NovelToon NovelToon
Dinikahi Calon Ipar

Dinikahi Calon Ipar

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:18k
Nilai: 5
Nama Author: REZ Zha

Ini bukan tentang pengkhianatan atau perselingkuhan.

Ditinggal kabur calon suami sehari sebelum pernikahan demi wanita lain adalah hal memalukan bagi Kanaya. Namun, terjebak dalam pernikahan darurat dengan Yudha, calon adik iparnya yang 7 tahun lebih muda dari usianya, jauh di luar bayangannya.

Tanpa cinta, tanpa persiapan, dia harus memulai hidup seatap dengan laki-laki yang lebih pantas menjadi adiknya.

Inilah kisah dua jiwa yang dipaksa bersatu demi sebuah nama baik. Apa yang terjadi dengan kisah mereka setelah menikah? Akankah rumah tangga mereka bisa bertahan? Apakah rasa cinta akhirnya tumbuh di antara mereka berdua?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon REZ Zha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Surat Kesepakatan

Setelah mencetak surat pernyataan yang ia buat Kanaya segera menaruh surat itu, di laci meja kerjanya. Dia tak ingin ada anggota keluarganya yang tahu tentang surat itu, sehingga ia menaruhnya di tempat yang privasi. Laci meja kerja adalah tempat yang tak tersentuh oleh siapapun selain dirinya, hingga ia merasa aman menaruhnya di sana.

Setelah itu ia meraih ponselnya dan melangkah ke tempat tidur. Merebahkan tubuhnya dengan posisi telungkup. Dia ingin memberi kabar kepada dua sahabatnya tentang kemelut yang terjadi. Besok ia akan disibukkan dengan acara pernikahan, mungkin dia tidak punya waktu menceritakan kepada mereka, kenapa mempelai pria bukanlah orang yang sama.

Kanaya mengetik pesan singkat. Namun, dipastikan kedua sahabatnya itu pasti akan terperanjat saat membacanya.

"Yogi kabur."

Hanya dua kata dan benar saja langsung mengundang respon cepat dari Hesti dan Nunik.

"Hahh?"

"Serius, Ya?"

Dua pesan masuk dari Hesti dan Nunik muncul di waktu yang bersamaan.

"Iya," jawab Kanaya.

"Eh, gila sih ini," balas Hesti kembali.

"Ya, bisa video call?" Sementara Nunik meminta sambungan video agar mereka bisa berkomunikasi dengan jelas.

Kanaya langsung mengalihkan komunikasi mereka menggunakan video call, hingga kedua wajah sahabatnya itu kini tampak di layar ponsel.

"Ya, kamu nggak bercanda, kan?" Nunik masih menganggap itu hanya lelucon. Apalagi melihat ekspresi wajah Kanaya yang tetap tenang, tak memperlihatkan gejolak emosi.

'Hari gini bercanda?" Kanaya memutar bola matanya, "Capek, deh!" sambungnya.

"Tapi, gimana ceritanya itu bisa terjadi?" tanya Hesti tak percaya. Pengantin pria kabur, sementara akad nikah akan digelar beberapa jam lagi.

"Ada kisah cinta yang belum kelar. Dia menemui mantan kekasihnya yang kecelakaan di luar pulau." Kanaya menceritakan apa yang diungkap oleh Yudha, tentang alasan Yogi meninggalkan rencana pernikahan mereka.

"Hahh?? Edan!" Hesti mengutuk sikap Yogi yang tak bertanggung jawab.

"Ya Allah, berat banget cobaan kamu Ya." Nunik berujar prihatin. Lama tak mendapatkan jodoh, begitu akan menikah, langsung ditinggal oleh calon mempelai pria. Benar-benar sangat menyesakkan nasib sahabatnya itu dalam urusan asmara.

"Mungkin ada hikmahnya, Hes. Lebih baik terkuak saat ini daripada setelah menikah, ternyata dia diam-diam menemui mantan kekasihnya itu." Kanaya masih berpikir positif. Hal ini dianggap menyelamatkannya dari rumah tangga yang tak sehat.

"Terus, rencana besok gimana? Batal gitu?" tanya Nunik penasaran.

"Nggak juga, sih. Rencana besok tetap berjalan," jawab Kanaya.

"Lho? Kamu bilang Yogi kabur? Apa kalian akan melaksanakan akad di tempat terpisah?" tebak Nunik.

"Iiih, jangan mau, Ya! Jelas-jelas dia lebih mentingin mantannya dibanding kamu. Jangan mau nikah sama dia!" Hesti jelas melarang Kanaya meneruskan rencana menikah dengan Yogi.

Bibir Kabaya berkedut, sebelum akhirnya ia membalas, "Aku akan menikah dengan adiknya."

"What??"

Kata itu diucapkan Hesti dan Nunik bersamaan dengan ekpresi wajah tercengang.

"Sama adiknya?"

"Eh, beneran ini?"

Hesti dan Nunik sama-sama tak percaya dengan ucapan Kanaya tadi.

"Iya."

"Ya, kamu yakin mau nikah sama adiknya?" Nunik ragu dengan keputusan Kanaya.

"Ya, mereka saudara, lho! Kakaknya begitu, adiknya pasti nggak beda jauh." Hesti pun berusaha menggoyahkan keputusan Kanaya.

"Terus, menurut kalian, apa yang harus aku lakukan? Besok akad akan digelar. Tenda sudah dipasang, undangan sudah disebar. Membatalkan pernikahan hanya akan meninggalkan gunjingan orang-orang." Kanaya menyebut alasan kenapa dia mengambil keputusan itu.

Hesti dan Nunik sama-sama terdiam. Mereka bisa menentang dengan beribu alasan. Tapi, mereka tak bisa memberi jalan keluar lain untuk memecahkan permasalahannya.

"Kalau dia juga sama kayak kakaknya, gimana, Ya?" tanya Hesti hati-hati. Jelas ia khawatir Kanaya tak menjalani rumah tangga yang bahagia.

"Kalian tenang saja, aku sudah buat surat kesepakatan. Aku ingin adik Yogi itu menandatanganinya." Kanaya memang tak menunjukkan sikap panik menghadapi cobaan yang menimpanya. Dia justru tenang dengan rencananya.

"Surat kesepakatan tentang apa?"

"Apa isi surat itu, Ya?"

Rasa penasaran membuncah di hati kedua sahabat Kanaya, mendengar Kanaya menyebut tentang surat kesepakatan.

"Aku ingin dia menyetujui berpisah setelah tiga bulan kami menikah." Tak ada keraguan dari kalimat yang diucapkan Kanaya. Dirinya seperti sudah mantap dengan keputusannya itu.

"Hahh??"

Hesti dan Nunik sama-sama tercengang. Bagaimana tidak? Akad nikah belum digelar, Kanaya sudah merencanakan perceraian.

"Ya, kamu eling, kan?" Nunik berprasangka, Kanaya mengambil tindakan dengan akal warasnya.

"Aku sadar sesadar-sadarnya. Semua ini terjadi karena papa dan mamaku cemas aku dianggap perawan tua. Setelah aku menikah, julukan itu otomatis hilang. Mau akhirnya aku bercerai atau nggak, itu aku yang menentukan." Kanaya sudah bulat dengan keputusannya.

"Ya, peluk jauh ..." Hesti merentangkan kedua tangannya, ingin memeluk Kanaya seandainya ada di dekatnya sebagai dukungan moril atas cobaan yang menimpa Kanaya.

"Aku harap kelak kamu mendapatkan jodoh yang tepat dan menyayangi kamu, Ya." Nunik pun tak kalah mendoakan Kanaya.

"Aamiin ..." Tak terasa bola mata Kanaya berembun. Rasa haru menyergapi hatinya. Persahabatan mereka tulus, selalu ada saat suka maupun duka, mereka saling menguatkan satu dengan yang lainnya.

***

Malam semakin larut, hingga masuk dini hari, Kanaya masih belum terlelap. Walau ia sudah berusaha tegar menghadapi kenyataan, tak bisa dipungkiri, rasa gelisah tetap merayapinya.

Walau raga dan jiwanya terasa penat, kantuk pun mulai menggelayuti kelopak matanya. Tapi, matanya tidak juga bisa terpejam, hingga jelang jam 03.00 dini hari, akhirnya Kanaya baru bisa tertidur.

Hanya satu jam ia terlelap, suara ketukan pintu terdengar, membuat Kanaya terjaga. Dia menggeliat dan bangkit dari tidurnya ketika mendengar suara Karina memanggilnya dari luar kamar.

"Mbak Yaya udah bangun? Tante Widi udah datang, tuh! Nanti abis shubuh langsung dirias," ucap Karina, adik bungsu Kanaya yang mengabari kedatangan orang dari salon langganan keluarganya saat daun pintu dibuka.

"Iya," sahut Kanaya kembali masuk ke kamar setelah membukakan pintu.

"Mbak ..." Karina mengejar sang kakak dan menabrakkan tubuhnya ke punggung Kanaya, memeluk Kanaya dari belakang.

Kanaya mendesah, merasakan punggungnya yang basah oleh air mata Karina.

"Hmph ..." Senyum tipis terukir di sudut bibir Kanaya. "Ngapain nangis? Jangan kasihan sama Mbak kayak gitu, dong." Kanaya tetap berusaha tegar, meskipun hatinya kecewa. Dia tak ingin memperlihatkan kesedihan itu di depan anggota keluarganya.

"Sudah, ah. Mbak mau cuci muka dulu. Kamu juga siap-siap sana!" Secara halus Kanaya mengusir adiknya agar segera meninggalkan kamarnya itu.

❤❤❤

Bersambung...

1
ρυтяσ kang'typo✨
semoga beneran garis 2 Yaya🤗🤗🤗semangaaat....
pasti senang sekali Yudha kalo tau Yaya tetiba positif
ρυтяσ kang'typo✨
nah kan...bener" pengecut ko Yogi tuh,bersyukur lah Yaya batal niakah ma dia,karna ada hikma di balik batal'y mereka😌😌😌😌nikah sama Yudha jadi berkah🥰❤️
ρυтяσ kang'typo✨
ya emang gitu kalo lelaki g gentle...mudah di salah pahami karna g ada penjelasan yang pasti😌😌😌usia pun g menjamin kedewasa'n toh,disebagai ka" malah harus dinasehati sama ade🤦‍♀️🤦‍♀️🤦‍♀️bersikap dewasa dan bertanggung jawab donk Yogi,bangun hubungan mu sama Wulan dengan baik agar tidak canggung n minder dengan keluarga mu
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ fjR𝓡⃟⎼ᴠɪᴘᵇᵃˢᵉ
semoga hasilnya beneran positif ya,semakin bertambah kebahagiaan untuk Kanaya dan Yudha juga keluarga mereka. pak Danur bisa membuka hatinya dan menerima Yudha sepenuhnya sebagai menantu.biarin Yogi dengan masalahnya menyelesaikan perbuatan yang dia lakukan.
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ fjR𝓡⃟⎼ᴠɪᴘᵇᵃˢᵉ
emang sepengecut itu Yogi. gak sadar diri gak koreksi diri.padahal semua tindakannya dilakukan atas keinginannya sendiri dan dia tidak cerita yang sebenarnya pada keluarga Wulan.dia gak berpikir akibat yang akan timbul dari kaburnya dia dari pernikahannya dengan Kanaya.
sunaryati jarum
Malam pertama bertengkar malam selanjutnya tidak ada kehangatan . Untuk Naya semoga dua garis merah
sryharty
Yogi udah tua tapi ga dewasa ga kaya Yudha,kan bisa bilang baik2 sama Wulan,tanpa harus menyakiti perasaan istri nya,,
semoga garis dua ya nay
nuraeinieni
semoga saja hasilnya seperti harapanmu naya,,,hamil.
nuraeinieni
jgn menyudutkan wulan,,,dia juga tdk tau apa2,mending kamu jujur yogi pada keluarganya wulan,spy jedepannya tdk ada lagi gosip dan rumah tangga kalian langgeng dan cepat di beri momongan.
Ernalita Sitompul
Yogi,klu ada masalah..dewasa dong menghadapinya...lihat tuh adikmu Yudha..
Juwitae
Ayo Yogi berani gak ngaku kalo kamu yg ninggalin Kanaya. jujur Lo sama keluarga Wulan. semoga hasilnya garis 2 ya Naya
Rika Fitriana
semoga hasil'y positif
sunaryati jarum
Wulan selamanya akan minder, memang kurang bisa cepat menyesuaikan diri,mungkin karena pendidikan atau pengalaman, bahkan akan selalu merasa bersalah.Karena saat Yogi akan menikah malah mengabarkan kecelakaannya.Sudah garisnya Naya akan berbahagia dengan Yudha.Bahkan lebih tanggung jawab Yudha.Serta Yudha keknya tipe suami setia apalagi suka bercandaa
Ernalita Sitompul
Ayo Yogi,kamu sebagai kakak Yudha harus bertanggungjawab meluruskan masalah itu dan jangan kekanakan lagi.. nggak salah belajar sama adek sendiri dalam mencari solusinya sgar tidak membawa keretakan ditengah keluarga Wulan...Ayo Yogi perjuangkan kebahagiaanmu biar nggak ngelirik Kanaya tetus yiap kumpul keluarga nanti..🤭
Ummu Shafira
cerita yg bagus, semangat terus berkarya mba thor😘😘
Ummu Shafira
good job Yudha
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ fjR𝓡⃟⎼ᴠɪᴘᵇᵃˢᵉ
iya dong,harus di luruskan gosip yang tidak benar itu.jangan jadi pengecut Yogi.berani berbuat harus berani bertanggung jawab. udah kabur, minta uang pernikahannya di balikin,malah Yudha sama Kanaya yang kena apes di gunjing keluarga Wulan.
Juwitae
bagus Yudha bicara begitu ke Yogi.. biar dia ngomong jujur ke keluarga Wulan. siapa yg salah siapa yang di salahkan
sryharty
Yudha suami istri the best pokonya
ρυтяσ kang'typo✨
😏😏dih....maksud mu apa Yogi???u ingin hidup mereka menyedihkan dengan pernikahan yang hanya sebagai pengganti gitu???hellllooooo mereka bahagia lahir batin Alhamdulillah...u cemburu🧐🤔mending u sibukin diri bahagia'in Wulan tuh..biar hati mu tidak iri sama hubungan Kanaya n Yudha😜😜
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!