NovelToon NovelToon
Kesempatan Kedua

Kesempatan Kedua

Status: tamat
Genre:Cinta setelah menikah / Crazy Rich/Konglomerat / Cinta Seiring Waktu / Mengubah Takdir / Balas dendam dan Kelahiran Kembali / Penyesalan Suami / Tamat
Popularitas:93.7k
Nilai: 4.9
Nama Author: Miss Yune

"Lebih baik, kau mati saja!"

Ucapan Bram membuat Cassandra membeku. Dia tidak menyangka sang suami dapat mengeluarkan pernyataan yang menyakiti hatinya. Memang kesalahannya memaksakan kehendak dalam perjodohan mereka hingga keduanya terjebak dalam pernikahan ini. Akan tetapi, dia pikir dapat meraih cinta Bramastya.

Namun, semua hanya khayalan dari Cassandra Bram tidak pernah menginginkannya, dia hanya menyukai Raina.

Hingga, keinginan Bram menjadi kenyataan. Cassandra mengalami kecelakaan hingga dinyatakan meninggal dunia.

"Tidak! Kalian bohong! Dia tidak mungkin mati!"

Apakah yang terjadi selanjutnya? Akankah Bram mendapatkan kesempatan kedua?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Miss Yune, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

04. Keadaan Cassie

"Pergilah, Bram. Aku rasa sudah cukup kebodohanku yang membiarkan anakku menderita sepanjang pernikahan kalian," ucap Gunawan Wijaya dengan dingin.

Bukan tanpa alasan dia menyetujui putri sulungnya menikahi Bram. Cassie selalu ingin menjadi istri Bram. Oleh karena itu, dengan kekuasaannya dia membuat semua impian Cassie.

Namun, hal itu justru menjadi bencana bagi Cassie. Selama ini, Gunawan selalu menanyakan tentang kehidupan pernikahan Cassie dan Bram. Yang dikatakan Cassie ternyata berbanding terbalik dengan hal yang dialami oleh putrinya itu.

Cassie memilih untuk menyembunyikannya. Gunawan baru mengetahui hal itu setelah semuanya terlambat.

"Tolong, biarkan Cassie pergi dari hidupmu. Bukankah itu yang selalu kamu inginkan?" tukas Jessie yang sangat kesal dengan Bram.

"Kalian tidak bisa menghalangiku. Cassie adalah istriku! Dia tidak akan menyerah begitu saja dan pergi meninggalkanku. Bangun Cassie! Kamu bilang tidak akan membiarkanku bahagia bersama wanita lain. Kamu harus membuktikannya!" Bram mengatakan hal itu dengan putus asa.

Gunawan yang sudah hilang kesabaran berusaha menarik tubuh Bram, tetapi pria itu mendorong Gunawan dengan kasar. Dia bahkan meminta anak buahnya untuk mencegah keluarga Cassie mendekatinya.

"Kamu tidak bisa melakukan ini pada kami. Kami lebih berhak untuk mengurus jasad Cassie dibandingkan dirimu," teriak Jessie tidak terima dengan perlakuan Bram.

"Tidak! Dia masih hidup. Cassie akan selalu hidup!"

Clarissa, Ibu dari Cassie memandang Bram dengan sendu. Dia berpikir kalau Bram sudah gila.

"Sampai kapan kamu akan bersikap seperti ini. Putriku sudah meninggal. Bahkan, dia meninggal membawa cucuku! Kasihan sekali anakku harus menikah dengan pria sepertimu," ucap Clarissa lirih.

"Apa maksud, Mama? Cassie hamil?" Bram menoleh pada Clarissa.

"Ya, menyedihkan bukan? Kau sendiri pasti tidak tahu kalau anakku tengah mengandung. Sudahlah, menyingkir dari tubuh anakku. Kamu tidak berhak akan dirinya!" tukas Clarissa mendorong Bram dengan kasar.

Clarissa menangis sambil merangkul tubuh Cassie. Yang dilakukan perempuan itu tidak jauh beda dengan Bram.

"Kamu sudah tenang di sana, Nak. Di kehidupan selanjutnya Mama harap kamu mendapatkan jodoh yang lebih baik. Mama sangat menyayangimu," ucap Clarissa.

Namun, sesuatu terjadi di luar dugaan. Tangan Cassie bergerak sedikit. Perempuan itu perlahan membuka matanya. Cahaya putih menyilaukan penglihatannya, membuatnya menyipit. Kepalanya terasa berat, tubuhnya lemah, dan ada rasa sakit yang menusuk di perutnya.

Suara isakan lirih terdengar di sampingnya. Dengan sisa tenaga, Cassie menoleh dan melihat ibunya, sedang menggenggam tangannya erat. Mata wanita itu sembab, wajahnya penuh kekhawatiran.

"Mama...?" suara Cassie terdengar serak dan nyaris tak terdengar.

Clarissa tersentak, lalu buru-buru menghapus air matanya. "Cassie... kau sadar, Nak? Syukurlah... syukurlah!"

Tangisannya pecah, dan dia segera memanggil suaminya. Gunawan Wijaya bergegas mendekati Cassie bersama Jessie. Wajahnya yang penuh garis tegas menunjukkan keteguhan, tetapi matanya menyiratkan kesedihan yang dalam.

Cassie menatap mereka dengan bingung. "Apa yang terjadi...? Kenapa aku ada di sini?" tanyanya dengan suara lemah.

Jessie menggenggam tangannya dengan hati-hati. "Cassie, kau mengalami kecelakaan..."

Sejenak, Cassie mencoba mengingat. Kilasan peristiwa terakhir menyeruak di benaknya—suara klakson truk yang memekakkan telinga. Napasnya memburu.

"Aku... aku hampir mati...?"

Kaivan mengangguk, suaranya dalam dan penuh kepedihan. "Dokter mengatakan kau dalam keadaan kritis. Kami hampir kehilanganmu, Cassie..."

Cassie merasakan air mata menggenang di pelupuk matanya. "Tapi... aku masih hidup?"

Clarissa mengangguk dengan penuh kasih, tetapi ada sesuatu di matanya yang menyiratkan kesedihan lebih dalam.

"Mama... ada sesuatu yang Mama sembunyikan dariku?" tanya Cassie dengan nada curiga. Perutnya terasa aneh, seperti kosong.

Jessie buru-buru tersenyum dan mengusap tangan adiknya. "Yang penting sekarang Kamu sudah sadar. Kamu butuh istirahat, jangan pikirkan hal lain dulu, ya?"

Cassie mengernyit, merasa ada sesuatu yang janggal. Namun, tubuhnya terlalu lemah untuk mendesak mereka lebih jauh.

Bram yang tidak percaya dengan hal yang terjadi di depannya, langsung mendekati Cassie. Namun, saat itu Gunawan menghadang pria menyedihkan itu.

"Aku tidak akan membiarkanmu menyakiti Cassie lagi," ucapnya dingin. "Pergilah, aku akan segera mengurus perceraian kalian!"

"Tidak! Cassie, kamu hidup? Cassie aku..."

Bram tidak melanjutkan ucapannya pada Cassie. Lidahnya keluar ketika menatap perempuan di hadapannya. Cuplikan kejahatannya seolah berputar dalam benaknya.

Dia telah sangat menyakiti hati Cassie. Bahkan, memintanya untuk mati saja. Masih dapatkah dia menebus semua kesalahannya? Apakah Cassie akan mendapatkan kesempatan kedua.

Cassie yang berada di hadapannya menoleh. Perempuan itu menatapnya dengan datar, berbeda dengan biasanya yang selalu memancarkan cinta pada setiap kali mata mereka bertemu. Bram tidak mendapatkan hal itu saat ini.

"Ma, siapa pria ini? Papa bilang bercerai? Apa dia suamiku?" tanya Cassie yang membuat hati Bram mencelos.

***

Bersambung...

Terima kasih telah membaca 😍❤️

1
Anre1201
buat Cassie, coba jadi perempuan tegas sedikit demi anakmu. kamu tuh wanita Dari keluarga kaya, jadi tidak usah takut susah. tanpa suami pun kamu bisa membesarkan anak kamu !!!!!
beri kan penjelasan ke Bram untuk bisa menyelesaikan masa lalu nya baru datang lagi, jangan biar kan masalah belum selesai tapi sudah bersama, walaupun demi anak tapi itu bukan solusi. kamu harus cari kebahagiaan kamu, kamu harus belajar mencintai diri kamu, belajar untuk menerima orang-orang baru, belajar untuk menumbuhkan rasa percaya dalam diri sendiri agar hidup mu bisa tenang dan anak mu lahir dengan rasa Cinta.
Anre1201
Cassie terlalu lemah Karna cinta, ga bisa tegas, Dari awal sudah terlihat karakternya. watak dia lembut tapi Bucin kalau soal Cinta hingga tidak punya prinsip. makanya selalu kalah karena Bodoh, tolol dan Goblok sudah bikin rasional kalah Dari akal sehat 😤
Anre1201
lelah??? ya cerai Begooooooo 😤
ini cerita nya bijimana sihhhh.. Katanya masih terikat pernikahan tapi ga ada solusi nya. kalau memang ingin pisah bukan cerai ya ngomong di awal.. minta ketenangan diri buat masing-masing pihak, agar ada Jalan keluar terbaik untuk bisa menyelesaikan masalah yg ada, jadi ketika balikan, masing-masing sudah selesai dengan masa lalu nya dan siap menjalani pernikahan dengan pondasi yg lebih kuat agar tidak melakukan kesalahan tolol lagi 😤
Anre1201
cerita yg bullet, sama-sama orang kaya tapi ga bisa cari bukti soal sepele seperti ini. Cassie juga ga tegas, kalau memang sudah selingkuh ngapain di kasih kesempatan 🥱 apalagi selingkuh itu penyakit yg susah diobatin, walaupun balik lagi, tetap saja, kepercayaan sudah hilang dan akan jadi duri dalam daging.
apalagi Dari awal pernikahan sudah tidak sehat Karna terpaksa + tidak ada Cinta yang tulus Dari kedua belah pihak.. jadi pernikahan nya tidak ada pondasi yang kuat.. makanya terjadi perselingkuhan 🙄
Anre1201
Dari sini bisa di lihat.. Bucin memang bikin manusia jadi Bego, tolol + goblok !!!!!!!karena tidak bisa membedakan antara Cinta, pengkhianatan, kesetiaan, ketulusan, kepercayaan dan harga diri !!!!!!
tris tanto
weh cpt bgt udh diindo
tris tanto
kn udh dikasih tau kok bhnya tehenyyaakkkk ,kaget doong
tris tanto
masih dibahas lg,kn dibb depan udh dibhs knp jd muter2
tris tanto
lidahnya keluarrr,,,melet dong ,gk sampe otakku mbayangke,,
Sri Mugianti
sebenarnya yg jadi adeknya itu si Cassie atau Jessi
tini_evel
cassie ini kakak atau adik sih.. awal dibilang kakak tp ada juga dibilang adik..
Agus Andryani
iya mmang dr awal sdh bungung
ichapurie
ini gimana sih, diawal katanya cuma anggep raina adek, terus bab berikutnya bilang cuma ciuman, bab berikutnya lagi bilang nginep di villa berdua tapi pisah kamar, eh bab berikutnya bilang pernah ngehabisin malam bersama , yg bener gmna sih thor kok beda2 tiap bab
Tira Aneri
suukaaa
rarr
thor aku mampir sini dlu, smbil nunggu update terbaru "satu malam bersama ceo" laura adenya liam🤭
Miss Yune: Dah update kak. cusss mampir ya
total 1 replies
Sulati Cus
singkat padat ngena
Anisa Muliana
bagus ceritanya thor👍
bunda sekar
menurut ku kok kebalik2... kadang kakak kadang adik
astr.id_est
waduh endingnya enggak banget, gimana nasib ellira huhuhu 😥
💟노르 아스마💟
wah wah wah...apa ini?
misteri??????
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!