NovelToon NovelToon
Rintik Dan Garis Takdir

Rintik Dan Garis Takdir

Status: tamat
Genre:Ketos / Teen School/College / Romansa / Dijodohkan Orang Tua / Tamat
Popularitas:35.2k
Nilai: 5
Nama Author: PINNKYBUBBLE

HIATUS

Tentang Rainy Rintik Aldhitana, gadis cantik penyuka hujan dan seorang ketua osis di SMA nya yang terkenal sangat dingin serta acuh kepada semua cewek termasuk dirinya.

Langit Marka Harendra, namanya. Cowok yang selalu mengacuhkan Rintik bahkan saat status mereka sudah menjadi sepasang tunangan.

Langit sangat membenci Rintik karena masalah yang ada di masa lalu. Langit semakin membenci Rintik dan sering kali menyakiti hati Rintik entah dengan ucapan ataupun tindakannya saat tau mereka akan dijodohkan.

Hingga suatu hari Langit menyesali apa yang sudah di perbuat olehnya kepada Rintik saat dia tau kebenaran itu. Namun saat Langit tau kebenaran itu semuanya sudah terlambat.

Akankah kisah Langit dan Rintik berakhir bahagia?

Yuk, simak kisah mereka hanya di Rintik Dan Garis Takdir.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon PINNKYBUBBLE, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Rintik Dan Garis Takdir - 04. Makasih Dan Maaf

...Hallo guys?...

...Happy reading. Semoga suka....

...*...

...*...

...*...

...Rintik Dan Garis Takdir - Makasih Dan Maaf...

Kini Rintik dan kedua sahabatnya sudah berada di kantin untuk mencari Langit sekaligus mengisi perut mereka yang sudah minta di isi sejak tadi.

"Rin, lo bener bakal terikat sama tuh cowok?" tanya Embun lagi.

"Kan gak nikah Mbun. Kita kan cuma tunangan aja," jawab Rintik.

"Ya sama aja itu! Sama-sama terikat karena ada hubungan meskipun cuma tunangan aja!" ucap Embun.

"Beda Mbun!" kekeh Rintik.

"Ck! Terserah dah!" ucap Embun menyerah tak ingin berdebat lagi karena tenaganya belum kumpul semuanya.

"Ini Neng, mie pedes level tiganya," ucap Mang Salim, penjual mie pedas kesukaan Rintik dan sahabatnya.

"Makasih Mang," ucap Rintik lalu menyantap mie pedas pesanannya.

Kedua sahabatnya menengguk ludah mereka. Rintik ini memang lain tapi bukan kelainan. Masa pagi-pagi sudah memakan mie pedas level 3 yang cabainya ada 33 biji!

Kalau bukan Rintik mana ada yang mau pesen level 3. Paling-paling level 1 saja sudah membuat heboh warga SMA Pancasila.

"Gak sakit perut lo makan pedes-pedes pagi gini?" tanya Embun yang perutnya terasa sakit padahal dia tidak memakan mie pedas level 3.

"Enggak. Kan aku kuat!" ucap Rintik lanjut memakan mienya dengan lahap.

"Lihat lo makan aja udah bikin gue mules! Apalagi gue yang makan sendiri! Bisa-bisa bolak-balik toilet!" ucap Embun lalu menyantap mie pedas level 1 pesanannya.

"Iya kan Mbun! Lihat Rintik makan itu jadi ngeri deh!" ucap Mentari.

"Aku kan cuma makan mie pedes aja Tar. Masa ngeri sih! Ngeri tuh kalau aku makan kamu!" ucap Rintik.

"Itu lebih ngeri sih!" ucap Mentari.

Tiba-tiba suasana kantin yang semula memang ramai kini bertambah ramai ketika Langit dan keempat sahabatnya memasuki kantin.

Aaa...ya ampun Kak Langit ganteng banget sih?! Makannya apa ya? Kok bisa genteng gitu!?

Jadi pengen ngemilikin Kak Langit deh!

Ya ampun Kak Bayu juga ganteng banget lagi! Padahal cuma baca buku aja loh udah ganteng gitu! Apalagi kalau jadi pacar gue!

Kak Haekal juga keren! Tadi dia habis hukum anak-anak yang telat jadi tambah keren deh!

Kak Alam juga gak kalah keren! Tapi sayangnya kang gamon sih! Tapi gapapa biar gue yang buat Kak Alam gak gamon lagi!

Apalagi Kak Cakra! Gue rela deh jadi pacar yang ke 135 nya! Demi apapun rela deh!

Mimpi aja lo! Yang bakal jadi pacar ke 135 nya Kak Cakra tuh gue!

Gue sih tetep Kak Langit ya! Kak Langit tuh gak ada tandingannya pokoknya!

Itulah beberapa bisik-bisik dari para siswi SMA Pancasila.

"Dih, apaan sih?! Pada heboh gitu?! Gue yang calon tunangan Langit aja gak seheboh gitu!" batin Rintik.

"Cemburu lo?" tanya Embun.

"Tentu cemburu lah!" jawab Rintik lalu selanjutnya menengguk habis es lemon tea nya.

"Udah gak usah cemburu Rin. Mending kita langsung aja yuk minta maaf," ucap Mentari.

"Ah, iya sampai lupa kan!" ucap Rintik lalu bangun dari duduknya dan berjalan menghampiri meja Langit dkk.

"Ah, lo si Tar! Pake di ingetin segala lagi!" kesal Embun lalu berjalan mengikuti Rintik.

"Hehehe." Mentari pun mengikuti kedua sahabatnya.

"Langit?" panggil Rintik.

"Di apelin tuh sama Rintik!" ucap Cakrawala menyenggol lengan Langit yang sedang sibuk melihat handphonenya.

Cakrawala Falahvian, cowok berparas gagah dan tinggi ini merupakan seorang kang gosting. Jadi jangan sekali-kali mau di gosting olehnya. Karena sudah banyak sekali korban gosting dari Cakrawala ini.

"Bodo amat!" ucapnya dingin dan tak memperdulikan kehadiran Rintik.

"Jangan gitu lah kasian loh si Rintik," ucap Alam.

Alam Andromeda, cowok berparas tampan dan imut ini merupakan kang gamon. Maklum lah cintanya beda agama dan juga hubungannya dengan ceweknya itu ditentang keras oleh orang tua si cewek.

"Mau apa Rin kesini?" tanya Haekal lembut.

Haekal Hardiansyah, cowok lemah lembut ini menjabat sebagai kedisiplinan di osis, dengan sikapnya yang lembut itu membuatnya memiliki penggemar yang tak kalah banyak dengan Langit, sang ketua osis.

"Mau bilang makasih sama maaf," ucap Rintik.

"Percuma," ucap Lembayung membuat mereka semua menatapnya penuh tanya.

Lembayung Yudistira, cowok dingin dan cuek ini adalah wakil ketua osis. Sifatnya sebelas-dua belas dengan Langit. Namun bedanya Lembayung atau biasa di panggil Bayu ini sangat care kepada orang terdekatnya.

"Ya emang percuma. Karena gue gak akan pernah mau terima kata maaf sama makasih lo!" ucap Langit.

Embun melotot. "Heh! Masih untung ya Rintik mau bilang makasih sama lo!"

"Kalau gue sih gak bakal sudi bilang makasih sama maaf ke cowok gak punya hati kek lo!" ucap Embun.

"Mbun...jangan gitu!" bisik Rintik.

"Kamu lupa kita mau apa kesini?" ucap Rintik.

"Bodo amat! Gue gak peduli sama tujuan awal kita! Pokoknya gue gak sudi minta maaf sama tuh cowok!" ucap Embun lalu melenggang pergi.

"Eh, Embun..."

"Biar aku yang kejar Embun. Kamu selesaiin aja masalah ini," ucap Mentari lalu mengejar sahabatnya itu.

"Emm... Langit. Maaf ya atas sikap Embun. Dan juga makasih buat yang tadi," ucap Rintik.

"Hmm. Buruan pergi sana!" usir Langit dingin dan tak mau melihat Rintik.

"Ya udah kalau gitu Rintik pergi dulu. Dadah," ucap Rintik lalu pergi mengejar sahabatnya juga.

Tak lama setelah kepergian Rintik, Luna pun datang ke meja Langit dkk.

"Hai, Langit?" sapanya.

"Boleh ikut duduk?" tanya Luna.

"Duduk tinggal duduk apa susahnya coba?" sinis Alam.

Dirinya memang tak suka dengan Luna. Karena Luna ini sangat berbeda jauh ketika ada Langit dan ketika tidak ada Langit. Tak hanya itu saja masih ada hal yang membuat Alam tak menyukai Luna.

"Duduk aja neng gak usah pake tanya juga pasti kita boleh i kok," ucap Cakrawala.

"Ck. Kenapa malah Cakra sih yang ngomong gitu?! Kan harusnya Langit! Tapi gapapa sih!" batin Luna kesal.

"Makasih," ucap Luna tersenyum lalu duduk tepat di samping Langit.

"Gue pergi dulu," ucap Alam lalu pergi.

"Gue juga pergi dulu. Harus urus pacar-pacar gue," ucap Cakrawala lalu mengikut Alam pergi.

"Gue juga. Disuruh ke ruang osis sama Bu Zura," ucap Haekal lalu pergi.

"Mau pergi juga?" tanya Langit kepada Lembayung yang akan pergi juga.

"Hmm." deham nya lalu pergi.

Disisi lainnya Embun, Mentari dan Rintik berada di rooftops sekolah.

"Mbun. Jangan gitu lah. Aku tau kamu gak suka sama Langit tapi jangan gitu juga," ucap Rintik.

"Gue heran deh sama lo Rin! Dia tuh udah berkali-kali sakitin hati lo karena dia, tapi lo tetep baik sama Langit!" ucap Embun.

"Demi dia aku rela lakuin apapun Mbun. Walaupun dengan cara salah seperti ini sekalipun," ucap Rintik.

"Tapi apa pernah dia bilang makasih sama lo? Enggak kan?" tanya Embun.

"Dia kan lagi sakit Mbun. Jadinya belum bisa bilang makasih sama aku," ucap Rintik.

"Terus Mama Papa kamu udah tau yang sebenarnya?" tanya Mentari.

"Belum. Aku binggung harus jelasin dari mananya," jawab Rintik.

"Jelasin perlahan-lahan Rin. Biar mereka gak salah paham sama kamu," saran Mentari.

"Sayangnya mereka udah salah paham Tar. Mereka kira aku tuh dia," ucap Rintik.

"Maksud lo?" tanya Embun.

"Maksudnya Rin?" tanya Mentari tak kalah binggung.

...[CAKRAWALA FALAHVIAN]...

...[ALAM ANDROMEDA]...

...[LEMBAYUNG YUDISTIRA]...

...To be continued....

...Terima kasih sudah membaca....

...Dia siapa yang di bahas Rintik dkk? Dan kenapa orang tuanya Rintik salah paham? Salah paham soal apa ya?...

...Jangan lupa untuk like, komen, share, favorit and vote ya?!...

...See you di next chapter....

1
Sri Darlina
kok Ngantung, katanya tamat
queenandking: katanya juga sengaja ditulis tamat gk tau deh apa alasanya
total 2 replies
Leni Hendrita
gak ada kelanjutannya ya Kak
THE QUEEN'S? PINNKYBUBBLE: ada Kak masih proses di tulis ini🤭
total 1 replies
in_JUMI
Langit harus stok kesabaran ekstra nih, buat ngadepin rintik.
janngan lupa mampir di cerita aku y ...
in_JUMI
Kasian Mamanya pasti pusing tujuh keliling ...
di tunggu krisanya di cerita aku y k
in_JUMI
Prestasi terbaik rintik .. ternyata datang cepat ...hehehe
di tunggu mampiranya di cerita aku y
in_JUMI
Yee, yang pertama komen ... semangat kk
di tunggu mampir di karya aku y
in_JUMI
Hai kk, aku mampir nih di cerita kk .. seru ceritanya ...
jangan lupa mampir di cerita aku jg y k
sasmita
Sok banget ni cewek...pake nendang ember lagi...eh kalau lu ta cewek yang didepan lu siapa..pasti lu bakal nangis Bombay...kalau lu tau si rintik tunangan dan calon istrinya si cowok yang lu taksir.. wkwkkwkwkk..puas gw kalau liat lu BT kalau tau rintik siapa
sasmita
masa iya di jodohkan sama tukang bersih bersih sekolah Ngadi Ngadi ni si rintik ...oh rintik hujan engkau sekarang bimbang....lanjut komen nya...tuh lupa deh mau ngomong apa lagi..tuh liat orang tua mu sampai menepuk jidatnya karena bicaramu rintik ..
makoto
hahaha ancur dapur mama nya..rain rain...kamu mau buat dapur mama mu jadi tempat peperangan😆🤣diomelin kan tuh sama mamanya
makoto
hahahaha ketos es batu parah banget...kenapa ngga sekalian es balok yang gedean dikit ....tapi suka kan sama ketos es batu mu itu
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻Arzita Mirage
Hadeh... Kalau baru bangun memang rada - rada gak sadar saking masih belum puas cahaya terang pun tak terasa. 🤣
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻Arzita Mirage
Ganteng sih iya, tapi kalau dingin dan menyeramkan bakalan merasa ngeri juga dekat - dekat ya nantinya. 😔
yurika
roti dan susu sarapan untuk ganjel perut saat waktu mendesak apalagi terlambat...jadi sambil jalan bisa makan roti sembari jalan....
yurika
alasan yang basi untuk menghindari sebuah pembicaraan tentang perjodohan terhadap dirinya.....kayanya cape debat ya karena menolak perjodohan ujung ujungnya harus menuruti orang tua
Nadia
hahaha ngegas ngga tuh emak nyaaa....untung saja dibangunin ngga pake toak masjid...atau diguyurin air segayung...sudah pas sekali dengan namamu rintik eh tapi bisa jadi namanya diganti jadi hujan saat diguyur
Nadia
emang anak laki-laki pasti ngga suka diatur-atur apalagi soal perjodohan..aduh ngga banget deh buat mereka.... perjodohan membuat muak dikalangan anak remaja
@✍️Tulisan 💞 💌
Sarapan yang paraktis sekali, aku pengen juga makan roti isi slai buatan mama rindu .
@✍️Tulisan 💞 💌
hati-hati loh, nanti malah kebalik loh, dia benci sama kamu. nantinya kamu yang suka sama dia..
𝓓𝓮𝓪
gimana tuh kalo kena marah aduh
.....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!