NovelToon NovelToon
Sutra Naga Pembelah Surga

Sutra Naga Pembelah Surga

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Epik Petualangan / Mengubah Takdir
Popularitas:6.5k
Nilai: 5
Nama Author: Bodattt

Jatuh dari puncak kejayaan menjadi lelucon sekota dalam semalam, nasib Ye Xuan tampaknya telah berakhir. Namun, keputusasaan itu justru menjadi kunci pembuka rahasia kuno yang tertidur di dalam sebuah liontin tua. Di bawah bimbingan jiwa naga kuno, Ye Xuan mempelajari rahasia kultivasi yang menyimpang dari hukum langit. Dari turnamen kota kecil hingga medan perang antar benua, Ye Xuan menelan setiap rintangan dan kesengsaraan ilahi. Dunia menganggapnya sampah, namun ia akan membuktikan bahwa dirinya adalah penguasa sejati yang akan membelah surga.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bodattt, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 7: Kepulangan Sang Sampah

​Tiga minggu berlalu semenjak insiden di Hutan Binatang Iblis.

​Di bawah terik matahari siang, gerbang utama Kota Daun Gugur yang terbuat dari kayu ulin raksasa tampak ramai oleh lalu lalang para pedagang dan kultivator. Besok adalah hari dimulainya Turnamen Bela Diri Kota Daun Gugur, sebuah ajang tiga tahunan di mana klan-klan besar memamerkan generasi muda terbaik mereka untuk memperebutkan sumber daya kota dan kuota masuk ke sekte-sekte besar.

​Di tengah keramaian itu, seorang pemuda melangkah dengan tenang. Pakaiannya compang-camping, ujung jubahnya dipenuhi bekas tebasan cakar dan noda darah hitam yang telah mengering. Rambutnya sedikit gondrong dan acak-acakan. Sekilas, ia tampak seperti pengemis atau tentara bayaran kelas teri yang baru saja lolos dari maut.

​Namun, jika seseorang menatap matanya, mereka akan merasakan hawa dingin yang menusuk. Pemuda itu adalah Ye Xuan.

​Selama tiga minggu terakhir, Ye Xuan tidak pernah berhenti membantai. Ia telah menembus lebih dari seratus Binatang Iblis Tingkat 1 dan selusin Tingkat 2. Tubuhnya telah ditempa di dalam neraka darah, membuat kultivasinya mantap di puncak Alam Kondensasi Qi Tingkat 8. Fisiknya kini menyimpan tenaga seberat dua puluh lima ribu kati—sebuah angka yang bisa membuat kultivator Tingkat 9 sekalipun kencing di celana.

​Langkah Ye Xuan tidak berhenti di pasar atau kedai, melainkan langsung menuju ke pusat kota, tempat kediaman megah Klan Ye berdiri.

​Di depan gerbang batu putih Klan Ye, dua penjaga berbadan kekar bersiaga dengan tombak di tangan. Keduanya berada di Alam Kondensasi Qi Tingkat 4.

​Melihat sosok gembel mendekat, salah satu penjaga segera menyilangkan tombaknya, menghalangi jalan masuk.

​"Berhenti! Buka mata anjingmu, Pengemis! Ini adalah wilayah kediaman Klan Ye! Enyah dari sini sebelum aku mematahkan kakimu!" bentak penjaga itu dengan arogan.

​Ye Xuan menghentikan langkahnya. Ia mengangkat wajahnya, menatap kedua penjaga itu dengan pandangan datar.

​"Membuka mata anjingku?" Suara Ye Xuan terdengar serak dan dingin. "Kalianlah yang buta. Apakah Klan Ye sekarang mempekerjakan penjaga yang bahkan tidak bisa mengenali anggota klannya sendiri?"

​Mendengar suara yang familier itu, kedua penjaga tersebut menyipitkan mata. Ketika mereka menyingkirkan rambut yang menutupi sebagian wajah Ye Xuan, mata mereka membelalak ngeri seolah melihat hantu di siang bolong.

​"Y-Ye... Tuan Muda Ye Xuan?!" penjaga itu tergagap, mundur selangkah hingga punggungnya menabrak pilar gerbang.

​Bagaimana mungkin? Tiga minggu lalu, Ye Gou kembali dengan keadaan cacat total, menangis sambil menceritakan bahwa Ye Xuan menggunakan racun tersembunyi untuk melumpuhkannya sebelum melarikan diri ke Hutan Binatang Iblis. Semua petinggi klan, termasuk Ye Lang, yakin bahwa "sampah" ini pasti sudah mati tercabik-cabik oleh binatang buas!

​"Buka gerbangnya," perintah Ye Xuan dingin.

​Sebelum penjaga itu sempat bereaksi, sebuah tawa merendahkan terdengar dari arah dalam pelataran klan.

​"Hahaha! Aku dengar ada anjing liar yang mengonggong di depan gerbang, ternyata memang benar! Ye Xuan, nyawamu ternyata lebih alot dari kecoak selokan!"

​Seorang pemuda berusia delapan belas tahun berjalan keluar dengan gaya angkuh, dikelilingi oleh beberapa anteknya. Ia mengenakan jubah biru bersulam benang perak. Ia adalah Ye Ming, sepupu Ye Lang sekaligus salah satu dari sepuluh jenius teratas Klan Ye. Kultivasinya berada di Alam Kondensasi Qi Tingkat 7.

​Ye Xuan menatap Ye Ming sekilas, lalu mengabaikannya. Ia melangkah maju untuk masuk ke dalam.

​"Berhenti di sana, Sampah!" Ye Ming merentangkan tangannya, menghalangi jalan Ye Xuan. Senyum sinis terukir di wajahnya. "Kau pikir kau bisa bebas keluar masuk setelah melumpuhkan pelayan Ye Lang? Hari ini, biarkan aku, sepupumu, memberimu sedikit pelajaran tentang tata krama!"

​"Minggir," ucap Ye Xuan singkat. Niat membunuh yang samar mulai merembes dari nadinya.

​"Oh? Berani pamer taring di depanku? Karena besok adalah Turnamen Klan, aku akan berbaik hati. Aku hanya akan mematahkan kedua tangan dan kakimu agar kau bisa menonton turnamen sambil merangkak!"

​Tanpa peringatan, Ye Ming melepaskan auranya. Udara di sekitarnya berdesir. Tinju kanannya diselimuti oleh lapisan Qi yang bersinar, memancarkan hawa panas. Itu adalah teknik bela diri tingkat menengah Klan Ye: Tinju Batu Pemecah Karang.

​"Mati kau, Sampah!" Ye Ming meninju lurus ke arah dada Ye Xuan, berniat menghancurkan tulang rusuknya.

​Para penjaga dan pelayan yang menonton menahan napas. Mereka sudah bisa membayangkan dada Ye Xuan hancur berantakan terkena pukulan telak dari seorang ahli Tingkat 7.

​Namun, apa yang terjadi selanjutnya membuat waktu seakan berhenti.

​Ye Xuan tidak menghindar, tidak mundur, dan tidak mengeluarkan fluktuasi Qi sedikit pun. Ia hanya dengan santai mengangkat tangan kanannya dan menangkap tinju Ye Ming yang sedang melaju kencang itu.

​PLAK!

​Suara benturan tumpul terdengar. Tinju mematikan Ye Ming berhenti seketika di telapak tangan Ye Xuan, seolah-olah pukulan banteng yang mengamuk itu baru saja menabrak gunung baja. Qi yang menyelimuti tinju Ye Ming hancur berkeping-keping bak kaca yang pecah.

​"A-apa?!" Mata Ye Ming melotot hampir keluar dari rongganya. Wajah angkuhnya digantikan oleh kepanikan absolut. Ia mencoba menarik tangannya kembali, namun cengkeraman Ye Xuan tidak bergeming satu milimeter pun.

​"Hanya segini kekuatan anjing peliharaan Ye Lang?" Ye Xuan sedikit memiringkan kepalanya.

​"Lepaskan tanganku, Bajingan!!" Ye Ming berteriak histeris, menyalurkan seluruh sisa Qi ke tangan kirinya untuk menyerang balik.

​Tapi Ye Xuan lebih cepat. Dengan gerakan yang santai namun mengandung kekuatan brutal, tangan kiri Ye Xuan melayang dan menampar wajah Ye Ming.

​PLAAK!!

​Tamparan itu terdengar sering nyaring. Gigi-gigi Ye Ming berhamburan ke udara bercampur dengan darah segar. Tubuh pemuda itu berputar di udara seperti gasing, lalu terlempar belasan meter ke belakang, menghantam dinding batu hingga retak.

​Ye Ming merosot ke tanah. Setengah wajahnya hancur membengkak. Ia pingsan seketika, bahkan sebelum sempat menjerit.

​Keheningan yang mematikan menyelimuti gerbang Klan Ye.

​Para penjaga gemetar hebat hingga menjatuhkan senjata mereka. Antek-antek Ye Ming yang awalnya berniat ikut campur kini membeku, kaki mereka bergetar tak terkendali.

​Satu tamparan! Ye Ming, yang merupakan kultivator Tingkat 7 dan jenius klan, dilumpuhkan oleh "Sampah" ini hanya dengan satu tamparan biasa, tanpa menggunakan teknik bela diri atau fluktuasi Qi!

​Ye Xuan menarik kembali tangannya, mengibaskan debu imajiner dari jubahnya seolah ia baru saja memukul lalat yang mengganggu. Ia melangkah melewati tubuh Ye Ming yang terkapar tak berdaya.

​Sebelum benar-benar masuk ke dalam pelataran dalam, Ye Xuan berhenti sejenak. Ia menoleh sedikit, melirik para penjaga dan antek-antek yang masih mematung ketakutan.

​"Sampaikan pesanku pada Ye Lang dan para tetua tua bangka yang mendukungnya," suara Ye Xuan tidak keras, namun menggema di telinga setiap orang layaknya vonis dari malaikat maut. "Turnamen besok... aku, Ye Xuan, akan berpartisipasi. Suruh mereka mencuci leher mereka dengan bersih."

​Meninggalkan tatapan horor di belakangnya, Ye Xuan melangkah masuk ke dalam Klan Ye.

1
Divka
bgus
Divka
bgus...smg ye xuan nnt mampu melindungi temen dan rekannya...berbuat baiklah sedikit🤣
Deutsch
mantap thor
Gia Uw
keren cerita nya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!