereskan para pembuat berita tidak benar itu. Tempuh jalur hukum! Aku tidak terima dianggap penyuka sesama jenis oleh mereka."

"Oke," angguk Marco patuh.

"Kapan kencan buta ku dengan Seraphina dimulai?"

Sekarang nada suara Noah terdengar lebih halus dan lembut dibanding tadi. Emosinya langsung stabil jika membahas soal Seraphina.

"Pukul setengah satu siang."

"Di kafe yang sama?"

"Kali ini, di restoran."

"Oke. Tidak masalah. Aku akan menyiapkan diri untuk berkencan. Minta para direktur tua itu untuk tidak menggangguku hari ini!"

Dia tersenyum penuh percaya diri. "Kali ini, dia tak akan bisa menolak pesonaku, Marco. Percayalah."

Noah sudah memutuskan untuk mengenakan setelan jas termahal yang dia punya hanya demi kencan buta hari ini.

Kejadian seperti kemarin tak boleh terulang kembali. Dia harus bisa menyakinkan Seraphina bahwa dia pantas dipilih sebagai kandidat calon suami sempurna.

Pukul setengah satu siang, Noah sampai di restoran tepat waktu. Seraphina masih belum datang. Jadi, Noah hanya bisa menunggu dengan sabar.

"Jadi, yang datang benar-benar dia?" gumam Seraphina saat melihat Noah dari kejauhan.

Pria itu berkata benar. Lagi-lagi, pria yang Seraphina temui hari ini adalah Noah.

Tapi, ada yang berbeda dari pria itu hari ini. Dengan setelan jas yang dia kenakan sekarang, pria itu tampak jauh lebih dewasa dan berwibawa.

"Ekhem!"

Seraphina berdehem canggung. Noah sedang sibuk bercermin dan merapikan rambutnya.

"Sudah datang?" sapa Noah dengan senyuman manisnya.

Seraphina mengangguk kaku kemudian duduk di kursi yang berseberangan dengan Noah.

"Maaf, aku terlambat. Tadi, ada sedikit masalah di rumah."

"Tidak apa-apa. Aku juga baru datang," sahut Noah berbohong. Padahal, dia sudah menunggu hampir tiga puluh menit.

"Kamu ingin pesan apa?" tanya Noah.

"Apa saja," sahut Seraphina.

Kali ini, dia mencoba menatap Noah dari sisi yang berbeda. Bahkan, jika Noah benar-benar penipu, setidaknya pria itu jauh lebih baik dibanding Arsenio.

"Jadi, bagaimana? Apa kau sudah mempertimbangkan aku?" tanya Noah. "Kau sedang dikejar-kejar waktu, kan? Sulit mencari kandidat lain diwaktu sesingkat ini."

"Kau... kenapa kau ingin menikah denganku?" tanya Seraphina.

"Sudah ku bilang, kalau aku juga membutuhkanmu. Aku juga dipaksa menikah dengan orang yang tidak aku sukai."

Seraphina berhitung cepat dengan situasi. Dia tak akan menyangka jika keputusan besar yang akan dia ambil hari ini, bisa merubah seluruh hidupnya seratus delapan puluh derajat di masa depan.

"Apa aku bisa mempercayai mu?" tanya Seraphina.

"Kau tidak perlu mempercayai ku," jawab Noah. "Kau hanya perlu ingat bahwa langit tak selamanya mendung, Seraphina."

Deg.

Seraphina mencengkram kuat rok tutu yang dia kenakan hari ini. Kalimat itu sangat familiar. Pada wajah yang sebenarnya terasa tidak asing ini, Seraphina perlahan mengingat sesuatu.

Ia ingat tentang seorang pria yang pernah dia temui lima tahun silam di bukit hijau tempat neneknya dikebumikan.

"Kau..." Netra Seraphina sedikit membesar. Tidak mungkin ada kebetulan seperti ini, kan?

"Jadi, apa kau sudah ingat aku?" tanya Noah sambil tersenyum kecil.

1
Annie Soe..
Msh bab2 awal sudah bikin nyeri hati bayangin seraphina,,
Sabar & jadikan ini dasar tuk kamu menjadi wanita yg lbh kuat lagi ya..
echa purin
👍👍
bibuk Hannan & Afnan
ceritanya seru komplit ada sedih bahagia kocak juga hikmah dlm cerita ini ada pelajaran tentang kehidupan juga
bibuk Hannan & Afnan
kok ada nama Liam
bibuk Hannan & Afnan
kemdiaymenyambar = kemudian menyambar
typo nih thor
maya ros
akhirnya Sera ingat😇😇
maya ros
apa Sera ga ingat sama sekali wajahnya Noah?
My Sweetyy
thooor meleyot bangt sieh pengn donk dapetin kaya Noah 🤣🤣
bibuk Hannan & Afnan
sa ae modusmu si bayi T-rex 🤣🤣🤣🤣🤣
bibuk Hannan & Afnan
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
bibuk Hannan & Afnan
ucapannya ckckck🤣🤣🤣🤣
bibuk Hannan & Afnan
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣 iya bener iblis dan setan berteman 👏👏👏
bibuk Hannan & Afnan
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
bibuk Hannan & Afnan
Bang sat! nya mantep benerrr 👍😄😄😄😄
bibuk Hannan & Afnan
memang tdk ada sejarahnya nama durhaka tersemat ke orang tua tp ke anak, dan orang tua yg macam kau tua Bangka Romi itu namanya dzolim, dzolim itu lebih sadis kejam dr durhaka.
bibuk Hannan & Afnan
berpura-pura menyayangi! ampun dah itu hatinya si tua Bangka Romi ck ck ck lucu amat ya ke anak kandung sendiri malah bilangnya berpura-pura menyayangi,
bibuk Hannan & Afnan
membebaskan Seraphina? kalani Thor bukan Seraphina kan yg dipenjara kalani bukan Seraphina
rahmah
ceritanya bagus memang jodohnya Sera itu Noah sama² mengalami ortu yg tidak memperdulikannya Sera ortunya pilih kasih sampai calon suaminya dan suaminya direbut sama kakanya aja ortunya malah mendukung dan menuruti semua keinginan kakaknya saja tapi sama Sera tidak begitu juga dg Noah ayahnya lebih memperdulikan istri barunya serta anak² tirinya daripada Noah anak kandungnya sendiri dan akhirnya Sera dan Noah bertemu di desa neneknya sera karena perkataan perkataan neneknya lah yg bilang "langit tak selamanya mendung" Sera dg sabar menjalankan kehidupan nya tapi Sera dan kalani itu pekerjaannya apa ya dan Marco kasihan belum dapat jodoh meskipun dia sudah jadi CEO tapi yg penting Sera dan Noah bahagia dengan keluarga kecilnya bersama Leo putranya dan orang² yg jahat semuanya kena karma masing²..🤗
Deals Service
sedih campur seng dan terharu. cerita nya bener" seru dan pokok nya nyes x di hati 🥲
Airin Mukherjee
awas bintitan to mata🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!