NovelToon NovelToon
Tak Sengaja Jatuh Cinta

Tak Sengaja Jatuh Cinta

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Contest
Popularitas:138.2k
Nilai: 5
Nama Author: Evelyn12

"Kenapa?"

"Kenapa bisa seperti ini?"

"Bukankah itu tak seharusnya di lakukan? Dan bukankah itu salah?"

"Seharusnya aku tak melakukan hal itu, karena aku sudah berjanji untuk melindungi Oliv bahkan dari diriku sendiri."

"Tapi tak bisa di bohongi, aku menginginkan dirinya."

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Evelyn12, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 4 DUNIA BARU

Oliv berjalan lunglai menyusuri jalan raya. Seharusnya hari ini secerah matahari yang kini sedang menyinari dirinya. Terasa hangat, menyentuh kulit.

Andai saja perlakuan Paman dan Bibi bisa sedikit hangat padaku. Tapi, aku malah mendapatkan kehangatan yang berlebih, malah seperti terbakar rasanya.

Seperti biasa, tujuan Oliv hanya satu. Kantor Dre, tempat yang selalu menjadi favorit kala tak punya kegiatan. Dan dia merasa hanya di sana dia mendapatkan kenyamanan. Bukan pada tempatnya, tapi pada orangnya.

Dia meraba kantong celana, beruntung menemukan uang di dalam sana, hingga tak perlu capek-capek berjalan kaki. Karena jarak yang lumayan jauh. Segera dia menghentikan taksi yang kebetulan lewat. Menunggu Mamang Ojol kelamaan, menelpon Bang Dre tidak mungkin, nanti bisa menganggu kerjaannya. Tapi, apakah kedatangan Oliv tidak mengganggu?

"Akh! Bodoamat! Sejauh ini Bang Dre tidak pernah marah aku datang ke sana."

Akhirnya Oliv sampai di Kantor Dre, segera berjalan menuju ruangan yang sangat dia hafal.

"Abang!" Teriak Oliv, membuka pintu ruangan. Teriakannya terhenti, kala melihat ada seorang wanita. Wanita yang jelas lebih tua darinya, tapi terlihat lebih muda dari Dre.

"Oliv?" Dre kaget melihat Oliv, baru saja dia mengantar gadis itu pulang ke rumah, sekarang malah ada di sini.

Oliv tak menghiraukan panggilan Dre, mulutnya terlihat manyun, dengan tatapan sinis kepada wanita yang kini duduk di depan Dre, mereka terlihat sedang mengobrol tadi. Terhenti karena kedatangan Oliv. Entahlah mereka membicarakan apa. Yang jelas pasti hal yang menyenangkan.

"Yaudah ya, Dre. Aku permisi." Wanita bertubuh tinggi langsing serta rambut terurai panjang itu beranjak dari duduknya. Sempat tersenyum melihat Oliv sebelum berlalu meninggalkan ruangan.

Hening.

"Itu tadi siapa?" Tanya Oliv penasaran

"Teman, namanya Renata."

"Kerja di sini?"

"Iya, baru hari ini."

"O, pantesan baru liat."

"Cantik, kan?" Dre tersenyum menatap Oliv, menunggu jawaban.

"B, aja. Pasti udah Tua." Jawab Oliv, cuek.

"Huh! Dasar, kalau ada yang dewasa dikit dari kamu di bilang Tua." Dre sedikit menjitak kepala Oliv.

"Aw! Sakit Abang! Iyalah, aku masih Tujuh Belas Tahun!" Gerutu Oliv.

Dre kembali ke Komputer, Oliv sibuk dengan Gawai--nya. Terlihat membuka pesan grup di sana. Grup yang isinya hanya bertiga. Oliv, dan Dua teman lainnya. Miska dan Rere.

Sesekali Oliv tampak cekikikan, entah apa yang mereka bahas di grup itu.

*

"Kenapa kau kesini? Gak sekolah?"

"Aku sudah di keluarkan." Jawab Oliv santai, masih memainkan Gawai--nya.

"Kata?"

"Bibi."

"Kok bisa?"

"Mungkin pihak Sekolah lelah,"

Dre mendengus, sedikit kesal. Namun masih bisa di tahan.

"Aku juga di usir dari rumah," Kali ini Oliv bicara serius. Berkali-kali dia mengambil napas yang terasa berat.

"Astaga! Jadi kau mau tinggal di mana?"

"Entahlah, mau di rumah Miska gak enak. Soalnya rumah dia ramai, ada kakak kakak iparnya di sana. Gak mungkinlah, aku ikutan nginep di sana. rumah Rere... Ada Abangnya yang suka mabuk. Tapi, gak apa-apalah di rumah Rere."

"Tidak! Kau tidak boleh di rumah Rere, kalau kau di apa-apakan bagaimana heh? Dasar! Apa kau tak kepikiran ke arah sana?"

"Maksudnya gimana, sih? Abang takut si Abangnya Rere ajakin aku mabuk-mabukan, gitu?"

Dre menepuk jidat.

Duh! Bocah!

Dre terdiam, sesaat hening. Dia tampak memikirkan sesuatu. Yang pastinya harus benar-benar di pikirkan, dengan segala pertimbangan.

"Kau tinggal di rumah ku saja."

"Abang serius?"

"Em..."

"Wah! Abang memang selalu bisa diandalkan! Dan selalu bagai malaikat penolong!" Oliv sumringah, tanpa sadar mengelus-elus tangan Dre dengan pipinya, seperti anak kucing.

"Kau juga tidak boleh berhenti sekolah!" Ucapan Dre yang terdengar mem-bete-kan di telinga Oliv.

"Aku akan carikan Sekolah baru, biar kamu lebih nyaman. Siapa tau dengan lingkungan baru bisa membuatmu nyaman dan betah di Sekolah."

Oliv mengangguk, dengan wajah sedikit cemberut. Dia hanya bisa mengiyakan semua ucapan Dre, karena tak mau Dre membatalkan dirinya yang akan tinggal di rumah pria itu.

1
Marlina
koq tanggung sih,lanjut donk...
Yuvincean Carolina Marcus
mba thor lanjut dong
Roudhotunnisa
kpn up lgi,, udh d tungguin nih,,,
imas rohayati
kapan upnya thor udh kelamaan
Lily Gogali
lama juga yah upx
Lily Gogali
tambah sayang dong bang Dre nya
Lily Gogali
wah mantap Dre...pertahankan iman dan imun😀😀
Lily Gogali
Oliv yg mau jujur tp aku yg degdegan🤭🤭
Lily Gogali
astaga Thor km mempermainkan perasaanku padahal udah serius aku bacanya ternyata oh ternyata cm ilusi
Lily Gogali
Renata nggak punya harga diri..
Lily Gogali
suka dalam diam
Lily Gogali
bi ona kok gitzu sih
Lily Gogali
Oliv cari masalah sih..
Lily Gogali
bi onah yg kena batux..pasti NTT Bu onah buat perhitungan
Lily Gogali
lanjut....
Lily Gogali
nggak boleh pacaran Krn km milikku🤭🤭
Lily Gogali
kayakx bagis
susan
lanjut thor...
Mamanya Akbar Jiutek
semangaaaat thor
aq tunggu lanjutanx
dewi patmawati
mampir
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!