NovelToon NovelToon
TEKNIK KULTIVASI NAGA KEGELAPAN

TEKNIK KULTIVASI NAGA KEGELAPAN

Status: sedang berlangsung
Genre:Ilmu Kanuragan / Kultivasi Modern / Perperangan / Action / Balas dendam dan Kelahiran Kembali / Budidaya dan Peningkatan / Fantasi Timur
Popularitas:163.6k
Nilai: 5
Nama Author: bingstars

Ji Fan, seorang pemuda dari clan ji yang memiliki mata misterius, namun akibat mata nya itu dia menjadi olok-olokan seluruh clan.
Didunia yang kejam ini, sejak kecil dia hidup sebatang kara tanpa kultivasi, melewati badai api sendirian. Sampai pada akhirnya dia tanpa sengaja menemukan sebuah buku tua yang usang. Buku itu adalah peninggalan ayahnya yang didapat dari seorang laki laki paruh baya dimasa lampau. Awalnya dia tidak mengerti buku apa itu, Tetapi setelah mempelajari bahasa dewa kuno, dia mulai mengerti, buku itu adalah buku Teknik Terlarang Kultivasi Naga Kegelapan. Dalam buku itu tertulis berbgai ilmu pengetahuan dan langkah-langkah jalan kultivasi, sejak saat itu Ji Fan berubah dari yang awalnya sampah menjadi kultivator puncak yang ditakuti di seluruh alam. Dan orang-orang memanggilnya dengan sebutan 'Orang Buta Dari Kegelapan Naga' .

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon bingstars, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 4. KOMPETISI BAKAT

****

7 Tahun telah berlalu sejak terjadinya fenomena yang menggemparkan seluruh daratan kultivasi.

****

Setiap 10 Tahun sekali klan Ji akan mengadakan sebuah kompetisi yang bertujuan untuk mengetahui seberapa besar bakat yang dimiliki oleh masing masing generasi muda diklan Ji, kompetisi ini diikuti oleh generasi yang berusia kurang dari 10 Tahun.

"Ayah mengapa kau membawa yin'er kemari"

Ucap seorang gadis polos dalam gendongan seorang laki laki paruh baya

Mereka berdua adalah Ji Yin dan Ji Han

"Salam ketua klan"

"Salam Nona muda"

Ucap seluruh anggota klan Ji memberikan hormat kepada ketua klan dan nona muda mereka

****

Terdengar bisik-bisik diantara kerumunan anggota klan yang membicarakan pewaris klan Ji mereka yang konon akan membawa klan Ji menuju puncak dunia kultivasi

Ji Han yang samar-samar mendengar orang orang yang membicarakan putrinya tentu saja dia

 merasa sangat bangga dan berbicara penuh dengan kesombongan

"Hahahahaaa... Tentu saja putriku yang jenius ini akan membawa klan kita menuju puncak! Kalian akan melihat nya ketika putriku berdiri dipuncak diantara generasi-generasi klan sampah lainnya!"

Tak lama muncul lah dua pasangan dengan mengendong seorang putra kecil yang terlihat sangat tampan, rambut hitam panjang tergerai, serta kulit putih mulus seperti batu giok yang berharga.

"Hei lihat mengapa keluarga sampah itu datang juga ke mari!"

"Hei Sampah! Jika ingin memungut makanan jangan disini"

"Lihatlah putra pasangan sampah itu! Bukanlah dia cukup tampan?"

"Untuk apa tampan jika dilahirkan menjadi sampah?"

"Menyingkir dari pandanganku sampah! Kau membuat mataku yang suci ini tercemari dengan sampah sepertimu!"

Terdengar berbagai cacian ketika pasangan itu datang kedalam kompetisi, tentu saja mereka adalah Ji Wen, Ji Ran dan putra mereka Ji Fan

"Salam kakak, maafkan kami karena terlambat"

Ucap Ji Wen dan Ji Ran memberikan salam dengan mengepalkan tangannya

"Hmmm... Sudah berapa kali aku bilang padamu jangan panggil aku kakak! Aku tidak pernah memiliki adik seorang sampah sepertimu!"

"Untuk apa kau datang membawa sesogok orang tidak berguna ini kemari!?"

Balas Ji Dan dengan tatapan tajam dan muka dingin

"Kami datang kemari karena ingin mengetahui bakat putra kami juga"

"Cih!... Apa yang diharapkan seorang putra dari sampah sepertimu!?"

Balas Ji Han dengan tatapan menghina

Plakkk...

"Cukup! Kau boleh menghinaku tapi kau jangan menghina putraku yang tidak tahu apa apa!"

Balas Ji Wen dengan menampar keras Ji Dan karena merasa tidak terima putranya dihina

Boom...

"Lancang kau sampah!"

Ji Han yang tak terima langsung mengeluarkan aura kultivasi nya menekan Ji Wen dengan kekuatan penuh

Krakkk...

Huekkk...

Ji Wen yang tak mempunyai kultivasi langsung tersungkur muntah darah dengan liar

Semua orang tampak panik dengan aura Ji Han yang begitu mengerikan, hingga membuat mereka sangat sulit bernafas

"Matii!! Kau sampah!"

Ji Dan menghunus pedang nya ingin membunuh Ji Wen saat itu juga

"Cukup!"

Tiba-tiba terdengar suara serak dengan aura yang lebih menakutkan menghilangkan aura Ji Han dengan seketika

"Apakah kau ingin membunuh semua orang dengan auramu!"

Teriak marah Ji Dan ketika melihat keributan yang ditimbulkan orang orang ini

Melihat siapa orang yang datang Ji Yin langsung berlari melompat kedalam pelukan Ji Dan dengan menangis

"Kakek! Paman itu menampar ayah dengan keras, Yin'er takut"

Ucap gadis polos itu yang tak mengerti apa apa

"Tidak apa apa gadis kecil, Kakek ada disini"

Balas lembut kepada cucu kesayangannya itu lalu melirik kearah Ji Wen yang tersungkur ditanah dengan tatapan dingin

"Kau orang tidak berguna! Masih suka membuat masalah dihadapanku!"

Heninggg....

"Hormat kepada Leluhur"

Ucap semua orang ketika melihat Ji Dan datang

"Sampah ini yang berani menyerangku ayah!"

Ucap Ji Dan merasa kesal karena gagal membunuh Ji Wen

"Itu karena dia yang memulai nya! Dia menghina putra kami!"

Balas Ji Wen dengan marah ketika dia melihat Ji Dan kakeknya begitu peduli kepada Ji Ying sementara putranya Ji Fan dicampakkan seperti lalat yang tidak berharga

"Sudahlah suamiku, bersabarlah"

Ucap Ji Ran sambil membantu suaminya berdiri dengan susah payah

"Maafkan aku istriku, Aku tak bisa melindungimu dan anak kita"

***

"Tunggu kau sampah! Aku akan menghabisi keluarga sampah mu itu!"

Ucap Ji Han dengan pelan lalu pergi ke sisi Ji Dan dan putrinya

"Sudah cukup! Jangan membuang buang waktu berharga ku! Saatnya kompetisi mulai"

Ucap Ji Dan tak lagi memperdulikan keluarga Ji Wen, Ji Wen yang melihat itu hanya bisa mengepalkan tangannya dengan keras sampai kuku kukunya menancap ditelapak tangan

"Bersabarlah suamiku ini demi masa depan Fan'er kita"

****

"Baiklah Karena Leluhur sudah hadir maka kompetisi ini secara resmi dimulai! Para generasi muda yang akan mengikuti dimohon segera naik kedalam arena kompetisi!"

Ucap tetua agung yang langsung memimpin berlangsungnya kompetisi itu

Para generasi muda berbondong-bondong menaiki arena dengan segera, mereka berbaris didepan sebuah batu kuno, batu ini adalah batu Qin yang berguna untuk mengidentifikasi bakat, jenis tulang, serta kemurnian darah seseorang, ketika seseorang menekan telapak tangan nya ke permukaan batu itu, batu itu akan memunculkan reaksi dengan 4 warna dan beberapa garis dan bintang

Warna Hijau \= Menujukkan bakat seseorang Sangat Rendah

Warna Biru \= Menujukkan bakat seseorang Rata Rata

Warna Merah \= Menujukkan bakat seseorang Cukup Tinggi

Warna Putih \= Menujukkan bakat seseorang Sangat Tinggi

--

Sementara Jenis Tulang dapat diidentifikasi dengan tanda tanda

Garis 1 \= Menujukkan Tulang Serigala

Garis 2 \= Menujukkan Tulang Harimau

Garis 3 \= Menujukkan Tulang Phoenix

Garis 4 \= Menujukkan Tulang Naga

Sementara Jenis kemurnian darah dapat diidentifikasi dengan tanda

Bintang 1 \= kemurnian 10 persen kebawah

Bintang 2 \= kemurnian 30 persen kebawah

Bintang 3 \= kemurnian 60 persen kebawah

Bintang 4 \= kemurnian 90 persen kebawah

Diatas itu masih ada beberapa tingkatan yang masih menjadi misteri dalam dunia kultivasi,

****

Kembali ke arena kompetisi saat semua generasi muda sudah berada diatas arena dan kompetisi aoan dimulai tiba tiba terjadi keributan diarena penonton dan para penatua

"Lihatlah apakah anak dari sampah itu benar benar akan mengikuti kompetisi ini? "

"Bocah itu tidak akan mempermalukan dirinya sendiri bukan didepan seluruh anggota klan kita? "

Ketika Ji Fan berjalan menuju arena banyak bisik bisik diantara penonton diarena yang tak menyangka bahwa dia akan ikut dalam kompetisi ini, meskipun kompetisi ini hanya ingin menguji seseorang melalui batu Qin tetapi Ji Wen yang tak percaya akan ucapan pak tua misterius itu, memutuskan untuk ingin melihatnya sendiri

"Mengapa bocah dari anak sampah itu mengikuti kompetisi ini? "

ucap Ji Dan kepada para tetua yang duduk bersamanya

"Hmm menarik, sampah itu sebenernya ingin mempermalukan anaknya juga leluhur"

Balas salah satu tetua

"Biarkan keluarga Sampah itu tahu! Bahwa sampai kapanpun mereka tetaplah sampah yang tak pantas berada di klan Ji ini! "

Ji Han angkat bicara sambil menatap Ji Fan dengan tatapan menghina

****

1
Deutsch
mantap phoenix lanjut 🙏
Nisfah Ungaran
baru kali ini dapat warisan naga kok masih lemah banyak musuh juga...hampir mati berkali kali tapi kultivasinya gak naek2..😁😁🙏
rosidi didi
top
Nggenk Topan
terlalu banyak halangan n kultivasi musuh sll 2 tingkat diatas mc tp sll menang.... terlalu monoton
Nggenk Topan
trs air suci dlm guci kecil dimana?
Roni Sakroni
ceritanya nda jelas bangett. tahu tahu terluka parah sekali dan mau daftar di akademi. gimn thor
Roni Sakroni
tekad yang kuat
Didi h Suawa
awal yg baik,,
azizan zizan
alur cerita tolol apa Nih nyesal aku baca harga tuihhh...
LIXX
Honestly, aku baca novel ini awalnya karena black dragon supremacy 😌
Entah itu naga hitam di TOS Fang Xie Yue atau yang di Soul Land, yang duo itu, I weak for black dragons heheh..
Tapi overall, pacing kultivasinya terasa too fast. Biasanya kultivasi bisa sampai ratusan chapter, sedangkan di sini naiknya brak–brak banget. Jadi ada bagian sepele yang malah kepanjangan, sementara bagian yang harusnya epic justru terasa singkat.
Even so, dari cara nulis, penyampaian cerita, humor, sampai flow-nya. it works. Tulisan kakak rapi banget dan tetap enjoyable to read.
Respect, kak. ⭐⭐⭐⭐⭐ well deserved!
LIXX
moal baleg /Facepalm/
Sarip Hidayat
waah
Ibad Moulay
Uraaa 🐎🐎🐎🐎
Ibad Moulay
Lanjutkan 🔥🔥🔥🔥
azizan zizan
konyol..,. udah tahu masih di kawasan Klang Ji tetap aja ambil tindakan bodoh....
Zamo: Kakak suka MC yang pinter, cerdik dan gak gegabah, baca BANRING : Siampa Puncak Harau kak. mari kita ramaikan cerita lokal 😅
total 1 replies
Susanto
keluarga tp kok ada kebencian, pasti karena wanita wkwkkwkwk
Susanto
gubuk jadi istana wkwkwkkwk
Susanto
kepala klan kok rumanya reot
Ibad Moulay
Uraaa 🐎🐎🐎
Ibad Moulay
Lanjutkan 🔥🔥
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!