VALENSIA DOHARE adalah seorang mahasisiswi lulusan terbaik di salah satu fakultas di jakarta jurusan keperawatan anak terpandang dari keluarga kaya. namun tetap bekerja keras memenuhi keperluan nya di rumah sakit terbesar di kota nya dan mengambil sift penuh untuk menunjang isi tabungan. pekerjaan itulah yang membuatnya melupakan duka hatinya yang dalam setelah di tinggal mati oleh seorang polisi yang sudah menjadi tunangan nya dan di jodohkan kembali oleh keluarganya dengan VARISMAN HUL seorang tentara pasukan khusus berpangkat tinggi yang bertugas jauh di luar kota. yang tidak lain adik kandung dari mantan tunangan nya.
Apakah ini awal yang baik untuk memulai sebuah hubungan yang baru?
Akankah perjodohan mereka berujung bahagia? ataukah menjadi petaka?
Akankah pekerjaan Varisman Hulu sebagai tentara pasukan khusus diluar kota membuat hidup dan pekerjaan Valensia terancam?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mochiecookies, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
V & V 30
BADAI TELAH BERLALU
Satu bulan sudah berlalu setelah terjadinya kecelakaan laut, satu bulan juga orang tua Valr berada di kota itu dan Komandan militer TNI AL mengerahkan seluruh tim yang profesional dalam bidang nya untuk melanjutkan pencarian diluar titik terjadinya kecelakaan laut dengan perintah "selamatkan korban"
empat helikopter milik TNI AL di kerahkan untuk melakukan pencarian di udara dengan perkiraan korban terdampar disalah satu titik pesisir pantai karna penyebab utama terjadinya kecelaka'an itu ialah adanya badai besar di tengah lautan yang menghantam tanpa ampun kapal XXXX TNI AL hingga terbalik dan tenggelam secara perlahan, beberapa anggota yang selamat sempat mengambil pelampung sedangkan korban yang belum di temukan adalah anggota yang berada di ruang paling bawah kapal dan tidak mempunyai pelampung sama sekali.!!
pencarian selama empat jam sedang berlangsung, waktu menunjukkan pukul 11:00 siang hari dan belum juga ada kabar dari udara.
ibu Rismanilah (mama Valr) sudah kehabisan air mata dan pasrah dengan keadaan, bagaimana bisa ia harus kehilangan ke dua putra gagah nya dan juga ia tidak lagi mempunyai anak selain Valrisman, kalau pun bisa hamil itu sudah tidak mungkin lagi.
"hiks..hikss..hikss"
"ma, sudalah serahkan semuanya pada Tuhan"
"bagaimana bisa sampai saat ini tidak ada titik terang dari hasil pencarian mereka pa hiks..hiks"
"sabar ma, kita semua tau mereka sudah berusaha pagi dan malam, anak kita bukan dari kalangan junior mereka pasti berusaha mencari atasan nya dalam keadaan apapun.!"
"hiks..hiks Valr kemana kamu nak.? makan apa kamu sebulan ini sayang.? mama tidak lagi sanggup hidup tanpa kamu nak..😭😭"
"berdoa ma, Tuhan itu baik sangat baik"
tidak lama kemudian ponsel bu Rismanilla berdering sebuah panggilan masuk dan segera menekan tombol hijau agar panggilan segera tersambung namun tertahankan.
"haaah.??"
seketika bu Ris melototkan matanya seperti sedang memeriksa apakah benar nama yang muncul di layar ponsel nya sesuai dengan yang ia baca.?
"kenapa ma.?"
"pa, apa mama tidak salah baca.? ini Valensia menelfhon mama, ternyata setelah bertahun-tahun mama terus yang hubungi dia akhirnya hari ini gantian"
ternyata itu panggilan telfhon dari Valensia calon menantu nya namun karna terlalu lama memastikan panggilan pertama itu berakhir dan ponsel kembali berdering.
"ma angkat saja nanti acara heran nya"
"iya pa"
"hallo ya'ahowu (salam) Ma.?"
"halo nak ya'ahowu (salam)"
"mama/papa apa kabar.?"
"mama/papa sehat nak."
"mama/papa jangan sedih ya nanti Valensia semakin terbebani"
deg ucapan Valensia "semakin terbebani" membuat ibu Rismanilla diam sejenak
"halo ma.?? mama mendengar ku.?"
"iya nak mama dengar, maafkan mama nak karna tidak memikirkan mu"
"tidak apa-apa ma"
seketika suara Valensia terdengar parau seperti mulai menangis dan ibu Ris memperhatikan dengan teliti.
"ma..? abang pasti selamat.! sudah dulu ya ma, Valen mau keruang OP"
hingga sambungan telepon berakhir ibu Ris masih terpaku.
"ada apa ma.?"
"pa sekarang tanggal berapa.?"
"papa tidak ingat tanggal dan hari apa, kenapa ma"
"harusnya kita catat di kalender ini kali pertama dalam sejarah Valensia menelpon mama"
"astaga mama.!! segitunya"
"iya pa, bahkan mama mendengar sendu suaranya seperti mulai menangis.!"
"wanita mana yang tidak sedih mendengar tunangan nya belum di temukan selama sebulan antara hidup/mati dan ini adalah kejadian ke dua kali nya, jelas kalau papa berada diposisinya tidak akan sanggup."
"pa bahkan secara tidak langsung dia mengakui kalau dirinya benar-benar terbebani memikirkan musibah ini."
"ma dia memang begitu selalu perhatian, dari suaranya yang kekanak-kanakan saja bisa di nilai betapa lembutnya dia."
"padahal mama kira dia tidak peduli dengan anak kita Pa.! mama senang dia ternyata peduli dan khawatir hanya saja dia terlalu tertutup dan sulit berbagi"
"iya ma, papa juga kasihan dengan nya bagaimana bisa di umur segitu menahan luka hatinya sendiri tapi bertahan dan tidak terjun ke dunia bebas"
"pa kasihan calon menantu kita jika gagal lagi pa."
"huffffff kita positif thinking saja ma"
tidak lama kemudian suara sirene dari udara terdengar dan terlihat para Komandan pasukan TNI AL memberi perintah juga terlihat raut bahagia dan khawatir di wajah sang komandan.
secepat kilat supir mobil ambulance milik TNI AL yang sudah disiapkan sebulan lalu membuka pintu mobil dan duduk memegang stiur, terdengar suara helikopter dari atas sana, tanpa tau apa yang terjadi semua keluarga korban yang menunggu selama sebulan teriak histeris seakan tidak sanggup dengan apa yang akan segera mereka liha.!!
seketika pandangan komandan mengarah ke orang tua Valr dengan memasang wajah yang sulit untuk diartikan, Bapaj Hul hanya bisa menganggukkan kepala nya tanpa tau arti dari tatapan komandan.!
Heiii sayang sayang sayang akuuuhh🤗🤗 tetap dukung terus karya ini dengan seikhlas hati mu