Aku hanya ingin benihmu, bukan ingin dinikahi olehmu!” Sungguh, walaupun dia mencintai Sammy. Tapi dia tidak ingin dinikahi oleh lelaki itu. Karena Kirea tau, Sammy memiliki kekasih.
Dan karena tau dia tidak bisa memilik Sammy, jadi dia hanya ingin mendapatkan kenang-kenangan dari lelaki itu, yaitu seorang anak, hingga KIrea sengaja menjebak Sammy agar Sammy tidur dengannya.
"Aku seorang tentara, pantang untukku lari dari tanggung jawab, aku akan menikahimu walau tanpa cinta sekalipun, karena aku tidak ingin anakku lahir tapa status."
Pada akhirnya, pernikahan pun terjadi. Namun, pernikahan itu terasa hambar. Sebab Sammy hanya fokus pada pekerjaan, anak mereka dan masa lalu, lelaki itu mengabaikan KIrea yang sangat mencintainya.
Tanpa Sammy tau, Kirea mengidap penyakit yang sangat mematikan. Alih-alih melakukan pengobatan yang panjang, Kirea lebih memilih untuk menghabiskan waktu bersama anaknya.
apakah Sammy akan tau tentang penyakit Kirea? atau semuanya terlambat?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon dewi kim, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Wasiat
2
“Mommy, tidak apa-apa," Jawab Kirea setelah melepaskan pelukannya dari Vania.
“Ayo, kita pulang," ajak kIrea lagi dia pun menegakkan tubuhnya kemudian membukakan pintu mobil untuk Vania.
Kirea Mengemudikan mobilnya dengan kecepatan pelan, wanita cantik itu sesekali tersenyum ketika melihat Vania bernyanyi sambil melihat ponselnya.
Hingga tak lama, Kirea terpikirkan sesuatu, wanita itu sepertinya mulai berpikir tentang langkah apa yang akan dilakukan ke depan, yaitu memperbanyak waktunya bersama Vania.
Setelah melewati perjalanan yang cukup panjang, akhirnya mobil yang dikendarai oleh Korea sampai di rumah.
“Mommy, lihat ada Bibi Nadine Dan juga nenek,” ucap Vania ketika mobil Kirea sudah berhenti di pekarangan, dia langsung berbicara ketika melihat mobil bibinya. Sedangkan Kirea tentu saja menghela nafas, pasti dia akan merasakan sakit hati lagi jika berhadapan dengan mertua dan adik iparnya.
”Hmm, ayo kita turun," ucap Kirea, dan pada akhirnya Kirea dan Vania pun turun kemudian masuk kedalam rumah.
“Nenek!" Vania langsung memanggil Elsi, hingga Elsi menoleh.
“Cucuk, nenek!” dengan cepat wanita paruh baya itu pun langsung menghampiri Vania yang juga berjalan ke arahnya.
“Nenek bawakan makanan untukmu Kau belum makan siang kan?" Tanya Elsi, hingga Vania mengangguk.
“Hallo, Mommy.” Kirea langsung menyapa Ibu mertuanya.
“Hmm." Seperti biasa, Elsi hanya menjawab sapaan Kirea dengan deheman. Lalu setelah itu membawa membawa Vania ke ruang makan, di mana tadi dia sudah menyiapkan makanan untuk cucunya.
“Mommy, apa aku boleh mencicipi itu?” tanya Kirea, dia tetap bertanya walaupun mengetahui jawaban Ibu mertuanya karena selama ini Elsi tidak memperbolehkan masakannya dimakan oleh Kirea dan hanya selalu memasak untuk Sammy dan cucunya saja.
Tapi hari ini, setelah mengetahui penyakitnya Kirea ingin memakan masakan ibu mertuanya, karena dia tidak tahu Sampai kapan dia bertahan hidup.
Wajah Elsi Tampak tak suka dengan ucapan kirea, “Mommy hanya membawa dua porsi dan Mommy akan menyimpan satu porsinya di kulkas untuk Sammy nanti." Elsi menjawab tanpa menoleh ke arah Kirea.
“Oh, baiklah Mommy. Kalau begitu Aku naik dulu ke kamar.”
Biasanya Kirea tidak semellow ini ketika menghadapi Ibu mertuanya karena dia berusaha untuk ikhlas, Entah kenapa ketika dia tahu tentang penyakitnya Dia merasakan rasa sakit hati yang luar biasa pada Elsi.
Kirea masuk ke dalam kamar, wanita cantik itu langsung menjatuhkan tasnya ke lantai kemudian dia berjalan dengan langkah gontai ke arah ranjang. Dan ketika dia sudah dekat dengan ranjang, wanita itu langsung mendudukkan dirinya di lantai kemudian menyadarkan tubuhnya ke belakang.
Wanita malang itu memeluk lututnya kemudian menatap ke arah depan dengan tetapan kosong, dia tidak mempunyai tempat untuk bercerita. Dia tidak mempunyai siapapun untuk mendengar keluh kesahnya.
Satu minggu kemudian
Kirea mematut diri di cermin, memastikan wajahnya tampak segar. Hari ini dia akan pergi ke kantor, untuk mengurus sesuatu. Semenjak menikah dengan Sammy, Kirea berhenti total memimpin perusahaan dan menyerahkan pada orang kepercayaannya. Karena saat itu dia berpikir dia ingin menjadi ibu rumah tangga seutuhnya sama seperti impiannya
Dan hari ini dia pergi ke kantor untuk mengurus sesuatu dan juga membuat surat wasiat, pada akhirnya Kirea membuat keputusan tentang hidupnya sendiri, di mana dia tidak akan melakukan pengobatan apapun.
Dia tidak mau siapapun mengetahui penyakitnya apalagi jika sampai Sammy dan keluarganya tahu tentang apa yang dia alami pasti dia akan ditertawakan, untuk mengalami pengobatan pun rasanya Kirea juga tidak sanggup karena proses kemoterapi sangat panjang dan sangat menyakitkan.
Dan Kirea sekarang hanya ingin menghabiskan sisa waktunya bersama Vania, tidak akan lagi mengejar cinta Sammy. Dia ingin menikmati detik-detik terakhir hidupnya dengan putrinya.
sekarang juha umur brp? 🤔
wkwkw mf kepo 🙏🏻🤣
kok masih Kirea Rega sih , Thor ...tak tunggu Samy Aluna nya..
namun ada kelegaan setekah melihat Kirea bahagia dg Rega yg tulus dg cintanya....
inilah hidup....kdg cinta tak seindah bayangan. namun 1 hal yg hrs diingat ..jika sdh memutuskan suatu harus konsisten...agar tdk menyesal stlh bnr² kehilangan dg sesuatu yg telah dia putuskan...
ketika memutuskan utk menikahi Kirea hrsya Samy konsekuen dg keputusannya krn ada anak yg hrs dijaga ...akhiry menyesal to ..setelah kehilangan Kirea ..?????