NovelToon NovelToon
My Husband Is A Merman

My Husband Is A Merman

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Romansa Fantasi / Mengubah Takdir
Popularitas:1.4k
Nilai: 5
Nama Author: xeynica_10

Dilarang Plagiat Karya Saya ‼️

Hidup sendirian berada di suatu pulau terpencil, kawasan tersebut sama sekali tidak pernah dikunjungi oleh manusia. Letaknya sangat jauh dan tidak diketahui, namun pada suatu hari seorang wanita cantik tersesat ketika dirinya healing sendirian.

"Merman? Bukannya merman itu hanya dalam mitos belaka? Hahaha, itu bukan merman!"

"Merman tidak mungkin ada dan mustahil jika muncul di dunia nyata! Mitos tetaplah mitos, dan tidak akan pernah menjadi nyata!"

"Hufh... aku salah melihat pasti!" Namun dugaannya salah, makhluk yang ia anggap mitos ternyata memang nyata.

"Ace..." Merman itu bergumam pelan.

"Hah? Kau mengatakan apa?" Dahi wanita itu mengernyit kebingungan.

"Ace... mm ngan igi!"

"....." Mengerjapkan mata dan terdiam membisu.

"Maksudnya?" Pikirnya wanita itu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon xeynica_10, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ikatan Mate

"Apaan sih!? Lepaskan aku!" Tegasnya wanita itu sambil memberontak bahkan Chio hampir kewalahan, dan sesuatu terjadi pada mereka berdua.

Beberapa menit berlalu...

Wajah wanita itu memerah merona sedangkan Chio, wajah pria itu memerah pula ditambah seluruh tubuhnya terbungkus oleh selimut. Wanita itu terduduk di pinggir kasur, dan Chio terdiam membisu.

"Mate." Panggilnya Chio, dan kemudian wanita itu kembali terbaring.

Melihat matenya sedang terbaring di sebelahnya, Chio segera menghampirinya kemudian memeluk kembali tubuh matenya dan keduanya tertutupi oleh selimut tebal.

***

Beberapa menit sebelumnya...

"AARGHHH!" Jerit wanita itu, dan langsung membungkus tubuh Chio.

"Kau diam disana dan jangan mendekatiku, awas jangan mendekat!" Ucap wanita itu seraya melotot pada Chio, akan tetapi pria itu diam saja sembari menatap polos ke arahnya.

"Haishh, kenapa itu terjadi begitu cepat. Malu, banget diriku ini. Untungnya si Chio tidak tahu apa-apa." Batin wanita itu, dia berusaha melepaskan diri dari Chio namun pria itu semakin mengeratkan pelukan tersebut.

***

Tidak terasa lagi kini menjelang sore hari, berusaha melepaskan diri akan tetapi tak berhasil.

"Hei, Chio. Tolong lepaskan aku ya?" Pinta wanita itu dengan lembut.

"Eerrrm!" Geraman Chio terdengar ketika wanita itu secara tidak sengaja dan dirinya melupakan sesuatu.

"Mate." Bisiknya Chio ke telinga matenya, lalu membisikkan lagi sehingga membuat wanita itu risih ditambah perkataannya cukup aneh sekali.

Dan secara tiba-tiba terjadi hal yang tidak diduga, dan seketika wanita itu berhenti memberontak.

"Sialan, kau Chio. Apa yang pria itu lakukan terhadap diriku saat ini? Oh tidak, ini tak boleh terjadi!" Batin wanita itu menjerit

Akan tetapi semuanya terlambat dan wanita itu hanya bisa pasrah, dia harus menerima kenyataannya itu.

"Mate, hahaha kau milikku Sayangku." Chio berbisik dengan suara khas pria.

Deg

Deg

Sedangkan wanita itu terkejut dengan suara yang telah dilontarkan oleh Chio, lalu wanita itu membalikkan badan dan keduanya saling berhadapan.

"Chi...Chio ka... kau." Ucapan wanita itu terbata-bata lalu berkata lagi.

"Jadi selama ini kau pura-pura polos?" Tanyanya wanita itu, sementara pria itu tersenyum smirk setelah mendengar pertayaan dari matenya.

"Ngapain si Chio senyum kayak begitu? Ih, menyeramkan dan bikin diriku merinding." Wanita itu bergidik.

"Mateku, Sayangku dengarkan aku." Pinta Chio sedangkan wanita itu siap siaga mendengarkan penjelasan dari pria itu.

"Aku bukan pura-pura polos, tapi memang sebelumnya aku ini polos dan tidak tahu apa-apa. Namun setelah diriku menandaimu, justru itu membuat diriku berubah seperti sekarang ini. Jadi apakah kamu mengerti, Mateku?" Ujar Chio sembari membelai lembut wajah cantik matenya.

Deg

Wanita itu membulatkan mata dan terkejut dengan perkataan barusan itu.

"Haha, kau pasti sedang berbohongkan?" Wanita itu bertanya.

"Buat apa aku membohongimu, Mateku? Dan apakah wajahku terlihat bercanda, hm?" Chio bertanya balik.

Wanita itu menatap intens mata pria itu, tetapi dirinya tidak dapat menemukan kebohongan.

"Tidak, ini tak mungkin!" Batinnya wanita itu menjerit.

Perlahan Chio mendekatkan wajahnya sambil berkata.

"Kini kamu sudah menjadi milikku tapi itu belum sempurna, kamu adalah mateku dan kita sudah terikat satu sama lain." Pria itu berbisik, sementara wanita itu terdiam membeku dengan kenyataan ini.

Dan lalu kemudian terjadilah sesuatu diantara mereka.

***

Beberapa menit berlalu...

"ERCHIAO ENMROCHA!" Wanita itu berteriak dengan wajahnya yang semakin memerah.

Kemudian pria itu terkejut sambil menutupi telinga, lalu berkata pada matenya.

"Mateku, kamu kenapa?" Tanya Chio dengan polos seolah-olah dirinya tidak bersalah.

"Aarghhh, kau menyebalkan sekali ya. Awas kau akan aku hukum." Jawab wanita itu seraya menatap tajam pada buntelan selimut yang isinya seorang pria tengah menatap dirinya.

Dan kemudian pria itu menghampirinya lalu berbisik padanya.

"Baiklah, aku akan menerima hukumanmu itu Mateku. Disaat kamu marah menyeramkan tahu, namun tidak terlalu seram tapi kamu sungguh menggemaskan." Bisik Chio lalu pria itu mencium singkat pipinya.

Cup

Sedangkan wanita itu terkejut lalu saat akan berbicara, Chio sengaja menyelanya terlebih dahulu.

"Mateku tersayang. Jangan marah." Ucapnya Chio dengan lembut.

"Mitiki tirsiying. Jingin mirih." Wanita itu mencibir ucapan pria itu.

"Hahahaha." pria itu tertawa terbahak-bahak ketika melihat ekspresi matenya yang sedang mencibirnya.

"Dasar pria gila!" Batin wanita itu sambil menatap sinis pada pria itu yang sampai sekarang masih tertawa.

Saking kesalnya akhirnya wanita itu pergi dari kamar, sementara pria itu telah berhenti tertawa lalu berteriak.

"MATEKU, KAMU MAU KEMANA!?" Teriak Chio dengan keras.

"MENCARI MATE LAIN YANG LEBIH WARAS DARIPADA DIRIMU!" Balas wanita itu dengan berteriak.

Setelah mendengar teriakan itu, Chio terdiam lalu menjerit.

"AAAA, MATEKU. KUMOHON JANGAN MENCARI MATE YANG LAIN!!" Jeritnya pria itu dengan histeris.

Sedangkan wanita itu tersenyum smirk setelah mendengar teriakan Chio.

***

Sementara itu di dapur...

Saat ini wanita itu sedang duduk di kursi sembari meminum segelas air, lalu setelah itu dirinya bersandar sambil bersidekap dada.

"Hm, ini agak rumit. Em bukan-bukan namun rumit sekali, haish kenapa menjadi seperti ini sih!?" Gerutunya wanita itu dengan kesal.

"Apa aku kembalikan saja pria itu ke habitat asalnya? Akan tetapi Chio kini sudah berubah menjadi manusia serta ekornya pun telah hilang." Pikir wanita itu.

Sedangkan di kamar...

"Hiks hiks, aaaa...Mate. Hiks... awas ya...hiks kamu kalau hiks mencari mate lain hiks... selain diriku." Lirih Chio disertai isak tangisnya.

Dan kemudian pria itu membungkus kembali tubuhnya dengan selimut, lalu tertidur meringkuk. Setelah dari dapur, lalu wanita itu pergi dari sana dan segera menuju kamarnya.

Ceklek

Pintu terbuka dan wanita itu memasuki kamar, dia melihat buntelan selimut yang tengah membelakanginya. Perlahan wanita itu menghampiri buntelan tersebut dengan berjalan mengendap-endap tanpa suara, dia tak naik ke atas kasur melainkan duduk di kursi yang terletak di pinggir tempat tidurnya.

Dan saat ini wanita tersebut duduk santai di kursi sambil memperhatikan buntelan itu yang terus bergerak tanpa henti.

"Ck, si Chio ngapain sih di dalam selimut? Mana gerak-gerak lagi kayak cacing kepanasan." Batinnya wanita itu dengan mengernyitkan dahi.

Lalu kemudian wanita itu baru menyadari sesuatu, dia berjalan ke arah lemari dan mengambil pakaian. Dia meletakkan pakaian itu di sofa, lalu memanggil Chio seraya menggoyangkan buntelan itu.

"Chio, bangun Chio!" Panggilnya wanita itu.

Mendengar suara matenya perlahan Chio menyembulkan sedikit kepalanya, lalu berkata.

"Iya? Ada apa, Mateku?" Tanya Chio dengan lembut.

"Ini pakailah ini ya, agar kamu tidak kedinginan atau masuk angin melanda dirimu, pasti akan merepotkan." Titahnya Mate.

Wanita itu sembari memberikan pakaian tersebut.

1
Tio Buki
Like iklan plus komen🙏🙏🙏
Tio Buki
Semangat ya dek🙏👍👍👍
Tio Buki
Lanjut dek👍👍👍
Tio Buki
Iya aku maafin kok
Tio Buki
Kemana dia
Tio Buki
Begitulah
Tio Buki
Iya, aku memang nakal
Tio Buki
Iya, itulah dia
Tio Buki
Gimana ya..
Tio Buki
Jelaskan saja
Tio Buki
Bingung kan
Tio Buki
Bintang lima untukmu dek🙏🙏🙏👍👍👍👍👍
Tio Buki
Lanjut dek👍👍👍👍👍
Tio Buki
Hadiah untukmu dek, ya 🙏🙏🙏
Tio Buki
Terbuka apa ya
Tio Buki
Akhirnya
Tio Buki
Pokonya ada deh
Tio Buki
Mengancam aku ya
Tio Buki
Kenapa begitu, kenapa tidak mau
Tio Buki
Cerita yang sangat bagus, alurnya sangat rapi, sangat asik buat baca di waktu luang, pokonya aku suka
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!