Vayala seorang gadis berusia 29 tahun yang gagal menikah dengan mantan kekasihnya yang toxic dan memutuskan menikah dengan pria yang baru dikenalnya selama satu bulan.
impiannya membangun rumah tangga yang bahagia nyatanya hanya membangun rumah duka,pria yang terlihat baik,royal dan perhatian itu berubah menjadi kasar,perhitungan dan silent treatment sehingga membuatnya merasa kesepian dan sedih .
bagaimana Vayala menghadapi kehidupan rumah tangga yang membuatnya menderita itu...
apakah ia bisa bahagia dengan laki laki pilihan yang baru dikenalnya itu?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nyta Yulaeha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 4 Jatuh ke lubang yang sama
"kamu mau bahas apa lagi NDRA?kita udah enggak ada hubungan lagi??"sahutku dengan rasa kesal mengingat perbuatannya kepadaku.
"Vay ..please vay..gue mau jelasin semuanya sama lu...!"."Ndra lu liat kan Vayala enggak mau bicara sama lu"!seru Januar melihatku yang menyembunyikan wajahku dibelakang pundaknya.
"Gue minta lu jangan ikut campur Jan ini urusan Antara gue sama Vayala...Vay please gue mohon lu turun sekarang !"seru Andra menatap tajam ke arah Januar.
"mendingan lu ngomong dulu sama Andra Vay selesein Masalah kalian baik baik!"ucap Januar .
karena aku merasa tidak enak padanya akhirnya aku pun turun dari motornya dan meninggalkanku berdua dengan Andra.
"kamu mau ngomong apa lagi si Ndra enggak puas lu udah nyakitin gue??"tanyaku dengan nada bergetar menatapnya yang terlihat putus asa.
"Vay,gue masih sayang sama lu gue enggak sanggup hidup tanpa lu,perlu lu tau gue mau menikah sebentar lagi!"serunya dengan nada serius.
"Hah...apa maksud lu??"tanyaku terkejut mendengar ucapannya.
"benar gue mau menikah seminggu lagi karena lu dan keluarga lu udah nolak gue jadi gue nikah sama orang lain,ini buktinya!"sahutnya mengeluarkan setumpuk kartu yang diikat dengan tali dari dalam tas yang dibawanya.
Kulihat nama di kartu undangan pernikahan itu, Andra Ardilla dengan nama wanita yang tidak pernah ku kenal Isyana Syarifah.
Deg...
Jantungku terasa seperti mau copot,mendapat kenyataan yang membuatku serasa dunia ini runtuh..laki laki yang menjalin hubungan denganku selama delapan tahun itu kini akan menikah dengan wanita lain .
"i...ini...?".
"Aku tidak bohong,seminggu lagi aku akan menikahinya".
"Ini tidak mungkin...siapa wanita ini dia bukan selingkuhan mu Maya yang sudah membuat kita putus???"tanyaku dengan gemetar.
"Isyana namanya,aku mengenalnya sudah lama sebagai teman saja tapi karena kamu dan keluargamu putusin hubungan kita aku memberanikan diri melamarnya dan dia menerimaku!".jawab Andra menjelaskan.
Tanpa terasa airmataku mengalir,merasa tidak terima dengan kenyataan ini yang membuatku tertusuk lebih dari seribu duri,kupikir aku sanggup berpisah dengannya dengan mudah tapi hatiku terasa amat sakit,aku tidak relaaa...
Melihatku yang menangis Andra segera memelukku mencoba menenangkan hatiku yang hancur.
"Vay...aku bisa batalin semua ini asal kamu mau balikkan sama aku,aku enggak mencintai Isyana dia hanya pelampiasan ku saja karena kehilanganmu,kamu tau aku hancur Vay saat berpisah denganmu!"ucapnya membelai rambut panjang ku.
"tapi semua ini gak akan terjadi kalau kamu tidak berselingkuh dengan wanita lain dibelakangku dan kasar denganku dan sekarang kamu malah mau menikah dengan wanita lain...segampang itu NDRA..kamu jahat !!!"pekikku mendorongnya .
"apa bedanya dengan kamu,kamu juga sama Januar pasti sudah ada hubungan,faktanya kamu pulang bareng sama dia !".
"itu bukan alasan aku tidak ada apa apa dengannya,dia hanya berniat baik mau mengantarku pulang!".
"bullshit...gak ada yang menjamin itu kan,aku yakin kamu suka sama dia,ah sudahlah..aku menemuimu karena aku sayang sama kamu..Maya sudah kutinggalkan sejak itu aku sangat menyesal Vay".serunya lagi menyentuh tanganku .
Aku tidak tau harus bagaimana,disatu sisi aku masih sangat mencintainya disisi lain dia mau menikah.
"Jawab aku Vay,kamu balikan sama aku dan aku hancurin undangan yang sudah jadi ini atau gue nikah sama wanita lain dan lu gak akan pernah ketemu sama gue lagi selamanya??"tanyanya dengan serius memberikanku pilihan.
"Aku mau balikan sama kamu ndra!!"seruku memeluknya,aku tau aku salah sudah mau kembali padanya tapi aku tidak ikhlas dia menikah dengan orang lain.
Andra tersenyum menatapku dengan sekejap ia merobek seluruh kertas undangan itu dan membuangnya di jalan.
"aku sayang sama kamu Vay!".
Karena sudah malam ia mengantarku untuk pulang dengan menggunakan mobil angkutan umum.
"Besok aku jemput kamu ya...!".
Ia mengantarku hanya sampai depan gang rumahku dan kembali pulang .
Perasaan sedihku seketika berubah menjadi bahagia,aku merasa kali ini Andra benar benar menyesali perbuatannya dan akan mencintaiku seutuhnya tanpa ada gangguan dari wanita manapun.
Soal pernikahannya yang tinggal beberapa hari lagi pasti dia bisa mengatasinya,aku hanya merebut kembali laki laki yang seharusnya menjadi milikku.
Handphone ku bergetar,kulihat pesan dari nomor yang sama saat kemarin malam.
Hai apa aku mengganggumu ?
"Dari driver ojol itu lagi ..hmm kurang kerjaan banget si tu cowok, sebenernya apa mau dia!"gumamku dalam hati penasaran
"iya kenapa Bram?"tanyaku to the point.
"owh tidak...mau tanya aja,kebetulan saya lagi free habis pulang gathering dari kantor!"
"kantor..?bukanya dia driver ojol ya?"ucapku merasa bingung.
"kamu punya kerjaan lain selain ojol?"tanyaku penasaran .
"iya..aku kerja di salah satu Bank swasta,ojol hanya sampinganku saja kalau aku libur disabtu Minggu sekalian cari jodoh barangkali ketemu !".
"Owh jadi kamu masih single..."
Benar,enggak keliatan kaya masih bujangan emangnya ya?
Membaca chat itu aku tertawa,aku sudah suudzon padanya kupikir dia laki laki yang sudah berkeluarga yang mau modus ke wanita single seperti ku.
"Enggak juga si...emang umur kamu berapa?"tanyaku lagi.
"aku 32 tahun...barangkali kamu atau temen kamu lagi cari jodoh boleh kenalin ke aku hehe.."
"ya .klo ada nanti aku kabarin..oh ya maaf aku mau tidur dulu nih Bram udah ngantuk banget!"
"Oke...good night have a nice dream"
ku tutup handphoneku dan ku mode silent,sejujurnya aku tidak tertarik dengan laki laki lain selain Andra.
Aku seperti terikat padanya walau otakku sudah berkata tidak tapi perasaanku mengalahkannya .
...****************...