**Sinopsis:**
Di dunia nyata, Arka mati tragis karena dikhianati. Bukannya ke akhirat, jiwanya justru bertransmigrasi ke tubuh Tian, murid buangan Sekte Awan Hijau yang sedang sekarat karena disiksa dan difitnah.
Di dunia baru yang kejam ini, kekuatan adalah segalanya. Tepat saat Tian pasrah akan mati untuk kedua kalinya, sebuah layar holografis muncul di kepalanya dengan bunyi: *[Ding! Sistem Cheat Code Jagat Raya Aktif!]*
Di saat orang lain butuh puluhan tahun untuk bertapa, Tian cukup melihat notifikasi sistem untuk naik level secara instan, kebal dari serangan, dan menduplikasi jurus dewa. Berbekal kode curang ini, Tian bangkit dari pecundang menjadi penguasa tunggal jagat raya!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ujang Bonang@_@, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
**Bab 3: Panen Pengalaman di Depan Gudang**
**Bab 3: Panen Pengalaman di Depan Gudang**
Debu kayu yang tebal perlahan mengendap di bawah sinar matahari pagi. Di depan halaman gudang tua yang terisolasi itu, lima orang murid luar senior berdiri mematung. Senyum ejekan yang tadinya menghiasi wajah mereka kini lenyap tanpa bekas, digantikan oleh ekspresi tidak percaya yang sangat konyol.
Bagaimana mungkin mereka tidak terkejut? Pintu gudang yang kokoh baru saja hancur berkeping-keping hanya karena satu tendangan. Dan dari balik debu itu, sosok yang mereka sebut 'sampah'—Feng Tian—berdiri dengan tenang tanpa ada satu pun luka fatal di tubuhnya. Lebih gila lagi, samar-samar ada riak energi spiritual berwarna biru yang berputar di sekitar tubuhnya.
"F-Feng Tian? Bagaimana bisa kamu masih hidup?!" Teriak salah satu murid senior bernama Zhao Kang. Dia adalah sepupu dekat Zhao Lucius dan memiliki kultivasi di Tahap Pengumpulan Qi Tingkat 2.
Feng Tian tidak langsung menjawab. Dia hanya menyunggingkan senyum tipis, menyilangkan kedua tangannya di depan dada, dan menatap kelima orang di depannya dengan pandangan menilai. Di mata Arka yang kini mengendalikan tubuh ini, kelima orang ini tidak lebih dari sekumpulan kantong poin pengalaman (EXP) berjalan yang siap dipanen.
"Kenapa aku tidak boleh hidup, Senior Zhao?" Feng Tian bertanya dengan nada santai, memiringkan kepalanya sedikit. "Apakah kalian kecewa karena tidak melihat mayatku?"
"Lalu di mana Lucius?! Dia masuk ke sini untuk memberimu pelajaran!" Zhao Kang melangkah maju, merasakan ada sesuatu yang sangat salah. Dia mencoba mengintip ke dalam gudang yang gelap melalui celah pintu yang hancur.
"Oh, maksudmu anjing klan Zhao yang sombong itu?" Feng Tian menunjuk ke arah dalam gudang dengan jempolnya. "Dia sedang tidur nyenyak di dalam lubang. Kurasa dia butuh beberapa bulan untuk menyembuhkan tulang rusuknya yang patah."
"Apa?!"
Mendengar ucapan Feng Tian, kelima murid senior itu tersentak. Mereka segera menerobos masuk dan melihat ke dalam kawah kecil di tengah gudang. Di sana, Zhao Lucius terkapar pingsan dengan mulut berdarah dan tubuh yang mengenaskan.
"Bocah keparat! Kamu berani melukai murid senior klan Zhao?!" Zhao Kang berbalik, wajahnya merah padam karena amarah yang memuncak. Sebagai klan dominan di wilayah murid luar Sekte Awan Hijau, belum pernah ada anggota klan Zhao yang dianiaya oleh anggota klan cabang seperti klan Feng yang sudah runtuh. "Tidak peduli metode kotor apa yang kamu gunakan untuk menjebak Lucius, hari ini kamu tidak akan bisa keluar dari sini hidup-hidup!"
"Kalian terlalu banyak bicara," sahut Feng Tian dingin.
**[Ding! Mendeteksi lima target agresif. Memulai pemindaian data musuh...]**
**[Target 1: Pengumpulan Qi Tingkat 2. Target 2: Pengumpulan Qi Tingkat 2. Target 3: Pengumpulan Qi Tingkat 3. Target 4: Pengumpulan Qi Tingkat 1. Target 5: Pengumpulan Qi Tingkat 1.]**
**[Notifikasi Sistem: Misi Darurat Aktif! Kalahkan kelima penindas ini. Hadiah: 300 EXP dan 50 Koin Sistem!]**
Mendengar suara mekanis sistem di kepalanya, mata Feng Tian berkilat penuh semangat. *Tiga ratus EXP? Itu lebih dari cukup untuk membuatku naik ke Tingkat 4 secara instan!*
"Serang bersama! Patahkan semua anggotanya!" Perintah Zhao Kang berapi-api.
Tiga dari lima murid itu langsung bergerak maju secara bersamaan. Mereka melepaskan energi *Qi* mereka masing-masing, menciptakan embusan angin yang cukup kuat untuk menerbangkan daun-daun kering di halaman. Dua murid Tingkat 2 menyerang dari sisi kiri dan kanan, sementara murid yang paling kuat di antara mereka—seorang pemuda bertubuh kekar bermarga Sun yang berada di Tingkat 3—menerjang lurus dari depan dengan jurus "Pukulan Pemecah Batu".
Menghadapi kepungan dari tiga arah, Feng Tian sama sekali tidak mundur. Jika ini adalah Feng Tian yang lama, dia pasti sudah mati ketakutan. Namun sekarang, dengan kekuatan Pengumpulan Qi Tingkat 3 yang murni ditambah insting bertarung seorang *gamer* yang taktis, dia melihat banyak celah dalam serangan mereka yang terburu-buru.
"Terlalu lambat," bisik Feng Tian.
Saat pukulan murid dari sebelah kiri mendekat, Feng Tian dengan lincah memutar tubuhnya ke samping. Tangan kirinya bergerak secepat kilat, menangkap pergelangan tangan murid tersebut, lalu memutarnya ke belakang hingga terdengar bunyi klik yang renyah.
"Aaakh! Tanganku!" Murid itu menjerit kesakitan.
Tanpa membuang waktu, Feng Tian menggunakan tubuh murid yang kesakitan itu sebagai tameng untuk menahan tendangan dari murid di sebelah kanan.
*Bugh!*
Kedua murid itu saling bertabrakan dan terjatuh bergulingan di tanah.
Pada saat yang sama, pukulan berat dari murid bertubuh kekar bermarga Sun sudah berada hanya beberapa inci dari dada Feng Tian. Udara di sekitar tinju Sun bergetar, menunjukkan kekuatan penuh dari Pengumpulan Qi Tingkat 3.
"Mati kau, Feng Tian!" Teriak Sun dengan seringai kejam.
Feng Tian tidak menghindar. Dia justru mengepalkan tangan kanannya sendiri, mengumpulkan seluruh aliran *Qi* biru pekat di dalam dantiannya, dan memukul balik secara frontal, mengadu tinju dengan tinju.
*BOOOM!*
Benturan dua energi spiritual Tingkat 3 menciptakan gelombang kejut yang menerbangkan debu di halaman gudang. Namun, hasil akhirnya sangat mengejutkan. Kekuatan fisik Feng Tian yang telah diperkuat secara permanen oleh sistem jauh lebih padat daripada kultivator biasa.
*Krak!*
Suara retakan tulang terdengar jelas. Sun menjerit histeris saat merasakan energi spiritualnya hancur berantakan, dan tulang lengannya retak akibat tekanan yang sangat masif. Tubuh kekarnya terpental sejauh lima meter sebelum menghantam pohon besar di halaman hingga tumbang.
Hanya dalam waktu kurang dari satu menit, tiga murid senior yang kuat telah ditumbangkan dengan sangat mudah.
Zhao Kang dan satu murid Tingkat 1 yang tersisa di belakang langsung gemetar hebat. Lutut mereka lemas melihat pemandangan mengerikan itu. Ini bukan lagi Feng Tian si sampah yang bisa mereka injak-injak. Ini adalah iblis berwujud manusia!
"Ka-kau... monster..." Suara Zhao Kang terbata-bata, langkah kakinya perlahan mundur ke belakang, berniat untuk melarikan diri dan melaporkan hal ini kepada para Tetua klan Zhao.
"Mau pergi ke mana, Senior Zhao Kang?"
Suara Feng Tian tiba-tiba terdengar tepat di belakang telinga Zhao Kang. Zhao Kang tersentak horor, dia bahkan tidak melihat kapan Feng Tian bergerak menembus jarak di antara mereka. Before dia sempat berbalik, sebuah hantaman keras mendarat di tengkuknya, membuat pandangannya langsung gelap gulita dan ambruk ke tanah.
Murid terakhir yang hanya berada di Tingkat 1 langsung berlutut, menangis histeris sambil membenturkan kepalanya ke tanah. "Ampun, Kakak Feng Tian! Ampun! Aku hanya ikut-ikutan! Tolong jangan bunuh aku!"
Feng Tian menatap murid yang ketakutan itu dengan pandangan dingin, lalu menendangnya hingga pingsan menyusul rekan-rekannya yang lain.
**[Ding! Misi Darurat Selesai! Anda berhasil mengalahkan lima penindas.]**
**[Menyerap sisa-sisa energi Qi di sekitar... Memproses hadiah...]**
**[Selamat! Anda mendapatkan 300 EXP dan 50 Koin Sistem!]**
**[Ding! Poin Pengalaman telah penuh (350/300). Memulai proses menerobos ranah!]**
*Boom!*
Sebuah sensasi hangat yang jauh lebih besar dari sebelumnya meledak di dalam dada Feng Tian. Energi murni itu berputar mengitari meridian tubuhnya, memperlebar jalur energinya, dan memperkuat dantiannya hingga dua kali lipat. Rambut hitamnya berkibar ditiup angin spiritual yang memancar dari tubuhnya.
**[Ding! Selamat! Anda berhasil menerobos ke Tahap Pengumpulan Qi - Tingkat 4!]**
**[Notifikasi: Slot Kode Curang ke-3 akan terbuka pada Tingkat 5. Teruslah mengumpulkan EXP!]**
Feng Tian mengembuskan napas panjang, merasakan kekuatan baru yang mengalir deras di setiap sudut tubuhnya. Dia melirik sekilas ke arah halaman gudang yang kini dipenuhi oleh tubuh-tubuh murid senior yang pingsan dan sekarat.
Pembalasan dendam kecil ini baru saja dimulai. Dia tahu, hilangnya Zhao Lucius dan kelompoknya pasti akan segera memancing kemarahan dari para petinggi klan Zhao di dalam Sekte Awan Hijau. Namun, alih-alih takut, Feng Tian justru merasa tidak sabar.
Semakin banyak musuh yang datang, artinya akan semakin banyak pula poin pengalaman yang bisa dia panen secara instan.
"Klan Zhao... Tetua Sekte..." Feng Tian tersenyum dingin sambil menatap ke arah bangunan megah Sekte Awan Hijau di puncak gunung. "Bersiaplah, karena anomali jagat raya ini akan segera datang menghancurkan kesombongan kalian."
> **💬 Catatan Penulis:**
> Panen raya! Feng Tian langsung naik ke Tingkat 4 setelah membantai antek-antek klan Zhao! 😎🔥
> Kira-kira seberapa gempar Sekte Awan Hijau saat tahu seluruh kelompok Lucius ditumbangkan oleh satu orang? Yuk, jangan lupa klik **Favorit**, kasih **Like**, dan tulis teori kalian di kolom **Komentar** ya! Lanjut ke Bab 4! 🚀✨
>