Helena berjuang untuk mendapat hati Edgar, tetangganya. Mencuri perhatian saat pria itu menjadi dosen tamu di kampus, bertingkah lucu saat weekend, atau mencoba melakukan segala cara agar bisa berbicara dengan pria itu.
Apakah Edgar akan luluh?,
Tapi, kenyataan pahit harus diterima Helena. Saat mengetahui bahwa Edgar adalah mantan ibunya.
Bagaimanakah Helena menata Hati saat merelakan Edgar menikahi ibunya.
Helena memilih kuliah di luar negeri, sampai suatu saat kembali...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon sweet and dream, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 4
Di malam hari, Edgar serasa menjadi seorang pengintai. Memperhatikan Helena dari jendela, lampu di kamar Helena masih menyala.
Dion sempat menceritakan tentang Helena setelah talkshow. Helena adalah anak yang ramah, baik dan lembut. Dia semester 5. Mungkin usia gadis itu kisaran 23-24. an
Drrrrt telephone dari Natasha.
"Ya, Halo" jawab Edgar
"kenapa tidak memberitahuku kamu ke kota X, setidaknya berilah kabar" ucap Natasha terdengar seperti seorang istri yang mengomeli suaminya yang sedang business trip
"listen, kita bahkan belum menikah.. atau tunangan. ini cuma kesepakatan orang tua". Jawab Edgar
"i know, kita sepakat untuk bantuin satu sama lain kan, Nenek kamu lagi ngajak belanja, dia terus nanya kapan kita nikah. Kamu tahu sendiri kan" jelass Natasha
Natasha dan Edgar dijodohkan, neneknya Edgar dan neneknya Natasha teman dekat. ingin menjodokhkan cucu-cucu mereka.
Sedangkan kakek Edgar tidak memaksakan Edgar, justru meminta Edgar untuk segera membawa wanita yang di cintainya menemui keluarga mereka untuk direstui dan dinikahkan.
"Ya sudah, saya mau tidur dulu" ucap Edgar
Padalah Mata Edgar mengawasi lampu kamar Helena. Gadis itu berambut panjang, wajahnya mirip Sandra tapi versi teduh, tubuhnya ideal cenderung padat.
"apa yang kamu pikirkan Eddgar, kamu gila" Edgar bergumam
"Edgar menutup tirai di jendela, lalu Helena berdiri hendak menutup tirai. Karena Edgar sudah hampir menutup semua tirai, Helena tak bisa. melihat jelas wajah Edgar. Tapi Edgar bisa melihat Helena dari celah tirainya yang masih sedikit terbuka.
"Cantik" ucap Edgar terpesona dengan Helena
Edgar merasa ketertarikan, entah karena dia masih hanyut pada masa lalu. Wajah yang menariknya kembali ke kepingan-kepingan masa lalu, tapi begitu ia mengingat kembali. Rasa sakit penghianat Sandra kembali melukainya
"Sandra.. " gumam nya. Edgar mengambil korek dan rokok. Duduk di balkon membawa gitar, kopi dan sepuntung rokok..
Edgar memetik senar gitar dikursi yang ada di balkon. Sambil memperhatikan pemandangan malam. Menghanyutkan suasana di perumahan elit komplek kamboja
Lagu Take Me Home, Country Roads
John Denver ‧ 1971
Almost Heaven, West Virginia
Blue Ridge Mountains, Shenandoah River
Life is old there, older than the trees
Younger than the mountains, growin' like a breeze
Country roads, take me home
To the place I belong
West Virginia, mountain mama
Take me home, country roads
All my memories gather 'round her
Miner's lady, stranger to blue water
Dark and dusty, painted on the sky
Misty taste of moonshine, teardrop in my eye
Country roads, take me home
To the place I belong
West Virginia, mountain mama
Take me home, country roads
I hear her voice in the mornin' hour, she calls me
The radio reminds me of my home far away
Drivin' down the road, I get a feelin'
That I should've been home yesterday, yesterday
Country roads, take me home
To the place I belong
West Virginia, mountain mama
Take me home, country roads
Country roads, take me home
To the place I belong
West Virginia, mountain mama
Take me home, country roads
Take me home, (down) country roads
Take me home, (down) country roads
Source: LyricFind
Take Me Home, Country Roads lyrics © Reservoir Media Management, Inc, Roba Music Verlag GMBH
Belum berdamai dengan masa lalu, itulah kalimat yang mendeskripsikan Edgar.
"Maaf edgar, maafin aku... aku ngelakuin ini semua karena.. " ucap Sandra
"cukup Sandra, kita sebaiknya sampai di sini saja"
jawab Edgar
Edgar bangun dengan nafas terengah-engah. Setelah bertahun-tahun berusaha melupakan Sandra, Edgar kembali memimpikannya lagi. Apakah karena bertemu dengan Helena yang wajahnya mirip dengan Sandra.
Pagi ini Edgar menyesap kopi hitam less sugar, scroll email berisi schedule dari sekretarisnya. Hari ini ada beberapa meeting dengan klien dan evaluasi. Pengusaha yang baru beberapa tahun merintis, sudah cukup berkembang pesat dari rata-rata perusahaan yang baru merintis. tentu karena relasi yang dimiliki keluarganya. Selain itu, Edgar memiliki teman-teman dan senior yang menggeluti bidang yang sama, relasi yang membuatnya begitu mudah melakukan kerjasama bisnis.
Anastasia menghubungi nya lagi pagi ini
"Halo Edgar, ayahku minta kita tunangan dalam waktu dekat untuk memperjelas status kita"
Pintanya.
"Saya sedang mengelola perusahaan di kota x, Saya pikir kamu paham kalau itu memakan banyak waktu" jawab Edgar
"Nenekmu sedang sakit, dia ingin melihat kita menikah" ucapnya lagi dengan nada sendu
"maafkan saya Anastasia bukannya saya tidak empati, tapi saya mohon mengertilah dan katakan pada Grandma Liluna segera lh sembuh supaya bisa hadir di pertunangan kita nanti" jelasnya.
Edgar sudah paham drama neneknya, agar cucunya segera menikah dia akan melakukan drama sakit atau mungkin akan segera meninggal. Lalu dia akan bilang lakukankah demi nenek, nenek mungkin tak akan berumur panjang. ketahuilah bahwa dia telah melakukan drama ini 5 tahun terakhir dan seminggu setelahnya dia akan berpesta teh dengan teman-temannya, dan menggosip tentang duda tampan.
"grandma..drama apalagi kali ini" gumamnya menatap layar HP yang berdering panggilan dari grandma
"halo, Grandma.Are you okay?" tanya Edgar
"Grandma sedang sakit, dokter bilang umur grandma mungkin akan sedikit lagi" jawab grandma Liluna lemah
"Grandma.. ingin sekali menimang cucu-cucu yang banyak sebelum pergi meninggalkan kalian " lanjut grandma Liluna lemah. Lalu mematikan Telpon
Edgar sudah hafal dengan drama ini. Sedangkan di seberang negri sana, Grandma Grite sedang tersenyum sumringah
"Anastasia, percayalah sebentar lagi Edgar akan pulang dan melamar kamu" tutur Grandma Grite
"Iya Grandma, tapi grandma jangan bilang begitu. Anastasia tidak mau kalau Edgar menikahi ku karena terpaksa" ucap Anastasia berusaha membuat Grandma Grite tidak melanjutkan drama ini.
"Sudahlah tidak apa, grandma mau lanjut jalan-jalan lagi. ahh taman di sini memang selalu punya udara yang bersih untuk paru-paru tua seperti grandma" ucap Grandma Grite
Anastasia di saat weekend akan menemani Grandma Grite ke taman atau menemaninya di sesi pesta teh bersama teman-temannya.
Nenek anastasia adalah teman Grandma Grite, tapi beliau sudah meninggal 2 tahun lalu. Mereka sudah berjanji akan memperjuangkan perjodohan cucu mereka, tapi Kini tinggal Grandma Grite yang berjuang..
Anastashia bekerja sebagai influencer, sekaligus model. Gosip yang beredar tentang hubungannya dengan Edgar belum terhendus wartawan. Mungkin karena Edgar begitu membatasi pertemuan mereka, walaupun ayahnya Hito sangat ingin meresmikan hubungan mereka berdua. Siapa yang tidak mau berbesanan dengan keluarga besar Haris.
Edgar yang belum pernahh membawa wanita ke rumah mereka semakin menguatkan alasan Grandma Grite untuk menjodohkan Edgar dengan cucu temannya. Grandma Grite tak ingin Edgar tetap dibayang-bayang masa lalu dengan mantan kekasihnya., sungguh Grandma Grite ikut membenci wanita yang telah menyakiti cucunya
🤭
Bintang lima untuk mu. Semangat