NovelToon NovelToon
Aretha

Aretha

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Penyesalan Suami
Popularitas:918
Nilai: 5
Nama Author: Wisye Titiheru

Aretha memilih hidup menderita bersama suaminya. padahal Kemewahan disediakan oleh orangtuanya. Namun Suaminya berselingkuh karena tekanan dari mertuanya. Apakah Aretha bisa mempertahankan rumah tangganya??

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wisye Titiheru, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Berjanji Setia

Akhirnya sebelum, Aretha dan Andreas mendapat gelar dokter spesialis. Mereka sudah mengesahkan hubungan yang mereka jalani selama enam tahun, kejenjang pernikahan. Sebuah hotel mewah sudah disulap buat tamu undangan yang banyak. Dengan dekorasi kesukaan Aretha yang simpel namun elegan dan terlihat sakral.

Hari pernikahan Aretha dan Andreas bertepatan dengan hari ulang tahun Andreas berdasarkan ketentuan hari dan tanggal menurut tahun China. Mamanya Aretha yang meminta tanggal keberuntungan dari biksu untuk tanggal pernikahan Aretha dan Andreas.

Jarak gereja dengan hotel tempat berlangsungnya resepsi pernikahan antara Aretha dan Andreas berlangsung sangat dekat. Pagi - pagi sekali sebelum Dia akan di makeup, Aretha lebih dahulu berolah raga , sebelum sarapan itu kebiasaannya. Rutinitas yang tidak bisa di lewatkan.

"Bisa ngak, kalau makan di tempat umum jangan menggunakan baju yang seksi."

"Maaf sayang, kan ini baju olah raga."

"Disini bukan hanya keluarga kita sayang, banyak tamu hotel juga."

"Iya mohon maaf."

Andreas yang posesif menegor calon istrinya agar tidak menggunakan baju seksi saat sarapan. Akhirnya handuk besar punya Tea, dia gunakan menututupi baju olahraga yang seksi itu.

Karena pemberkatan di gereja jam tiga siang. Maka makeup sudah dilaksanakan dari jam satu. Mulai dari keluarga - keluarga. Hadiah ulang tahun yang disiapkan Aretha buat suaminya yang sisa beberapa jam sudah diletakan di kamar pengantin mereka. Dua bulan lalu waktu liburan di Eropa, Aretha membeli Stetoskop buat kekasihnya dan satu lagi ipad merek terkenal. Semua ini sangat berguna buat pekerjaannya.

Aretha sudah cantik menggunakan baju pengantin berwarna putih sama dengan Andreas putih hitam. Andreas sudah berdiri didepan meja altar menunggu kedatangan calon istrinya kekasih hatinya datang bersama papanya.

Musik gereja berbunyi, Aretha berjalan digandeng oleh papanya Josep Lopez menuju depan. Aretha sangat cantik, semua mata memandang kepadanya di dalam gedung gereja yang saat itu sangat full. Kemudian saat yang paling haru dan menguras air mata adalah saat tangan Aretha diberikan kepada Andreas, untuk dibawa kedepan meja altar.

Janji suci didepan Tuhan dan Jemaat di ucapakan oleh kedua penganten. Untuk saling mencintai, tetap setia dalam suka maupun duka. Sampai maut memisahkan. Pendeta mengesahkan itu dengan menumpang tangan berkat di atas kepala mereka. Setelah mereka memakai cincin pernikahan. Ciuman kudus diberikan Andreas kepada Aretha. Yuda menjadi saksi nikah mereka dari pihak laki - laki. Sedangkan saksi pihak perempuan adalah doker Jihan sahabat Aretha.

Pukul tujuh malam dilanjutkan dengan resepsi pernikahan. Aretha sudah berganti baju pengantin dengan motif yang sedikit glamor meskipun warnanya masih tetap berwarna putih. Karena bertepatan dengan ulang tahun Andreas suaminya, di kue pengantin ada lilin yang harus di tiup bersama dari ujung kue yang berbeda dan bertemu di tengan ditandai dengan wedding kiss.

Andreas nutup mulut Aretha dan dirinya. Ketika ciuman di bibir itu berlangsung. Semua bertepuk tangan. Ada rasa bahagia dihati mama dan papa Aretha, berharap rumah tangga anaknya akan diberkati terus sampai tua. Dan berharap pilihan Aretha adalah yang terbaik. Jam sepuluh malam tamu undangan baru pulang satu persatu. Rekan- rekan dokter Aretha dan Andreas juga hadir selain kolega papanya Aretha.

"Sayang, terima kasih sudah memilih saya untuk membangun bahtera rumah tangga ini."

"Aku sangat mencintaimu Abang. Aku pikir enam tahun waktu yang lama untuk bisa mengenal kamu. Dan saya harap kamu juga bisa mengenal saya seutuhnya."

"I love you Aretha istriku."

"Love you more."

"Selamat ya yang sudah sah sebagai suami dan istri. Pasti kedepan cafeku akan kehilangan pelanggan couple ini."

"Terima kasih ya bro sudah ada dalam kisah hidup kita berdua. Sayang, kita masih bisa nongkrong di cafe Yudas kan, tuh ownernya sedih jika kita ngak jadi pelanggannya."

"Pasti dong. Terima kasih ya Yuda."

"Oke aku pamit ya. Bro, gue tahu loh itu napsuan, tetapi ingat kasihan istri kamu, masih kelelahan."

"Bangke lo." Yuda dan Andreas pun berpelukan.

Aretha sudah di kamar pengantin. Dia sudah tidak tahan lagi di tempat acara. Sedangkan Andreas masih menemani papa mertuanya yang sedang memperkenalkan dirinya kepada kolega - kolega bisnisnya.

"Sayang....." Andreas sedang mencari istrinya. Sebab di kamar ini hanya ada dua hadiah yang terbungkus rapi serta kartu yang berisi ucapan selamat ulang tahun dari istrinya. Andreas membacanya dan tersenyum. Tetapi dia belum mau membukanya, dia mau mencari istrinya.

Waktu membuka pintu kamar mandi dijumpai istrinya sedang berendam di dalam bathtub dengan wangian aroma terapi sambil mendengar musik. Dan dia malah tertidur. Waktu Andreas mengukur suhu air. Ternyata sudah tidak hanggat lagi. Dia langsung mengangkat tubuh istrinya yang tidak terbungkus kain.

"Sayang......" Aretha berusaha menutup dengan tangannya.

"Sayang, aku ini suamimu. Bukan pacar kamu. Abang berhak atas tubuh mulus dan seksi ini."

"Sayang, kamu juga lelahkan. Biar aku jalan."

"Aku kuat sayang."

Ditaruh tubuh istrinya itu diatas tempat tidur. Di tatap tubuh yang polos itu, yang selama enam tahun di jaga, dilihat berbalut kain dari yang harganya menegah sampai mahal sekali. Perempuan yang menerima dia apa adanya namun mempunyai prinsip hidup yang kuat. Itu yang membuat dia berharga di mata Andreas.

"Boleh abang menyentuh tubuh ini??"

"Aku milikmu sayang."

Andreas pun melapaskan seluruh pakaian di tubuhnya. Dia pun mulai bertarung dalam cinta bersama istrinya tercinta, perempuan yang dia pacari selama enam tahun. Menumpahkan semua cinta lewat hasratnya. Perih yang Aretha rasakan waktu benda tumpul itu berhasil masuk kedalam mahkotanya. Air mata bahagia menetes keluar. Andreas melihat istrinya dicium kedua mata itu dan dia meminta ijin untuk melanjutkan pertarungan panas dan penuh kenikmatan itu.

Aretha memberi ijin. Dan penyatuan ronde pertama pun berlangsung. Dua gaya yang biasa di gunakan oleh kebanyakan orang. Berhasil membawa Aretha dan Andreas pada satu titik puncak kenikmatan. Andreas langsung memeluk tubuh istrinya dan mencium bibir dan keningnya.

"Terima kasih Teaku. I love you."

"Love you more. Sayang ada noda darah di sprei."

"Iya besok pagi saja, baru abang meminta tukang bersih kamar ganti."

"Abang tidak risih."

"Ngak lah, itukan perbuatanku. Sayang baru satu ronde ya. Abang masih mau lagi.

"Aku milikmu sayang."

"Sayang, serius itu hadiah buat aku."

"Iya, Abang sudah buka???"

"Belum." Andreas langsung mengambil dua hadiah itu. Dibawa ke kasur untuk dibuka di lihat langsung oleh istrinya. Tetapi sebelumnya Andreas mencium bibir istrinya sangat mesra. Betapa kaget dirinya. Waktu membuka hadiah istimewa itu. Dia melihat kearah Aretha istrinya.

"Aku tahu, kamu sangat membutuhkan kedua barang ini."

"Terima kasih sayangku. Ini hadiah terindah yang aku punya. Dan yang istimewanya di beri oleh istri tercintaku. Bonusnya sekarang dia telanjang."

"Dasar mesum." Andreas mencium istrinya sangat mesra dan dalam, bahkan lama pada bibir istrinya dan ronde kedua pun terjadi.

1
HiaTus
kita juga suka uang 🤭
Ceisye: 👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!