NovelToon NovelToon
Kembar Beda Sifat

Kembar Beda Sifat

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan / Ketos / CEO
Popularitas:4.5k
Nilai: 5
Nama Author: Ropha M.P

Eliza Mahendra adalah seorang gadis dengan julukan "Gadis Berhati Dingin" atau "Kulkas Berjalan" di sekolah elitnya, SMA Nusa Bangsa. Sebagai Ketua OSIS, ia menjalankan tugasnya dengan kedisiplinan tanpa kompromi, dihormati sekaligus ditakuti karena sifatnya yang misterius, irit bicara, dan tatapan tajamnya. Kehidupannya yang teratur dan dingin berbanding terbalik dengan kembarannya, Elzia, yang dua jam lebih muda. Meskipun memiliki wajah yang serupa, Elzia memancarkan kehangatan dan dikenal sebagai gadis yang lebih "bar-bar" dari gadis seusianya, bahkan diam-diam menyandang gelar "Queen Racing" di dunia balap.

Cerita ini mengandung unsur kekerasan, konflik mafia, dan ****** ******. Harap bijak dalam membaca.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ropha M.P, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

The Twin's Illusion

Hari Rabu pun tiba dimana Elzia dan kedua Sahabatnya pindah di sekolah Nusa.

" Sekolahnya cukup bagus " Ucap Fitri menatap gedung sekolah tersebut

" Iya jauh berbeda sekali di sekolah kita " Jawab kiara

" Udah-udah ayo masuk untuk lapor " Ucap Elzia kemudian berjalan ke arah pintu gerbang

Mereka memasuki gerbang banyak sekali teriakan heboh para murid nusa.kemudian ketiganya melepaskan helm masing-masing.

" Astaga yang tengah mirip banget sama buk ketos njay"

"Lah iya anjirr tapi gak mungkin dia buk ketos kan "

" Ya gak mungkin lah sedangkan bu ketos aja lagi di bandung sama kak Bima anak kelas sebelas "

"Itu mirip banget sama buk ketos njirrr"

Banyak lagi teriakan heboh lainnya. Sedangkan orang yang dihebohkan hanya diam dan melongo.

" Lah kamu punya kembaran Za? " Tanya kiara

" Ya" Ucapnya acuh

" Kok kamu gak kasih tau sih anjirr" Kesel vitri pada Elzia

" Kan kalian berdua nggak nanya " Jawab Elzia memutat bola matanya malas

" Udahlah kita masuk bentar lagi bel" Ucap vitri

Kemudian mereka menuju ruang kepala sekolah.

" Permisi Ruangan pak kepala sekolah nya dimana ya ? "

" Cuma ada wakil kepala sekolah aja yang ada kak soalnya kepala sekolah nya lagi di bandung" Ucap siswi tersebut lalu mengantarkan ketiga gadis itu menuju ruangan wakil kepala sekolah.

Setelah sampai siswi itupun pamit, tidak lupa ketiganya mengucapkan terimakasih.

Tok.. Tok.. Tokk

" Masuk" Ucap seseorang di dalam sana

Ceklek

pintu tersebut terbuka terlihat tiga gadis cantik berdiri di depan pintu

" Kami murid baru pak" Ucap vitri

" Perkenalkan diri kalian dan masuk kelas berapa" Ucap wakil kepala sekolah tersebut

" Nama saya vitri pak akan masuk ke kelas 12 IPA 3 " Ucap vitri lebih dulu

" Nama saya kiara akan masuk ke kelas 12 IPA 3 juga pak" Ucap kiara

" Nama saya Elzia akan masuk ke kelas 12 IPA 2 pak " Ucap Elzia kemudian ketiganya duduk di kursi yang sudah disediakan

" Baiklah kalian tunggu sebentar " Ucap pak Tono sambil menghubungi seseorang

" Halo ada apa pak " Tanya orang itu

" Kau kekantor dulu Ranti " Ucap pak Tono ya yang dihubungi pak Tono adalah Ranti wakil ketua osis

" Baik pak " Ucap Ranti lalu sambungan langsung dimatikan secara sepihak

Selang beberapa menit akhirnya yang ditunggu sampai juga

" Permisi pak " Ucap Ranti pelan

" Hm kau antarkan mereka bertiga ke kelas masing-masing Ranti " Ucap pak Tono sambil menunjuk ke arah Elzia dan sahabatnya.

Kemudian Ranti menoleh dan cukup terkejut jika salah satu dari mereka ada yang mirip dengan seseorang yang banyak orang menghindarinya ya siapa lagi kalo bukan Eliza.

" Ranti " Ucap pak Tono menyadarkan Ranti yang termenung ditempat

" Ach iya pak kalo begitu saya permisi dulu pak, mari ikut aku" Ucap Ranti sambil berjalan menuju kelas tempat Elzia dan sahabatnya

' huh aku kira dia Eliza ternyata saudaranya' ucap Ranti dalam hati

Mereka ber empat sampai di kelas IPA 3 yang dimana kelas tersebut akan menjadi kelasnya vitri dan kiara

Tok.. Tok.. Tok..

" Permisi bu saya mengantarkan murid baru " Ucap Ranti

" Ya silahkan masuk" Ucap guru tersebut

Kemudian vitri dan kiara masuk keruangan mereka. Lanjut Ranti mengantarkan Elzia ke kelas IPA 2

Tok.. Tok.. Tok..

" Permisi bu saya mengantarkan murid baru " Ucap Ranti

" Baik silahkan masuk " Ucap guru tersebut

" Kalo begitu saya permisi dulu bu " Ucap Ranti pamit

" Ya Terima kasih Ranti" Ucap sindi

" Sudah tugas saya bu untuk menggantikan ketua osis yang sedang sibuk" Ucap Ranti lalu pamit untuk menuju kelasnya

Kemudian Elzia masuk awalnya ruangan 12 IPA tersebut tampak tegang tapi beberapa detik kemudian kelas tersebut menjadi Ribut

" Astaga aku kira tadi Eliza "

"Iya ternyata bukan "

" Berbeda sekali ya "

"Iya jauh sekali bedanya "

Masih banyak lagi celotehan para murid kelas 12 tersebut

" Sudah-sudah diam biarkan dia memperkenalkan diri terlebih dahulu " Ucap bu sindi

" Ayo perkenalkan dirimu" Sambungnya lagi

" Nama aku Elzia aku pindahan dari SMA pelita bangsa " Ucap syafa agak sedikit datar

" Baiklah kau boleh duduk di kursi sebelah kursi arkana itu" Ucap bu sindi

Kemudian Elzia menuju kearah kursi yang akan menjadi tempatnya

Bel istirahat akhirnya berbunyi. Elzia menuju kantin bersama kedua temannya

" Astaga apa dia kak Eliza "

"Bukan itu kembarannya kak Eliza"

"Beda banget anjir meskipun mukanya datar tapi gak sedatar punya kak Eliza"

" Iya njay sumpah auranya juga berbeda "

Banyak lagi celotehan penghuni kantin tersebut karena kedatangan Elzia dkk

"Kayaknya Si Eliza ini cukup terkenal deh" Ucap kiara cukup kagum

" Iya tapi kenapa mereka membedakan Elzia sama si Eliza ini emang bedanya ada dimana" Tanya vitri bingung

' ya bedanya dia seperti kulkas berjalan ' ucap Elzia mendengus dalam hati

" Kita cari meja kosong dulu " Ucap Elzia

" Yoi kalian berdua cari mejanya biar aku yang pesan" Ucap vitri lalu menuju mbak kantin

Kemudian Elzia dan kiara duduk di paling pojok sambil menunggu makanan yang dipesan vitri.

" Hello guys makanannya datang! "Ucap vitri sedikit berteriak

" Gak usah teriak-teriak bangsul banyak orang yang liat njir " Kesal kiara

" Hehe sorry soalnya terlalu bersemangat " Ucap vitri kemudian memberikan makanan ke Elzia dan kiara

Mereka bertiga mulai memakan makanan mereka tapi tiba-tiba

" Permisi kami berdua boleh gabung gak? " Tanya seorang gadis berambut pendek

" Boleh kok duduk aja " Ucap vitri

Lalu keduanya duduk sambil memakan makanan yang dibawa mereka kemudian mereka ber lima mulai makan makanan masing-masing tanpa suara.

Setelah selesai makan kini mereka ber lima mulai mengobrol atau membahas tentang sekolah

" Kalian dari kelas mana? " Tanya vitri

" Kami dari 12 IPA 1 " Ucap Resti

"Oh ya kamu siapa kok mirip banget sama Eliza? " Tanya Rani

"Aku kembarannya Eliza lebih tepatnya aku adiknya cuma beda dua jam " Ucapnya Elzia sambil memakan makanan nya

" Tapi kok kalian berdua beda banget ya maksud aku sifat kalian beda banget" Ucap Resti membedakan sifat keduanya

" Emang kenapa sama sifat mereka? " Tanya kiara karena selama berteman dengan Elzia mereka tidak pernah beremu dengan Eliza karena Eliza sangat jarang untuk tinggal di Rumah jadinya mereka tidak tau sifat Eliza bagaimana. Okey lanjut ke cerita

" Uh sangat jauh pokoknya " Ucap Rani sambil meringis membayangkan berhadapan dengan Eliza

" Eliza orang nya tu beh dingin banget bahkan kami seluruh murid disini kadang menghindar supaya tidak berinteraksi dengannya" Ucap Resti menjelaskan

" Segitunya kalian menghindar dari Eliza ? " Tanya vitri kaget

" Ya jika kau ingin kau coba saja berbicara dengannya " Ucap Rani

" Katanya sebelum kami datang ada anak baru juga ya? " Tanya vitri kepada kedua kadis tersebut

" Ya mereka hari ini tidak bersekolah entah apa sebabnya aku tidak tau" Ucap resti menjelaskan

" Mereka ganteng semua gak ada yang cacat pokoknya "ucap Rani menambahkan

" Banyak murid yang tidak hadir tanpa keterangan, karena tidak ada Eliza coba kalo ada beh hukuman yang akan diterima murid cukup membuat aku merinding" Ucap resti cukup ngeri membayangkan hukuman yang diterima para murid.

" Kenapa wajahmu seperti itu? " Tanya kiara

" Tidak aku cukup merinding saja membayangkan hukuman yang diberikan Eliza " Jawab Resti bergidik ngeri

Sedangkan Elzia hanya menyimak saja mendengar gosipan para temannya yang membicarakan tentang kembarannya itu.

" Aku hampir tidak bisa membedakan yang mana Eliza dan yang mana Elzia kalo bukan warna matanya yang membedakan mereka berdua bisa gawat " Ucap resti memperhatikan warna mata Elzia

" Iya juga ya punya Eliza warna matanya berwarna hijau zambrud sedangkan Elzia Biru laut " Ucap Rani ikut membedakan

" Sudah-sudah gosipnya kita ke kelas sekarang bentar lagi bel masuk" Ucap kiara

Mereka semua beranjak dari meja kantin dan menuju Ruangan masing-masing

Kring.. Kring.. Kring

Akhirnya bel pulang berbunyi semua murid berbondong-bondong keluar kelas masing-masing.

***

Sedangkan lima Remaja yang membolos sekolah hari ini ada di mansion keluarga arkana

"Bagaimana sekolah kalian " Tanya karina ibu dari Arkana

" Baik mom" Jawab mereka seadanya

" Kalian hari ini membolos ya? " Tanya Raya ibu dari Rayan

" Kami udah izin kok mi" Jawab dava cepat bisa gawat mereka kalo ketahuan membolos tapi tiba-tiba

Ting

Bunyi pesan di ponsel milik Raya berbunyi semua yang ada disana langsung melihat kearah Raya

" Siapa ya? " Tanya Alisa ibu dari dimas

" Tidak tau ini dari nomor yang tidak dikenal kayanya " Ucap Raya

" Coba lihat isi pesannya siapa tau penting " Jawab Resa ibu dari dava

Sedangkan kumpulan para remaja itu tampak khwatir perasaan mereka tidak enak

Lalu Raya membaca isi pesan tersebut

~08~ saya wakil OSIS dari SMA nusa melaporkan bahwa lima murid baru sudah tiga hari tidak sekolah mohon untuk bapak dan ibu untuk menasihati anaknya dan sekarang sesuai peraturan disekolah mereka akan dapat sanksi yaitu membersihkan perpustakaan selama seminggu, jika mereka mengulangi kembali akan dapat sanksi kedua dan ketiga dan jika membolos lagi akan dapat sp satu dan seterusnya jika itu terus berlanjut maka anak bapak dan ibu akan dikeluarkan dari pihak sekolah sekian dari saya Terima kasih

Raya membacakan isi pesan tersebut

" Jadi kalian tidak sekolah tanpa keterangan selama tiga hari? " Tanya Raya setelah membaca isi pesan tersebut

" Astaga mulai besok kalian harus sekolah jika tidak mommy tidak akan mengijinkan kalian untuk keluar malam selamanya " Ucap karina mengancam lima pemuda itu

Lima pemuda tersebut melotot

" Kita gak bakalan ngulangin kok mom kemarin karena ada keperluan mendadak makanya kami berlima membolos tanpa meminta izin dulu " Ucap deon jujur

***

Malampun tiba Elzia baru saja selesai mandi dan memakai baju tidur bewarna biru malam. Kemudian Elzia turun menuju ruang makan disana sudah ada ayahnya yang menunggunya

"Malam ayah" Sapa Elzia pada ayahnya sedangkan Bara hanya berdehem saja tanpa membalas sapaan putrinya

Elzia lalu duduk ditempatbya kemudian sepasang ayah dan anak itu mulai makan tanpa suara hanya dentingan sendok yang berbunyi

Setelah selesai makan bara langsung meninggalkan Ruang makan dan menuju ruang kerjanya sedangkan Elzia yang melihat kepergian ayahnya sudah biasa kemudian melanjutkan makannya. Setelah selesai makan Elzia mengumpulkan piring kotor bekas makan mereka berdua tadi. Meskipun di mansion ini banyak para maid tapi Elzia maupun Eliza selalu diajarkan untuk mandiri. Seperti sekarang Elzia sedang mencuci piring bekas makan tadi

" Biar saya saja non Elzia " Ucap bi ijah

" Biarkan saja bi lagi pula ini hanya sedikit kau bisa istirahat saja bi " Ucap Elzia lalu melanjutkan pekerjaan nya

" Tapi non itu udah menjadi tugas saya non" Ucap ijah

" Bibi istirahat saja lagi pula ini sedikit bibi tak perlu khawatir dengan cucian piring ini lebih baik bibi ke kamar aja oke " Jawab Elzia sambil mendorong tubuh bi ijah pelan supaya menuju kamarnya

" Tapi non bi-" Ucapan bi ijah terpotong

" Sudah bi bibi tenang saja okey " Ucap Elzia

Sedangkan bik ijah hanya bisa pasrah atas permintaan anak majikannya tersebut untuk menuju kamarnya

Setelah cucian piring selesai Elzia langsung menuju kamarnya dan membuka laptopnya untuk melihat siapa tau info pertandingan balapan, setelah satu menit tidak ada yang membicarakan tentang balapan Elzia menyudahi membuka laptopnya kemudian menuju kasurnya dan merebahkan diri beberapa menit kemudian ia tertidur karena kelelahan cukup menyerangnya

Pagi pun tiba Elzia bersiap-siap dengan baju seragamnya setelah selesai bersiap ia segera menuju Ruang makan kemudian langsung duduk dan mengambil beberapa Roti selai untuk sarapan pagi ini. Setelah selesai sarapannya Elzia pamit untuk pergi kesekolah

1
Salwa Blora
kak lanjut semangat terus kak 😁😁
Ropha M.P: terimakasih kak telah menyempatkan diri membaca cerita aku, jangan lupa di like ya kak biar makin semangat nih buat cerita nya😍
total 1 replies
aytysz
Semangat yaa kak! kalau kakaknya ada waktu luang, boleh dong berkunjung ke profil ku .. di sana ada cerita sederhana yang mungkin kakaknya suka ♡
anggita
like👍 iklan☝, tiap bab cukup panjang juga🤔.👌oke lah😊.
Ropha M.P: hehe Terima kasih Kak, jangan lupa like ya kak biar makin semangat aku Update😍🙏
total 1 replies
Evi 060989
up lg
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!