"Dia hanya orang asing di zebra cross."
Kataku dulu.
Sampai 3 hari kemudian aku melihat wajahnya di TikTok.
Dengan caption: "Duke termuda Spanyol. CEO. Milyader."
Gila. Yang nolongin aku nyebrang itu... orang sekaya itu?!
Aku Bintang. 17 tahun. Ketua kelas. Calon dokter.
Dia Mateo. 25 tahun. Duke. Orang yang bahkan tidak seharusnya aku temui.
Pertemuan kami singkat. 10 detik.
Tapi kenapa rasanya seperti sudah mengenal selama 10 tahun?
Cinta tidak akan kemana-mana pertemuan singkat itu membawa cinta pada diriku hingga suatu hari kami bertemu dan menikah tetapi perang terjadi dan negara itu merdeka dan kami gugur setelah nya
kami di akui dan di kenang oleh warga warga sebagai pahlawan dan cinta kita melukiskan sejarah manapun.
pencipta, penulis, penerbit, pengarang: bintang_nrl28 star.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bintang star_nrl22, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
EPS 4: Muy Interesante
Dua hari berlalu sejak pertemuan di gang antara kami ber dua, aku selalu mengingat wajah dia serta nama yang selalu ada di pikiran ku, padahal aku sama sekali tidak menyukai pria itu tapi nama nya, muka nya serta seluruhnya selalu muncul di dalam pikiran ku.
Di hari ini aku sekolah seperti biasa, saat di kelas aku sedang berbicara dengan teman-teman ku yang berada di depan ku, tiba-tiba ada ibu guru wali kami beserta kepala sekolah masuk ke dalam kelas, kami langsung duduk sesuai tempat duduk, aku melihatnya agak sedikit bingung tidak tau ada acara apa tiba-tiba begini, dan saat aku melirik pintu ibu guru wali berteriak "Tuan silahkan masuk" dan disitu aku hanya terdiam dan penasaran, tiba-tiba seorang pria masuk dengan seragam yang bukan seragam seperti kami, lalu aku langsung terkejut, dan ia pun melirik diriku dan tersenyum miring... "I-itu... Yang dua hari yang lalu.. " ucap pelan ku sambil gugup, teman sebangku ku kebingungan lalu ia pun hanya tersenyum.
Seluruh siswa di dalam kelas ku langsung berteriak "Bapak sangat tampan! " ucap teman-teman sekelas ku, aku langsung terkejut padahal di mata ku mukanya sangat tidak menarik, aku hanya terdiam menyimak saja.
Pria itu hanya diam sambil melirik murid murid yang lain dan ibu guru berbicara "Murid-murid semua perkenalkan ini adalah duke dari negara spanyol, ia sedang berjalan-jalan kesini, kebetulan dia tertarik dengan sekolah kita jadi dia berkunjung kesini" ucap bu guru, semua siswa perempuan langsung salah tingkah, mereka sangat suka dengan pria itu, dan pria itu berbisik pada kepala sekolah lalu pak kepala sekolah memulai pembicaraan lagi "kalian ada yang mau mengajak tuan ini berkeliling sekolah? Ia mau nya dengan siswa disini! " ucapnya dengan santai, aku langsung terkejut mendengarnya rasanya ingin menangis, teman-teman perempuan ku berlomba-lomba untuk mengantar pria itu untuk melihat sekolah tetapi tidak ada satu pun yang di pilih, itu aneh.
Tiba-tiba aku di tunjuk untuk mengantarnya keliling sekolah, lalu aku tegas menolak "aku tidak mau, yang lain saja! " ucap ku, lalu pria itu tersenyum dan berkata dengan nada yang ada artinya di dalam "jika tidak ingin lihat saja nanti" ucap nya dengan santai sambil tersenyum miring, lalu aku pun langsung membeku.
Lalu pak kepala sekolah melirik ku dan melotot ke arah ku, dan aku langsung berdiri dan langsung mau mengantar nya.
-----
Kami berjalan ber 2 ke arah lapangan serta seluruh fasilitas sekolah, dan tibalah kami ke tempat terakhir yaitu tempat dimana perpustakaan, disitu hanya kami ber 2 penjaga perpustakaan pergi, tiba-tiba ia mendekati ku dan merangkul ku secara tiba-tiba, aku langsung terkejut dan membeku, lalu ia berkata "umur berapa? " ucapnya dengan nada santai, lalu aku menjawab " 17! " ucap ku, lalu ia tersenyum dan berkata bahwa umur kita hanya beda 3 tahun, aku tidak mengerti maksud dia menanyakan umur dan membalas seperti itu apa, aku langsung mengajak nya untuk keluar dari perpustakaan, dan ia tiba-tiba bertanya "apakah kamu membawa payung? " aku tidak menjawab pertanyaan itu, dan ia pun langsung mengeluarkan payung hitam lipat dan menaruh di tangan ku, aku langsung terkejut dan ia berkata "nanti hujan kamu bisa menggunakannya" ucapnya dengan santai, lalu aku pun hanya terdiam dan menatapnya, lalu ia mendekatkan wajah nya ke hadapan ku dan berkata "mine", aku hanya berkedip aku tidak tau apa yang dia katakan, meskipun aku jago dalam berbahasa Inggris tetapi belum sampai arti kesitu lalu aku berterimakasih kepadanya lalu kami langsung kembali ke kelas.
Saat ke kelas teman-teman ku langsung mendekati pria itu, aku tidak perduli langsung kembali duduk, pria itu langsung menyuruh semuanya duduk dengan nada tegas lalu teman-teman ku duduk kembali, kepala sekolah ku tersenyum dan bertanya " bagaimana? " ucapnya singkat, lalu aku gugup menjawab dan pria itu langsung berkata "sangat baik" ucapnya dengan nada agak memuji lalu semuanya tepuk tangan, ada yang ikhlas ada yang iri, lalu aku hanya melirik mereka dan kembali lagi ke baca buku halaman.
Dan akhirnya pria itu langsung pulang dan pelajaran kembali normal, aku hanya diam tetapi aku kepikiran soal dia mengapa berkata "mine", aku tidak tau artinya apa.