NovelToon NovelToon
BIDADARI BESI

BIDADARI BESI

Status: tamat
Genre:Mafia / Kebangkitan pecundang / Anak Yatim Piatu / Balas Dendam / Tamat
Popularitas:432.7k
Nilai: 5
Nama Author: Arlingga Panega

Leona harus menghadapi cobaan hidup yang berat sejak usia dini. Ketika berusia lima tahun, orangtuanya, yang merupakan sepasang perwira yang teguh, tewas dalam pembantaian mengerikan karena ikut mengusut sebuah kasus besar yang terjadi di kota X.

Ditinggalkan tanpa keluarga, Leona harus belajar bertahan dan menghadapi kehidupan yatim piatu. Meskipun begitu, kekuatan batinnya yang luar biasa membantu Leona melawan rasa kehilangan dan kesepian. Pada usia enam tahun, hidupnya berubah secara tak terduga ketika dia diadopsi oleh seorang pria kaya bernama Willson Smith.

Namun, kebahagiaan itu tidak bertahan lama ketika Leona mengetahui bahwa Willson Smith sebenarnya adalah seorang ketua mafia yang kuat dan berpengaruh di kota C. Terpapar oleh dunia gelap kejahatan, Leona harus menemukan keberanian dan keteguhan untuk menjaga integritasnya sendiri.

Sanggupkah dia menemukan pembunuh kedua orang tuanya dan membalas dendam?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Arlingga Panega, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Willson Smith

Sesampainya dirumah singgah, Leona bergegas untuk mengunjungi ruangan para pengurus tempat itu, tanpa ragu-ragu gadis kecil itu mengeluarkan segepok uang yang ditinggalkan oleh pria tak dikenal yang ditemuinya saat berada di pasar. Hal itu tentu saja membuat para pengurus rumah singgah langsung membulatkan mata mereka, dalam hati ibu-ibu berusia 35 tahun itu berpikir, dari mana Leona bisa mendapatkan uang sedemikian banyak? Padahal selama ini gadis kecil itu hanya membantu keuangan rumah singgah dengan berjualan buah-buahan milik orang lain.

Namun lihatlah kini, segepok uang dengan jumlah yang cukup untuk kebutuhan rumah singgah dikeluarkannya, bahkan tanpa mengedipkan mata sedikitpun. Meskipun para pengurus rumah singgah selama ini mengetahui sifat Leona yang selalu tertutup dan tidak pernah mau bergaul dengan siapapun, namun mereka meyakini bahwa gadis kecil itu memiliki hati yang baik, hanya saja pemandangan hari ini benar-benar sangat tidak masuk akal, seorang gadis berusia 6 tahun memiliki setumpuk uang secara tiba-tiba.

"Leona! Katakan pada ibu, dari mana kau mendapatkan semua uang itu?" tanya pemilik rumah singgah tanpa melepaskan pandangannya pada Leona.

Namun gadis kecil itu tetap terdiam di tempatnya, dia seolah tak ingin memberitahu asal-usul dari uang yang dibawanya.

"Leona, bicaralah! Kau tidak mencuri bukan? Ingatlah jika mencuri itu adalah dosa dan Ibu tidak pernah mengajarkanmu untuk menjadi seorang pencuri." salah seorang pengurus rumah singgah berbicara dengan sangat lemah lembut sambil berjalan ke arah Leona, tangannya terulur untuk mengelus surai hitam gadis kecil itu.

Dia sangat mengerti jika Leona begitu kesepian selama ini, meskipun terkadang dirinya mencurahkan perhatian dan kasih sayang, namun Leona seolah selalu menolak kehadirannya, dia tetap menjadi sosok yang tak tersentuh bahkan tidak ingin didekati oleh siapapun.

"Leona..!" pemilik rumah singgah mulai meninggikan suaranya, selama ini wanita itu memang terkenal sangat tegas, sehingga dia tidak bisa mentolerir jika ada salah seorang anak yang melakukan kesalahan, tanpa ragu-ragu wanita itu akan memberikan hukuman dengan sangat berat.

Beberapa bulan yang lalu pernah ada kejadian seorang anak laki-laki berusia 9 tahun yang mencuri buah-buahan milik tetangga, karena ketahuan oleh sang pemilik rumah singgah itu, akhirnya bocah laki-laki itu diberikan hukuman untuk membersihkan rumah singgah selama satu minggu, dia bahkan tidak diberikan kesempatan untuk bermain sedikit pun. Setelah itu bocah laki-laki itu pun diharuskan untuk meminta maaf kepada pemilik pohon yang mana buahnya pernah dicuri olehnya.

"Kenapa kau terus diam? Jawab pertanyaan ibu, Leona! Dari mana kau mendapatkan uang sebanyak itu?" pemilik rumah singgah semakin meninggikan suaranya, hingga membuat anak-anak yang sejak tadi bermain dengan sangat riang di depan ruangan itu akhirnya menghentikan kegiatan mereka.

Sementara Leona menatap tajam ke arah pemilik rumah singgah itu, awalnya dia memang tidak ingin memberitahukan asal usul uang yang dibawanya, namun setelah diberikan tekanan dengan begitu besar, akhirnya gadis kecil itu pun mau tak mau harus jujur dan mengatakan yang sebenarnya.

"Ada seorang pria yang memberikan uang itu padaku, dia juga akan mengajakku keluar dari tempat ini." ucap Leona, nada bicaranya datar namun wajahnya terlihat sangat tenang. Dia benar-benar tidak menunjukkan ketakutan sedikitpun, meskipun sejak tadi dirinya terus di brondong oleh pertanyaan-pertanyaan dari para pengurus rumah singgah.

"Apa kau mengenal pria itu? Ingat Leona! Jangan berbicara dengan orang yang tidak dikenal, meskipun kau tidak terlahir dari rahimku, tapi setelah berada di rumah ini selama satu tahun, aku telah menganggapmu seperti putriku sendiri dan aku tidak ingin hal buruk terjadi padamu." ibu pemilik rumah singgah itu berbicara dengan mata yang berkaca-kaca, saat ini ketakutan merembet di dalam hatinya, dia tak ingin Leona mengalami nasib buruk, apalagi banyak sekali berita tentang penculikan anak-anak di bawah umur.

Leona tersenyum tipis mendengar ucapan pemilik rumah singgah, kemudian melangkahkan kaki kecilnya dan memeluk wanita itu, "Aku juga menyayangi kalian, tapi saat ini ada hal besar yang harus kulakukan dan tempat ini bukanlah tempat yang tepat untukku tinggal. Terima kasih untuk kebaikan kalian selama ini, Leona tak akan pernah melupakan kalian."

Para pengurus rumah singgah yang mendengar ucapan Leona berhamburan memeluk bocah kecil itu, mereka menangis dengan tersedu-sedu, tak menyangka jika bocah berusia 6 tahun bisa mengeluarkan kata-kata yang begitu bijaksana, namun sangat menyakitkan untuk mereka.

Pertemuan dengan Leona 1 tahun yang lalu saat dirinya mencari tempat tinggal membuat para pengurus rumah singgah itu menjadi sangat senang, meskipun Leona selalu bersikap tertutup, gadis kecil itu terkenal paling rajin dan disiplin. Dia akan selalu membereskan tempat tidurnya sendiri, bahkan alat makan yang dia pakai pun tak pernah dicuci oleh orang lain.

Setelah menghabiskan makanan, Leona akan selalu mencuci piring dan juga sendok yang digunakannya, dia tidak ingin merepotkan siapapun.

"Berjanjilah pada ibu, jika kau pergi dari tempat ini, jangan lupa untuk memberi kabar, kita adalah keluarga." ucap Ibu pemilik rumah singgah itu sambil menciumi wajah Leona.

Raut wajahnya menunjukkan bahwa dia masih belum bisa melepaskan gadis kecil itu dengan ikhlas, apalagi saat ini dia masih belum mengetahui Siapa orang yang akan membawa Leona.

.

.

.

Sebuah Maybach exelero berwarna hitam meluncur dengan sangat cepat di jalanan kota A, diikuti oleh puluhan mobil yang lain, saat ini sepertinya mereka akan menuju ke suatu tempat yang telah dijanjikan.

Seorang pria tampan berusia 28 tahun duduk dengan sangat tenang di jok belakang mobil mewahnya. Mengenakan jas hitam yang terlihat begitu elegan dan kacamata hitam yang menambah kesan misterius pada wajahnya, dia adalah Willson Smith, sosok yang paling berkuasa dan penuh keberhasilan.

Sebagai pemilik perusahaan tambang terbesar di kota C, Willson Smith memiliki segalanya yang diimpikan banyak orang. Namun, di balik kekayaan dan prestasi gemilang yang menyertainya, dia merupakan orang paling berbahaya dan ditakuti di dunia bawah.

Hari ini, Willson berencana menjemput Leona yang telah lama tinggal di rumah singgah. Gadis dingin dan penuh potensi ini akan menjadi putri angkat Willson. Dengan kekayaan dan kekuasaan yang dimilikinya, dia ingin memberikan Leona kesempatan yang tak terbatas untuk gadis kecil itu menggapai impian dan mencapai kehidupan yang lebih baik.

Seiring mobilnya melaju di jalan yang padat, Willson mengamati sekeliling. Dia selama ini hanya tertarik pada kepentingan bisnisnya, tetapi pertemuan pertamanya dengan Leona 1 tahun yang lalu, berhasil menggoyahkan pikiran pria itu hingga dia akhirnya memutuskan untuk menjadikan Leona sebagai Putri angkatnya.

Willson Smith akan memberikan dukungan penuh untuk gadis kecil itu agar berkembang, dia juga akan memberikan kesempatan untuk Leona, agar menjadi pribadi yang tangguh dan berwawasan luas.

Setelah menghabiskan waktu hampir 30 menit, akhirnya mobil yang ditumpangi oleh Willson Smith sampai di depan rumah singgah, puluhan orang berpakaian hitam langsung turun dari mobil, tak lama salah seorang diantaranya langsung membuka pintu belakang sebuah mobil mewah dan menunjukkan siapakah orang penting yang saat ini diikutinya.

Para penghuni rumah singgah termasuk pengurus tempat itu berhamburan keluar, saat ini mereka begitu terpesona dengan banyaknya mobil-mobil mewah yang terparkir, dalam hati mereka bertanya-tanya, siapakah sebenarnya yang saat ini mengunjungi tempat itu?

Tak lama kemudian, seorang pria berusia 28 tahun turun dari mobil mewahnya, dia berdiri dengan sangat angkuh sambil sesekali merapikan jas yang dipakainya. Para pengurus rumah singgah terlihat mengerutkan dahi, mungkinkah jika saat ini tempat mereka dikunjungi oleh orang penting?

"Selamat datang di gubuk kami, tuan." para pengurus rumah singgah itu bergerak dengan cepat untuk menyambut kedatangan tamu yang saat ini mengunjungi tempat mereka.

"Dimana Leona?"

1
kriwil
knp jadi benci si will kaena sok dekat sama ayah laknat dan ibu tiri edan itu ya
kriwil
emang pantes si will datang minta restu orang calvin aja ga pernah mbiayai dan nlantarin liora
kriwil
ngapain kau minta restu sama bapak kurang ajar itu will demi membahagiakan bini baru dia rela menelantarkan anak lainya dan membuang istri sah dan memisahkan anak kembarnya demi wanita baru
kriwil
dan aneh nya ngapain si willson akan menemui si celvin bapak ga tangung jawab sama liora minta restu 🤣🤣
kriwil
siap siap ketmu anak kandung mu willson 😀
kriwil
nah yang pantas jadi anak si wilson itu si leona bukan anak lembek kek kendrick
kriwil
masa bibit seorang willson cengeng malah pantas si leona yang jadi anak si willson
kriwil
semoga cepat mendapat karma sekalian sama bini ke 2 nya
kriwil
bukanya su liora pas habis di tiduri wilson dia di kasih 2 atm masa iya bisa hidup susah miskin gitu
kriwil
kasih vido nya ke emak mu wil biar matanya kebuka lebar tuh kelakuan calon mantunya
kriwil
bisa bisa seorang nyonya sherly yang kaya raya bisa ketipu buntalan jalang 🤣
kriwil
berarti bapak nya leona yang mati itu cuma bertangung jawab nikah in perempuan yang di hamili wilson ,kasian sekali si perwira yang baik hati
kriwil
skip 10thn atau 15thn kemudian tour biar ga kelamaan perang nya
kriwil
tunggu beberpa tahun kedepan susan suami mu paati akan di bantail sama keponakan tirinya😀
kriwil
anak pungut dan anak tiri kenpa selalu mempunyai hati busuk selalu iri dan dengki apa memang di takdirkan begitu😀
❄️ sin rui ❄️
si arra arra 🤣
❄️ sin rui ❄️
thor aku baca baru nyampe bab ini, tapi thor apakah di akhir willson bakal jadi musuh wilona? aku sih berharap nya tidak ya thor, gak apa2 wilsoon keras mendidik wilona, asal di akhir mwreka gak jdi musuh
Aize Ze🗝️🥀°_°
kok gk ad thor
lovely
anjay kocak jg🤣neh bocil😭
lovely
kasihan sekali leona🥺🥺ditinggal sendiri
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!