NovelToon NovelToon
Suamiku Juragan Kerupuk

Suamiku Juragan Kerupuk

Status: sedang berlangsung
Genre:Pengantin Pengganti / Romansa pedesaan / Komedi
Popularitas:64.3k
Nilai: 5
Nama Author: Desau

Arisa dikhianati calon suaminya sendiri di hari pernikahan. Namun karena tak mau malu, Arisa memutuskan menikahi pemuda desa bernama Ogi, yang diketahui juga sebagai murid favorit ayahnya Arisa dulu.

Ogi yang sepenuhnya punya usaha kerupuk di desa, membawa Arisa untuk ikut tinggal dengannya ke desa. Saat itulah kehidupan Arisa berubah drastis.

"Suara apa itu, Kang? Aku nggak bisa tidur," bisik Arisa sambil menghimpitkan badannya ke dekat Ogi.

"Itu cuman suara burung hantu atuh, Neng..." sahut Ogi berusaha tenang.

"Kompor gasnya mana, Kang?"

"Di sini masaknya masih pakai kayu atuh, Neng..."

"Ini kenapa sinyalnya nggak ada, Kang? Aku butuh wifi!"

"Di sini wifi belum ada atuh, Neng. Kalau mau sinyal pun harus naik ke tebing dulu."

Banyak pengalaman baru yang harus dilalui Arisa. Bagaimana kisah romantis dan kekocakkan mereka tinggal di desa?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Desau, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 4 - Usaha Kerupuk

Empat jam sudah bus melaju dijalanan. Membuat Arisa mulai merasa bosan.

"Udah dekat nggak?" tanya Arisa.

"Lumayan, Neng," jawab Ogi.

"Dari tadi jawabanmu lumayan aja terus. Tapi ini belum sampai-sampai juga. Sejauh apa sih desanya?"

"Kita butuh waktu sekitar enam jam naik bus. Terus pas nanti sampai terminal, nanti dijemput sama Kang Abdi. Nah, pas naik mobil itu kita perlu waktu tiga jam untuk sampai ke Desa Cikawening..."

Mulut Arisa menganga saat mendengar penjelasan itu. "Gila... Jadi kita bakalan seharian di perjalanan? Jauh banget," keluhnya.

"Makanya sebelum Neng Arisa tadi mau menikahiku aku pastikan dulu apa Eneng nya nggak masalah. Karena sama sekali nggak masalah, ya sudah aku juga nggak masalah," tutur Ogi.

Mata Arisa mengerjap cepat. Dia mencoba berpikir positif. "Tapi bagus deh. Artinya aku bisa pergi sejauh mungkin dari kota untuk sejenak. Di desamu pasti udaranya sejuk kan?" tanggapnya.

"Sejuk atuh, Neng. Kadang kalau pagi itu airnya kerasa kayak air es," ungkap Ogi.

"Hah? Air es? Itu namanya dingin bukan sejuk, Kang!" sahut Arisa.

"Benar juga ya. Tapi aku akan pastikan Neng Arisa nyaman tinggal di sana." Ogi memastikan.

Arisa mengangguk. Dia lalu menguap lebar karena mulai mengantuk.

"Tidur aja atuh, Neng. Kalau udah sampai, nanti aku bangunin," saran Ogi.

"Makasih ya, Kang. Aku akan mencoba tidur," sahut Arisa. Dia segera memejamkan mata dan menyandarkan tubuhnya ke kursi. Akan tetapi sayangnya Arisa tak bisa tidur.

Saat menoleh ke arah Ogi, justru lelaki itu yang tertidur. Arisa hanya bisa menggelengkan kepala.

"Nyuruh tidur, eh malah dia yang tidur," gerutu Arisa.

Beberapa menit kemudian bus berhenti untuk mengisi bensin. Saat itulah Arisa membangunkan Ogi.

"Eh, kenapa, Neng?" Ogi bangun dengan gelagapan.

"Kita udah sampai?" tanya Arisa antusias.

Ogi mengedarkan pandangan ke sekeliling. "Belum ini atuh, Neng. Kayaknya busnya lagi ngisi bensin. Ayo kita turun, Neng. Kita makan di warung," ajaknya. Dia berjalan keluar lebih dulu dari bus.

"Ya udah. Ayo! Aku kebetulan lapar," balas Arisa. Dia mengikuti Ogi dari belakang.

Ogi dan Arisa duduk bersebelahan di warung makan yang ada di seberang pom bensin. Kala itu mereka memesan seblak dan teh es. Keduanya tidak perlu menunggu lama untuk menunggu makanan dihidangkan.

"Ngomong-ngomong, kenapa kau mau menikahiku begitu saja? Kau bahkan terkesan santai sekali. Normalnya orang bakalan menolak," celetuk Arisa seraya melirik Ogi.

"Papanya Neng Arisa itu baik sekali sama aku. Anggap saja ini aku lakukan untuk membalas kebaikannya. Lagi pula, Neng... Aku udah nggak punya keluarga di kampung. Cuman tinggal nenek sama kakak laki-lakiku. Itu pun kakakku udah nikah dan tinggal sama keluarganya sendiri," terang Ogi sambil terus melahap seblaknya.

"Kau kenapa tinggal di kampung? Kan kau pernah kuliah di kota? Kenapa nggak tinggal di kota aja? Cari kerjaan apa gitu."

Ogi menggeleng. "Nggak bisa atuh, Neng. Aku harus meneruskan usaha peninggalan orang tuaku."

"Warisan? Usaha apa, Kang?" pupil mata Arisa membesar. Senyuman lebar mengembang di wajahnya. Dia menduga mungkin saja Ogi punya warisan banyak. Seperti memiliki tanah yang banyak misalnya. Arisa bahkan berpikir, mungkin saja Ogi lebih kaya dibanding Marcel.

"Usaha kerupuk atuh, Neng. Rasana teh ngeunah!" ungkap Ogi sambil mengacungkan jempolnya.

Seketika senyuman Arisa pudar. Kerupuk? Usaha kerupuk? Dimatanya itu hanyalah usaha kecil.

"Nanti pas udah sampai rumah. Langsung cobain kerupuknya ya," tawar Ogi.

"Iya deh, hehehe..." Arisa tertawa dengan wajah masam.

1
Tiara Bella
semoga cepet dpt bukti ya eyang.... semangat ya
☠ᵏᵋᶜᶟ Қiᷠnꙷaͣŋͥ❁︎⃞⃟ʂ⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔
semoga aja ogi bisa buat para warga bungkam dan Heru akan ketauan sama warga biar di usir dari kampung itu
Fitri Yaningsih
ayolah semangat biar nama ogi,eyang imas bersih kembali
dan hukum pembuat onar dengan seberat beratnya jangan kasi ampun biar mata warga kampung kebuka melek gitu liat kebenarannya jangan asal main tuduh dan fitnah
Fitri Yaningsih
bergerak cepat seperti bayangan kumpulkan semua bukti2 tanya saksi yang pertama kali dapat gosip itu mudah asal ada kemauan tuk lebih berani pasti semua bukti cepat terkumpul
W I 2 K
nahh gtu dong..janga mengalah untuk kalah gi....TAPI MENGALAH UNTUK MENANG....semangat kang ogi....,ungkap kebenaran👍👍
Fitri Yaningsih
nah gitu donk harus berfikir jangan diem bea apalagi fitnahnya udah keterlaluan cari strategi yang bagus dan jitu buat kumpulin bukti2 bergerak tanpa ada yang tau seperti bayangan ayo semangat bangkit kasi pelajaran berharga buat kaka durjana
Tiara Bella
ayo Ogi temukan buktinya klu Heru sm Mega biang keroknya
W I 2 K
bantu cari biang keroknya dang..kalau hal seperti ini harus ada pihak ke 3 yg bantu...
Fitri Yaningsih
secepatnya harus cari solusi bukan diam dan ngumpet,cari biang keroknya.......tentunya kalian tau dan hapal watak warga kampung jadi carilah celah tuk selesaikan masalah biar ga ngerembet mulu.dan untuk heru dan mega semoga cepat ketahuan dan dikeroyok warga
Maryanah May
lanjut thor aku yg malah ikut deg2n baca y🤭
Tiara Bella
mudah²ada keadilan Ogi sm Arisa....
☠ᵏᵋᶜᶟ Қiᷠnꙷaͣŋͥ❁︎⃞⃟ʂ⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔
punya sodara kaya iblis ...ada aja jahat nya ...sepak aja sih yang jauh tadinya mah 🤭
Mita Paramita
fitnah lebih kejam daripada pembunuhan 🤣🤣🤣semoga biang kerok Heru & Mega cepet ketahuan 😭 kasian ogi
MamDeyh
Siapa tuh laki2 yg ktm mereka? Apa si Marcel yg akan nolong mereka/Shy/
Fitri Yaningsih
dan sejauh ini kerupuk aman2 saja aturan gosip gitu bisa diluruskan dari awal kalo saja ada yang buka suara yang bergosip pertama kali itu heru dan mereka pasti kenal dan sampaikan ke ogi jadi tidak berkembang menjadi bencana
Fitri Yaningsih
susah yach hidup dikampung gampang kemakan omongan dan gosip.emang mereka ga bisa gitu ngomong yang yebarin fitnah tuh si heru pasti mereka tau dan kenal kan ama heru ko ga kedetek gitu trus mereka juga harusnya tau perangai heru seperti apa dan heru masi keluarga ogi heran deh trus emang segitu lengahnya kah keadaan gudang ampe orang nyusup ga ketauan kan katanya gudang dan rumah dekat
Mita Paramita
jahat banget nih pasangan iblis gak suka liat ogi bahagia 🤨
ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ ⍣⃝🦉ꪻ꛰͜⃟ዛ༉
fitnah lebih kejam, semoga ogi dan arisa bisa lewatin sama-sama ya.
mega sama heru dapat ganjarannya
Fitri Yaningsih
biarlah ogi bahagia bersama arisa apapun yang terjadi dan mudah2an segala kelicikan heru dan mega malah berbalik ke yang merencanakan tertawa jahat wkwkwkwkwk
Fitri Yaningsih
sodara macam apa itu liat adiknya maju bukannya senang dan mendukung malah iri dasar serakah kamu heru cocok sama mega
mudah2an nanti dapet hidayah yang tak terlupakan buat 2 sejoli tamak ini 😡😡😡
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!