NovelToon NovelToon
Balas Dendam Tuan Muda

Balas Dendam Tuan Muda

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:12.3M
Nilai: 4.8
Nama Author: Novia Butera

Aaron Lisin pria yang berambisi membalaskan dendam akan kematian orangtuanya. Hingga bertahun-tahun lamanya akhirnya Aaron menemukan orang itu.

Karena yang dendam yang begitu membara di hatinya, putri dari musuhnya ikut menjadi sasaran pembalasan Aaron. Berbagai penderitaan dan kekejamannya telah membuat gadis belia bernama Evelyn begitu tersiksa. Evelyn gadis cantik yang tidak mengetahui apa-apa, mau tidak mau harus terjerat dalam pernikahan yang Aaron buat.

Seiring berjalannya waktu, apakah Aaron bisa luluh akan kepolosan gadis itu. Ikuti terus ceritanya.

Note: Karya ini sudah dirilis di akun lama aku Terpaksa dipindahkan karena adanya suatu kendala. Dan untuk kelanjutannya akan aku rilis di lapak ini.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Novia Butera, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ke pesta

Setelah Evelyn selesai dirias, sekarang mereka akan memakaikan baju yang akan dikenakannya.

Beberapa gaun sudah sudah tersedia di sana. Hanya tinggal mencocokkan gaun mana yang cocok dikenakan sesuai dengan riasannya.

Perias itu meminta Evelyn memilih gaun yang disukainya. Sepertinya Aaron akan membawanya ke acara formal, melihat gaun-gaun mewah khusus acara tertentu.

Sebenarnya Evelyn menyukai semua gaun itu, tapi pilihannya jatuh pada gaun tertutup dengan lengannya yang panjang. Tentu kita tahu apa tujuan Evelyn memilih gaun itu.

Para perias saja sampai heran dibuatnya, kenapa gadis ini tidak memilih gaun terbuka yang tentunya akan membuat dirinya semakin cantik jika mengenakannya.

Meski gaun yang dikenakannya tertutup, kecantikan alami yang dimiliki gadis itu tidak berkurang sama sekali. Dia tetap terlihat elegan walau tidak menggunakan gaun tertutup sekalipun.

Setelah semuanya selesai, Evelyn dituntun turun ke lantai bawah. Di sana Aaron sudah menunggunya duduk di atas sofa sembari menyesap segelas wine di tangannya.

Aaron menoleh ke arah tangga ketika mendengar suara langkah kaki yang bergesekan dengan lantai. Dia melihat Evelyn yang kini sudah berubah drastis, kecantikan gadis itu luar biasa tiada duanya.

Dalam hati dia memuji kecantikan gadis yang kini sudah berdiri di hadapannya, tapi wajahnya tidak menunjukkan raut senang melihat gadis itu. Wajah itu tetap dingin seperti biasanya.

Evelyn hanya menundukkan kepalanya di hadapan Aaron, tidak berani mengucapkan sepatah kata pun.

Aaron sangat tampan saat itu, kemeja formal yang dibalut jas mewah dan rambut klimisnya membuat pria itu semakin tampan saja. Evelyn hampir saja terpesona dibuatnya, tapi secepat mungkin dia membuang jauh-jauh pikirannya itu.

Tanpa mengucapkan apa-apa Aaron berlalu dari hadapannya. Pergi begitu saja menuju pintu keluar mansion.

"Mari Nona..." ucap Remar.

Evelyn mengangguk, lalu berjalan mengikuti langkah Remar.

Evelyn memasuki mobil yang baru saja Aaron masuki. Keduanya duduk bersebelahan di dalam mobil tersebut.

Mobil melaju keluar dari halaman mansion dan tidak ada satupun yang membuka pembicaraan di dalam mobil itu.

Tidak butuh waktu lama, mereka tiba di sebuah gedung hotel mewah. Evelyn tau hotel ini, karena dia juga beberapa kali pernah menginap di sini bersama kedua orang tuanya.

Pengawal membukakan pintu mobil untuk Evelyn, begitu juga dengan Aaron. Keduanya turun dari mobil dengan anggun dan gagahnya.

Aaron mendekati Evelyn, menarik lengannya dan meletakkan di antara lengannya. Evelyn terkesiap saat itu, menatap Aaron dengan heran.

"Jangan senang dulu, aku membawamu ke sini sebagai pasangan. Kuharap kau bisa menjaga sikapmu di sana." ucap Aaron dengan tatapan mematikannya.

Evelyn mengangguk, "Baik Tuan.."

"Satu lagi, jangan memanggilku Tuan di sini. Panggil namaku saja." perintahnya.

"Iya A...Aaron." Evelyn terbata. Dia agak risih memanggil nama Aaron tanpa embel-embel Tuan di depannya.

"Hmm bagus. Kurasa kau sering mengikuti acara formal bukan, jadi jangan membuatku malu." ujarnya dengan penuh menyindir.

Evelyn mengangguk, kemudian berjalan beriringan dengan Aaron di sampingnya.

Kemewahan menyambut mereka ketika sampai di sebuah ballroom yang dipenuhi para tamu undangan. Evelyn dapat menebak jika ini adalah pesta pernikahan. Terlihat dari banyaknya papan bunga yang dihias dengan tulisan ucapan selamat kepada pasangan pengantin.

Evelyn yang sudah terbiasa dengan acara ini hanya diam saja, mengikuti kemana Aaron membawanya.

TBC ☘️☘️☘️

1
Erlina Lina
Aron, dendam yg salah alamat
Asih Akbar
Luar biasa
Desta
baru pertama bersentuhan dgn pria.. baru ciuman pertama.. kmaren kan kamu udah di cium dan disentuh waktu dijual lyn.. sinkron dikit thor
Desta
aron jadi leon..vrebut evelyn myke.. biar aron cemburu
Desta
rebut evelyn babang myke
Desta
rebut evelyn babang myke...
Desta
td melukai tangan.. saya bingung
ιda leѕтary
Aneh bnget deh, masa evelyn ga inget sama wajah ibu angkat nya aaron, dan masa ga ingett juga sama nama aaron teman masa kecil nya... gajelas
Bzaa
aku curiga kyknya ada orang dalem yg sengaja bikin kesalahan pahaman antara keluarga Aaron dan Evelyn,
Bzaa
semoga clarent bisa menyadarkan aaron
Bzaa
kerennnnn😎😘
Bzaa
semoga si mommy lekas membaik
Acil ipah Ipah
berarti dalang semua ny si zen yg d anggap mati sm si Aaron 😭😭😭
𝐊𝐈𝐌💋𝐇𝐖𝐀①④🆁&🆉👻ᴸᴷ
simple👍👍👍👍👍
Rehan Revha
psikopat si aronn emangg 😏
Nabila Petta
Mantappppppppp Author... Ku tunggu karya- karya selanjutnya Author... God bless you Thor...
Elis Nursiana
beg* Aaron bibirnya Eve d nikmati dulu oleh orang lain....😤😤😤
Susan Susanah
hahah kau salah orang Aron,,,kau pasti meyesal,,yg bunuh ayah dan Zen adalah ayah nya mke
Susan Susanah
eh begok si cedal itu bini loe
Susan Susanah
aku baru baca dr awal,,sudah meneteskan air mata,,,satu kata buat KK Thor adalah kejam,,,
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!