NovelToon NovelToon
Penguasa Agung

Penguasa Agung

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi Timur / Spiritual / Budidaya dan Peningkatan
Popularitas:5.1k
Nilai: 5
Nama Author: Blueria

Qin Mu, putra Patriark Keluarga Qin, dianggap sebagai sampah karena gagal membuka meridian meski telah berlatih selama satu tahun. Di tengah hinaan, tekanan keluarga, dan ancaman diusir pada Upacara Uji Spiritual, ia tetap bertahan dengan tekad kuat.
Namun, di balik kegagalannya, tersembunyi misteri besar dalam tubuhnya. Hingga suatu malam, ia akhirnya melihat energi spiritual untuk pertama kalinya, tanda awal kebangkitan yang akan mengubah nasibnya.
Dari kehinaan menuju kekuatan tertinggi, Qin Mu menantang takdir untuk menjadi Penguasa Agung.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Blueria, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ch 26 — Kondisi Patriark Qin Feiyan

Tatapan mata Chao Futian menajam. Di bawah tatapan penuh harap dari Qin Mu, Qin Chen, dan Qin Lian, ia tidak membuang waktu sedetik pun. Tangan kanannya bergerak di udara, memancarkan pendar energi hijau yang lembut dari balik jubah abu-abunya.

Sring!

Dari dalam cincin ruang miliknya, beberapa lembar daun yang tampak memancarkan kabut putih dingin melayang keluar. Itu adalah Daun Semut Es, herbal alam langka yang ia peroleh bertahun-tahun lalu selama perjalanannya di dunia kultivator yang kejam.

Di sekelilingnya, Qin Mu, Qin Lian, dan yang lainnya tidak mengeluarkan suara sedikit pun.

Mereka menahan napas, menyaksikan setiap gerakan dari Tetua Kehormatan yang juga merupakan satu-satunya alkemis terbaik sekaligus ahli pengobatan di Keluarga Qin tersebut.

Dalam benak Chao Futian, ia sendiri tidak bisa untuk tidak merasa takjub untuk keduakalinya. Perasaan bercampur cemas yang luar biasa. Ia menyentuh nadi di pergelangan tangan Qin Feiyan dan merasakan energi yang mengamuk di dalam tubuh sang Patriark.

“Ini... Luar biasa... Tubuh perkasa Saudara Feiyan benar-benar seperti baja,” batin Chao Futian, keringat dingin mulai membasahi pelipisnya.

“Dia mampu menahan ledakan demi ledakan yang terjadi di setiap meridian utama dan meridian biasa tanpa hancur seketika. Namun, jika aku salah mengambil langkah sedikit saja, akibatnya akan fatal.”

Ketika Chao Futian terus menyelami, menyelidiki setiap inci kondisi Qin Feiyan. ia merasakan ada aura pendar biru misterius yang seolah melindunginya.

"Hmm... Apa ini?"

Namun ia segera mengalihkan perhatiannya.

Sebagai seorang alkemis yang paham pengobatan lebih dari siapapun, Chao Futian sangat paham bahwa ia tidak bisa sembarangan memberikan pil ataupun jenis obat-obatan lain yang mengharuskannya memberikan langsung kedalam mulut Qin Feiyan. Saat ini, sang Patriark sedang mengerahkan seluruh kesadarannya dalam meditasi untuk menahan dan mengendalikan aliran energi spiritual yang kacau di dalam tubuhnya.

Jika ia memberikan pil kedalam mulutnya, hal itu justru akan memicu penolakan secara tiba-tiba dan merobek meridian biasa maupun sembilan meridian utamanya yang sudah berada di ambang batas.

Untuk mengatasi hal ini, ia membutuhkan obat luar yang murni, mujarab, dingin, dan menenangkan.

Dengan gerakan yang sangat hati-hati, Chao Futian mengeluarkan botol kaca kecil yang terbuat dari kristal es. Di dalam botol tersebut, terdapat cairan kental berwarna seputih susu yang memancarkan aroma keharuman yang sangat lembut dan menyegarkan.

Aroma itu langsung menyebar, membuat rasa lelah dan pusing yang dirasakan oleh Qin Mu dan yang lainnya sedikit memudar.

Itu adalah Embun Es Air Mata Peri, cairan spiritual langka yang telah terkondensasi dengan sangat sempurna.

Chao Futian menatap botol itu sejenak. Ada sedikit rasa berat di dalam hatinya. Embun Es Air Mata Peri adalah eliksir paling berharga yang ia miliki selama belasan tahun yang ia simpan dengan kesungguhan hati.

"Sudah waktunya kau aku gunakan saudaraku." gumam Chao Futian pelan seolah eliksir itu adalah teman akrab yang akan meninggalkannya selamanya...

Tanpa ragu sedikit pun, ia meneteskan seluruh isi botol tersebut ke atas permukaan Daun Semut Es.

Tetes... Tetes...

Cairan putih susu itu menyatu dengan dedaunan dingin, bereaksi menghasilkan pendar warna-warni yang memukau mata. Perlahan, Chao Futian menempelkan daun tersebut ke sekujur luka yang menganga di tubuh Qin Feiyan.

Cahaya pelangi yang lembut merembes masuk ke dalam kulit sang Patriark. Luka-luka tebasan yang dalam, termasuk luka di sekitar mata kirinya yang sebelumnya tertebas serangan pedang Qin Chukai, mulai menutup secara perlahan, meski dengan kecepatan yang sangat lambat.

Namun, napas Qin Feiyan masih terdengar tidak teratur. Tidak ada respon apapun darinya sama sekali.

Setelah menyelesaikan proses tersebut yang memakan waktu 1 batang dupa tipis, Chao Futian menghela napas panjang dan berat. Dalam proses pengobatan yang terlihat sederhana itu ia melakukannya dengan konsentrasi tingkat tinggi.

"Huft..." Chao Futian menyeka keringat di dahinya.

Tindakan itu memicu tanda tanya besar di mata Qin Mu.

"Paman Futian," tanya Qin Mu dengan nada cemas yang tidak bisa disembunyikan.

"Apakah ramuan tadi sudah cukup untuk menyembuhkan Ayah? Mengapa napasnya masih belum teratur, dan dia..."

Chao Futian menoleh ke arah Qin Mu, menepuk pundak pemuda itu pelan untuk menenangkannya, sebelum akhirnya berbicara dengan nada yang serius.

"Mu'er, tenanglah. Beruntung aku datang ke sini," ucap Chao Futian dengan suara berat.

"Jika aku terlambat sedikit saja, atau jika ada orang lain yang mengganggu konsentrasi internalnya sebelum mengetahui apa yang sedang dialami Patriark. Ayahmu... Patriark Qin Feiyan sudah dipastikan meninggal dunia!"

Jleb!

"Seperti yang dikatakan Senior Luo Yan... Ayah..." batin Qin Mu.

Semua orang yang berada di dekat Chao Futian tertegun. Mereka mendengarkan penjelasan selanjutnya dengan saksama.

"Luka di permukaan tubuhnya memang sudah mulai diobati dengan Embun Es Air Mata Peri," lanjut Chao Futian sambil menunjuk luka yang perlahan menutup.

"Tetapi masalah utamanya bukanlah itu. Saat ini, Patriark Qin Feiyan berada dalam kondisi yang disebut sebagai Meditasi Abadi. Ini adalah kondisi di mana pikiran dan batin jiwanya terputus dari respons tubuh fisik. Kesadaran sejatinya sedang terkunci di dalam dantiannya, berjuang keras sendirian untuk memperbaiki kerusakan parah di sembilan meridian utamanya."

Qin Futian hanya menebak, ia belum memastikan kebenaran pasti dari kondisi Qin Feiyan. Dahulu ia pernah membaca sebuah gulungan rusak yang ia tafsirkan sendiri. Di gulungan itu menjelaskan Meditasi Abadi.

Kondisi Saudara Feiyan... sepertinya sama dengan apa yang dijelaskan dalam gulungan rusak itu!

Qin Lian menutup mulutnya dengan kedua tangan, air mata yang sempat surut kembali menetes.

"Lalu... apa yang harus kita lakukan untuk membangunkannya, Paman Futian?" tanyanya dengan suara serak.

Chao Futian menggelengkan kepalanya perlahan, raut wajahnya menunjukkan kepasrahan yang mendalam.

"Untuk saat ini, tidak ada yang bisa kulakukan lagi. Tingkatan kultivasiku sebagai alkemis masih terlalu rendah untuk masuk ke dalam kesadaran jiwa tersebut," jawab Chao Futian dengan nada sedih.

"Sekarang... Kita hanya memiliki dua pilihan. Yaitu menunggu ahli yang lebih tinggi dari tingkatanku untuk membantunya keluar dari Meditasi Abadi, atau... menunggunya sadar sendiri. Dan jika melihat kondisinya saat ini, waktu yang diperlukan mungkin akan sangat, sangat lama sekali."

1
Putu Gunastra
seharus nya di cantumkan urutan Kultivasi nya Thor ..di bab2 awal..ato mungkin di bab setelah ini yaa..
Blueria: Terimakasih sudah memberikan saran, sudah author tambahkan tingkatan kultivasi di Chapter 1.😄💪
total 2 replies
T28J
sama sama👍
Blueria: sama-sama👋😄
total 1 replies
Glastor Roy
yg bnyk tor up ya
Blueria: Siap💪 Gaskan. Vote dan Like ataupun gift agar author tambah semangat 👋😄
total 1 replies
Glastor Roy
update
Blueria: Besok pagi ya updatenya, author lagi ada kerjaan. Terimakasih udah hadir Kak Roy👋😄
total 1 replies
Glastor Roy
up
Glastor Roy
update ya torku yg baik hati
Blueria: Siap, semoga terhibur. 👋😄
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!