Banyak yang mengira bahwa Arjuna begitu bodoh, bahkan ada yang menyebutnya gila, sehingga dia dipandang rendah oleh keluarga istrinya.
Padahal sebenarnya dia adalah seorang pangeran yang memiliki keahlian dalam dunia medis pada 1000 tahun yang lalu, yang memaksanya harus hidup di dunia modern yang terasa asing untuknya.
Dengan kemampuan medisnya yang dimiliki, dia akan membuktikan bahwa dia adalah seorang dokter genius yang hebat.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DF_14, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 4
Reno yang sedang berdiri di atas rooftop kamar, dia beberapa kali mencoba menghubungi Helena dengan perasaan cemas, tapi hasilnya tetap sama, ponsel gadis itu tidak bisa dihubungi.
Hal tersebut membuatnya sangat merasa frustasi. Dia sangat mengkhawatirkan mantan kekasihnya itu.
Dia dikejutkan dengan Nova yang tiba-tiba memeluk tubuhnya dari belakang. "Kamu lagi ngapain disini?" tanyanya dengan nada manja.
Dengan perasaan kesal, Reno segera melepaskan pelukan Nova. "Jangan ganggu aku, aku lagi ingin sendiri," ketusnya.
Nova sangat merasa tersinggung. "Reno, aku ini sedang hamil. Sangat membutuhkan perhatian kamu. Tapi kamu malah sibuk mencari Helena."
Reno menatap tajam pada Nova. "Helena iti adik kamu. Apa kamu sama sekali tidak mengkhawatirkannya?"
Nova menghela nafas panjang. "Tentu saja aku khawatir. Tapi orang hamil gak boleh banyak pikiran. Lagian Papa sudah mengerahkan banyak orang untuk mencarinya. Helena itu sudah dewasa, dia pasti bisa jaga diri."
Reno semakin geram. "Tapi masalahnya dia itu menghilang di hutan. Situasi disana sangat berbahaya, Nova," bentaknya.
Nova tidak terima dibentak seperti itu. "Kenapa kamu jadi membentak aku? Aku ini istri kamu, seharusnya kamu lebih perhatian sama aku."
Reno menatap tajam pada Nova. "Saat itu kita sudah sepakat untuk melupakan kejadian itu. Aku menyuruh kamu untuk minum pil kontrasepsi, tapi kenapa kamu malah kebobolan?"
Dia menambahkan, "Dan saat kamu memberitahuku bahwa kamu sedang hamil, aku sudah menyuruh kamu untuk menggugurkannya. Tapi, kamu malah memberitahu orang tua kita. Gara-gara kamu, aku kehilangan Helena."
Nova tidak terima disalahkan begitu saja. "Jadi, kamu menyalahkan aku? Kita saat itu melakukannya sama-sama sadar."
Reno masih menyalahkan Nova. "Itu karena kamu yang menggodaku. Setelah anak itu lahir, kita akan bercerai."
Setelah mengatakan itu, Reno segera pergi meninggalkan Nova.
Nova sangat merasa kesal, dia mengepalkan tangannya dengan penuh amarah.
Dia berkata di dalam hati. "Aku pastikan kamu gak akan pernah bertemu dengan Helena selamanya, Reno."
...****************...
Sementara itu, di sebuah hutan.
Cahaya putih itu perlahan mereda, kemudian terlihat seorang pria berpostur tinggi dan berwajah tampan.
Pria itu adalah Arjuna.
Dengan gerakan lembut, Arjuna mengangkat tubuh Helena, membaringkannya di atas batu yang besar. Dia memandangi wajahnya Helena yang begitu asing untuknya.
"Siapa dia? Sepertinya aku belum pernah melihatnya."
Dia mencoba membangunkan Helena. "Nona, bangunlah!"
Tapi Helena belum sadarkan diri juga.
"Aku harus mencari cara untuk membangunkannya," gumamnya.
Arjuna segera memeriksa kondisi Helena. Dia meraba nadi gadis itu untuk memastikan kondisinya, lalu memijat lembut bagian pelipis dan lehernya agar Helena cepat sadar. Gerakannya terlihat sangat mahir, seperti seorang dokter yang handal.
Tak lama kemudian, perlahan-lahan Helena membuka matanya. Dia nampak tertegun saat melihat wajah Arjuna yang sangat tampan.
Namun, dia mengerutkan keningnya saat melihat pakaian yang dikenakan oleh Arjuna. Pria itu memakai jubah bergaya kuno yang penuh sulaman emas, persis seperti pakaian raja di film sejarah.
Helena merasa bingung, dia berpikir apa mungkin pria itu habis bermain teater, lalu tersesat dihutan?
Tapi dia merasa sedikit lega. Setidaknya sekarang dia tidak sendirian lagi di hutan yang menyeramkan ini.
Helena segera duduk sambil mengusap kepalanya yang masih terasa pening. "Kamu siapa? Apa kamu juga tersesat?" tanyanya.
Arjuna menatapnya dengan penuh wibawa. "Kamu tidak mengenal aku? Aku adalah Pangeran Arjuna dari Kerajaan Kencana. Aku juga bingung, tadi aku sedang bertempur melawan Bima, tapi mengapa aku bisa tiba-tiba berada di hutan ini?"
Arjuna sama sekali tidak menyadari bahwa dia telah terkurung di dalam batu giok selama ribuan tahun.
Helena nampak melongo. Ternyata dia telah bertemu dengan orang yang tidak waras, sampai berhalusinasi bahwa dia adalah seorang pangeran.
Sementara itu, Arjuna juga merasa heran saat melihat penampilan Helena. Dia menatap pakaian gadis itu dari atas sampai bawah. Bahannya tipis dan terlihat aneh, sangat berbeda dengan pakaian wanita di istananya.
"Pakaianmu terlihat sangat aneh," ucap Arjuna dengan polos. "Apakah kamu berasal dari suku terpencil?"
Setelah mendengar pertanyaan itu, dada Helena langsung memanas. Dia adalah anak konglomerat, tentu saja tidak terima dibilang begitu.
Dia yang selalu bersikap angkuh, tiba-tiba dianggap berasal dari suku terpencil oleh orang asing.
"Apa? Suku terpencil? Aku ini Helena Niroga, semua orang pasti tahu..."
Arjuna memotong perkataan Helena. "Jadi kamu berasal dari suku Niroga. Jujur saja, ini adalah pertama kalinya ada wanita yang tidak mengenaliku. Biasanya mereka berebut perhatianku. Kamu sangat beruntung bisa berbicara denganku. Tenang saja, nanti akan akan membawa kamu ke istana, aku akan memberikan kamu makan yang enak."
Helena menggaruk kepalanya yang tidak gatal. Hidupnya benar-benar sial. Sudah tersesat di hutan selama tiga hari, sekarang malah bertemu dengan orang gila.
Seketika dia teringat dengan janji yang dia ucapkan, bahwa dia akan menjadikan suami bagi pria mana pun yang menolongnya.
Dia berkata di dalam hatinya. "Gak! Gak! Aku harus menarik kata-kataku. Gak mungkin aku menikah dengan pria gak waras seperti dia."
jahat axel.
helen sangat terkejut ternyata juna selama yg dicari bisa membantu timnya, semoga aja kehadiran juna boss menyelematkan pasien...
biangkeroknya adalah mirna yg sengaja membuat kesalahan, agar operasinya gagal total pasti disuruh sama silampir nova...
tenang helen suami sangat pintar dan jenius, di zamannya juna terkenal sebagai tabib hebat...
juna pasti dengan kemampuannya bisa menolong pasien itu, untung juna dateng tepat waktu menggantikan mirna itu.
semoga aja mirna ketahuan yg membuat kesalahan, ayo juna tunjukan kemampuanmu dan kehebatan. kamu mampu bisa melakukan operasi kerjasama tim...
agar papa mertua kamu selalu menghina dan meremehkanmu itu menyesal, ternyata menantu yg dianggap bodoh dan tidak berguna itu sangat hebat dan pintar...
helen pasti bangga padamu juna, kamu punya kemampuan sangat hebat dan pintar....
cepat... cepatlah lakukan penyelamatan...