NovelToon NovelToon
Papaku King Mafia

Papaku King Mafia

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Anak Genius / Action
Popularitas:9.3k
Nilai: 5
Nama Author: less22

Ardio adalah seorang mafia kejam sejak kematian istri yang meninggal karena di bunuh oleh musuhnya, padahal istrinya bari melahirkan seorang bayi.

Setelah kepergian istrinya, ia menjadi bertambah kejam, meskipun begitu, ia sangta lembut kepada putri kecilnya yang bernama Adel, bahkan menggantikan popok pun ia mau bahkan rela begadang agar buah hatinya tidak terganggu oleh masalah.

Hari ini ia sedang mengeksekusi penjahat yang ingin menganggu bisnisnya, Tiba-tiba saja ia mendapat telpon dari pengasuh anaknya jika Adel tidak bisa tidur tanpa dirinya, dan ia rela pulang, dan menyurh anak buahnya untuk mengeksekusi penjahat tersebut.

Meskipun ia mafia kejam, tapi ia adalah ayah yang penyayang.

Adel pun berusia masuk SMA favorit, tapi ia mendapatkan pembullyan daei teman Sekolahnya karena ada seorang pria primadona yang mendekatinya.

Sementara ia tidak sedikit pun menyukai sang primadona tersebut.

Tapi Adel menyimpan sendiri pembullyan itu hingga akhirnya di ketahui oleh Ardio.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon less22, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

30

Malam semakin larut, di sekitar SMA Garuda Bangsa.

Lampu kendaraan pribadi Ardio menyalakan cahaya merah-biru di sepanjang jalan utama.

Tiga puluh unit SUV Armored Black Edition dan lima truk komando berhenti menutup seluruh akses keluar-masuk kawasan sekolah.

Dalam hitungan detik, lebih dari tiga ratus pengawal berjas hitam dengan senjata otomatis melompat turun, menyebar memagari setiap jengkal dari luar hingga dalam.

Pengepungan total telah terjadi. Tidak ada seekor burung pun yang bisa terbang keluar dari area tersebut tanpa izin sang King Mafia.

Reno berjalan cepat di sampingnya, memegang tablet yang menampilkan peta panas area sekolah.

"Bos Ardio, lima anggota sisa dari Black Cobra yang mencoba melarikan diri lewat saluran pembuangan barat sudah berhasil kita kunci. Dua di antaranya adalah eksekutor yang menyusup ke area gedung seni," laporkan Reno.

Ardio menghentikan langkahnya di tengah lapangan. Tatapannya lurus menatap lorong belakang sekolah yang sepi, tempat di mana putrinya sempat disekap.

"Bawa mereka ke hadapanku," perintah Ardio.

"Siap, Bos!"

Beberapa detik kemudian, dua pria berbadan tegap dengan pakaian serba hitam terseret ke tengah lapangan.

Wajah mereka penuh luka dan darah karena melawan pasukan khusus Ardio.

Kedua pria itu dilemparkan berlutut di atas tanah, tepat di depan ujung sepatu kulit Ardio.

Di lengan kiri kedua pria itu, tato ular naga berkepala dua, lambang kebanggaan Black Cobra.

Pria bertato yang sempat dilumpuhkan Adel di gudang mengangkat wajahnya seraya memuntahkan darah.

Ia menyunggingkan senyum mengejek ke arah Ardio.

"Haha... Ardio... Kamu... kamu terlambat, Ardio! Bos Victor sudah tahu di mana jantungmu berada! Malam ini anakmu bisa selamat... tapi besok..."

BAM!

Sebelum pria itu sempat menyelesaikan kalimatnya, Ardio melangkah maju satu langkah dan menginjak bahu pria itu dengan kekuatan dahsyat hingga tubuh sang penyusup tersungkur keras menghantam aspal

"Gadis kecil yang kamu sebut 'anakmu' itu... adalah alasan mengapa kamu dan seluruh kelompok sampahmu masih bernapas detik ini," kata Ardio menunduk dengan suara sangat pelan.

Pria kedua yang berlutut di sampingnya mulai gemetaran hebat.

"T-Tuan Ardio... tolong... kami cuma menjalankan perintah Bos Victor! Kami tidak tahu kalau gadis itu..."

"Kamu sudah menginjaki tanah sekolah tempat putriku menuntut ilmu. Kamu membuat putriku merasa takut, dan kamu berniat merenggut nyawanya," potong Ardio dingin.

Ardio mengangkat tangannya pelan. Reno dengan sigap menyodorkan sebuah senjata api berperedam rakitan kustom ke tangan Ardio.

"Bos... Non Adel dan Tuan Devan ada di dalam mobil komando di belakang. Apakah..."

"Adel sudah aman. Dan tugas seorang ayah... adalah memastikan tidak ada sisa monster yang tersisa untuk mengejar anaknya esok hari!" pukas Ardio tanpa mengalihkan pandangannya dari kedua penculik di bawah kakinya.

Ardio mengarahkan senjatanya ke arah pria bertato ular di bawah kakinya.

Pria bertato itu membelalakkan matanya mental senjaya itu penuh ketakutan.

"T-TIDAK! AMPUN, ARDIO! AMPU..."

CFFT!

Seketika Tubuh pria bertato itu terkulai kaku di atas tanah Dari senjata peredam Ardio

Pria kedua berteriak histeris, merangkak mundur sambil menangis dan bersujud di atas aspal.

"AMPUN! SAYA JANJI TIDAK AKAN PERNAH KEMBALI KE KOTA INI! SAYA AKAN BERI TAHU LOKASI BOS VICTOR! SAYA MOHON KASIHANI SAYA!"

Ardio melangkah mendekati pria itu.

"Kasihan? Kasihan itu sudah mati belasan tahun lalu... saat kelompokmu membunuh istriku," bisik Ardio.

CFFT!

Satu tembakan, Pria kedua meluruh sepenuhnya ke tanah, menyusul rekannya dalam keheningan mutlak.

Ardio menyerahkan kembali senjatanya kepada Reno tanpa sedikit pun keraguan atau rasa penyesalan di matanya.

Ia mengambil saputangan dari dalam saku jasnya, mengelap tangannya, lalu melempar kain itu ke atas tubuh pria yang Ia tembak tadi.

"Bersihkan area ini dalam sepuluh menit. Pastikan tidak ada sepetik jejak pun yang tersisa esok pagi saat anak-anak lain datang ke sekolah," perintah Ardio pada pasukan khususnya.

"Siap, Bos Ardio!" seru ratusan pengawal secara serempak.

Ardio berbalik melangkah meninggalkan lapangan.

Ia berjalan menuju mobil komando berlapis baja tempat Adel dan Devan menunggu di dalam kabin.

Pintu mobil komando dibuka oleh pengawal,

Adel yang duduk di dalam mobil menatap ayahnya yang melangkah masuk.

"Papa..." panggil Adel lembut.

Ardio duduk di samping Adel, merangkul bahu putrinya dengan lembut, lalu mencium kening Adel penuh rasa syukur.

"Semuanya sudah selesai, Sayang. Tempat ini sudah aman. Tidak akan ada lagi yang berani mengganggumu," bisik Ardio hangat.

Adel menyandarkan kepalanya di bahu Ardio, menggenggam erat tangan ayahnya.

Ia tahu jika ayahnya selalu melindunginya.

1
Ariany Sudjana
wah seru ini
Tosari Agung
kak less buat ardio jadi psikopat karena dia akan dapat target utamanya si voctor itu
Ariany Sudjana
puji Tuhan, Adelia bisa diselamatkan, tetap waspada yah
Diana Lely
Nah gitu dong...bantu anaknya gemes aku bacanya
siti Syamsiar
lanjut thor👍👍👍👍👍
less22: siappppp
total 1 replies
Siiealan
setiap bab terlalu pendek
Ambu Rinddiany Thea
rasain loh ,
Ambu Rinddiany Thea: 😂🤭/Facepalm/
total 2 replies
Ambu Rinddiany Thea
mening ga usah d tutup tutup lah ardio drpd adel ntar tau dr orang lain , mening cerita pelan2 selain pengusaha , papa mu ini seorang mafia /Grievance//Applaud/
less22: ehaaaaa🤣🤣🤣
total 1 replies
Ambu Rinddiany Thea
gas ngeeeeng adel , jadilah wanita terkuat ya 🫠
Ambu Rinddiany Thea
hadiiir ka lessss , maaf baru sempet buka 🤭,klo bisa anaknya juga d ajarin bela diri ya ka les biar yg buli tunduk smaa adel , kasian donk masa ayahnya mafia kelas kakap anaknya ga bisa apa2 ya ka less 🤭 /Pray/
Ambu Rinddiany Thea: iiih keren ath laaah /Ok//Good//Heart/
total 2 replies
Luna
wah MC nya mas duda lagi👍,🤭🤭🤭
less22: asoyyyyyyyyy🤣🤣
total 3 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!