NovelToon NovelToon
Masih Adakah Cinta

Masih Adakah Cinta

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:466.6k
Nilai: 4.7
Nama Author: ratna dks

Sekali dalam hidupnya Safana pernah jatuh cinta. Namun enam tahun lalu Ia mengubur semua hal tentang pria itu.

Hingga takdir mempertemukan mereka kembali, disaat Ia telah memiliki Ayu dan pria yang dicintainya memiliki Alia.

Akankah ia membiarkan pria itu memporak-porandakan hidupnya lagi demi sebuah cinta yang Ia ragukan pernah ada ?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ratna dks, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Safana

 

Gadis itu duduk di bangku sebelahnya, diam tak banyak bicara. Pun macet yang terjadi seperti biasa. Safana seperti tak peduli. Ia malah mengambil buku gambar dan pensil di dalam tasnya. Sesekali melihat kedepan lalu menuangkan ke dalam bentuk sketsa.

 

Prapta yang dari tadi hanya mendengarkan radio iseng melirik apa yang dibuat Safana. Dan terkagum begitu menyadari Safana membuat motif batik bertema kemacetan yang mengular.

 

“Bagus“ Prapta memuji.

Safana yang tak menyadari sejak tadi Prapta memperhatikan gambarnya terkejut, Ia buru-buru menutup buku dipangkuannya.

“Kenapa ditutup ?” Prapta heran dengan reaksi Safana.

“Malu“ Safana menjawab jujur.

Prapta geleng\-geleng kepala dan tersenyum lebar.

“Lucu,”

“Kok lucu ?” kali ini ganti Safana yang terheran.

“Iya, Kamu lucu“ Prapta mengulang komentarnya.

Safana mengerutkan keningnya “Masa ?”

Prapta menganggukkan kepala dan reflek mengusap puncak kepala Safana. Safana mematung, tertegun dengan apa yang dilakukan Prapta namun tak berusaha menghindar. Ia mengartikannya sebagai sikap kakak terhadap adiknya seperti yang biasa ditunjukkan Ardi.

“Kalau di pabrik motif apa yang lagi banyak di produksi” untuk mengatasi kecanggungannya Safana mengajukan pertanyaan.

“Banyak sih, nanti kamu bisa lihat sendiri” Prapta kembali menatap lurus ke depan dan mencoba mencari celah jalan diantara kemacetan panjang.

“Kalau di Madura gimana perkembangan batiknya ?” ganti Prapta yang melempar tanya.

Safana menjelaskan panjang lebar tentang batik Madura yang mulai dikenal semenjak jembatan Suramadu di bangun. Sejak jembatan itu ada banyak wisatawan datang ke pulau Madura dan membawa buah tangan berupa batik Madura.tingginya permintaan membuat industri batik Madura bisa bertahan dan memikirkan bagaimana menciptakan motif baru dan olahan baru selain dalam bentuk kain.

Obrolan yang ringan yang dekat dengan minat mereka membuat mereka tak merasa bosan selama perjalanan. Hingga tak terasa mobil yang dikemudikan Prapta sampai juga di pelataran parkir kantornya.

 

Prapta memperkenalkan Safana pada desainer, perajin dan bagian operasional yang membantunya. Setelah itu Mereka baru masuk ke ruang kerja pria itu.

 

Diruang kerja Prapta sudah ada karyawannya yang menunggu. Karyawan wanita, usia sekitar tiga puluhan, dengan make up tebal dan balutan blazer serta rok mini yang dikenakannya. Safana yang melihat tampilannya sedikit jengah, namun coba tak memikirkannya.

“Karyawan baru ?” wanita itu melirik Safana sekilas kemudian melihat ke Prapta.

“Bukan. Anak teman Papa Saya. Ia akan belajar batik printing disini“ Prapta menjelaskan. Ia menyilakan keduanya berkenalan.

“Safana“ Safana mengulurkan tangannya.

“Heidy” wanita tersebut membalas uluran tangan Safana dengan ekspresi dingin.

“Heidy ini designer batik printing disini. Dia yang akan membantumu,“ Prapta menjelaskan pada Safana.

“Mohon bimbingannya“

Heidy masih dengan ekspresi dingin mengangguki. Ia sepertinya tidak senang dengan keberadaan Safana.

Safana menyadari kekurang respekkan perempuan itu, namun Ia mencoba tetap berpikiran postif padanya. Safana merasa tak ada kekurang ajaran yang dilakukannya untuk membuatnya dibenci oleh wanita tersebut.

Heidy menyerahkan beberapa desain batik printing yang sudah dibuatnya pada Arya, mendiskusikannya hingga tuntas mengenai makna dibalik motif\-motif yang dibuatnya. Safana yang juga berada diruangan menyimak dengan seksama isi dari perbincangan tersebut. Setelah diskusi tuntas Heidy mengajaknya ke ruang kerjanya, melihat bagaimana kerja kreatifnya dilakukan lewat program yang ada di laptop.

“Kamu tinggal dimana ?” sambil memperbaiki motif batik yang tadi di kritisi Prapta, Heidy bertanya.

“Di rumah Mas Prapta“ Safana yang berdiri dibelakang kursinya menjawab.

“Dirumahnya ?” Heidy mengulang pertanyaan dengan nada terkejut.

“Iya. Kenapa Mba ?” Safana heran dengan reaksinya.

“Tidak. Hanya bertanya“ Heidy menepis keterkejutannya, Ia seperti menyembunyikan sesuatu. Dan Safana menangkapnya seperti sebuah kecemburuan pada dirinya. Kecemburuan yang menurutnya salah alamat.

Kecemburuan itu makin tersirat dalam sikap Heidy yang seperti setengah hati menjelaskan rule kerjanya. Namun safana tak ambil pusing, ia tetap bertahan menyimak dan mempelajari tiap detail lini yang heidy pegang.

 

Jelang jam makan siang Prapta menghubungi ponsel Safana, Ia menyuruh gadis itu berhenti sejenak mengamati pekerjaan Heidy dan bergabung dengannya untuk mencari makan siang.

Restaurant The Duck King yang menawarkan Chinese food dipilih Prapta untuk mengisi perut Mereka yang keroncongan.

“Restaurant yang bagus“ Safana memuji interior restaurant yang terlihat mewah dan berkelas.

“Disini bebek panggangnya enak. Kau mau coba ?” ketika pelayan mengantarkan buku menu Prapta memberitahu.

“Boleh.“

“Bebek panggang dua“ Prapta menyebutkan pesanannya.

“Anda mau dimsumnya ?” pelayan menawarkan menu selingan direstaurant Mereka.

“Hakau“ Prapta menyebutkan dimsum udang favoritnya.

“Minumnya ?” pelayan kembali bertanya.

“Tea bunga chrysant“ ganti Safana yang menjawab.

“Dua“ Prapta menimpali.

Pelayan berlalu setelah menuliskan semua pesanan, hening diantara Mereka. Safana melempar pandang ke sekeliling resto, mengamati pengunjung yang ramai saat santap siang seperti ini.

Prapta iseng memperhatikannya, menggagumi garis wajah gadis itu yang tampak dari samping. Tak begitu lancip malah cenderung oval tapi menarik, dengan bulu mata lentik, hidung bangir, bibir mungil dan rambut tipis yang tumbuh disekitar telinganya. Rambutnya yang tebal dan hitam dikuncit sederhana ke belakang kepalanya. Sungguh terlihat berbeda dari Heidy dan gadis kebanyakan yang Ia temui.

“Mas suka dimsum ya ?” mendadak Safana menoleh ke arahnya.

Prapta sedikit kaget, tak mengira. Ia seperti maling yang tertangkap basah namun pura-pura tak tahu apa-apa

“Sangat suka. Kalau pulang kantor kadang Saya bawa pulang ke rumah untuk cemilan dikamar.“

“Oh” Safana manggut-manggut.

“Nanti pulang kantor Kita mampir ke supermarket bentar ya.“

“Mau beli sesuatu ?”

“He eh“ Safana mengangguki.

Tak lama dimsum yang Mereka pesan tersaji, Prapta dan Safana mulai menyantapnya.

1
Mul Iani
Lumayan
Xyylva Xyylva
bodoh kali kau safana.kalau pada akhirnya balek sama prapta...untuk apa kau lari dari rumah malah nyiksa diri.gak adil kali authornya buat cerita...merugikan pihak safana
Jasmine
karyamu bagus thor, dtunggu up ny.
semangat brkarya
Rini Handika
awal mula baca karya kak Ratna dari aplikasi sebelah,iseng2 ketik nama kak @Ratna DKS d sini muncullah novel ini.
seperti biasa karya kak Ratna selalu menarik untuk d baca❤❤❤
Ratna Dks: makasih udh baca😘
total 1 replies
simpony kempung
sudah sekuat tenaga membendung air mata, nyatanya tumpah juga huwaaaaaaaa😭😭😭
Ratna Dks: ini tisunya
total 1 replies
Tina Nine
saya di sini kak mulai bac
Ratna Dks: makasih🙏
total 2 replies
Motor Supra
udah end y ko dah lama gak up
Fitria Berkisah
hai .... akhirnya selebgram istri settingan datang juga ya kayak episodemu. Salam hangat dan tetap semangat. jangan lupa nanti singgah ke tempatku juga ya........
Fitria Berkisah
loveeee
Fitria Berkisah
like n rate nih buat cerita bagus ini
Fitria Berkisah
uuupppp
Nelli Susilawati
next thor
sari andini
demangat
up
up
up
Nadia Binti Umar: gantung thor endingnya
total 2 replies
Latifatun Novricia
sejauh ini karya mu bagus thor
di tunggu up nya
Fitria Berkisah
mantep iki....
Fitria Berkisah
lah Kono wong Endi tho mba. lah kok iso boso...
Fitria Berkisah
uuuy... uyyy. ketemu lagi... mampir di SELEBGRAM istri settingan yaaa
Anhi Bikers Syariah
mantap thor
Anonim
next
Ratna Dks: lagi di review🙃
total 1 replies
setan cilik alsib&kak upe😏
kayak pernah mbaca apa ini novel di ganti judul kah atau memang pernah diperbaiki
Ratna Dks: seneng banget kalo ada yg inget novel ini😊novel ini dulu pernah terbit di platform oryzaee dengan judul masih adakah cinta. sayang platformnya punah dan naskah saya publish ulang disini. enjoy reading😊
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!