Tia adalah Seorang perempuan Desa yang merantau ke kota untuk memperbaiki perekonomian keluarga.Dia perempuan cerdas, tangguh,dan menyayangi ibunya.Singkat cerita Dia menemukan jodohnya dan membawa ibunya tinggal di kota bersamanya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yantiri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 4 Kemarahan Jesika
Jason pun menyetujui Tia.Tak lama jason berdiri dan hendak pergi. Tanpa menoleh Jason berkata,"Aku diam bukan tidak peduli....aku diam bukan tidak memperhatikan mu tapi aku menunggu waktu yang tepat. Aku menyukaimu sejak lama Tia ayu ning tias....". Lalu pergi meninggalkanku.
Tia diam membisu....
Tia duduk sendiri di taman, memikirkan perkataan Jason.Setelah lama termenung Tia pulang ke rumah.
Esok harinya di SMA Tunas Bangsa dihebohkan foto Jason dan Tia yang ditempelkan di mading sekolah.Bela sudah berdiri diparkiran menunggu kedatangan Tia. 15 menit kemudian Tia datang dan langsung memarkirkan motornya."Tia....gawat!",katanya
"Kenapa Bela?",kataku
Bela menarik Tia ke mading menunjukkan Foto kebersamaan Jason dengannya.
"Apaaaa ....?"
"siapa yang menempel fotoku?"
Bela:"Kamu dan Jason pacaran "?
Tia:"What....?,tidak masuk akal!".
Tia menjelaskan kejadian di taman bersama Jason.Bela syok mendengarnya, akhirnya musuh bebuyutan Tia bertekuk lutut juga.
Di lorong sekolah,Tia bertemu dengan Jesika.Dia menarik tangan Tia ke gudang sekolah.Jesika bersama gengnya menyekap Tia digudang itu. Tia dijambak,ditampar,dan disiram air.Jesika sangat marah melihat foto mereka .Tia sudah menjelaskan bahwa foto itu bukan seperti yang Jesika bayangkan,tetapi Jesika tetap tak percaya.
Bel istirahat berbunyi,semua murid pergi ke kantin.Jason mencari Tia kemana-mana, tapi tidak menemukannya.Dia menghampiri Bela di kelas."Bel,lihat Tia?", katanya
Bela juga tidak tahu keberadaan Tia.Mereka memang tidak sekelas,tetapi satu organisasi club Math.Di kantin, Jason bertemu Jesika.Namun Jason tidak mencurigai Jesika. Jesika selalu bersikap manis terhadapnya.Jesika memang sekelas dengan Tia,tapi dia tak pernah menyukai Tia.
Dahulu Tia dan Jesika teman SMP.Mereka sangat akrab dan rukun.Ayah Jesika selalu menuntut Jesika untuk selalu peringkat 1. Ayahnya selalu memarahi Jesika kalau Jesika peringkat 2. Ayahnya selalu otoriter, sehingga Jesika merasa iri kepada Tia yang selalu peringkat 1.
Setiap kejuaraan Tia selalu juara 1, sedangkan Jesika kedua.Jesika merasa Tia adalah beban hidupnya.Selama di SMA Jesika semakin membencinya.Berbagai upaya sudah Jesika lakukan supaya Tia dikeluarkan dari sekolah.
Jesika merupakan anak donatur terbesar di SMA Tunas Bangsa sedangkan Jason merupakan anak pemilik Sekolah itu.Kedua orang tua mereka bersahabat sejak lama.Tia masuk SMA Tunas Bangsa karena dapat beasiswa.Dia selalu memenangkan berbagai kejuaraan.Tia selalu mengharumkan sekolahnya.
Pukul 15.00 bel pulang berbunyi
Jason belum menemukan Tia, Dia menemui operator sekolah untuk melihat cctv sekolah.Gudang sekolah tidak memiliki cctv,jadi keberadaan Tia yang disekap disana tidak diketahui.
Jason perlahan melihat rekaman cctv.Dia melihat Tia terakhir bersama Jesika dan langsung menghilang.Jason berjalan perlahan kearah gudang sekolah.Tak ada kecurigaan disana, namun dia mencoba menghubungi Tia.Bunyi dering telepon pun terdengar di dalam gudang. Jason mendobrak pintu gudang dengan kencang.
Kondisi Tia sangat kacau. Tia digendong Jason dan dibawa ke apartemennya.kondisi Tia dalam keadaan tidak sadar.Jason menghubungi dokter keluarganya untuk memeriksa kondisi Tia. 10 menit kemudian Tia sadar, memeluk Jason dan menangis.
Jason:"Maafkan aku Tia...aku terlambat menemukanmu".
Tia:"Tolong jauhi aku! aku hanya ingin fokus Sekolah.Aku tidak ingin punya musuh.Kamu membuat aku menderita."
Jason:"ini perbuatan Jesika?".
Tia diam tak mau menjawabnya.Jason mengepalkan tangannya.Dia sakit hati melihat wanita yang dicintainya disakiti.Walaupun cintanya bertepuk sebelah tangan,Jason berharap suatu saat Tia membalasnya.Namun entah kapan...
Jason menghubungi ayahnya meminta keadilan untuk Tia. Kepercayaan ayahnya mencari tahu kejadian yang sebenarnya.Sedangkan Jason mengantar Tia pulang kerumahnya.
Ibu Tia panik melihat kondisi anaknya.Dia membiarkan Tia untuk beristirahat di kamar.Tak lupa membuat sup kesukaannya.Malam hari,Tia demam....terus memanggil ayahnya. Dia bermimpi bertemu ayahnya.Dalam mimpinya ayah Tia memeluk dan mengusap rambutnya."Jadilah wanita yang kuat,ayah percaya kamu bisa melewatinya."katanya.
Tia terbangun dari tidurnya.Dia tersadar mimpinya seperti nyata.Esok harinya Tia bersiap berangkat ke sekolah.Namun di ruang tamu,Tia melihat Jason duduk disana.
Jason:"Izinkan aku mengantarmu ke sekolah, Tia!"
Tia:"Baik,tapi ini yang pertama dan yang terakhir."
Mereka berangkat ke sekolah bersama.Di parkiran sekolah ada mobil ayah Jason dan Jesika Parkir disana.Jason membawa Tia keruangan kepala sekolah untuk meminta keadilan atas kejadian kemarin.
Didalam ruangan sudah ada 2 keluarga.Jesika mengepalkan tangannya,matanya menunjukkan kebencian dan kemarahan kepada Tia. Tia hanya menunduk,tak berani menatap mereka. Mereka adalah Orang- orang penting yang memiliki jabatan tinggi di sekolahnya.
Jason membawa Tia duduk disampingnya.sedangkan Jesika dan ayahnya duduk didepan mereka. Kepala sekolah duduk diantara mereka. Pak Agus yang merupakan operator sekolah membuka rekaman cctv sekolah.Disana tidak ada yang mencurigakan.Namun semua orang disana merasa Jesika pelakunya.
Jesika:"Aku tidak salah ayah....aku hanya membela diri.Aku tak mau milikku diambil olehnya."
ayah Jason:" Ma'af pak Herman(ayah Jesika),saya menunggu penjelasan Jesika Tentang kejadian ini.Jika Jesika sengaja
Melakukan penganiayaan terhadap Tia,Maka kami akan mengeluarkannya dari sekolah ini."
Pak Herman:"Omong kosong, Kami keluarga terhormat.Jesika anak baik-baik..."
Kepala sekolah:"Ma'af pak,kita selesaikan secara kekeluargaan saja."
Semua bukti membuktikan bahwa Jesika bersalah.Jesika diberhentikan sementara oleh pemilik Sekolah karena dapat membahayakan orang lain.Ayah Jesika murka kepada pemilik Sekolah SMA Tunas Bangsa.
Kepala sekolah dan pemilik yayasan meminta ma'af kepada Tia atas kejadian kemarin.Mereka berjanji kejadian tersebut tidak akan terulang kembali. Pemilik Sekolah berpamitan untuk pulang.Jason dan Tia kembali ke kelasnya.
Waktu istirahat tiba,Jason menemui Tia di kelasnya.Dia mengajak Tia ke halaman belakang sekolah.
Tia:"Terimakasih sudah menolongku.... Terimakasih sudah memberiku keadilan...
Jason :"Aku menyayangi mu, melihatmu sakit akupun ikut sakit.Izinkan aku melindungimu.Aku berjanji setelah dewasa nanti aku akan menikahi mu Tia."
Tia:"Kita masih kelas 12, perjalanan kita masih panjang.aku ingin melanjutkan sekolah, membahagiakan ibuku.aku tidak mau pacaran.Kita berteman saja, kalau kamu jodohku Tuhan akan menyatukan kita.
Jason:"Berjanjilah untuk menungguku,Tia."
Semakin hari hubungan mereka semakin baik.Mereka belajar bersama, saling curhat, dan selalu pulang bersama.Baginya Jason adalah sosok yang selalu melindunginya. Tetapi Tia selalu menganggap Jason adalah sahabat.
Dia menganggap sahabat karena Persahabatan itu tidak akan lekang oleh waktu.Sahabat sejati selalu memberikan dukungan, kesetiaan dan menerima perbedaan.Bahkan ketika jarak memisahkan komunikasi tak akan terputus.Tak akan terpisahkan....
💪 terimakasih