Sinopsis: Mati konyol akibat tersedak tutup pulpen saat mencoba pamer trik sulap di depan kucingnya, Raditya dilempar oleh Dewa Administrasi yang burnout ke Aethelgard—dunia fantasi purba yang super kejam dan mematikan.
Bukannya dibekali pedang suci atau sihir penghancur masal, Raditya hanya diberi sebuah Sistem Survival yang hobi menghujat, bermulut sarkas, dan gemar memberikan hadiah absurd seperti panci aluminium. Tanpa kemampuan bertarung, Raditya terpaksa mengandalkan logika Bumi yang pas-pasan, keberuntungan yang aneh, dan adu bacot dengan sistemnya sendiri demi tidak mati untuk kedua kalinya di dasar rantai makanan.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon D'Silent Novel, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 30: Inspeksi dari Ibu Kota
Langit Azure Coast mendadak berubah kelabu. Bukan karena cuaca, melainkan karena bayang-bayang kapal udara megah berlogo elang kerajaan yang melayang di atas kota. Inspektur Kerajaan, seorang pria bertopeng emas bernama Lord Valerius, telah turun dari kapal untuk melakukan investigasi atas "fenomena kopi emas" yang membuat ekonomi wilayah ini menjadi tidak logis.
Di dalam Warkop Sachet, Raditya sedang menatap antarmuka sistem yang berkedip intens. Sisa misi dari pertempuran ekonomi melawan Vargo harus segera ditutup sebelum Lord Valerius menyita segalanya atas tuduhan sihir terlarang.
Ding!
[Panel Misi]:
[Misi Utama]: Dominasi Pasar Total! (Selesai: Duke Vargo bangkrut total).
[Misi Sampingan]: Promosi Viral! (Selesai: 8.000+ review positif).
[Misi Harian]: Barista Kilat! (Selesai: 1.500 gelas dalam 3 jam).
[Misi Epic]: The King of Sachet! (Selesai: Pabrik Sachet Azure Coast telah beroperasi).
"Sistem, selesaikan semuanya. Gunakan 10.000 poin untuk melakukan [Evolusi Manajer]!" teriak Raditya dalam hati.
Ding!
[Konfirmasi Penggunaan Poin]:
Pembelian: [Upgrade Tubuh Manajer: Stamina Dewa Sachet] (-5.000 Poin).
Pembelian: [Upgrade Mesin: Distribusi Sachet Lintas Dimensi] (-3.000 Poin).
Pembelian: [Sertifikat Imunitas Hukum Kerajaan] (-2.000 Poin).
Sisa Poin: 850.
Tubuh Raditya bergetar hebat. Rasa sakit yang luar biasa menjalar di otot-ototnya seolah tulangnya disusun ulang oleh tangan tak terlihat. Saat ia membuka mata, pupilnya berpendar keemasan—warna yang sama dengan kopi keberuntungan tadi. Dia bukan lagi sekadar pedagang, dia telah berevolusi menjadi petarung kelas elit yang menyamar sebagai barista.
"Raditya, mereka datang," bisik Lady Vivienne yang wajahnya tampak sangat khawatir. Dia berdiri di samping Raditya, menggenggam pedang kecil sebagai perlindungan. Nona Lira pun sudah siap dengan tongkat sihirnya, meski tangannya sedikit gemetar.
Lord Valerius melangkah masuk ke dalam Warkop Sachet, diikuti oleh selusin penjaga bersenjata lengkap. "Jadi, kau adalah pria yang mengubah pasar Azure Coast dengan 'biji keberuntungan' ini?" suaranya dingin, bergema di ruangan yang tiba-tiba sunyi.
Raditya meletakkan gelas kopi emasnya dengan tenang. Dia tidak membungkuk, tidak pula menunjukkan ketakutan. Dengan [Upgrade Stamina Dewa Sachet], dia bisa merasakan detak jantung setiap orang di ruangan itu.
"Ini bukan sihir, Lord Valerius. Ini efisiensi produksi yang dipadukan dengan sedikit sentuhan... kebetulan," jawab Raditya dengan senyum sinis.
Lord Valerius mendekat, matanya tajam menatap biji kopi emas yang kini tersisa satu di meja. "Kau tahu? Biji kopi ini berasal dari Pohon Induk yang seharusnya sudah punah seribu tahun lalu. Jika kau mengaku ini hanya kebetulan, maka kau adalah pembohong yang hebat."
Ding!
[Sistem v4.0 Mengeluarkan Peringatan Final]:
Misi Rahasia Terdeteksi: Klaim Takhta Kopi!
Tujuan: Yakinkan Inspektur bahwa Anda adalah pemilik sah pohon tersebut.
Gelar Absurd Baru: [Pewaris Takhta Kopi yang Tidak Sengaja].
"Tuan Valerius," Raditya melangkah maju, auranya begitu menekan hingga para pengawal Valerius refleks mengambil langkah mundur. "Jika Anda datang untuk menyita, silakan lihat dokumen ini."
Raditya menyerahkan [Sertifikat Imunitas Hukum Kerajaan] yang baru saja dia beli dengan poin survival. Valerius membacanya, wajahnya perlahan berubah dari angkuh menjadi pucat. Dokumen itu ditandatangani langsung oleh meterai raja yang bahkan dia tidak bisa membantahnya.
"A-Apa? Bagaimana bisa kau mendapatkan dokumen ini?" Valerius terbata-bata.
"Efisiensi, Tuan. Dan koneksi yang tepat," jawab Raditya santai.
Valerius tidak punya pilihan. Dia menyimpan pedangnya. "Kerajaan akan mengawasi bisnis ini. Tapi untuk saat ini... aku akan melaporkan bahwa kopi emas ini adalah fenomena alam yang tidak berbahaya."
Setelah Valerius pergi, kedai itu meledak dalam sorakan. Misi-misi sistem yang tadi berderet satu per satu menyatakan Selesai dengan hadiah poin tambahan yang sangat masif.
Ding!
[Penyelesaian Misi Utama & Epic]:
Hadiah: +15.000 Poin Survival.
Gelar Absurd Baru: [Manajer yang Mengalahkan Inspektur dengan Kertas].
Status Saldo Poin: 15.850 Poin.
Komentar Sistem: Selamat Manajer, Anda sekarang adalah pedagang paling kuat di Azure Coast. Tapi ingat, semakin tinggi Anda terbang, semakin keras jatuh saat Anda kehabisan sachet.
Raditya menoleh ke arah Vivienne dan Lira yang tampak lemas karena lega. "Kita menang. Tapi perjalanan kita baru dimulai. Sistem, apa misi besar selanjutnya?"
Ding!
[Misi Utama Baru]: Ekspansi Ibu Kota Kerajaan!
Raditya tersenyum. "Ibu kota? Kedengarannya seperti tempat yang bagus untuk menjual teh tarik."